Cepat Tepat dan Akurat


Tuesday, March 17, 2026

Wujud Perhatian dan Dukungan Moril, Kapolres Kunjungi Seluruh Titik Pos Operasi Ketupat Musi 2026


LUBUK LINGGAU,PWO – Guna memotivasi dan mengapresiasi kinerja personel yang bertugas di lapangan, Kapolres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan, AKBP Adithia Bagus Arjunadi, melakukan kunjungan spesial ke seluruh titik pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu Operasi Ketupat Musi 2026, Senin (16/3/2026).


Tidak sendirian, Kapolres hadir didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Lubuk Linggau, Ny. Vany Adithia. Turut serta dalam rombongan tersebut Wakapolres Kompol M. Syamsul Zachri, Kabag Ops Kompol Robi Sugara, serta seluruh jajaran Pejabat Utama (PJU) dan perwira Polres Lubuk Linggau.


Kunjungan ini dilakukan di empat titik pos strategis, yakni Pos Pengamanan Simpang Periuk, Pos Pengamanan Petanang, Pos Pelayanan Stasiun Kereta Api, dan Pos Terpadu Lippo Plaza. Di setiap lokasi, Kapolres beserta Ketua Bhayangkari menyerahkan langsung bingkisan berupa paket makanan, minuman, serta kebutuhan logistik lainnya kepada para personel gabungan yang sedang berjaga.


“Bingkisan ini adalah bentuk perhatian dan apresiasi kami kepada seluruh personel yang tanpa kenal lelah bertugas memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kita tahu saat warga lain berkumpul bersama keluarga, para personel kita tetap tegak berdiri di pos-pos ini demi kelancaran arus mudik,” ujar AKBP Adithia Bagus Arjunadi.


- Pastikan Kesiapan dan Kesehatan Personel - 

Selain menyerahkan bingkisan, Kapolres juga menyempatkan diri memeriksa kesiapan administrasi pos serta kondisi fisik para personelnya. Ia berpesan agar seluruh anggota tetap mengedepankan pelayanan yang humanis namun tetap waspada terhadap potensi gangguan kamtibmas.


Senada dengan hal tersebut, Ketua Bhayangkari Cabang Lubuk Linggau, Ny. Vany Adithia, turut memberikan semangat kepada para personel. "Semoga bingkisan kecil ini dapat membantu menjaga stamina rekan-rekan selama bertugas. Tetap jaga kesehatan dan semangat dalam melayani masyarakat," ucapnya ramah.


- Sinergi Tanpa Jeda - 

Kehadiran jajaran pimpinan Polres Lubuk Linggau ini disambut antusias oleh para petugas di lapangan, yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Tenaga Kesehatan. Dukungan moril ini dirasakan sangat penting untuk menjaga integritas dan performa petugas di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.


Melalui kegiatan ini, Polres Lubuk Linggau berkomitmen bahwa pengamanan Operasi Ketupat 2026 tidak hanya soal ketegasan aturan, tetapi juga soal kebersamaan dan pelayanan sepenuh hati demi mewujudkan jargon "Mudik Aman, Keluarga Bahagia."

Share:

Monday, March 16, 2026

Kantor Dinas PUBM Musi Rawas Didemo, Massa Tuntut Temuan BPK Rp8,6 Miliar Dikembalikan


MUSI RAWAS,PWO- Belasan massa dari Gerakan  dari Gerakan Pemuda Kekuatan Pembaharuan (GPKP) gelar aksi di Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kabupaten Musi Rawas (Mura) Senin (16/3/2026).


Aksi massa dikoordinatori Neka Pratama tersebut berlangsung mulai Pukul 10.30 Wib mendapat pengamanan ketat personil gabungan Polres Mura.


Massa dalam orasi mempertanyakan pengembalian anggaran kelebihan pembayaran ketidaksesuaian spesifikasi kualitas pekerjaan atas 18 paket belanja modal Rp8.604.170.648,10 diduga belum disetorkan Dinas PU BM Kabupaten Mura ke Kas Daerah.


Kemudian pengembalian kas daerah tersebut wajib dibuka ke publik secara transparan tanpa manipulasi.


Selanjutnya massa menuntut Kepala Dinas mengevaluasi dan memberikan sanksi tegas kepada mitra pelaksana proyek  yang terlibat.


Massa juga menuntut Kepala Dinas Mundur dari Jabatan apabila tidak mampu menyelesaikan permasalahan ini.


Menurut Neka, tuntutan yang disampaikan  sebagai bentuk kontrol sosial atas kebocoran anggaran daerah Kabupaten Musi Rawas.


Pantauan wartawan di lapangan, lebih dari 30 menit berorasi, Kepala Dinas PU Bina Marga Mura belum juga menemui massa.


Pengunjuk rasa mendapat informasi Kepala Dinas sedang WFA dan mengirim utusan untuk menemui massa.


Sementara itu staf Dinas PU Bina Marga Mura Iwan saat menerima massa tidak memberikan klarifikasi. Namun dirinya berjanji akan menyampaikan tuntutan massa kepada pimpinan. 

Share:

Deteksi Dini Bahaya Narkotika, Kapolres Musi Rawas Pimpin Langsung Tes Urine Seluruh Personel


MUSI RAWAS,PWO-Dalam rangka untuk mendeteksi dini sekaligus penunjang kinerja tugas Polri secara profesional, Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, SH, SIK, MH, memimpin langsung pelaksanaan tes urine terhadap seluruh personel di lingkungan Polres Musi Rawas.


Turut mendampingi orang nomor satu di Mapolres Musi Rawas, Wakapolres, Kompol Hendri SH, beserta para PJU, para Kapolsek dan ratusan personel Polres Musi Rawas, kegiatan tersebut dipusatkan di Gedung Atmani Wedhana Mapolres Musi Rawas, Senin (16/3/2026).


Tes urine ini bertujuan untuk memastikan seluruh anggota Polri di jajaran Polres Musi Rawas bebas dari penyalahgunaan narkotika serta menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.


Dalam kesempatan itu, Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, SH, SIK, MH, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen pimpinan dalam mewujudkan institusi Polri yang bersih dari narkoba. 


Selain itu, langkah ini juga sebagai bentuk pengawasan internal sekaligus upaya pencegahan agar tidak ada anggota yang terlibat dalam penyalahgunaan narkotika.


“Tes urine ini merupakan bagian dari deteksi dini dan bentuk pengawasan internal. Kami ingin memastikan seluruh personel Polres Musi Rawas benar-benar bersih dari narkoba,” tegas Kapolres.


Kapolres menjelaskan, pelaksanaan tes urine dilakukan secara transparan dan diawasi oleh seksi terkait. Dan, hasil dari pemeriksaan tersebut semua personel dinyatakan negatif dari keterlibatan narkotika serta obat-obatan terlarang. 


"Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh anggota Polri khususnya Polres Musi Rawas, dapat terus menjaga disiplin, integritas, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Musi Rawas," jelasnya


Kapolres berharap, setelah dilakukan tes urine ini diantaranya, pertama mewujudkan personel Polri yang bersih dari narkoba, kedua meningkatkan disiplin dan integritas personel, ketiga sebagai langkah deteksi dini.


"Keempat, mendukung upaya pemberantasan narkoba agar lebih maksimal dan kredibel, kelima meningkatkan kepercayaan masyarakat, serta mewujudkan lingkungan kerja khususnya Polri yang sehat dan profesional," akhirnya. (rls)

Share:

Dini Hari di Lahat: Laporan Warga ke 110 Picu Evakuasi Bus Masuk Jurang


LAHAT,PWO— Sebuah laporan warga melalui layanan darurat 110 memicu respons cepat polisi dalam menangani kecelakaan bus penumpang yang masuk jurang di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.


Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Lintas Desa Tanjung Periuk, Kecamatan Gumay Talang, pada Senin (16/3/2026) sekitar pukul 02.30 WIB.


Bus penumpang PO Anugerah dilaporkan terperosok ke jurang di jalur lintas tersebut.


Informasi pertama mengenai kecelakaan diterima oleh petugas melalui layanan darurat 110 milik Kepolisian Negara Republik Indonesia setelah seorang warga melaporkan kejadian tersebut kepada operator.


Laporan tersebut langsung diteruskan kepada personel di lapangan.


Tidak lama setelah laporan diterima, anggota dari Polres Lahat bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi korban dan kendaraan bus yang masuk ke jurang.


Proses evakuasi dilakukan dalam kondisi malam hari di kawasan perbukitan yang memiliki kontur jalan menurun dan berkelok.


Petugas berupaya memastikan seluruh penumpang dapat dievakuasi dari lokasi kejadian dengan aman.


Saat ini polisi masih melakukan pendataan jumlah korban serta identitas penumpang yang berada di dalam bus tersebut.


Penyebab kecelakaan juga masih dalam proses penyelidikan oleh unit lalu lintas.


Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengatakan laporan cepat dari masyarakat menjadi faktor penting dalam penanganan kejadian tersebut.


“Laporan masyarakat melalui layanan darurat 110 sangat membantu kami merespons kejadian ini dengan cepat. Begitu laporan masuk, petugas langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi,” ujarnya.


Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan darurat 110 apabila menemukan kejadian yang membutuhkan penanganan cepat dari kepolisian.


Polisi mengimbau masyarakat yang memiliki keluarga yang diperkirakan berada dalam perjalanan menggunakan bus tersebut agar segera menghubungi Polres Lahat atau layanan darurat 110 untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai kondisi korban.

Share:

Kapolres Musi Rawas Instruksikan Pelayanan Maksimal, Kapolsek STL Ulu Terawas Cek Bus Rusak di Jalinsum


MUSI RAWAS,PWO – Kapolsek STL Ulu Terawas, AKP Dedy Purnomo, bersama anggota Sat Intelkam Polres Musi Rawas dan personel Pos Pengamanan Lebaran mendatangi sebuah bus yang mengalami kerusakan di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum).


Lokasi tersebut berada di Jalinsum RT 05, Kelurahan STL Ulu Terawas, Kecamatan STL Ulu Terawas, Kabupaten Musi Rawas, Minggu (15/3/2026).


Bus tersebut diketahui membawa penumpang dari Bangko yang hendak menuju Pacitan, Jawa Timur. Berdasarkan data di lapangan, bus tersebut mengangkut sebanyak 51 penumpang serta 3 orang sopir dan kernet.


Kegiatan pengecekan ini merupakan bagian dari pelayanan kepolisian kepada masyarakat, khususnya para pemudik yang melintas di wilayah Kabupaten Musi Rawas selama periode pengamanan arus mudik.


Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa seluruh jajaran Polres Musi Rawas telah diinstruksikan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, terutama kepada para pemudik yang mengalami kendala di perjalanan.


“Saya telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran, khususnya personel yang bertugas di pos pengamanan maupun polsek jajaran, agar cepat tanggap membantu masyarakat yang mengalami kesulitan di perjalanan. Kehadiran polisi harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terlebih bagi para pemudik yang melintas di wilayah Musi Rawas,” tegas Kapolres.


Kapolsek STL Ulu Terawas, AKP Dedy Purnomo bersama personel kemudian melakukan pengecekan terhadap kondisi bus serta memastikan seluruh penumpang dalam keadaan aman.


“Kami bersama personel Polsek STL Ulu Terawas, anggota Sat Intelkam Polres Musi Rawas dan personel Pos Pengamanan Lebaran datang ke lokasi untuk mengecek bus yang mengalami kerusakan di Jalinsum RT 05 Kelurahan STL Ulu Terawas, sekaligus memastikan seluruh penumpang dalam keadaan aman,” kata Kapolsek.


Selain melakukan pengecekan, Kapolsek juga menawarkan kepada para penumpang yang memiliki tujuan ke Pulau Jawa untuk beristirahat sementara di Rest Area Mapolsek STL Ulu Terawas sambil menunggu proses perbaikan kendaraan.


“Langkah ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian dan pelayanan kepada masyarakat. Kami juga mengantisipasi agar para penumpang tidak beristirahat di rumah warga sekitar yang dikhawatirkan dapat mengganggu kenyamanan pemilik rumah, serta untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas,” jelasnya.


Dengan adanya kehadiran polisi di lokasi, diharapkan situasi tetap aman dan kondusif, serta para penumpang dapat melanjutkan perjalanan menuju tujuan masing-masing dengan selamat setelah bus selesai diperbaiki.


Kalau Anda mau, saya juga bisa membuat versi yang lebih “berita media” (lebih tajam dan enak dibaca wartawan) seperti yang biasanya dimuat di portal berita.

Share:

Sunday, March 15, 2026

Dukung Operasi Ketupat Musi 2026, Sat Lantas Edukasi dan Imbau Masyarakat Melalui Media Siaran Radio


LUBUK LINGGAU,PWO – Dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026 serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas, Sat Lantas Polres Lubuk Linggau melaksanakan kegiatan “Polantas Menyapa Sahabat Radio Papeja” di Kota Lubuk Linggau pada Sabtu, 14 Maret 2026.


Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Sat Lantas Polres Lubuk Linggau dalam memberikan edukasi dan imbauan langsung kepada masyarakat melalui media siaran radio yang dekat dengan kehidupan sehari-hari warga.


Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas Polres Lubuk Linggau yang dipimpin oleh Kasat Lantas AKP Desi Azhari bersama personel Unit Kamsel hadir menyapa para pendengar Radio Papeja melalui siaran interaktif. Turut terlibat dalam kegiatan tersebut beberapa personel Sat Lantas Polres Lubuk Linggau yang memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya tertib berlalu lintas.


Melalui program siaran tersebut, Sat Lantas Polres Lubuk Linggau memberikan berbagai imbauan kepada masyarakat, khususnya para pendengar Radio Papeja di Kota Lubuk Linggau, agar selalu mematuhi aturan lalu lintas serta mengutamakan keselamatan saat berkendara. Edukasi ini merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, terutama menjelang arus mudik dan balik Lebaran.


Selain itu, personel Sat Lantas juga menyampaikan berbagai tips mudik aman dan nyaman kepada masyarakat, sejalan dengan tagline Operasi Ketupat Musi 2026, yakni “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.” Masyarakat diimbau untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum melakukan perjalanan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta menjaga kondisi fisik agar tetap prima selama perjalanan mudik.


Kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan kesadaran serta kecintaan masyarakat terhadap budaya tertib berlalu lintas sejak dini. Dengan pendekatan komunikasi melalui media radio, diharapkan pesan-pesan keselamatan dapat tersampaikan secara luas dan efektif kepada masyarakat Kota Lubuk Linggau.


Selama pelaksanaan kegiatan, seluruh rangkaian program berjalan dengan lancar dan dilaksanakan sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku. Kehadiran Polantas melalui program edukatif ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan kondusif selama pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026.


Melalui kegiatan ini, Polres Lubuk Linggau menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai pendekatan edukatif dan humanis guna meningkatkan kesadaran berlalu lintas demi keselamatan bersama.

Share:

Saturday, March 14, 2026

Polres Musi Rawas Gelar Gerakan Pangan Murah di Polsek Muara Beliti, Kapolres Hadir Bersama Pejabat Badan Pangan Nasional




MUSI RAWAS,PWO-Dalam upaya membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas pasokan pangan menjelang hari besar keagamaan, Polres Musi Rawas menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah yang dipusatkan di halaman Mapolsek Muara Beliti.


Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., yang meninjau secara langsung pelaksanaan penjualan bahan pokok kepada masyarakat.


Turut hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Badan Pangan Nasional, Maino Dwi Hartono, S.TP., M.P., yang datang ke Kabupaten Musi Rawas untuk memastikan program stabilisasi pasokan dan harga pangan berjalan dengan baik serta dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.


Dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah tersebut, Polres Musi Rawas bersama pihak terkait menyediakan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan bahan pangan lainnya dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran.


Diketahui salah satu bahan pokok pangan yang habis terjual yakni beras merek SPHP sebanyak 2,5 ton, dalam kemasan 5 kg dengan harga Rp 57.500.


Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus dukungan terhadap program pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan.


“Kegiatan Gerakan Pangan Murah ini kita laksanakan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah masyarakat,” ujar Kapolres.


Kapolres juga menegaskan bahwa Polres Musi Rawas akan terus bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk Badan Pangan Nasional dan pemerintah daerah, guna memastikan ketersediaan serta keterjangkauan bahan pangan bagi masyarakat.


Sementara itu, Direktur SPHP Badan Pangan Nasional Maino Dwi Hartono, S.TP., M.P., menyampaikan bahwa kunjungannya ke Musi Rawas bertujuan untuk memastikan kondisi ketersediaan pangan menjelang Lebaran tetap aman.


“Kami memastikan bahwa ketersediaan pangan cukup, distribusi berjalan merata, dan harga tetap stabil. Kami juga mengapresiasi langkah Polres Musi Rawas yang turut mendukung program stabilisasi pasokan dan harga pangan melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah ini,” ungkapnya.


Masyarakat yang hadir tampak antusias memanfaatkan kegiatan tersebut untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih murah. 


Kegiatan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di wilayah Kabupaten Musi Rawas.

 

Share:

AKBP Adithia Bagus Arjunadi : Utamakan Pelayanan Humanis


LUBUK LINGGAU,PWO – Guna menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat yang merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Kapolres Lubuk Linggau, AKBP Adithia Bagus Arjunadi, melakukan pengecekan dan monitoring langsung ke seluruh pos pelayanan, pos pengamanan, dan pos terpadu dalam rangka Operasi Ketupat Musi 2026, Sabtu (14/3/2026).


Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta koordinasi antarinstansi di lapangan dalam menghadapi puncak arus mudik yang melintasi wilayah hukum Polres Lubuk Linggau.


- Monitoring Empat Titik Strategis -


Didampingi Kabagops Kompol Robi Sugara dan sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Lubuk Linggau, AKBP Adithia Bagus Arjunadi menyambangi empat pos utama, yakni Pos Pengamanan Simpang Periuk, Pos Pengamanan Petanang, Pos Pelayanan Stasiun Kereta Api, dan Pos Terpadu Lippo Plaza.


Dalam kunjungannya, Kapolres memeriksa kelengkapan administrasi pos, kebersihan lingkungan sekitar, hingga kesiapan obat-obatan dan alat komunikasi. Beliau juga berinteraksi langsung dengan personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan tim kesehatan yang sedang bertugas.


AKBP Adithia Bagus Arjunadi menegaskan bahwa kehadiran pos-pos ini bukan sekadar formalitas, melainkan pusat pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan selama perjalanan mudik.


"Kami ingin memastikan seluruh personel siap sedia di pos masing-masing. Saya instruksikan kepada seluruh anggota untuk mengedepankan pelayanan yang humanis. Berikan bantuan terbaik kepada pemudik, baik yang membutuhkan informasi jalan, tempat istirahat, maupun layanan kesehatan," ujar AKBP Adithia di sela-sela pengecekan.


Beliau juga mengingatkan personel untuk tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan dan selalu menjaga kesehatan di tengah intensitas tugas yang meningkat. "Keamanan masyarakat adalah prioritas, namun keselamatan dan kesehatan personel juga tidak boleh diabaikan," tambahnya.


- Situasi Terpantau Kondusif - 


pagi ini, berdasarkan hasil monitoring di lapangan, arus lalu lintas di jalur lintas Sumatera wilayah Lubuk Linggau terpantau lancar dan terkendali. Belum terlihat adanya penumpukan kendaraan yang signifikan, namun patroli tetap diintensifkan guna mengantisipasi fluktuasi pergerakan masyarakat.


Dengan pengecekan rutin dan kesiapsiagaan penuh dari jajaran Polres Lubuk Linggau, diharapkan Operasi Ketupat 2026 dapat berjalan sukses, menciptakan mudik yang aman, lancar, dan berkesan bagi seluruh masyarakat yang melintas di Bumi Sebiduk Semare.

Share:

Friday, March 13, 2026

Kebijakan WFH Tidak Menjadi Penghalang Bagi Masyarakat Untuk Mendapatkan Layanan Kependudukan


MUSIRAWAS,PWO - Pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Musi Rawas (Mura), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), dipastikan tetap berjalan dan tidak tutup meskipun diterapkan kebijakan Work From Home (WFH), dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.


Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), WFH bukan berarti libur, melainkan pengalihan metode pelayanan menjadi daring (online) untuk memastikan administrasi kependudukan tetap terlayani tanpa tatap muka. 


Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Musi Rawas (Mura), memastikan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat tetap berjalan meskipun sebagian pegawai menerapkan sistem Work From Home (WFH) di Momen Hari Raya Idul Fitri .


Kepala Disdukcapil Musi Rawas Doddy Irdiawan, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa kebijakan WFH tidak menjadi penghalang bagi masyarakat untuk mendapatkan layanan kependudukan. Menurutnya, pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama jelasnya kepada wartawan saat dibincangi di ruang kerjanya, jumat (13/03/2026).


“Walaupun sebagian ASN menjalankan WFH, kami pastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan seperti biyasa. Ada pegawai yang tetap masuk kantor dan pelayanan administrasi kependudukan tetap dibuka,” jelas Doddy.


Ia menjelaskan, pelayanan tetap dibuka seperti biyasanya seperti pengurusan KTP elektronik, Kartu Keluarga, akta kelahiran, akta kematian, serta dokumen kependudukan lainnya sesuai ketentuan yang berlaku.


Dirinya menambahkan bahwa pelayanan Disdukcapi Musi Rawas senin tanggal 16 dan selasa 17 maret 2026 minggu ini walaupun diterapkan WFH tetap buka seperti biyasa kemudian setelah libur lebaran Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah pada hari rabu tanggal 25 - 27 maret 2026 pelayanan akan buka kembali seperti biyasanya.


"Pelayanan dihari senin tanggal 16 dan selasa 17 Maret minggu ini tetap buka, walaupun pemerintah terapkan WFH, kemudian akan dibuka kembali seperti biyasanya setelah lebaran hari rabu tanggal 25 - 27 maret 2026," jelasnya.


Dodyy juga mengimbau masyarakat agar tidak menunda pengurusan dokumen administrasi kependudukan, terutama yang bersifat mendesak, serta memastikan seluruh persyaratan telah lengkap sebelum datang ke kantor Disdukcapil.


“Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat, tertib, dan profesional meski di tengah penyesuaian aturan WFH. Hak administrasi kependudukan masyarakat harus tetap terpenuhi,” tambahnya.


Dengan tetap berjalannya pelayanan meski dalam sistem WFH, Disdukcapil Musi Rawas menunjukkan komitmen mendukung pelayanan publik yang responsif dan berkelanjutan demi kepentingan masyarakat sesuai dengan komitmen Musi Rawas Mantab dan Berkelanjutan.


Untuk diketahui Pemerintah telah menetapkan jadwal libur Lebaran 2026. Jadwal ini berlaku bagi masyarakat umum termasuk para ASN.


Merujuk pada aturan pemerintah tersebut, ada lima hari libur nasional dan cuti bersama Lebaran 2026, yakni pada 20 - 24 Maret 2026.


Menariknya, momen Lebaran kali ini jatuh setelah perayaan Hari Suci Nyepi (Tahun Baru Saka 1948) pada 18-19 Maret 2026. Dengan begitu, total ada tujuh hari libur bagi masyarakat termasuk ASN saat Lebaran 2026.


Berikut jadwal libur ASN Lebaran 2026 dan Nyepi selengkapnya :


Rabu, 18 Maret 2026 : Cuti bersama Hari Suci Nyepi (Tahun baru Saka 1948), Kamis : 19 Maret 2026 : Libur Hari Suci Nyepi (Tahun baru Saka 1948), Jumat : 20 Maret 2026 : Cuti bersama Lebaran 2026, Sabtu : 21 Maret 2026 : Libur Lebaran 2026, Minggu : 22 Maret 2026 : Libur Lebaran 2026, Senin : 23 Maret 2026 : Cuti bersama Lebaran 2026, Selasa : 24 Maret 2026 : Cuti bersama Lebaran 2026


Selain libur nasional dan cuti bersama Lebaran 2026, pemerintah telah menetapkan kebijakan work from anywhere (WFA) bagi ASN. Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 2 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pelaksanaan Tugas Kedinasan Bagi Pegawai Aparatur Sipil Negara Di Instansi Pemerintah Pada Masa Libur Nasional dan Cuti Bersama Hari Suci Nyepi (Tahun Baru Saka 1948) dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.


Merujuk pada surat edaran tersebut, kebijakan WFA akan terbagi menjadi dua bagian, yakni sebelum Lebaran pada 16-17 Maret dan setelah Lebaran pada 25-27 Maret 2026.


Berikut jadwal WFA ASN pada Lebaran 2026 :


Senin, 16 Maret 2026: WFA Nyepi sebelum Lebaran 2026. Selasa, 17 Maret 2026: WFA Nyepi sebelum Lebaran 2026. Rabu, 25 Maret 2026: WFA setelah Lebaran 2026. Kamis, 26 Maret 2026: WFA setelah Lebaran 2026. Jumat, 27 Maret 2026: WFA setelah Lebaran 2026. (Agt)

Share:

Gerakan Pangan Murah Polri Digelar di 47 Titik Sumsel


 

PALEMBANG,PWO — Polda Sumatera Selatan menggelar Gerakan Pangan Murah Polri secara serentak di 47 titik yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota wilayah Sumatera Selatan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.


Dalam program tersebut, Polda Sumsel bersama Perum Bulog dan pemerintah daerah menyalurkan sebanyak 135,5 ton beras kepada sekitar 20.325 warga sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.


Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho memimpin langsung kegiatan pemusatan Gerakan Pangan Murah yang berlangsung di halaman Gudang Bulog Sukamaju, Kecamatan Sako, Kota Palembang, Jumat pagi.


Kegiatan ini dihadiri Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, jajaran Forkopimda, perwakilan Kodam II/Sriwijaya, Kejaksaan Tinggi Sumsel, serta pimpinan Perum Bulog wilayah Sumselbabel.


Kapolda Sumsel menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan isu strategis nasional yang memiliki hubungan langsung dengan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.


Menurutnya, keterjangkauan harga bahan pokok menjelang momentum Idul Fitri menjadi faktor penting dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.


“Ketahanan pangan tidak hanya menyangkut ketersediaan bahan pokok, tetapi juga menyangkut stabilitas sosial masyarakat. Karena itu Polri hadir untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang terjangkau,” ujar Sandi Nugroho.


Program Gerakan Pangan Murah ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program prioritas pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan nasional.


Kapolda menjelaskan bahwa pada pelaksanaan tahun 2026 ini, Polda Sumsel menyalurkan beras melalui 47 titik distribusi yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten dan kota.


Di lokasi pemusatan Gudang Bulog Sukamaju Palembang, Perum Bulog menyediakan sekitar 10 ton beras yang dikemas dalam puluhan ribu paket untuk masyarakat.


Setiap pembelian beras juga disertai bonus bahan kebutuhan rumah tangga seperti minyak goreng, gula, atau kecap sebagai bentuk dukungan tambahan bagi masyarakat.


Sementara itu, Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumselbabel Mersi Windrayani menyampaikan bahwa Gudang Bulog Sukamaju memiliki kapasitas penyimpanan hingga sekitar 21.000 ton beras.


Saat ini stok beras yang tersedia mencapai sekitar 16.000 ton, serta minyak goreng sebanyak 259.560 liter.


Bulog juga tengah menjalankan penugasan dari Badan Pangan Nasional untuk menyalurkan bantuan pangan kepada 968.499 penerima manfaat di Sumatera Selatan dengan total alokasi sekitar 19.369 ton beras pada periode Februari hingga Maret 2026.


Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengapresiasi langkah Polri yang dinilai berperan penting dalam membantu pemerintah daerah menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Lebaran.


Ia menilai pelaksanaan Gerakan Pangan Murah secara serentak mampu menekan potensi lonjakan harga sekaligus mencegah panic buying di masyarakat.


“Kegiatan ini sangat membantu masyarakat. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan Bulog sangat penting dalam menjaga stabilitas harga pangan menjelang Lebaran,” ujar Herman Deru.


Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menambahkan bahwa Gerakan Pangan Murah yang digelar serentak ini merupakan implementasi nyata program Presisi Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.


Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya membantu meringankan beban ekonomi warga, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.


“Polri hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam membantu masyarakat menghadapi berbagai kebutuhan dasar, termasuk pangan,” kata Nandang.


Melalui Gerakan Pangan Murah yang menjangkau puluhan ribu warga di seluruh wilayah Sumatera Selatan, Polda Sumsel menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus memastikan masyarakat dapat menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan kondisi ekonomi yang lebih stabil. (rls)

Share:

Comments

Blog Archive