Cepat Tepat dan Akurat


Thursday, March 12, 2026

Diduga Pengedar, Satres Narkoba Polres Lubuk Linggau Ringkus Seorang Pria Dipondok


LUBUK LINGGAU,PWO – Komitmen Polres Lubuk Linggau dalam memberantas peredaran gelap narkotika di Bumi Sebiduk Semare kembali membuahkan hasil. Tim Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Lubuk Linggau berhasil meringkus seorang pria yang diduga kuat sebagai pengedar sabu saat sedang berada di sebuah pondok di kawasan Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Lubuk Linggau Selatan II.


Tersangka yang diketahui berinisial EDF (30), warga setempat, diamankan petugas pada Rabu siang (11/3/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Penangkapan ini merupakan tindak lanjut cepat atas informasi dari masyarakat yang resah dengan adanya aktivitas penyalahgunaan narkotika di lingkungan tersebut.


- Kronologi Penangkapan -

Mendapat laporan akurat, Kasat Res Narkoba Polres Lubuk Linggau, AKP M. Romi, langsung menginstruksikan Kanit Idik I Ipda Purwo Arie Handoko bersama tim untuk melakukan penyelidikan mendalam. Setelah memastikan keberadaan pelaku dan barang bukti, petugas bergerak cepat melakukan penggerebekan di sebuah pondok yang menjadi target.


Saat petugas merangsek masuk, tersangka EDF sempat berusaha mengelabui petugas dengan menyembunyikan barang haram miliknya di bawah kasur. Namun, berkat ketelitian personel di lapangan, upaya tersebut gagal total.


- Barang Bukti yang Diamankan -

Dalam penggeledahan di lokasi, petugas berhasil menemukan sejumlah barang bukti krusial, antara lain: 1 (satu) plastik klip sedang dan 13 (tiga belas) plastik klip kecil berisi kristal putih diduga narkotika jenis sabu.

1 (satu) unit timbangan digital (alat timbang sabu). 10 (sepuluh) lembar plastik klip sisa pakai dan 1 (satu) ball plastik klip bening baru.


Di hadapan petugas, tersangka EDF tidak dapat mengelak dan mengakui bahwa seluruh barang bukti tersebut adalah miliknya yang siap untuk diedarkan kembali.


- Ancaman Hukum -

Kapolres Lubuk Linggau melalui Kasat Res Narkoba AKP M. Romi menegaskan bahwa tersangka beserta barang bukti kini telah diamankan di Mapolres Lubuk Linggau untuk menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap jaringan yang lebih luas.


Atas perbuatannya, tersangka EDF bakal dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 114 ayat (1) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta persangkaan dalam UU No 1 Tahun 2023 tentang KUHP dan UU No 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.


"Kami tidak akan memberikan ruang bagi pengedar narkoba di wilayah Lubuk Linggau. Penangkapan ini adalah bukti bahwa laporan sekecil apa pun dari masyarakat akan kami tindak lanjuti demi menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya laten narkotika," tegas AKP M. Romi. (rls)

Share:

Pastikan Kelancaran Arus Mudik 2026, Kapolres Lubuk Linggau Terjun Langsung Menyisir Sejumlah Titik Krusial


 

LUBUK LINGGAU,PWO – Guna memastikan kelancaran arus mudik menjelang perayaan Idul Fitri 1447 H, Kapolres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan, AKBP Adithia Bagus Arjunadi, turun langsung ke lapangan untuk meninjau kondisi jalur perlintasan di wilayah hukum Kota Lubuk Linggau, Rabu (11/3/2026).


Didampingi Kasat Lantas AKP Desi Azhari serta jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Lubuk Linggau, Kapolres menyisir sejumlah titik krusial yang diprediksi akan menjadi pusat kepadatan kendaraan pada masa mudik lebaran tahun ini.


- Fokus Keselamatan dan Kelayakan Jalan -

Kegiatan pengecekan ini bertujuan untuk memetakan potensi kendala yang mungkin dihadapi pemudik, mulai dari kondisi fisik jalan, kelengkapan rambu lalu lintas, hingga titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan (blackspot).


"Kami ingin memastikan bahwa jalur yang akan dilalui masyarakat pada arus mudik 2026 nanti benar-benar siap dan minim kendala. Keamanan serta kenyamanan pemudik adalah prioritas utama kami dalam Operasi Ketupat Musi kali ini," tegas AKBP Adithia Bagus Arjunadi di sela-sela peninjauan.


- Sinergi Lintas Sektoral -

Kehadiran pihak Dinas Perhubungan dalam pengecekan ini memperkuat sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah. Bersama-sama, tim gabungan melakukan evaluasi terhadap penerangan jalan umum (PJU) serta merencanakan penempatan pos pengamanan (Pos Pam) dan pos pelayanan (Pos Yan) di lokasi-lokasi strategis.


Kasat Lantas AKP Desi Azhari menambahkan bahwa pengecekan ini juga mencakup kesiapan jalur alternatif guna mengantisipasi jika terjadi lonjakan volume kendaraan yang signifikan di jalur utama.


- Persiapan Matang Sejak Dini -

Kota Lubuk Linggau merupakan wilayah perlintasan strategis di Sumatera Selatan yang menghubungkan berbagai provinsi. Oleh karena itu, persiapan yang dilakukan sejak dini dianggap sangat krusial.


"Koordinasi dengan Dishub dan instansi terkait terus kami intensifkan. Jika ditemukan kerusakan jalan atau rambu yang kurang, akan segera dikoordinasikan untuk dilakukan perbaikan sebelum arus mudik dimulai," ujar AKP Desi Azhari.


Melalui peninjauan ini, Polres Lubuk Linggau berharap pelaksanaan arus mudik dan balik tahun 2026 dapat berjalan dengan slogan "Mudik Aman, Keluarga Bahagia", sehingga masyarakat dapat merayakan hari kemenangan di kampung halaman dengan rasa aman dan penuh suka cita. (rls)

Share:

Wednesday, March 11, 2026

Polres Lubuklinggau Ikuti Latpra Ops Ketupat Musi 2026 yang Dipimpin Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho


LUBUK LINGGAU,PWO – Kapolres Lubuk Linggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi didampingi Wakapolres Kompol M. Syamsul Zachri bersama para perwira dan seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Musi 2026 mengikuti kegiatan Latihan Pra Operasi (Latpra Ops) Ketupat Musi 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 10 Maret 2026 bertempat di Ruang CCTV Polres Lubuk Linggau.


Latpra Ops Ketupat Musi 2026 ini diselenggarakan oleh Polda Sumatera Selatan dan dilaksanakan secara virtual yang dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho serta diikuti oleh seluruh satuan wilayah jajaran Polda Sumatera Selatan.


Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan jajaran kepolisian dalam menghadapi pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026 yang berlan sung selama 13 hari terhitung tanggal 13 hingga 25 Maret 2025. Operasi ini bertujuan untuk mengamankan rangkaian perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Melalui kegiatan tersebut, seluruh personel diberikan arahan dan pemahaman mengenai strategi, pola pengamanan, serta langkah-langkah yang akan dilaksanakan selama operasi berlangsung.


Latpra Ops ini juga bertujuan untuk menyamakan persepsi dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026 dalam rangka pelayanan perayaan Idul Fitri 1447 H dengan mengusung tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.” Dengan adanya kesamaan pemahaman dan kesiapan personel di lapangan, diharapkan seluruh rangkaian pengamanan dapat berjalan secara optimal sehingga masyarakat dapat melaksanakan perjalanan mudik dan merayakan Idul Fitri dengan aman, tertib, dan nyaman.


Kapolres Lubuk Linggau bersama seluruh personel mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh perhatian sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kesiapsiagaan serta memastikan pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026 di wilayah hukum Polres Lubuk Linggau dapat berjalan dengan baik.


Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh personel yang terlibat dapat memahami tugas, fungsi, serta tanggung jawab masing-masing sehingga pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat selama momentum Idul Fitri dapat terlaksana secara maksimal. (rls)

Share:

Menuju Polri yang Akuntabel, Tim Supervisi Itwasda Polda Sumsel Fokus Pengawasan Senpi Hingga LHKPN


LUBUK LINGGAU,PWO – Dalam upaya memperkuat pengawasan internal serta meningkatkan profesionalisme personel, Polres Lubuk Linggau menerima kunjungan Tim Supervisi dari Itwasda Polda Sumatera Selatan pada Selasa (10/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Aula Bhayangkari Polres Lubuk Linggau ini mencakup berbagai agenda strategis, mulai dari pengawasan administrasi hingga asistensi program kesejahteraan.


Tim Supervisi Itwasda Polda Sumsel dipimpin langsung oleh Kasubagdumasanwas, Kompol Agus Irwantoro, beserta rombongan. Kedatangan tim disambut hangat oleh Kapolres Lubuk Linggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi, didampingi Wakapolres Kompol M. Syamsul Zachri beserta jajaran pejabat utama (PJU) yang terdiri dari KabagOps, Kabag Logistik, Kasat Reskrim, Kasi Propam, hingga Kasiwas.


Tak hanya internal Polres Lubuk Linggau, kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Polres Musi Rawas (Mura) dan Polres Muratara, serta para PIC dan Mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari Yayasan Bhayangkari ketiga wilayah tersebut.


- Fokus Pengawasan: Dari Senpi hingga LHKPN -

Supervisi kali ini menyasar empat poin krusial dalam operasional kepolisian:


1. Penanganan Dumas (Aduan Masyarakat): Tim melakukan audit mendalam terhadap respons dan penyelesaian pengaduan masyarakat periode tahun 2025 hingga 2026. Hal ini bertujuan memastikan setiap keluhan warga ditangani secara transparan dan tuntas.

2. Pengawasan Senjata Api (Senpi): Dilakukan pemeriksaan ketat terhadap Standard Operating Procedure (SOP) pinjam pakai senpi dinas. Langkah preventif ini diambil untuk memastikan penggunaan senjata api oleh personel tetap dalam koridor hukum dan disiplin tinggi.

3. Bimtek & Evaluasi LHKPN: Sebagai wujud transparansi, tim memberikan bimbingan teknis serta mengevaluasi persentase pengisian Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) bagi personel di wilayah Lubuk Linggau, Mura, dan Muratara.

4. Asistensi Pembangunan SPPG: Salah satu agenda menonjol adalah asistensi pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Tim Itwasda memberikan arahan langsung kepada para PIC dan Mitra Yayasan Bhayangkari untuk memastikan program pemenuhan gizi ini berjalan optimal sesuai standar yang ditetapkan.


- Menuju Polri yang Akuntabel - 

Dalam sambutannya, Kompol Agus Irwantoro menekankan bahwa supervisi ini bukan sekadar pemeriksaan rutin, melainkan sarana konsultasi dan solusi atas kendala yang dihadapi di lapangan.


Sementara itu, Wakapolres Lubuk Linggau, Kompol Muhammad Syamsul Zachri, menyampaikan apresiasinya atas kunjungan tim supervisi. Beliau menegaskan bahwa seluruh masukan dan evaluasi dari Itwasda akan segera ditindaklanjuti untuk meningkatkan kinerja jajaran.


"Kehadiran Tim Itwasda sangat penting bagi kami untuk memastikan seluruh instrumen pendukung tugas, baik itu sarana prasarana maupun administrasi pelaporan harta kekayaan, berjalan sesuai aturan. Kami berkomitmen untuk terus berbenah demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Kompol Syamsul Zachri.


Kegiatan yang berlangsung tertib dan interaktif ini diharapkan mampu memacu semangat akuntabilitas di lingkungan Polres jajaran, sehingga tercipta institusi Polri yang semakin dipercaya dan dicintai masyarakat di wilayah Sumatera Selatan. (rls)

Share:

Tuesday, March 10, 2026

Berikan Pelayanan Prima dan Humanis, Kapolres Musi Rawas Pimpin Langsung Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Ops Ketupat Musi 2026


 

MUSI RAWAS,PWO-Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, SH, SIK, MH, memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor), Lintas Sektoral Ops Ketupat Musi 2026 Kabupaten Musi Rawas, bersama Stakeholder terkait di Ruangan Pesat Gatra Mapolres Musi Rawas, Selasa (10/3/2026).


Hadir juga, para PJU Polres Musi Rawas, stakeholder terkait meliputi, perwakilan Pemda Musi Rawas, perwakilan Kodim 0406/Lubuklinggau, perwakilan Dishub, Satpol PP Damkar, BPBD, Dinkes, Dinas PU Bina Marga, Disbudpar, Disperindag Musi Rawas.


Nampak hadir juga, perwakilan Jasa Raharja TK II Lahat, Kakankemenag, perwakilan Manager Pertamina Lubuklinggau, perwakilan PLN Musi Rawas, perwakilan UPTD Samsat Mura 1 dan perwakilan UPTD Samsat Mura 2.


Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergitas serta menyamakan persepsi antar instansi dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, khususnya dalam menghadapi arus mudik dan arus balik di wilayah Kabupaten Musi Rawas.


Sebelumnya, Kapolres Musi Rawas, bersama stakeholder terkait mengikuti kegiatan Zoom Meeting Latpraops Musi 2026, bersama Kapolda Sumsel, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum, yang digelar di Gedung Presisi Polda Sumsel.


Dalam kesempatan itu, Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta, SH, SIK, MH, mengatakan bahwa hari ini kita bersama-sama menggelar Rakor Lintas Sektoral Ops Ketupat Musi 2026 Kabupaten Musi Rawas. 


"Dan, sebelumnya, kita mengikuti kegiatan Zoom Meeting Latpraops Musi 2026, bersama Kapolda Sumsel, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum, beserta stakeholder terkait di Provinsi Sumsel," kata Kapolres


Kapolres menjelaskan, Operasi Ketupat Musi 2026 ini, merupakan operasi kemanusiaan yang mengedepankan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam memberikan rasa aman dan nyaman selama momentum Hari Raya Idul Fitri.


Melalui rapat koordinasi lintas sektoral ini, diharapkan seluruh instansi terkait dapat bersinergi dan bekerja sama secara maksimal guna memastikan situasi kamtibmas tetap aman, tertib dan kondusif selama pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026.


"Selain itu, dalam rapat juga dibahas berbagai langkah strategis terkait pengamanan jalur mudik, kesiapan pos pengamanan dan pos pelayanan, antisipasi kemacetan, serta penanganan potensi gangguan kamtibmas di wilayah Kabupaten Musi Rawas," jelasnya


Kapolres juga menekankan pentingnya kesiapan personel serta dukungan dari seluruh stakeholder agar pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026, dapat berjalan dengan optimal dan kondusif.


"Oleh sebab itu, butuh koordinasi dan kolaborasi antar instansi, agar semakin solid sehingga masyarakat dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan aman, nyaman, lancar dan kondusif," ucapnya


Kapolres menambahkan, seperti yang disampaikan oleh Bapak Kapolda Sumsel, bahwa personel harus hadir di lapangan dengan pemahaman tugas yang tajam, kemampuan koordinasi yang kuat, dan komitmen melayani masyarakat secara profesional serta humanis.


"Artinya, kita harus memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat serta humanis kedepankan pelayanan senyum, sapa dan santun. Hal ini bertujuan untuk menjaga integritas dan disiplin selama pelaksanaan operasi, sekaligus menghindari tindakan yang dapat merusak kepercayaan publik terhadap institusi Polri," akhirnya.

Share:

Waka Polres Kompol Yulfikri Periksa Senpi Personil Polres Musi Rawas Utara


Muratara,PWO-Semua personil Polres Musi Rawas Utara berkumpul di aula Mapolres Musi Rawas Utara, Senin (9/3/2026). 


Para personil ini berkumpul usai mengikuti apel yang dipimpin langsung oleh Waka Polres Musi Rawas Utara, Kompol Yulfikri, SH. 


Rupanya saat apel Waka Polres Musi Rawas Utara menginstruksikan pemeriksaan senjata api (Senpi) dinas yang dipegang oleh personel. 



Waka Polres Musi Rawas Utara, Kompol Yulfikri, SH  menjelaskan kegiatan  dimulai sekitar pukul 08.00 WIB itu diikuti oleh seluruh Kabag, Kasat, Kasi, Kapolsek, perwira dan bintara di lingkungan Polres Musi Rawas Utara.


"‎Apel pagi menindaklanjuti instruksi  Kapolda Sumsel untuk memastikan kesiapan operasional serta meningkatkan kedisiplinan internal personel dalam menjalankan tugas kepolisian, " Kata Waka Polres.


Dijelaskannya pemeriksaan senpi dipimpin langsung oleh Kabag Logistik, Kasiwas. 


"‎Usai apel pagi, Kabag Logistik . Kasiwas memimpin langsung pelaksanaan pemeriksaan senjata api beserta kelengkapannya," Ucapnya.


Pengecekkan tehnis terhadap senpi dinas personil dilakukan oleh ‎tim dari SiPropam Polres Musi Rawas Utara. Pengecekan mencakup kondisi senjata api dinas, kelengkapan administrasi, serta standar penyimpanan senjata.


"‎Pemeriksaan juga mencakup pengecekan sampel gudang penyimpanan senjata api di Bag Logistik Polres Musi Rawas Utara sebagai bagian dari evaluasi manajemen alutsista internal," Jelasnya. 


Dikatakannya pemeriksaan senjata api dilakukan secara berkala sebagai bentuk pengawasan melekat terhadap penggunaan senjata dinas oleh personel Polri.


‎Kegiatan ini juga bertujuan memastikan seluruh perlengkapan operasional kepolisian berada dalam kondisi baik serta digunakan sesuai prosedur yang berlaku.


‎Pemeriksaan ini melibatkan unsur Propam dan Pengawas Polres Musi Rawas Utara yang berperan sebagai pengawas internal dalam menjaga akuntabilitas penggunaan aset negara di lingkungan Polri.


Dijelaskannya pengelolaan senjata api dinas harus dilakukan secara profesional dan penuh tanggung jawab.


‎“Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan setiap senjata api dinas berada dalam pengawasan yang ketat serta digunakan sesuai standar operasional yang berlaku,” tegasnya.


‎Sementara itu, Kasi Humas Polres Musi Rawas Utara Ipda Muhammad Aliudin, SH menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat profesionalisme personel.


‎“Kedisiplinan personel menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” ujarnya. (**)

Share:

Kapolda Sumsel Tekankan Pengamanan Humanis dalam Operasi Ketupat Musi 2026


Palembang,PWO — Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. memimpin langsung persiapan pengamanan Ramadan dan arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah melalui pembukaan Latihan Pra Operasi (Latpraops) Ketupat Musi 2026 di Gedung Presisi Polda Sumsel, Selasa (10/3/2026).


Kegiatan ini menjadi langkah awal konsolidasi strategis jajaran Polda Sumsel dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat selama Ramadan hingga perayaan Lebaran, yang setiap tahun menjadi momentum nasional dengan pergerakan masyarakat terbesar di Indonesia.


Kapolda Sumsel menegaskan bahwa Latpraops merupakan tahapan penting untuk memastikan seluruh personel memiliki kesiapan operasional sebelum pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026 di lapangan.


Dalam arahannya, Irjen Pol Sandi Nugroho menginstruksikan seluruh peserta latihan untuk memahami secara menyeluruh Standard Operating Procedure (SOP) serta mampu memetakan potensi kerawanan di wilayah masing-masing.


Kapolda menekankan bahwa keberhasilan Operasi Ketupat tidak hanya diukur dari terjaganya keamanan, tetapi juga dari kemampuan Polri menghadirkan pelayanan publik yang profesional, responsif, dan humanis.


“Latihan Pra Operasi ini adalah investasi kesiapan. Saya ingin seluruh personel hadir di lapangan dengan pemahaman tugas yang tajam, kemampuan koordinasi yang kuat, dan komitmen melayani masyarakat secara profesional serta humanis,” ujar Kapolda Sumsel.


Kapolda juga mengingatkan seluruh personel untuk menjaga integritas dan disiplin selama pelaksanaan operasi, sekaligus menghindari tindakan yang dapat merusak kepercayaan publik terhadap institusi Polri.


Kapolda Sumsel menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan Lebaran tidak hanya bergantung pada kesiapan Polri, tetapi juga pada sinergi lintas sektor antara TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait.


Sejumlah Pejabat Utama Polda Sumsel turut hadir mendampingi Kapolda dalam kegiatan tersebut, antara lain Irwasda Kombes Pol Feri Handoko Soenarso, Dir Intelkam Kombes Pol Tony Budhi Susetyo, Dir Lantas Kombes Pol Maesa Soegriwo, Dir Samapta Kombes Pol M. Rendra Salipu, Dir Binmas Kombes Pol Hari Purnomo, serta Dansat Brimob Kombes Pol Susnadi.


Kehadiran pimpinan lintas fungsi ini mencerminkan pendekatan terpadu dalam manajemen operasi kepolisian untuk memastikan pengamanan berjalan efektif.


Momentum Ramadan dan Idul Fitri selalu diikuti peningkatan aktivitas masyarakat yang signifikan, mulai dari kegiatan keagamaan, tradisi mudik, hingga meningkatnya mobilitas kendaraan dan aktivitas ekonomi.


Situasi ini berpotensi memicu sejumlah kerawanan, seperti kemacetan lalu lintas, kecelakaan, gangguan distribusi bahan pokok dan BBM, serta potensi kriminalitas di kawasan permukiman yang ditinggalkan pemudik.


Melalui Latpraops Ketupat Musi 2026, Polda Sumsel mematangkan strategi pengamanan agar seluruh potensi kerawanan dapat diantisipasi secara terencana dan terukur.


Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa Operasi Ketupat Musi merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat dalam memastikan keamanan selama momentum besar nasional tersebut.


“Polda Sumsel berkomitmen menghadirkan rasa aman dan pelayanan terbaik bagi masyarakat selama Ramadan, arus mudik, hingga perayaan Idul Fitri. Ini adalah bagian dari komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.


Dengan persiapan yang matang melalui Latpraops Ketupat Musi 2026, Polda Sumsel optimistis pengamanan Ramadan dan Idul Fitri di wilayah Sumatera Selatan dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Share:

Kapolres Musi Rawas Perintahkan Pengecekan Senpi Dinas yang Ada di Gudang Logistik


 

MUSI RAWAS,PWO– Dalam rangka memastikan kondisi dan kelayakan senjata api dinas yang tersimpan di gudang, Polres Musi Rawas menggelar apel sekaligus pengecekan senjata api (senpi) dinas beserta amunisi yang berada di bagian logistik Polres Musi Rawas, Senin (9/3/2026).


Kegiatan tersebut merupakan perintah Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta, SH, SIK, MH, yang pelaksanaannya dipimpin oleh Wakapolres Musi Rawas Kompol Hendri SH, serta dihadiri oleh Kasi Propam, Kasiwas dan Kabaglog beserta personel logistik Polres Musi Rawas.


Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta melalui Wakapolres Kompol Hendri menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kondisi senjata api dinas yang tersimpan di gudang logistik tetap terawat, aman dan siap digunakan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan dalam pelaksanaan tugas kepolisian.


“Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan kondisi senpi yang tersimpan di gudang logistik Polres Musi Rawas dalam keadaan baik, lengkap, serta sesuai dengan data inventaris yang ada,” ujar Kompol Hendri.


Sementara itu, Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta menegaskan bahwa pengawasan dan pengecekan secara berkala terhadap senjata api dinas sangat penting dilakukan guna memastikan seluruh perlengkapan dinas Polri tetap terjaga dengan baik.


“Senjata api merupakan perlengkapan dinas yang harus dijaga dan dirawat dengan baik. Melalui pengecekan ini, kita ingin memastikan seluruh senpi yang ada di gudang logistik terdata dengan baik, aman serta siap digunakan apabila diperlukan dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian,” tegas Kapolres.


Selain itu, pengecekan juga meliputi jumlah amunisi serta kelengkapan administrasi penyimpanan senjata api dinas agar seluruhnya tercatat dengan baik dan sesuai prosedur yang berlaku di lingkungan Polri.


Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh inventaris senjata api dinas yang berada di gudang logistik Polres Musi Rawas tetap terjaga kondisi dan keamanannya serta dapat digunakan secara optimal dalam mendukung tugas-tugas kepolisian. (rls)

Share:

Pengawasan dan Pengendalian Sarana Prasarana Operasional Kepolisian, Waka Polres Pimpin Pemeriksaan Senjata dan Kendaraan Dinas


LUBUK LINGGAU,PWO – Wakapolres Lubuk Linggau Kompol M. Syamsul Zachri memimpin kegiatan pemeriksaan senjata api (senpi) dan kendaraan dinas (ranmor) milik Polres Lubuk Linggau pada Senin, 9 Maret 2026, bertempat di lingkungan Mapolres Lubuk Linggau.


Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan dan pengendalian terhadap sarana serta prasarana operasional kepolisian guna memastikan seluruh perlengkapan dinas berada dalam kondisi baik, layak pakai, serta siap digunakan dalam pelaksanaan tugas kepolisian di lapangan.


Pemeriksaan meliputi kondisi senjata api yang digunakan oleh personel serta kelengkapan administrasi dan perawatan kendaraan dinas yang digunakan untuk menunjang operasional kepolisian. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh perlengkapan dinas dikelola secara profesional, sesuai prosedur, serta digunakan secara bertanggung jawab oleh personel yang memegangnya.


Selain memastikan kelayakan peralatan dinas, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya peningkatan disiplin anggota dalam menjaga dan merawat fasilitas negara yang digunakan dalam mendukung tugas-tugas kepolisian.


Melalui kegiatan pemeriksaan ini, diharapkan seluruh sarana operasional Polres Lubuk Linggau dapat terus terjaga dengan baik sehingga mampu menunjang kinerja personel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Lubuk Linggau. (rls)

Share:

Monday, March 9, 2026

Berkas Dinyatakan Lengkap, Tersangka Pencuri Ternak dan BB Dilimpahkan ke Kejaksaan Lubuklinggau


Berkas dinyatakan lengkap, Anggota SatReskrim Polsek Muara Rupit  Polres Musi Rawas Utara melakukan pelimpahan tersangka SH yang berprofesi petani, warga Desa Maur Lama Kec. Rupit Kab.Muratara dan Barang Bukti pencurian ternak ke kejaksaan Negeri Lubuklinggau.


Pelimpahan ini Sesuai permintaan penyerahan tersangka dan barang bukti melalui Surat dari kejaksaan negeri Lubuklinggau tanggal 4 Maret 2026  yang menyatakan berkas penyidikan terhadap tersangka inisial SH sudah lengkap dan meminta agar tersangka SH dan barang bukti dilimpahkan ke Kejaksaan negeri Lubuklinggau.


Kasi Humas Polres Musi Rawas Utara Ipda M.Aliudin.S.H menjelaskan, pada hari Kamis tanggal 05 Maret 2026 sekira jam 12.00 Wib, anggota SatReskrim Polsek Muara Rupit  telah melakukan PELIMPAHAN TAHANAN (TAHAP 2) dari Tahanan Penyidik Polsek Muara Rupit  menjadi Tahanan Jaksa Penuntut Umum Kejaaksaan Negeri Lubuk Linggau sebanyak 1 orang.


Ditambahkan Kasi Humas Polres Musi Rawas Utara Ipda M.Aliudin.S.H bahwa Pelimpahan tersangka dan barang bukti ini berdasarkan laporan Polisi tanggal 6 Januari 2026 dalam perkara Pencucian Ternak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 447 ayat 1 huruf c dan g UU RI No 1 tahun 2023 atau perubahan atas pasal 363 ayat 1 butir ke1 dan butir ke4 Jo Pasal 20 huruf c dan atau Pasal 21 ayat 1 huruf b UU RI No 1 tahun 2023. 


Pasal yang dikenakan yaitu Pasal 447 ayat 1 huruf c dan g UU RI No 1 tahun 2023 atau perubahan atas pasal 363 ayat 1 butir ke1 dan butir ke4 Jo Pasal 20 huruf c dan atau Pasal 21 ayat 1 huruf b UU RI No 1 tahun 2023 tentang Perkara Pencucian Ternak Dgn 


"Barang Bukti yang diamankan diantaranya: 1 buah karung warna putih corak hijau. 1 buah tali nilon warna orange dengan panjang 1,5 Meter. 1 buah tali tambang warna abu-abu dengan panjang 5 Meter dan 1 ekor kerbau betina warna abu-abu,"tutup M Aliudin.S.H. (rls)

Share:

Comments

Blog Archive