Cepat Tepat dan Akurat


Tuesday, April 21, 2026

Kapolda: Sinergi dan Kesamaan Persepsi TNI dan Polri Kunci Utama Dalam Menjaga Stabilitas Wilayah


PALEMBANG,PWO — Polda Sumatera Selatan memperkuat komitmen menjaga stabilitas keamanan nasional melalui sinergi lintas sektoral bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI). Kapolda Sumsel, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menerima langsung kunjungan kerja Tim Staf Ahli (Sahli) Panglima TNI dalam rangka pengumpulan data strategis wilayah di Provinsi Sumatera Selatan.


Pertemuan berlangsung pada Selasa, 21 April 2026, di Ruang Delegasi Lantai 2 Gedung Presisi Mapolda Sumsel, mulai pukul 10.00 WIB. Agenda utama kegiatan ini adalah koordinasi teknis terkait pengumpulan data yang akan digunakan sebagai bahan perumusan kebijakan strategis di bidang pertahanan dan keamanan nasional.


Kegiatan ini merupakan implementasi nyata program Presisi Polri dalam memperkuat kerja sama eksternal serta mendukung kebijakan pemerintah pusat dalam menjaga stabilitas keamanan nasional sebagai fondasi utama pembangunan.


Dalam arahannya, Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan pentingnya integrasi data dan koordinasi yang solid antara TNI dan Polri dalam memetakan potensi gangguan keamanan di wilayah.


“Sinergi dan kesamaan persepsi antara TNI dan Polri menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas wilayah. Kami siap mendukung penuh pengumpulan data strategis guna kepentingan pertahanan dan keamanan nasional,” tegas Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.


Kunjungan Tim Puldata Sahli Panglima TNI yang dipimpin oleh Brigjen TNI Muhammad Thohir, S.Sos., M.M., diisi dengan diskusi mendalam bersama jajaran Pejabat Utama Polda Sumsel. Pembahasan mencakup dinamika keamanan wilayah, potensi kerawanan, serta langkah antisipatif dalam menjaga kondusivitas daerah.


Sebagai simbol penguatan kerja sama, kegiatan diakhiri dengan pertukaran plakat antara kedua institusi. Momentum ini menjadi penegasan bahwa sinergitas TNI-Polri di Sumatera Selatan berjalan solid dan berkelanjutan.


Secara terpisah, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pertemuan ini memiliki nilai strategis dalam mendukung kebijakan nasional berbasis data yang akurat.


“Kerja sama ini menunjukkan bahwa soliditas TNI-Polri di Sumatera Selatan adalah pilar utama dalam menjaga stabilitas keamanan. Data yang akurat menjadi dasar penting dalam setiap pengambilan kebijakan nasional,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.


Ia menambahkan bahwa Polda Sumsel akan terus membuka ruang kolaborasi dengan seluruh stakeholder guna memastikan keamanan wilayah tetap terjaga dan mendukung percepatan pembangunan daerah.


Pertemuan ini turut dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama Polda Sumsel, di antaranya Karo Ops Kombes Pol Muhammad Anis Prasetio Santoso, Dir Reskrimum Kombes Pol Johannes Bangun, Dir Reskrimsus Kombes Pol Doni Satrya Sembiring, serta Kabid Propam Kombes Pol Raden Azis Safiri, S.I.K., CPHR.


Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif sebagai wujud nyata sinergi TNI-Polri dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Share:

Polda Sumsel Pecat Empat Personel Polres Muratara, Kapolres: Integritas Tidak Bisa Dikompromikan


MUSI RAWAS UTARA,PWO — Polres Musi Rawas Utara jajaran Polda Sumatera Selatan melaksanakan upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap empat personel sebagai bentuk nyata penegakan disiplin dan kode etik profesi Polri. Upacara dilaksanakan di Lapangan Apel Polres Musi Rawas Utara pada Senin, 20 April 2026, mulai pukul 07.00 WIB.


Upacara dipimpin langsung oleh Kapolres Musi Rawas Utara, AKBP Rendy Surya Aditama, S.H., S.I.K., M.H., dan diikuti oleh seluruh pejabat utama serta personel Polres Musi Rawas Utara. Kegiatan berlangsung secara khidmat dan dilaksanakan secara in absentia, mengingat keempat personel yang diberhentikan tidak hadir.


Adapun empat personel yang dikenakan PTDH yaitu Bripka Muhammad Fadli, Briptu Pangeran Farid Wajdi, Briptu Andri Putra Jaya, dan Briptu Deny Saputra. Keputusan pemberhentian tersebut ditetapkan berdasarkan Keputusan Kapolda Sumatera Selatan yang diterbitkan pada 14 Januari 2026, setelah melalui proses pemeriksaan dan pertimbangan sesuai mekanisme hukum yang berlaku di lingkungan Polri.


Dalam amanatnya, Kapolres Musi Rawas Utara AKBP Rendy Surya Aditama, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pelaksanaan PTDH merupakan langkah tegas institusi dalam menjaga marwah dan kepercayaan publik terhadap Polri. Ia menekankan bahwa tidak ada toleransi terhadap setiap pelanggaran disiplin maupun kode etik.


“Jadikan momen ini sebagai pengingat bagi kita semua. Isi setiap hari dalam kedinasan dengan hal-hal yang baik. Jangan biarkan pelanggaran sekecil apa pun terjadi, karena kepercayaan masyarakat dibangun dari konsistensi integritas,” tegas AKBP Rendy Surya Aditama, S.H., S.I.K., M.H.


Pelaksanaan PTDH ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Polda Sumsel dalam memperkuat akuntabilitas dan profesionalisme institusi. Penegakan disiplin internal dinilai sebagai fondasi utama dalam menjaga kualitas pelayanan publik serta stabilitas keamanan di wilayah Sumatera Selatan.


Secara terpisah, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa langkah PTDH merupakan bentuk komitmen nyata dalam menjaga kehormatan institusi Polri.


“Polda Sumsel tidak memberikan ruang bagi pelanggaran disiplin dan kode etik. Setiap keputusan PTDH telah melalui proses panjang dan pertimbangan matang demi menjaga integritas serta kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.


Ia juga menambahkan bahwa pengawasan internal akan terus diperkuat secara konsisten di seluruh jajaran sebagai bagian dari transformasi menuju Polri yang profesional, bersih, dan terpercaya.


“Setiap personel yang terbukti melanggar akan diproses tanpa terkecuali. Ini adalah bentuk komitmen kami dalam menjaga marwah institusi sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal,” tegasnya.


Polda Sumatera Selatan memastikan bahwa penegakan disiplin dan kode etik profesi akan terus dilakukan secara tegas dan berkelanjutan di seluruh satuan wilayah sebagai bagian dari reformasi internal institusi.

Share:

Sinergi Polri dan PU-BM: Inisiasi Kapolres Musi Rawas Revitalisasi Jembatan Dam Inpres Air Satan


MUARA BELITI,PWO – Akses vital yang menghubungkan antar-kecamatan di Kabupaten Musi Rawas kini tampil lebih kokoh dan estetis. Melalui langkah proaktif *Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H.*, sebuah program revitalisasi Jembatan Dam Inpres di Desa Air Satan sukses dilaksanakan dengan berkolaborasi bersama *Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PU-BM) Kab. Musi Rawas*.


Kegiatan ini merupakan pengejawantahan dari  program *BELIDA (Bersih, Lingkungan, dan Asri)* yang diusung Polda Sumatera Selatan, sekaligus menjadi langkah nyata dalam mendukung visi Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat infrastruktur daerah.


*Inisiasi Strategis demi Mobilitas Rakyat*

Kapolres Musi Rawas memimpin langsung jalannya perbaikan ini didampingi oleh Pejabat Utama (PJU) Polres Musi Rawas, personel Polres, serta Polsek Muara Beliti. Kolaborasi dengan tenaga ahli dan dukungan teknis dari Dinas PU-BM Kab. Mura memastikan proses revitalisasi berjalan sesuai standar keamanan infrastruktur.


Jembatan Dam Inpres bukan sekadar struktur fisik; ia adalah nadi ekonomi bagi masyarakat. Jembatan ini menjadi penghubung strategis bagi tiga desa, yaitu: Desa Air Satan, Desa Air Lesing, Desa Ketuan Jaya


Selain itu, jembatan ini merupakan jalur alternatif krusial yang memperpendek jarak antara *Kecamatan Muara Beliti* dan *Kecamatan Tugumulyo*, sehingga revitalisasi ini berdampak langsung pada kelancaran arus barang dan jasa.


*Enam Tahap Transformasi Jembatan*


Proses revitalisasi yang diinisiasi oleh Kapolres ini dilakukan secara sistematis dalam kurun waktu dua minggu, meliputi enam tahapan utama:


1. *Tahap I (06 April 2026):*

> Inisiasi dimulai dengan pengecekan kerusakan secara menyeluruh, pembersihan area sekitar, serta pelepasan komponen jembatan yang sudah tidak layak.


2. *Tahap II (08 April 2026):*

> Penguatan struktur melalui pemasangan tulang tiang cor dengan metode pengelasan, pembuatan papan mal, serta pengecatan dasar pada besi dan tiang.


3.. *Tahap III (10 April 2026):*

> Pelaksanaan pengecoran tiang jembatan secara masif dan pengelasan besi utama untuk memastikan stabilitas beban.


4. *Tahap IV (12 April 2026):*

> Estetika dan perlindungan logam melalui pengecatan ulang seluruh badan jembatan.


5. *Tahap V (15 April 2026):*

> Peningkatan aspek keselamatan dengan penambahan pagar pembatas jalan menggunakan pipa besi yang diperkuat dengan cor dan las.


6. *Tahap VI (18 April 2026):* 

> Finishing berupa pengecatan akhir pada pagar pembatas, memberikan tampilan yang segar dan rapi.


*Dampak Nyata bagi Masyarakat*


Melalui kolaborasi apik antara kepolisian dan dinas teknis terkait, Jembatan Dam Inpres kini kembali berfungsi optimal. Kapolres Musi Rawas berharap perbaikan ini tidak hanya memberikan rasa aman bagi pengguna jalan, tetapi juga menjadi pemantik pertumbuhan ekonomi lokal melalui konektivitas wilayah yang lebih baik.


_"Revitalisasi ini adalah bukti bahwa Polri hadir tidak hanya untuk keamanan, tetapi juga sebagai mitra pembangunan masyarakat," pungkas AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K, M.H.

Share:

Friday, April 17, 2026

Tingkatkan Pelayanan, Sat Binmas Polres Lubuklinggau Gelar Latharkatpuan


LUBUK LINGGAU,PWO – Guna meningkatkan kualitas pelayanan dan profesionalisme personel dalam membina keamanan dan ketertiban masyarakat, Satuan Binmas (Sat Binmas) Polres Lubuk Linggau menggelar kegiatan Pelatihan Peningkatan Kemampuan (Latharkatpuan) fungsi Binmas, Jumat (17/04/2026).


Kegiatan yang berlangsung di Ruang Serbaguna Sat Binmas Polres Lubuk Linggau ini menjadi agenda krusial dalam mempertajam insting serta kemampuan komunikasi sosial para personel garda terdepan Polri.


Dipimpin Langsung oleh Kasat Binmas


Acara ini dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Lubuk Linggau, AKP Nyoman, dengan didampingi KBO Sat Binmas, Ipda Bambang. Peserta pelatihan terdiri dari seluruh personel Sat Binmas Polres Lubuk Linggau serta para Kanit Binmas dari jajaran Polsek di seluruh wilayah hukum Polres Lubuk Linggau.


Dalam arahannya, AKP Nyoman menekankan bahwa fungsi Binmas merupakan ujung tombak kepolisian dalam menjalankan strategi pre-emtif. Di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks, seorang anggota Binmas dituntut memiliki kemampuan negosiasi, pemecahan masalah (problem solving), serta kecerdasan emosional yang tinggi.


Materi Strategis: Dari Komunikasi Hingga Problem Solving


Pelatihan ini mencakup berbagai materi strategis, mulai dari teknik sambang yang efektif, manajemen media sosial untuk edukasi kamtibmas, hingga tata cara penanganan konflik sosial di tingkat kelurahan/desa. Para Kanit Binmas jajaran Polsek juga diberikan ruang untuk berdiskusi mengenai tantangan terkini yang dihadapi di wilayah masing-masing.


"Binmas adalah wajah Polri yang bersentuhan langsung dengan hati masyarakat. Melalui Latharkatpuan ini, kami ingin memastikan setiap personel memiliki kompetensi yang mumpuni untuk mengajak masyarakat menjadi mitra Polri dalam menjaga kamtibmas," ujar AKP Nyoman.


Wujudkan Polri Presisi yang Humanis


Ipda Bambang selaku KBO Sat Binmas menambahkan bahwa peningkatan kemampuan ini dilakukan secara berkala. Hal ini sejalan dengan visi Polri Presisi untuk menciptakan sosok polisi yang prediktif, bertanggung jawab, dan transparan, namun tetap mengedepankan sisi humanis.


"Kami tidak ingin anggota hanya sekadar hadir, tapi harus mampu memberikan dampak positif bagi warga binaannya. Kanit Binmas harus bisa menjadi rujukan bagi masyarakat saat membutuhkan bantuan atau solusi hukum yang bersifat kekeluargaan," jelas Ipda Bambang.


Output Kegiatan


Melalui kegiatan Latharkatpuan ini, diharapkan para peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang didapat untuk menekan angka kriminalitas melalui upaya pencegahan dan edukasi yang lebih masif. Dengan personel Binmas yang cakap, Polres Lubuk Linggau optimis stabilitas keamanan di Bumi Silampari akan semakin terjaga dengan dukungan penuh dari masyarakat.

Share:

Sinergi Tiga Pilar Utara II Ringankan Beban Warga


LUBUK LINGGAU – Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama ditunjukkan oleh jajaran Pemerintah Kecamatan Lubuk Linggau Utara II bersama Polri. Melalui program inovatif "Saling Peduli Keluarga Kecamatan Utara II", aksi nyata dilakukan dengan menyambangi warga yang menjadi korban bencana alam puting beliung di Kelurahan Batu Urip, Jumat (17/04/2026).


Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Camat Lubuk Linggau Utara II, May Suhada, didampingi Bhabinkamtibmas Kelurahan Batu Urip, Bripka Ilyas Jauhari, serta Lurah Batu Urip, Dicky Zulkarnain.


Kehadiran unsur pemerintah kecamatan, kelurahan, dan kepolisian ini bertujuan untuk memberikan dukungan moril sekaligus bantuan materil kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat terjangan angin puting beliung beberapa waktu lalu.


Bantuan berupa bingkisan sembako diserahkan secara langsung kepada tiga warga yang terdampak cukup parah, yakni:

1. Bapak Rozi Martin (Warga RT 007)

2. Bapak Ahmad Tohir (Warga RT 002)

3. Bapak Agus Susanto (Warga RT 005)


Implementasi Program "Saling Peduli"


Camat Lubuk Linggau Utara II, May Suhada, menjelaskan bahwa aksi ini merupakan bagian dari program Saling Peduli Keluarga Kecamatan Utara II. Program ini dirancang untuk memastikan bahwa setiap warga yang sedang tertimpa musibah mendapatkan perhatian dan bantuan cepat dari pemerintah setempat.


"Kami ingin memastikan bahwa warga tidak sendirian dalam menghadapi musibah ini. Melalui program Saling Peduli, kami berupaya hadir langsung di tengah masyarakat untuk meringankan beban mereka," ujar May Suhada.


Peran Aktif Bhabinkamtibmas di Lapangan


Bhabinkamtibmas Bripka Ilyas Jauhari menambahkan bahwa selain menyalurkan bantuan, kehadirannya juga untuk memastikan situasi kamtibmas di lokasi terdampak tetap kondusif. Ia terpantau aktif memberikan edukasi keselamatan dan semangat kepada para korban agar segera bangkit dari musibah tersebut.


"Polri, khususnya melalui peran Bhabinkamtibmas, akan selalu bersinergi dengan pemerintah kecamatan dan kelurahan. Keamanan dan kesejahteraan warga adalah prioritas kami," tegas Bripka Ilyas.


Apresiasi dari Penerima Manfaat


Raut wajah syukur terpancar dari para penerima bantuan. Bapak Rozi Martin, salah satu korban di RT 007, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kunjungan dan bantuan yang diberikan. 


"Terima kasih kepada Pak Camat, Pak Lurah, dan Pak Bhabin atas perhatiannya. Bantuan sembako ini sangat bermanfaat bagi kami di tengah upaya memperbaiki rumah yang rusak," ungkapnya.


Dengan adanya kolaborasi yang erat ini, diharapkan masyarakat Kelurahan Batu Urip merasa lebih tenang dan terbantu, sekaligus memperkuat ikatan silaturahmi antara warga dengan instansi pemerintah dan kepolisian di Kota Lubuk Linggau.

Share:

Wujud Kepedulian dan Dukungan Moril, Polsek Lubuklinggau Timur Serahkan Bantuan Sosial Warga Tertimpa Musibah


LUBUK LINGGAU,PWO – Sinergitas dan kepedulian sosial ditunjukkan oleh jajaran Polsek Lubuk Linggau Timur I bersama Pemerintah Kelurahan Wirakarya. Pada Rabu (15/04/2026), Kapolsek Lubuk Linggau Timur I Akp Rodiman turun langsung memberikan bantuan sosial kepada warga yang tertimpa musibah bencana alam angin kencang.


Aksi kemanusiaan ini menyasar kediaman Ibu Sugiarti, seorang warga di RT 003, Kelurahan Wirakarya, Kecamatan Lubuk Linggau Timur II. Diketahui, rumah milik Ibu Sugiarti mengalami kerusakan cukup serius setelah diterjang angin kencang yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.


Sinergi Tiga Pilar di Lapangan 


Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek tidak hadir sendirian. Ia didampingi oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Wirakarya, Aipda M. Segetar Alam, serta turut hadir Lurah Wirakarya dan Ketua RT 003. Kehadiran unsur pimpinan kecamatan dan kelurahan ini menjadi bukti nyata hadirnya negara di tengah kesulitan yang dihadapi masyarakat.


Kapolsek Lubuk Linggau Timur I menyerahkan langsung bantuan berupa paket sembako sebagai upaya meringankan beban ekonomi keluarga korban yang saat ini sedang fokus melakukan perbaikan tempat tinggal.


"Kami datang bukan sekadar memberikan bantuan materil, tetapi juga untuk memberikan dukungan moril kepada Ibu Sugiarti dan keluarga. Musibah ini adalah ujian bagi kita semua, dan Polri bersama Pemerintah Kelurahan berkomitmen untuk selalu hadir membantu warga yang sedang kesusahan," ujar Kapolsek di sela-sela kunjungannya.


Bhabinkamtibmas Aipda M. Segetar Alam juga menyempatkan diri berdialog dengan warga sekitar untuk memantau kondisi keamanan lingkungan pasca-bencana, sembari memastikan proses perbaikan rumah korban berjalan dengan lancar dan aman.


Apresiasi dari Warga


Ibu Sugiarti, dengan mata berkaca-kaca, menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian yang diberikan oleh pihak Kepolisian dan Kelurahan. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu di tengah situasi sulit yang ia alami.


"Terima kasih banyak Pak Kapolsek, Pak Bhabin, dan Pak Lurah. Saya tidak menyangka akan didatangi dan dibantu seperti ini. Perhatian ini sangat berarti bagi kami," ungkapnya haru.


Imbauan Kewaspadaan Cuaca


Menutup kunjungannya, jajaran Polsek Lubuk Linggau Timur I mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi. Warga diharapkan segera melapor kepada Ketua RT atau Bhabinkamtibmas jika terdapat pohon besar yang rawan tumbang atau bangunan yang berisiko membahayakan keselamatan saat angin kencang kembali melanda.

Share:

Thursday, April 16, 2026

Pastikan Keselamatan Warga, Polres Lubuklinggau Sambangi Rumah Warga, Evakuasi dan Penanganan Pohon Tumbang Akibat Cuaca Ekstrem


LUBUK LINGGAU,PWO – Cuaca ekstrem berupa angin kencang yang melanda wilayah Kota Lubuk Linggau menjadi perhatian serius jajaran Polsek Lubuk Linggau Utara II. Menindaklanjuti dampak kerusakan yang ditimbulkan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Batu Urip, Bripka Ilyas Jauhari, bergerak cepat menyisir titik-titik lokasi bencana pada Rabu (15/04/2026).


Aksi sigap ini dilakukan untuk memastikan keselamatan warga serta memetakan kerusakan materil yang menimpa pemukiman penduduk di Kelurahan Batu Urip.


Sambangi Rumah Korban di Berbagai RT


Mengawali kegiatannya, Bripka Ilyas Jauhari melakukan aksi sambang door-to-door ke rumah warga yang terdampak langsung bencana angin kencang. Di RT 001 dan RT 002, personel Polri yang dikenal dekat dengan masyarakat ini mendatangi rumah warga yang mengalami kerusakan pada bagian atap dan bangunan akibat terjangan angin.


Kehadiran Bripka Ilyas bukan hanya untuk melakukan pendataan, tetapi juga memberikan dukungan moril kepada para korban agar tetap tabah menghadapi musibah yang terjadi secara tiba-tiba tersebut.


Evakuasi dan Penanganan Pohon Tumbang


Selain menyambangi rumah warga, laporan mengenai adanya akses jalan yang terhambat akibat pohon tumbang juga langsung direspons. Bripka Ilyas terpantau mendatangi dua Tempat Kejadian Perkara (TKP) pohon tumbang yang berada di wilayah RT 006 dan RT 007.


Bersama warga sekitar, Bripka Ilyas bahu-membahu memantau proses evakuasi batang pohon yang sempat mengganggu mobilitas masyarakat. Langkah cepat ini diambil guna mencegah terjadinya kemacetan serta mengantisipasi adanya korban luka akibat dahan pohon yang masih rentan patah.


Komitmen Polri: Selalu Ada di Tengah Kesulitan Masyarakat


Kapolres Lubuk Linggau Polda Sumatera selatan AKBP Adithia Bagus Arjunadi, mengapresiasi langkah sigap yang dilakukan anggotanya. Menurutnya, Bhabinkamtibmas harus menjadi orang pertama yang hadir saat warga mengalami kesulitan atau musibah di wilayah binaannya.


"Ini adalah wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan kehadiran Bhabinkamtibmas mampu memberikan rasa aman dan bantuan yang diperlukan warga saat menghadapi bencana alam," ungkap Kapolres 


Sementara itu, warga Kelurahan Batu Urip menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kehadiran Bripka Ilyas Jauhari. Kehadiran sosok polisi di tengah situasi bencana memberikan ketenangan tersendiri bagi warga yang sedang berupaya memperbaiki tempat tinggal mereka.


Imbauan Kamtibmas


Dalam kesempatan tersebut, Bripka Ilyas juga memberikan imbauan kepada masyarakat Batu Urip agar tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi. Warga diminta segera melapor kepada ketua RT atau Bhabinkamtibmas jika terdapat pohon besar yang rawan tumbang atau kerusakan infrastruktur lainnya demi keamanan bersama.

Share:

Mako Polres Lubuk Linggau Buka Layanan Penitipan Kendaraan


LUBUK LINGGAU,PWO – Dalam upaya meningkatkan rasa aman dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, Polres Lubuk Linggau melalui piket penjagaan Markas Komando (Mako) membuka layanan penitipan kendaraan bagi warga yang hendak melakukan perjalanan ke luar kota.


Layanan ini terbukti dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, salah satunya terpantau pada Selasa (14/4/2026), di mana petugas piket jaga Mako Polres Lubuk Linggau secara profesional menerima penitipan satu unit mobil Daihatsu Sigra berwarna putih milik Otora Dwi warga Bengkulu yang akan bepergian dalam waktu cukup lama.


Prioritas Keamanan Kendaraan Masyarakat


Kapolres Lubuk Linggau Polda Sumatera selatan AKBP Adithia Bagus Arjunadi, menegaskan bahwa layanan ini merupakan bentuk implementasi Polri Presisi yang hadir sebagai solusi di tengah kebutuhan masyarakat akan keamanan harta benda saat ditinggalkan.


"Kami menyadari kekhawatiran masyarakat saat harus meninggalkan kendaraan di rumah tanpa pengawasan dalam waktu lama. Oleh karena itu, Mako Polres Lubuk Linggau terbuka bagi warga yang ingin menitipkan kendaraannya. Penjagaan dilakukan 24 jam penuh oleh personel piket," ungkap Kapolres Lubuk Linggau.


Oktora Dwi menjelaskan bahwa ia sangat menyambut baik terobosan yang dilakukan Polres Lubuk Linggau, " tahun lalu saya pernah lihat dimedia sosial layanan penitipan kendaraan di Polres Lubuk Linggau, kebetulan saya akan keluar kota cukup lama, jadi saya titipkan kendaraan saya di Polres, agar tidak was-was selama bepergian." ujar Oktora


Prosedur Mudah dan Profesional 


Layanan penitipan kendaraan di Polres Lubuk Linggau dipastikan tanpa dipungut biaya. Warga cukup melapor ke petugas penjagaan di gerbang utama Mako dengan membawa dokumen kendaraan serta identitas diri yang sah untuk proses pendataan.


Melalui prosedur yang jelas dan transparan, pihak kepolisian memastikan kendaraan yang dititipkan akan terjaga dengan baik di lingkungan Mako yang terpantau ketat.


Dukungan Terhadap Kamtibmas


Selain memberikan ketenangan bagi pemilik kendaraan, langkah ini juga merupakan strategi preventif kepolisian untuk meminimalisir tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) maupun pencurian rumah kosong yang kerap terjadi saat pemiliknya sedang bepergian.


Masyarakat Lubuk Linggau menyambut positif inovasi pelayanan ini. Dengan adanya jaminan keamanan dari kepolisian, kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri semakin kuat, sekaligus menciptakan situasi Kamtibmas yang lebih kondusif di Bumi Silampari.

Share:

Dukung Program BELIDA Kapolda Sumsel, Polres Musi Rawas Revitalisasi Jembatan Sungai Jernih


 


​MUSI RAWAS,PWO – Polres Musi Rawas melakukan langkah proaktif guna menjamin keselamatan pengguna jalan. Melalui program BELIDA (Bersih Lingkungan dan Asri), kepolisian bersama elemen masyarakat merevitalisasi Jembatan Besi Sungai Jernih di Kelurahan Bangun Jaya, Kecamatan BTS Ulu, Kabupaten Musi Rawas, Rabu (15/4).


Revitalisasi Jembatan Sungai Jernih ini adalah Revitalisasi jembatan yang ke 6 (enam) oleh Polres Musi Rawas yang telah dilaksanakan dengan Program BELIDA


​Revitalisasi  berlangsung selama dua hari sejak Selasa (14/4) ini, difokuskan pada perbaikan infrastruktur jembatan yang menghubungkan Kelurahan Bangun Jaya dan Desa Tambangan. 


Aksi ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Program Nasional Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang di implementasikan dengan Program BELIDA oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr.Shandi Nugroho,S.I.K.,S.H.,M.Hum


Kapolsek BTS Ulu, AKP Fauzan Aziman, SH, memimpin langsung jalannya perbaikan dengan melibatkan 15 personel Polri, Forum Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Lembaga Peduli Lingkungan Hidup (LPLH), serta tenaga ahli las dari sektor swasta.


Kapolres Musi Rawas Agung Adhitya Prananta,S.H.,S.I.K.,M.H menjelaskan Fokus utama kegiatan ini adalah keamanan mobilitas warga. 


Kami melakukan penambahan dan pengelasan besi cubing 4 inci sebanyak 16 batang pada sisi kiri dan kanan jembatan. Hal ini penting untuk memastikan pengendara roda dua maupun roda empat aman dari risiko kecelakaan," ujar Kapolres Musi Rawas.


​Selain penguatan struktur, jembatan tersebut kini tampil ikonik dengan balutan warna Merah Putih. Pengecatan ini merupakan bentuk implementasi Program Jembatan Merah Putih Presiden RI Prabowo-Gibran untuk membangkitkan semangat patriotisme di tengah masyarakat.


​Pengerjaan juga meliputi penimbunan lubang pada pangkal jembatan menggunakan batu pecah serta pembersihan vegetasi liar yang menutupi badan jembatan.


Meski terdapat aktivitas pengerjaan, arus lalu lintas tetap berjalan normal tanpa hambatan.


​"Kami menyiagakan personel untuk pengaturan arus lalu lintas di lokasi perbaikan. Alhamdulillah, tidak terjadi kemacetan maupun kecelakaan selama proses renovasi berlangsung," tambah Kapolres.


Pengerjaan berjalan dalam situasi aman dan terkendali. Langkah cepat kepolisian ini mendapat apresiasi dari warga setempat yang merasa lebih aman saat melintasi jembatan tersebut.


Melalui kegiatan gotong royong ini, diharapkan sinergitas antara Polri dan masyarakat semakin solid dalam menciptakan lingkungan yang kondusif.

Share:

Wednesday, April 15, 2026

AMMBB Layangkan Surat Permohonan Maaf dan Ajak Sukseskan Pemilihan RT Serentak

J

MUSIRAWAS,PWO - Koordinator Aliansi Masyarakat Muara Beliti Bersatu (AMMBB) Tommy JPisa, didampingi perwakilan Forum Ketua RT Kelurahan Pasar Muara Beliti, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Musi Rawas, khususnya warga Kelurahan Pasar Muara Beliti.


"Hari ini kami sudah melayangkan surat  permohonan maaf dan pemberitahuan penggantian kaca pintu dan kaca jendela kantor Lurah yang dirusak massa kepada Lurah Kelurahan Pasar Muara Beliti yang ditembuskan kepada Bupati Musi Rawas, Ketua DPRD Mura, Kapolres Musi Rawas, Inspektorat, Camat Muara Beliti dan Kapolsek Muara Beliti,"ujarnya kepada wartawan, Rabu (15/4/2026).


Dikatakan, dalam aksi damai masyarakat Kelurahan Pasar Muara Beliti yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Muara Beliti Bersatu (AMMBB) beberapa waktu yang lalu, dimana pada aksi jilid-5 pada hari Kamis (26/2/2026) berakhir ricuh berujung pelemparan yang mengakibatkan kaca pintu dan kaca jendela kantor Lurah Kelurahan Pasar Muara Beliti pecah. 

"Kami menyampaikan permohonan maaf dan menyampaikan beberapa hal terkait aksi tersebut, dimana sebelum melaksanakan aksi, AMMBB telah menyampaikan dan mengarahkan kepada massa untuk selalu menjaga moral, etika dan ketertiban,"tegas Tommy


Menurut Tommy, Aliansi Masyarakat Muara Beliti Bersatu sangat menyesalkan dan menyayangkan insiden yang terjadi diluar dugaan tersebut.


Untuk itu, Aliansi Masyarakat Muara Beliti Bersatu menyampaikan permohonan maaf kepada Bupati Musi Rawas, masyarakat Kelurahan Pasar Muara Beliti, khususnya Lurah Kelurahan Pasar Muara Beliti. 


"Sebagai bentuk tanggung jawab kami, pada hari Minggu (5/4/2026) kaca pintu dan kaca jendela kantor Lurah Kelurahan Pasar Muara Beliti secara swadaya dan gotong royong sudah kami ganti dan kami perbaiki,"imbuhnya


Selain itu, Tommy mengajak seluruh lapisan masyarakat khususnya masyarakat Kelurahan Pasar Muara Beliti untuk bersama sama mensukseskan Pemilihan Ketua RT dalam wilayah Kelurahan Pasar Muara Beliti yang akan digelar serentak pada hari Minggu (19/4/2026) mendatang. (ica)


Share:

Comments

Blog Archive