Cepat Tepat dan Akurat


Friday, August 28, 2026

Bani Novrico: Atasi Persoalan Tegangan, PLN (ULP) Muratara Bakal Miliki Gardu Induk


  

Muratara,PWO - Program Prioritas Pembangunan Jaringan Baru PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Musi Rawas Utara (Muratara), yang didukung penuh oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas Utara (Muratara), merupakan langkah pasti yang sangat efektif untuk mengatasi masalah tegangan drop (Voltage Drop) atau tegangan listrik redup/tidak stabil. 


Mengatasi persoalan ini, PLN ULP Muratara, telah memprioritaskan infrastruktur pembangunan jaringan baru mulai dari Dusun Sungai Bilang sampai ke Desa Setia Marga SP4, Kecamatan Karang Dapo Kabupaten Muratara dan ditargetkan pada Tahun 2026 ini bisa rampung di kerjakan serta dapat segera dioperasikan.


"Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mengatasi persoalan tegangan listrik (voltage drop) yang kerap dikeluhkan pelanggan di wilayah ujung jaringan,"ujar Bani Novrico, Manager PLN ULP Muratara


Menurutnya, pembangunan jaringan tersebut menjadi salah satu prioritas utama karena berpengaruh langsung terhadap kualitas pelayanan listrik kepada masyarakat.


Apabila pembangunan jaringan diwilayah tersebut tidak segera direalisasikan, pelanggan akan terus mengalami tegangan listrik yang tidak stabil sehingga mempengaruhi peralatan elektronik rumah tangga.


"Alhamdulillah itu sudah diterima dan akan segera direalisasikan, Insya Allah di bulan September ini kita sudah mulai langsir tiang. Karena estimasinya GI itu, Oktober akhir, sudah melakukan energes/Tahap Pra-Energizing (Inspeksi & Pengujian Teknis) proses Test & Commissioning yang diakhiri dengan tahap Energizing (pemberian tegangan). Atau proses "pemanasan alat baru"," ujar manajer kepada wartawan, Kamis (27/8/2026).


Karena itulah, pembangunan jaringan dari Dusun Sungai Bilang sampai ke Desa Setia Marga SP4 ditetapkan sebagai salah satu program prioritas PLN ULP Muratara dan ditargetkan dapat direalisasikan pada tahun 2026 ini guna meningkatkan kehandalan sistem kelistrikan dan kualitas pelayanan kepada pelanggan.


Selain pembangunan jaringan baru manajer PLN ULP Muratara juga menyampaikan perkembangan pembangunan Gardu Induk (GI), jaringan listrik di wilayah muratara, untuk saat ini telah tuntas dan akan segera beroperasi di tahun ini.


"Insya Allah di bulan November atau bulan Desember. Gardu induk Rupit sudah dapat dipastikan beroperasi tahun ini, jadi nanti Desa Setia Marga dan Bina Karya itu jalur listriknya dari Rupit," jelasnya.


Lebih lanjut Manajer menjelaskan untuk di Dusun Sungai Liam yang belum menikmati Listrik dari PLN ULP Muratara padahal sudah ada tiang jaringan listrik ke Dusun Sungai Bilang hal tersebut sudah di respon baik oleh Wakil Bupati Muratara, yang juga sangat mensupport melalui Camat Karang Dapo dan nantinya untuk trafo Sungai Liam akan disiapkan oleh pemda.


"Alhamdulillahnya untuk di Sungai Liam itu sudah di respons sama pak wabup, pak wabup juga support kemarin disampaikannya nanti akan disiapkan trafo oleh pemda begitu keterangan dari pak wabup jadi untuk sekarang sudah nggak ada masalah lagi," ungkap manajer.


Manajer juga menjelaskan, usulan tersebut telah diajukan sejak tahun lalu dan saat ini masih menunggu realisasi dari PLN UP3 Lubuk Linggau yang merupakan Unit Induk Wilayah Muratara.


“Dari PLN ULP Muratara tidak bisa memastikan pembangunan tersebut kapan akan di mulainya karena kami cuma mengusulkan dan menerima, namun kabar baiknya kami sudah diinformasikan kemarin dari pihak pendor bahwa akan segera melangsir tiang ke sana, apabila pada tahun ini pekerjaan tersebut sudah dapat diturunkan dari PLN UP3 Lubuk Linggau, maka kami siap untuk segera melaksanakannya, namun yang jelas itu sebelum gardu induk beroperasi, jaringan tiang listrik dari Sungai Bilang sampai Setia Marga SP4 itu sudah berdiri," jelas manajer.


Diakhir keterangannya Manajer PLN ULP Muratara yang telah menjabat lebih dari satu tahun itu berharap dengan pembangunan jaringan baru di wilayah Desa Setia Marga SP4 diharapkan bisa menjadi solusi dan dapat meningkatkan kualitas pasokan listrik, mengurangi permasalahan tegangan rendah, serta memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi pelanggan.


Sementara itu Menurut Wakil Bupati Muratara, H. Junius Wahyudi, dikutip dari media citrasumsel.com menyampaikan apresiasi kepada pihak PLN, Asisten I, Kabag Tapem Setda Muratara serta Camat Rupit yang telah membantu memfasilitasi penyelesaian persoalan lahan tersebut.


“Terima kasih kepada pihak PLN, Asisten I dan Kabag Tapem Setda Muratara beserta Camat Rupit atas kinerjanya dalam memfasilitasi penyelesaian ini,” katanya.


Tak hanya Gardu Induk, jaringan pendukung berupa Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) menuju Desa Setia Marga, SP4 Kecamatan Karang Dapo, juga terus dipersiapkan.


Saat ini, PLN telah melakukan mobilisasi material untuk pembangunan jaringan tersebut.


Pengerjaan SUTM ditargetkan selesai sebelum Gardu Induk Muratara mulai beroperasi.


Junius berharap masyarakat turut mendukung pembangunan jaringan kelistrikan, khususnya warga yang berada di sekitar jalur kabel maupun lokasi yang nantinya menjadi titik penempatan tiang listrik.


“Kepada warga masyarakat agar mendukung program ini, terutama warga yang kemungkinan terkena jalur kabel dan penempatan tiang nantinya,” harapnya.


Dengan rampungnya jaringan pendukung, pemerintah berharap wilayah yang menjadi sasaran pengembangan jaringan listrik dapat terlayani secara optimal setelah Gardu Induk Muratara beroperasi. 


Pemkab Muratara memastikan koordinasi bersama PLN akan terus diperkuat untuk mengawal seluruh tahapan pembangunan. Targetnya jelas, Gardu Induk Muratara dapat beroperasi pada akhir 2026 dan memperkuat layanan kelistrikan di wilayah Muratara serta sekitarnya. (icha/tim)

Share:

AKBP Catur Erwin Setiawan Pimpin Langsung Kegiatan Pembagian Masker Kepada Seluruh siswa SMP Negeri 02 Lubuk Linggau


Lubuk Linggau,PWO — Menjaga generasi penerus tetap sehat, terlindungi dan siap berprestasi menjadi semangat utama Polres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan yang pagi‑pagi menyambangi lingkungan pendidikan. Pada hari Jumat, 28 Agustus 2026 sekira pukul 06.30 WIB, Kapolres Lubuk Linggau AKBP Catur Erwin Setiawan memimpin langsung kegiatan pembagian perlengkapan pelindung kesehatan kepada seluruh siswa‑siswi SMP Negeri 02 Kota Lubuk Linggau.

 

Kedatangan pimpinan beserta jajaran Pejabat Utama disambut hangat Kepala Sekolah serta para guru, dan turut didampingi Wakapolres Kompol M. Syamsul Zachri, Kabag Ops Kompol Robi Sugara, Kasat Binmas AKP Nyoman Sutrisno, Kasat Lantas AKP Desi Azhari, Kasi Dokkes Ipda Jhon Susanto, KBO Sat Binmas Ipda Bambang Sudiarsyah, serta seluruh personel Sat Binmas. Suasana berjalan akrab, hangat dan penuh semangat, seiring berdatangannya para siswa memasuki gerbang sekolah.

 

Secara langsung Kapolres dan rombongan turun menyapa satu‑satu serta menyerahkan perlindungan kesehatan berupa masker kepada seluruh warga belajar—terhitung sebanyak 1 276 lembar yang disalurkan. Penyaluran ini bukan sekadar pemberian barang, melainkan simbol kepedulian mendalam bahwa keselamatan dan kualitas pertumbuhan para pelajar merupakan prioritas sekaligus tanggung jawab bersama antara institusi kepolisian, pihak sekolah, orang tua dan masyarakat luas.

 

“Kesehatan adalah fondasi utama agar kalian dapat berpikir jernih, berkembang maksimal dan menggapai cita‑cita setinggi langit. Kehadiran kami pagi ini ingin menyampaikan: Polri bukan hanya hadir saat ada gangguan keamanan semata, tetapi juga turut menjaga kalian tetap terlindungi setiap hari,” ujar Kapolres saat menyapa para siswa. Selain itu beliau juga mengajak anak‑anak untuk senantiasa menjaga kebersihan diri dan lingkungan, tidak ragu memakai masker saat diperlukan—terutama di tengah keramaian, saat cuaca berubah‑ubah atau kualitas udara kurang baik—serta membiasakan hidup bersih sebagai kebiasaan seumur hidup.

 

Imbauan ini kemudian diperdalam oleh para petugas yang juga berinteraksi secara dekat: mengingatkan pentingnya mencuci tangan, istirahat cukup dan pola makan sehat agar daya tahan tubuh senantiasa kuat. Ditekankan pula bahwa menjaga diri sendiri sebenarnya juga berarti menjaga teman, keluarga dan orang lain di sekitar kita—sebuah bentuk kepedulian yang paling nyata.

 

Kegiatan ini bertujuan ganda: selain meningkatkan kesadaran dini bahwa kesehatan adalah aset yang tak ternilai, juga menanamkan pengertian bahwa Kepolisian adalah sahabat yang senantiasa hadir—termasuk di gerbang sekolah—melindungi, membimbing dan peduli tumbuh kembang warga masyarakat sejak usia muda. Dukungan penuh pihak sekolah serta antusiasme yang tulus dari para siswa membuat kegiatan berjalan lancar, penuh kehangatan dan memperkuat ikatan sinergi yang harmonis antara lembaga keamanan dan dunia pendidikan.



Share:

Sinergi Tanpa Batas, PATROLI TERPADU Polres Musi Rawas dan Stakeholder Perkuat Barisan Cegah Karhutla


 

​Musi Rawas,PWO - ​Menjaga kelestarian alam dan keselamatan masyarakat dari ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) memerlukan langkah nyata yang melibatkan seluruh elemen bangsa.


 Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, Polres Musi Rawas bersama jajaran stakeholder, Forkopimcam, serta elemen masyarakat, menggelar Patroli Terpadu Cegah Karhutla secara serentak di 9 wilayah Polsek.


Di Kec. STL Ulu Terawas Patroli terpadu dipimpin langsung oleh Kapolsek STL Ulu Iptu Niko Rosbarinto,S.H.,M.H dan di kec. Jayaloka dipimpin oleh Kapolsek Jayaloka Iptu M.Soleh,S.H Begitupun dengan Wilayah Hukum Polsek Lainnya Giat dipimpin langsung Oleh Kapolsek, Camat dan Danramil.


​Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas pengamanan, melainkan simbol kuat dari sinergitas lintas sektoral. Dengan menyusuri titik-titik rawan kebakaran, tim gabungan bahu-membahu memetakan potensi bahaya sekaligus mendekatkan diri kepada masyarakat.


​Pendekatan humanis dikedepankan dalam patroli ini. Petugas tidak hanya melakukan pengecekan kondisi lahan, tetapi juga secara aktif turun langsung memberikan imbauan persuasif kepada warga. Edukasi mengenai bahaya hukum dan dampak buruk Karhutla disampaikan secara persuasif, mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjadi garda terdepan dalam menjaga bumi dari ancaman asap dan kerusakan lingkungan.


​Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta,S.H.,S.I.K.,M.H Mengatakan

​"Karhutla adalah musuh bersama yang tidak hanya mengancam kelestarian lingkungan, tetapi juga kesehatan dan perekonomian masyarakat. Melalui patroli terpadu yang melibatkan Forkopimcam dan elemen masyarakat di 9 polsek ini, kami ingin menegaskan bahwa Polres Musi Rawas tidak bekerja sendiri. Sinergitas dan kehadiran kita di tengah masyarakat adalah kunci utama untuk memastikan wilayah Musi Rawas tetap aman, hijau, dan bebas dari asap."


Dan Kegiatan ini dilaksanakan juga di desa oleh Bhabinkamtibmas bergandengan dengan Kepala Desa serta Babinsa, Kegiatan ini dilaksanakan Sesuai Arahan dan petunjuk dari Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr .Shandi Nugroho,S.I.K.,S.H.,M.Hum.ujar Kapolres


Share:

Pastikan Stok Obat Aman, Polres Musi Rawas Cek Ketersediaan Logistik Kesehatan di Dinkes


 

​Musi Rawas,PWO – Di tengah meningkatnya jumlah masyarakat yang menderita sakit akibat dampak kabut asap dari Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Polres Musi Rawas mengambil langkah cepat. Jajaran kepolisian melakukan pengecekan langsung terhadap ketersediaan stok obat-obatan di Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Musi Rawas pada Kamis (27/8/2026) pukul 09.00 WIB.


​Kegiatan pengecekan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., yang diwakili oleh Kabagops AKP Freddy Rajagukguk, S.H., M.H., bersama Kasidokkes Zarmis Sumarni, Amd.Keb, beserta personel Sidokkes Polres Musi Rawas.


​"Langkah koordinasi ini dilakukan untuk memastikan stok obat di lini pelayanan kesehatan tetap aman dan mencukupi, khususnya dalam menghadapi lonjakan pasien akibat ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) dan gangguan kesehatan lainnya yang dipicu oleh kabut asap Karhutla," ujar AKP Freddy Rajagukguk di sela-sela kegiatan.


​Dalam kesempatan yang sama, Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, melalui jajarannya menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk komitmen dan sinergi Polri bersama pemerintah daerah untuk hadir serta merespons cepat keluhan kesehatan masyarakat yang terdampak bencana lingkungan.


​Pihak Polres Musi Rawas dan Dinkes Kabupaten Musi Rawas akan terus memantau distribusi serta ketersediaan obat-obatan ini agar pelayanan kesehatan bagi warga yang membutuhkan dapat berjalan optimal tanpa kendala kekurangan logistik medis.

Share:

Thursday, August 27, 2026

Polres Lubuk Linggau Gelar Sholat Istisqa' Berjamaah


 Lubuk Linggau — Menyadari berkepanjangannya musim kemarau serta meningkatnya potensi bencana kekeringan dan kebakaran hutan serta lahan yang mengancam wilayah, Polres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan menggelar kegiatan Sholat Istisqa' secara berjamaah, sebagai wujud kerendahan hati dan permohonan tulus kepada Allah SWT agar diturunkan hujan yang membawa berkah, sekaligus memohon keselamatan bagi seluruh masyarakat. Kegiatan berlangsung di halaman Mapolres Lubuk Linggau, Kamis (27/8), diikuti oleh seluruh Pejabat Utama, perwira, anggota Polri, Aparatur Sipil Negara, serta dihadiri oleh masyarakat Kota Lubuk Linggau.

 

Kegiatan dipimpin langsung oleh Wakapolres Lubuk Linggau Kompol M. Syamsul Zachri, yang turut berbaris bersama seluruh jajaran dan warga masyarakat dalam satu kesatuan ibadah. Suasana berlangsung khidmat, tenang, dan penuh keikhlasan, mencerminkan kesadaran bersama bahwa di balik segala upaya preventif dan penanganan yang dilakukan, pertolongan dan rahmat Allah SWT tetap menjadi kunci utama bagi terwujudnya kesejahteraan dan keselamatan bersama.

 

Dalam pembukaan kegiatan, Wakapolres menyampaikan bahwa Sholat Istisqa' ini bukan sekadar seremonial keagamaan, melainkan bentuk pengakuan dan kepasrahan tulus manusia kepada Sang Pencipta. Di tengah kondisi cuaca yang panas, curah hujan yang sangat minim, serta ancaman kebakaran yang terus mengintai, umat Islam diajak untuk kembali menyucikan hati, memperbaiki amal, dan bersatu dalam doa.

 

"Kita semua menyadari betapa beratnya musim kemarau yang sedang kita hadapi. Lahan menjadi kering, sumber air mulai menyusut, dan potensi kebakaran semakin mengancam. Semua upaya manusia sudah kita lakukan, namun kita juga sadar bahwa hujan adalah rahmat Allah SWT. Melalui sholat dan doa ini, kita memohon dengan tulus agar Allah menurunkan hujan yang tidak mendatangkan bencana, melainkan membawa kesegaran, kesuburan, dan kesejukan bagi bumi Silampari yang kita cintai ini," ujar Wakapolres.

 

Ia juga menekankan bahwa doa harus beriringan dengan tindakan nyata. Permohonan agar diturunkan hujan harus disertai dengan upaya menjaga lingkungan, menghentikan segala bentuk pembakaran hutan maupun lahan, serta hidup hemat dan bijak dalam menggunakan sumber daya alam yang ada. Ketaqwaan kepada Tuhan harus tercermin pula dalam tanggung jawab manusia terhadap alam dan sesamanya.

 

Selama kegiatan berlangsung, seluruh jamaah mengikuti rangkaian sholat dan doa dengan penuh kekhusyukan. Doa bersama dipanjatkan, memohon agar Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan karunia berupa hujan yang bermanfaat, menjauhkan wilayah Lubuk Linggau dari bencana kekeringan maupun kebakaran, serta senantiasa menjaga keutuhan, kedamaian, dan kesejahteraan masyarakat.

 

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa Polres Lubuk Linggau tidak hanya hadir sebagai institusi penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan dan moralitas. Melalui kesempatan ini, diharapkan tali silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat semakin erat, serta semangat kebersamaan dalam menjaga lingkungan dan keselamatan bersama semakin kokoh.

Share:

SATKAMLING, JAGA KAMPUNG BEBAS API: Polres Musi Rawas Berdayakan Satkamling untuk Cegah Karhutla hingga Kebakaran Rumah


 

Musi RawasPWO-​Sinergi Nyata di Akar Rumput, Polres Musi Rawas mengambil langkah proaktif dalam mengantisipasi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kebakaran permukiman. Tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) di berbagai desa kini resmi diberdayakan untuk memantau titik api, khususnya pada malam hari.


​Langkah strategis ini diinisiasi langsung guna memperkuat deteksi dini di tingkat akar rumput. Mengingat luasnya wilayah rawan, sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah desa, mahasiswa, dan masyarakat menjadi kunci utama pencegahan bencana.


​Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta,S.H.,S.I.K.,M.H menegaskan pentingnya peran aktif kepolisian sektor (Polsek) dan para Bhabinkamtibmas dalam menggerakkan pos-pos siskamling yang ada di tengah warga.


​"Sengaja kami perintahkan kepada Polsek jajaran terutama Bhabinkamtibmas untuk bekerja sama dengan Pemdes untuk melaksanakan pemantauan titik api dan mengambil tindakan cepat apabila ada kebakaran," ujar Kapolres Musi Rawas.


​Aksi Nyata di Desa S Kertosari: Dari Pos Ronda hingga Patroli Lahan

​Semangat pemberdayaan ini langsung diwujudkan di lapangan. Pada Rabu, 26 Agustus 2026, Sat Binmas Polres Musi Rawas yang dipimpin oleh Kanit Binpolmas Aipda Seven Mei, S.H. bersama Kanit Bhabinkamtibmas Aipda Heddy Wijaya, S.H., M.H., personel Sat Binmas, dan Bhabinkamtibmas Polsek Purwodadi, turun langsung ke Desa S Kertosari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Musi Rawas.


​Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Desa S Kertosari, petugas Satkamling, warga masyarakat, serta mahasiswa KKN Universitas Bina Insan Lubuk Linggau. Bersama-sama, mereka bergerak dalam satu semangat: menjaga kampung tetap aman dan bebas api.


​Rangkaian kegiatan pencegahan yang dilaksanakan meliputi:

​Pengecekan Sarana Prasarana: Memeriksa kelengkapan pos Satkamling sekaligus memberikan arahan kepada petugas jaga agar aktif berpatroli.

​Antisipasi Kebakaran Rumah: Petugas mendatangi rumah-rumah warga untuk mengingatkan agar api di dapur selalu diperiksa dan dipastikan benar-benar padam setelah memasak.


​Patroli Lahan Rawan Karhutla: Melanjutkan penyisiran ke titik-titik rawan untuk mencegah pembukaan lahan dengan cara dibakar, demi menjaga udara tetap bersih dan menghindari bencana besar.


​Peran Ganda Satkamling: Jaga Kampung dan Waspada Api

​Pemberdayaan Satkamling ini tidak sekadar berfokus pada pengamanan tindak kejahatan konvensional. Dalam instruksinya, warga yang bertugas di Satkamling malam hari dibekali tugas tambahan yang krusial:


​Pemantauan Titik Api: Mengawasi wilayah sekitar dari potensi kemunculan titik panas (hotspot) atau kepulan asap dari malam hingga dini hari.


​Edukasi Warga: Aktif memberikan imbauan langsung agar masyarakat senantiasa waspada terhadap ancaman karhutla dan bahaya api terbuka.


​Deteksi Dini Permukiman: Meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah tangga yang kerap terjadi.


​Dari Desa S Kertosari, semangat itu terus menyala—bukan sebagai api kebakaran, melainkan sebagai api kepedulian. Satkamling Jaga Kampung Bebas Api bukan sekadar pos ronda, melainkan gerakan bersama Polri, pemerintah desa, mahasiswa, dan masyarakat untuk menjaga keamanan, mencegah karhutla, serta menyelamatkan masa depan Musi Rawas yang kondusif.

Share:

Warga Desa Suro SAMBUT ANTUSIAS Bantuan Air Bersih dari Polres Musi Rawas di Tengah Musim Kemarau


MUSI RAWAS,PWO — Warga Desa Suro menyambut dengan penuh antusias kedatangan bantuan air bersih yang disalurkan oleh Polres Musi Rawas pada Kamis (27/8/2026) pukul 09.00 WIB. 


Langkah cepat ini dilakukan guna membantu warga yang menghadapi krisis air bersih akibat kekeringan di tengah musim kemarau.


​Kegiatan bakti sosial tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Musi Rawas (Mura), AKP Dhenny Satriya,S.H.!,M.H didampingi oleh Kapolsek Muara Beliti Iptu Miming Wijaya,S.H Kasihumas Ipda Ajilamsari, Perwira Bagops Iptu Agus, serta jajaran personel Polres Mura dan Polsek Muara Beliti.


​Penyaluran Tepat Sasaran: Armada mobil tangki air mendistribusikan pasokan air bersih secara bertahap ke sejumlah fasilitas umum, mulai dari Masjid Annur, TK Azzahrah, hingga SD Muhammadiyah dan Warga Desa Suro.


​ Puluhan warga tampak Antusias dan siaga berbaris di depan rumah masing-masing dengan membawa berbagai wadah penampung air, seperti gentong dan ember, demi mendapatkan pasokan air bersih gratis.


​Kolaborasi Lintas Sektor: Aksi kemanusiaan ini terlaksana berkat kolaborasi sigap antara Polres Musi Rawas dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Cipta Karya Tata Ruang dan Pengairan Pemkab Musi Rawas.


​Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta,S.H.,S.I.K.,M.H menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian nyata dari Kepolisian Polres Musi Rawas terhadap masyarakat. Inisiatif tersebut diambil sebagai respons cepat atas banyaknya keluhan warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat sumur-sumur warga yang mulai mengering.


​Melalui bantuan ini, diharapkan kebutuhan air bersih masyarakat untuk keperluan ibadah, sekolah, dan rumah tangga dapat tercukupi selama musim kemarau berlangsung.

Share:

Serentak di Wilayah Musi Rawas, Pemda Bersama Sembilan Polsek Jajaran Polres Musi Rawas Gelar Salat Istisqa


 

MUSI RAWAS,PWO-Pemerintah Kabupaten Musi Rawas (Pemda Musi Rawas), bersama sembilan Polsek jajaran Polres Musi Rawas, menggelar Salat Istisqa sebagai ikhtiar dan doa bersama memohon turunnya hujan serta mengharapkan keberkahan bagi masyarakat dan wilayah Kabupaten Musi Rawas.


Kegiatan Salat Istisqa dilaksanakan secara serentak di wilayah hukum Polres Musi Rawas dengan melibatkan personel kepolisian, unsur pemerintah daerah, tokoh agama, serta masyarakat. Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh kekhusyukan.


Salat Istisqa merupakan salah satu bentuk ibadah yang dilaksanakan ketika terjadi kondisi kekeringan atau berkurangnya curah hujan. 


Melalui kegiatan tersebut, seluruh peserta diajak untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta memanjatkan doa agar Allah SWT memberikan rahmat berupa hujan yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakat.


Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan Pemda Musi Rawas bersama sembilan Polsek jajaran Polres Musi Rawas, meliputi, Polsek Muara Beliti, Polsek Jayaloka, Polsek BTS Ulu, Polsek Muara Lakitan, Polsek Muara Kelingi, Polsek STL Ulu Terawas, Polsek Megang Sakti, Polsek Purwodadi dan Polsek Tugumulyo, menggelar salat istisqa.


"Kegiatan Salat Istisqa ini merupakan ikhtiar bersama untuk memohon kepada Allah SWT agar segera diturunkan hujan yang membawa manfaat bagi masyarakat, sekaligus mengajak kita semua untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan kepedulian terhadap kondisi lingkungan,” kata Kapolres


Kapolres menjelaskan, kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk ikhtiar spiritual, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat.


Selain memanjatkan doa, masyarakat juga diimbau untuk bersama-sama menjaga lingkungan, menghemat penggunaan air, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak musim kemarau.


Dengan dilaksanakannya Salat Istisqa secara serentak bersama pemerintah daerah dan sembilan Polsek jajaran, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat dalam menghadapi berbagai kondisi yang berdampak terhadap masyarakat.


"Polres Musi Rawas bersama Pemerintah Kabupaten Musi Rawas akan terus hadir di tengah masyarakat serta mendukung berbagai kegiatan yang memberikan manfaat dan memperkuat kebersamaan demi terciptanya situasi yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kabupaten Musi Rawas," tuturnya.

Share:

KANDANG API: Terobosan Strategis Polres Musi Rawas dalam Mitigasi Penyebaran Kebakaran Lahan


 

​MUSI RAWAS,PWO — Upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diperkuat melalui langkah-langkah taktis di tingkat akar rumput. Jajaran Polres Musi Rawas, Sumatra Selatan, kembali menghadirkan terobosan inovatif dengan menginisiasi pembuatan KANDANG API—sebuah sistem sekat bakar (firebreak) terpadu yang dirancang untuk membatasi dan melokalisasi laju penyebaran api di area rawan kebakaran.


​Inovasi tersebut direalisasikan pada Selasa, 25 Agustus 2026, melalui aksi kolaboratif antara Polsek BTS Ulu Polres Musi Rawas dan PT Musi Hutan Persada (MHP). Pembuatan sekat bakar ini menjadi langkah preventif yang krusial guna melindungi ekosistem perkebunan dan lahan masyarakat dari ancaman karhutla yang kerap meluas saat musim kemarau.


​Sinergi Lintas Sektor untuk Mitigasi Karhutla

​Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta,S.H.,S.I.K.,M.H dalam keterangannya menegaskan bahwa inisiatif ini lahir dari kebutuhan mendesak akan sistem pengamanan lahan yang lebih efektif di lapangan.


​"Saya sengaja membuat sekat bakar atau firebreak yang kami di Polres Musi Rawas sebut 'KANDANG API', tujuannya jelas agar laju api dapat segera dibatasi apabila terjadi kebakaran lahan," ujar Kapolres.


​Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa langkah mitigasi ini tidak dapat berjalan sendiri. Pihaknya telah memperluas koordinasi dengan berbagai perusahaan perkebunan yang beroperasi di Kabupaten Musi Rawas untuk membangun komitmen bersama dalam pencegahan karhutla.


​Sebagai bentuk penguatan di lini operasional, instruksi tegas turut diberikan kepada seluruh kapolsek jajaran agar senantiasa proaktif bersinergi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) serta pihak swasta di wilayah masing-masing.


 Langkah kolaboratif ini diharapkan mampu menciptakan sistem peringatan dan penanganan dini yang tangguh, demi menjaga keamanan lingkungan serta kenyamanan masyarakat Kabupaten Musi Rawas secara berkelanjutan.

Share:

Wednesday, August 26, 2026

Patroli Drone, Kapolres Musi Rawas Pastikan Api Padam


 

MUSI RAWAS,PWO -Tindak cepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ditunjukkan langsung oleh jajaran Polres Musi Rawas.


Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., turun langsung ke lapangan untuk memadamkan kobaran api di Lahan Kawasan Agropolitan Muara Beliti, Selasa (25/8/2026) pagi sekitar pukul 10.30 WIB.


Kegiatan diawali dari peninjauan lokasi guna mengecek area yang sebelumnya sempat terbakar pada Senin (24/8/2026). Guna memastikan kondisi secara menyeluruh, AKBP Agung Adhitya Prananta, bersama personel Si Humas melakukan Patroli Drone pemetaan area yang terbakar.


Dari hasil pantauan udara tersebut, tim menemukan beberapa titik api (hotspot) yang masih menyala dan berpotensi meluas jika dibiarkan. Tanpa ragu, Kapolres segera menginstruksikan seluruh personel di lokasi untuk bahu-membahu memadamkan api bersama tim BPBD yang langsung dikontak ke lokasi. Berkat kerja sama solid dan respons cepat petugas gabungan, titik-titik api berhasil dipadamkan sepenuhnya sebelum menjalar lebih luas.


Dalam aksi tanggap darurat tersebut, Kapolres didampingi Wakapolres Musi Rawas Kompol Azmi Halim Permana, S.I.K., M.A.P., bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) meliputi Kabagops, Kasat Reskrim, Kasat Narkoba, Kasat Binmas, serta sejumlah perwira dan personel Polres Musi Rawas. Aksi ini juga memperkuat sinergi lintas instansi dengan dibantu personel dari Satpol PP dan BPBD Kabupaten Musi Rawas.


Di sela-sela pemadaman, Kapolres Musi Rawas mengimbau seluruh masyarakat untuk bersikap proaktif dalam mencegah bencana asap.


"Kami mengingatkan masyarakat agar segera melapor kepada petugas apabila menemukan adanya titik api di sekitar lingkungan masing-masing. Hal ini penting agar penanganan bisa dilakukan bersama secara dini sebelum api membesar," tegas AKBP Agung Adhitya Prananta.


Selain itu, mengingat kondisi udara akibat dampak kebakaran lahan, Kapolres juga mengimbau warga sekitar untuk selalu menggunakan masker saat beraktivitas, membatasi kegiatan di luar rumah jika tidak mendesak, serta terus menjaga kondisi kesehatan diri dan keluarga. (rls)

Share:

Comments

Blog Archive