Cepat Tepat dan Akurat


Friday, March 27, 2026

Polsek Rawas Ilir bersama masyarakat padamkan kebakaran di Bingin Makmur


MURATARA,PWO- Kanit Reskrim Polsek Rawas Ilir bersama masyarakat melakukan pemadaman kebakaran yang membakar 2 Rumah Warga di Bingin Makmur I, Kecamatan Rawas Ilir, Muratara, Jumat 27 Maret 2026


Lebih kurang 1 jam pemadaman tersebut dilakukan agar tidak membakar rumah warga lainnya sehingga hanya 2 rumah warga Bingin teluk yang mengalami kebakaran 


Peristiwa kebakaran ini terjadi sekitar pukul 00.15 Wib di Kampung 6 Desa Beringin Makmur I,Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Muratara ,Provinsi Sumatera Selatan dan membakar 2 rumah warga sekaligus ,yakni Rumah milik Ansori (43) Bin Manani (Alm) seorang buruh tani asal Kampung 6  Desa Beringin Makmur I Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Muratara dan Rumah milik Suhel (64) Bin H. ALI (Alm) seorang Petani Kampung 6  Desa Beringin Makmur I kecamtan Rawas Ilir Kabupaten Muratara.


Kapolsek Rawas Ilir Iptu Andri Firmansyah,S.H.,M.H saat dimintai keterangan oleh awak media melalui Kanit Reserse Kriminal Polsek Rawas Ilir Ipda Henry Martadinata,S.H.,M.H menceritakan bahwa pada hari Jum’at tanggal 27 Maret 2026 sekira pukul 00.15 WIB telah terjadi peristiwa kebakaran 2 unit rumah di Kampung 6 Desa Beringin Makmur I kecamtan Rawas Ilir Kabupaten Muratara


Mendapatkan informasi tersebut Kapolsek bersama Kanit Reskrim dan anggota dari Satreskrim dan Satbinmas Polsek Rawas Ilir memadamkan dan mengamankan kebakaran tersebut 


Menurut saksi yang melihat langsung kejadian kebakaran tersebut menyampaikan bahwa saksi melihat gumpalan asap (Api) berasal dari dapur bagian atas yang ditempati oleh salah satu.korban kebakaran, Setelah melihat dan mengetahui adanya api tersebut, saksi dan para warga langsung berupaya melakukan pemadaman api dengan mengambil air dari sumur dan sungai yang berada tidak jauh dari rumah yang terbakar,


Alhamdulillah tidak lama kemudian datang satu unit mobil pemadam kebakaran dari PT. Lonsume Bukit Hijau dimana setelah ditelpon dan dilaporkan oleh Kapolsek Rawas Ilir 


Syukur Alhamdulillah kebakaran tersebut berhasil di padamkan oleh warga sekira pukul 01.30 Wib.


Atas kejadian kebakaran tersebut, korban mengalami kerugian material berupa barang-barang rumah tangga, alat-alat rumah tangga seperti Bangunan rumah,Kulkas,Lemari,Surat- Surat berharga,dan lainnya, Ungkap Iptu Andri 


Atas insiden tersebut setidaknya 1 unit rumah habis terbakar dengan perkiraan kerugian sekitar 100 juta rupiah,1 unit rumah di bagian samping yang hangus terbakar dengan perkiraan kerugian 100 juta rupiah.


 Kapolsek Rawas Ilir masih melakukan penyelidikan indikasi penyebab kebakaran,namun sementara api diduga berasal dari korseleting listrik di bagian stop kontak aliran ke Rice Cooker , tutup Kanit Reskrim Polsek Rawas Ilir

Share:

Area Penyangga di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni Penuh, Satlantas Polres Lubuk Linggau Lakukan Penyekatan Kendaraan Odol dan Sumbu Tiga


LUBUK LINGGAU,PWO – Puncak arus balik Lebaran terus diantisipasi secara ketat oleh jajaran kepolisian. Pada Kamis (26/3), Petugas Sat Lantas Polres Lubuk Linggau, Polda Sumatera Selatan, resmi memperketat pengendalian arus lalu lintas dengan menyasar kendaraan sumbu tiga serta truk kategori Over Dimension Over Loading (ODOL) yang melintas menuju arah Pulau Jawa.


Penyekatan ini dilakukan menyusul laporan mengenai penuhnya area penyangga (buffer zone) di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni, Lampung. Kondisi tersebut mengakibatkan kendaraan besar untuk sementara tidak dapat diseberangkan menuju Merak, Banten, maupun Jakarta.


- Prioritas bagi Pemudik dan Kendaraan Pribadi -


Kapolres Lubuk Linggau, AKBP Adithia Bagus Arjunadi, melalui Kasatlantas AKP Desi Azhari, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk diskresi kepolisian demi menjamin kelancaran arus balik bagi masyarakat luas.


"Kami mengutamakan kendaraan pribadi dan masyarakat yang sedang melakukan perjalanan arus balik. Saat ini, kapasitas di Bakauheni sudah maksimal, sehingga kendaraan sumbu tiga dan ODOL harus kita rem terlebih dahulu agar tidak terjadi stagnasi total di jalur lintas," ujar AKP Desi Azhari di sela-sela giat penertiban.


- Tindakan Tegas di Lapangan -


Di titik-titik strategis Kota Lubuk Linggau, petugas tampak aktif melakukan penyaringan kendaraan. Langkah-langkah yang diambil meliputi:

* Imbauan Humanis: Sosialisasi kepada pengusaha angkutan dan sopir truk terkait kondisi terkini di pelabuhan.

* Pemutaran Balik: Kendaraan yang tidak masuk dalam kategori pengecualian diminta untuk memutar balik arah.

* Pengalihan ke Kantong Parkir: Petugas mengarahkan kendaraan besar ke kantong-kantong parkir yang telah disediakan agar tidak memakan bahu jalan dan memicu kemacetan.


- Demi Keselamatan Bersama -


Kebijakan pembatasan operasional angkutan barang ini mengacu pada aturan nasional selama masa angkutan Lebaran. Selain untuk mengurai kepadatan, langkah ini diambil untuk menjaga aspek keselamatan dan kenyamanan para pemudik yang tengah mengejar waktu kembali ke perantauan.


Pihak Sat Lantas Polres Lubuk Linggau pun mengimbau para pengendara truk untuk kooperatif dan memantau perkembangan informasi terkini mengenai pembukaan kembali akses penyeberangan bagi kendaraan besar guna menghindari penumpukan di sepanjang jalan lintas Sumatera.

Share:

Monday, March 23, 2026

Disinyalir Kerap Menjadi Lokasi Transaksi Barang Haram, Aparat Grebek Sebuah Cafe di Petanang


LUBUK LINGGAU,PWO – Jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan kembali menunjukkan taringnya dalam memerangi peredaran gelap narkotika. Kali ini, petugas berhasil membongkar praktik penyalahgunaan narkoba di sebuah cafe di kawasan Petanang yang disinyalir kerap menjadi lokasi transaksi barang haram.


Dalam operasi senyap yang dilakukan pada Jumat dini hari (20/3/2026) sekira pukul 04.30 WIB, tim opsnal berhasil mengamankan dua orang laki-laki yang diduga kuat sebagai pengedar, yakni EJ (30), warga Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Lubuk Linggau Utara I, dan DYO (36), warga Kelurahan Batu Urip, Kecamatan Lubuk Linggau Utara II.


- Kronologi Penangkapan: Berawal dari Laporan Masyarakat -


Kapolres Lubuk Linggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi, melalui Kasat Narkoba AKP M. Romi didampingi Kanit Idik I Ipda Purwo Arie Handoko, menjelaskan bahwa penangkapan ini berawal dari informasi akurat masyarakat yang melaporkan adanya aktivitas peredaran narkotika di salah satu cafe di daerah Petanang.


Merespons laporan tersebut, tim langsung melakukan penyelidikan mendalam. "Setelah memastikan target berada di lokasi, tim yang dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba bergerak melakukan penggerebekan saat situasi masih gelap gulita menjelang subuh," ujar pihak kepolisian.


- Barang Bukti Ekstasi Karakter dan Mobil Mewah Disita -

Dalam penggeledahan yang dilakukan secara teliti di lokasi kejadian, petugas berhasil menemukan sejumlah barang bukti yang cukup signifikan. Dari tangan para tersangka, polisi mengamankan total 18 butir pil ekstasi yang terdiri dari:

* 11 (sebelas) butir ekstasi berbentuk apple warna merah.

* 7 (tujuh) butir ekstasi berbentuk minion warna kuning.


Selain narkotika, petugas juga menyita uang tunai senilai Rp1.650.000 (Satu juta enam ratus lima puluh ribu rupiah) yang diduga hasil transaksi, serta 1 (satu) unit mobil Nissan March yang digunakan tersangka untuk menjalankan aksinya. Saat diinterogasi di tempat, kedua pelaku tidak berkutik dan mengakui bahwa seluruh barang bukti tersebut adalah milik mereka.


- Ancaman Hukuman Berat Menanti -


Kini kedua tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Lubuk Linggau untuk menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap jaringan pemasok barang haram tersebut.


Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal Primer Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika JO UU RI No. 1 Tahun 2026. Sebagai subsider, mereka juga disangkakan Pasal 609 ayat (2) huruf a UU RI No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana JO Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.


"Kami berkomitmen untuk terus membersihkan Kota Lubuk Linggau dari segala bentuk penyalahgunaan narkoba. Tidak ada tempat persembunyian bagi para pelaku, baik itu di pemukiman maupun di tempat hiburan malam," tegas AKP M. Romi.

Share:

Sunday, March 22, 2026

Dedikasi Tanpa Batas di Hari Raya, Sidokkes Polres Lubuk Linggau Gelar Layanan Kesehatan Gratis bagi Pemudik


LUBUK LINGGAU – Gema takbir kemenangan Idul Fitri 1447 H tidak menyurutkan semangat pengabdian jajaran tim medis Kepolisian. Tepat pada hari H lebaran, Sabtu (21/3/2026), Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan tetap bersiaga di lapangan untuk memberikan pelayanan kesehatan prima di sepanjang jalur mudik.


Dipimpin langsung oleh Kasi Dokkes Polres Lubuk Linggau, Ipda Jhon Susanto, tim medis bergerak "jemput bola" dengan berkeliling dari pos ke pos pengamanan dan pelayanan Operasi Ketupat Musi 2026 yang tersebar di wilayah Kota Lubuk Linggau.


- Pastikan Stamina Petugas Tetap Prima -


Fokus utama dalam giat keliling ini adalah memastikan kondisi fisik para personel gabungan—baik TNI, Polri, Satpol PP, hingga Dinas Perhubungan—tetap dalam keadaan sehat dan bugar. Mengingat tugas pengamanan di hari lebaran sangat menguras energi, Ipda Jhon Susanto beserta tim melakukan pemeriksaan tekanan darah (tensi) serta memberikan suplemen vitamin kepada para petugas di pos.


"Hari ini adalah hari kemenangan, namun tugas pengamanan tidak boleh kendor. Kami berkeliling untuk memastikan rekan-rekan yang bertugas di pos-pos tetap memiliki stamina yang kuat. Pemeriksaan kesehatan ini rutin kami lakukan agar pelayanan kepada masyarakat tidak terhambat karena masalah kesehatan personel," ujar Ipda Jhon Susanto di sela pemeriksaan.


Tidak hanya menyasar petugas, tim Sidokkes juga membuka layanan konsultasi kesehatan dan pemberian obat ringan secara gratis bagi para pemudik yang melintas. Beberapa pemudik yang tampak kelelahan setelah menempuh perjalanan jauh menyempatkan diri untuk memeriksakan kondisi fisik mereka di pos pelayanan.


Tim medis memberikan edukasi kepada pemudik agar tidak memaksakan diri berkendara jika merasa mengantuk atau pusing. "Keselamatan adalah yang utama. Kami hadir untuk memastikan perjalanan mudik warga aman, nyaman, dan sehat sampai tujuan," tambahnya.


Kehadiran tim Sidokkes di hari Lebaran ini mendapat apresiasi dari para petugas di lapangan dan masyarakat. Meskipun jauh dari keluarga di hari raya, dedikasi tim medis Polres Lubuk Linggau menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam memberikan perlindungan dan pengayoman maksimal.


Kapolres Lubuk Linggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi mengapresiasi langkah sigap Sidokkes. Beliau menegaskan bahwa aspek kesehatan adalah pendukung utama keberhasilan Operasi Ketupat Musi 2026.


Kegiatan pemeriksaan kesehatan keliling ini berlangsung hingga sore hari dalam situasi yang aman dan kondusif. Dengan pengawalan medis yang ketat, diharapkan seluruh rangkaian perayaan Idul Fitri 1447 H di Kota Lubuk Linggau dapat berjalan lancar tanpa kendala kesehatan yang berarti bagi masyarakat maupun petugas.


 

Share:

Friday, March 20, 2026

Sempat Berusaha Melarikan Diri dan Buang BB Sabu, MR Lebaran Dihotel Prodeo


LUBUK LINGGAU,PWO – Komitmen Polres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan dalam memberantas peredaran gelap narkotika tidak kendor meski di penghujung bulan suci Ramadan. Tepat H-4 menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, jajaran Satresnarkoba berhasil meringkus seorang pemuja barang haram berinisial MR (26), warga Desa Kampung Olo, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Sumatera Barat.


Tersangka MR tak berkutik saat disergap petugas di Jalan Kemuning, Kelurahan Puncak Kemuning, Kecamatan Lubuk Linggau Utara II, Kota Lubuk Linggau, pada Selasa malam (17/3/2026) sekira pukul 21.50 WIB.


- Kronologi Penangkapan: Sempat Berusaha Melarikan Diri -


Kapolres Lubuk Linggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi, melalui Kasat Narkoba AKP M. Romi, didampingi KBO Satresnarkoba Ipda M. Deden Aguma dan Kanit Idik II Ipda Jansen F. Hutabarat, menjelaskan bahwa penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang resah karena di lokasi tersebut sering terjadi transaksi narkotika jenis sabu.


Menindaklanjuti informasi tersebut, tim melakukan penyelidikan intensif dan pemantauan di seputaran TKP. Tak lama berselang, petugas melihat seorang laki-laki dengan gerak-gerik yang sangat mencurigakan sedang berjalan kaki.


"Saat anggota mencoba mendekat untuk melakukan pemeriksaan, tersangka MR langsung bereaksi dengan berusaha melarikan diri. Namun, berkat kesigapan personel di lapangan, tersangka berhasil diamankan setelah sempat terjadi aksi pengejaran singkat," ungkap AKP M. Romi.


- Barang Bukti Dibuang Saat Pengejaran -

Dalam upaya pelariannya, MR sempat terlihat membuang sesuatu dari tangannya ke tanah. Setelah berhasil dibekuk dan dilakukan penggeledahan di lokasi, tersangka mengakui barang yang dibuangnya tersebut adalah narkotika. Petugas menemukan satu paket plastik klip bening yang diduga berisi Narkotika Golongan I jenis sabu dengan berat bruto mencapai 6,85 gram.


Atas temuan tersebut, tersangka MR beserta barang bukti langsung digelandang ke Kantor Satresnarkoba Polres Lubuk Linggau guna menjalani pemeriksaan lebih mendalam terkait asal-usul barang haram tersebut dan jaringan yang terlibat.


- Ancaman Hukuman Berat Menanti -

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka kini mendekam di sel tahanan dan terancam hukuman berat. Penyidik menyangkakan Pasal Primer yakni Pasal 114 ayat (2) UU No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika Jo. UU No. 1 Tahun 2023 Tentang KUHP.


Selain itu, MR juga dijerat dengan Pasal Subsider Pasal 609 ayat (2) huruf a UU No. 1 Tahun 2023 Tentang KUHP Jo. UU No. 1 Tahun 2026 Tentang Penyesuaian Pidana, serta Pasal 127 ayat (1) Huruf a UU No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.


"Kami tidak akan memberi ruang bagi peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Lubuk Linggau, terlebih di momen suci menjelang lebaran ini. Kami mengapresiasi masyarakat yang terus bersinergi memberikan informasi demi mewujudkan Lubuk Linggau yang bersih dari narkoba," tutup AKP M. Romi.

Share:

Pelepasan Pawai Takbiran Keliling, Kapolres Lubuk Linggau Pastikan Keamanan dan Ketertiban


LUBUK LINGGAU,PWO – Suasana religius dan penuh kegembiraan menyelimuti Kota Lubuk Linggau pada Jumat malam (20/3/2026). Ribuan masyarakat tumpah ruah menyaksikan pelepasan pawai takbiran keliling dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H.


Kegiatan yang dipusatkan di Alun-Alun Kota Lubuk Linggau ini dihadiri langsung oleh Kapolres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan, AKBP Adithia Bagus Arjunadi, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Acara dilepas secara resmi oleh Walikota Lubuk Linggau, H. Rachmat Hidayat.


Turut hadir dalam momen sakral tersebut Dandim 0406 Lubuk Linggau, Kepala Kejaksaan Negeri Lubuk Linggau, perwakilan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Lubuk Linggau, serta sejumlah tokoh agama dan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Lubuk Linggau.


- Kemeriahan Puluhan Kendaraan Hias -

Pantauan di lokasi, puluhan kendaraan roda empat yang telah dihias dengan berbagai ornamen bernuansa Islami dan bedug raksasa berjejer rapi menunggu aba-aba pelepasan. Rute takbiran keliling tahun ini dimulai dari titik start Alun-Alun Kota Lubuk Linggau melintasi protokol jalan utama hingga berakhir di kawasan Simpang Bandara Silampari.


Dalam sambutannya sebelum melepas rombongan, Walikota H. Rachmat Hidayat menyampaikan rasa syukur atas kemenangan yang diraih setelah sebulan penuh berpuasa. Ia mengajak seluruh peserta untuk menjaga ketertiban selama di perjalanan.


- Kapolres Pastikan Keamanan dan Ketertiban - 

Mewakili jajaran pengamanan, Kapolres Lubuk Linggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi menegaskan bahwa pihaknya telah menerjunkan personel di sepanjang rute pawai guna memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar. 


"Malam ini adalah malam kemenangan. Kami dari Polres Lubuk Linggau bersama TNI dan unsur terkait hadir untuk memastikan masyarakat dapat merayakan malam takbiran dengan aman, nyaman, dan tetap tertib berlalu lintas. Kami imbau peserta pawai untuk tetap mengikuti arahan petugas di lapangan," ujar AKBP Adithia Bagus Arjunadi.


Beliau juga menambahkan bahwa pengamanan tidak hanya fokus pada jalur pawai, tetapi juga tersebar di titik-titik keramaian dan tempat ibadah guna mengantisipasi gangguan kamtibmas di malam lebaran.


- Simbol Kebersamaan Umat -

Kehadiran jajaran pimpinan daerah di atas panggung pelepasan menjadi simbol kuatnya sinergitas dan kebersamaan di Bumi Sebiduk Semare. Gema takbir yang bersahutan dari pengeras suara kendaraan pawai menambah kekhidmatan suasana malam Idul Fitri 1447 H.


Rombongan kendaraan dilepas dengan lambaian bendera start oleh Walikota didampingi Kapolres dan Dandim, yang disambut dengan sorak sorai antusias warga. Hingga berita ini diturunkan, kegiatan pawai takbir keliling terpantau berjalan kondusif dengan pengawalan ketat dari Satlantas Polres Lubuk Linggau dan Dinas Perhubungan.

Share:

Pemkot dan Polres Lubuklinggau Gelar Silaturahmi dan Berbagi Dengan Pejuang Nafkah di Jalanan


LUBUK LINGGAU,PWO– Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Cafe Jon Kopi di jantung Kota Lubuk Linggau pada Rabu sore (18/3/2026). Di tengah kesibukan mengamankan arus mudik Lebaran 1447 H, Kapolres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan, AKBP Adithia Bagus Arjunadi, menyempatkan diri untuk bertatap muka dan berbagi kebahagiaan bersama warga yang sehari-hari berjuang di jalanan.


Dalam kegiatan sosial ini, Kapolres didampingi oleh Walikota Lubuk Linggau H. Rachmat Hidayat yang diwakili oleh Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), Febrio Fadilah. Turut hadir pula sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Lubuk Linggau untuk ikut serta dalam aksi kemanusiaan tersebut.


- Sentuh Pejuang Nafkah di Jalanan -

Acara yang dikemas dalam bentuk silaturahmi santai ini secara khusus mengundang para penarik becak, pedagang asongan, dan tukang parkir yang beroperasi di sekitar wilayah Kota Lubuk Linggau. Satu per satu dari mereka menerima paket bingkisan lebaran dan santunan yang diserahkan langsung oleh Kapolres dan Kadis Perkim.


"Sore ini kami ingin sedikit berbagi rezeki dan kebahagiaan dengan saudara-saudara kita yang luar biasa, para pejuang nafkah di jalanan. Ada tukang becak, pedagang asongan, dan tukang parkir. Mereka adalah bagian penting dari dinamika kota kita," ujar AKBP Adithia Bagus Arjunadi di sela-sela penyerahan bingkisan.


- Pesan Keselamatan dan Kamtibmas -

Selain memberikan bantuan materi, Kapolres juga memanfaatkan momen tersebut untuk berbincang ringan dan memberikan pesan-pesan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Mengingat volume kendaraan yang meningkat menjelang Idul Fitri, beliau mengimbau para tukang becak dan tukang parkir untuk tetap mengutamakan keselamatan dan membantu kelancaran lalu lintas di area tugas masing-masing.


"Kehadiran kami di sini juga untuk memastikan bahwa mereka merasa aman dan nyaman dalam mencari rezeki. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian adalah kunci utama situasi kondusif di Lubuk Linggau," tambahnya.

- Apresiasi dari Pemerintah Kota -

Kadis Perkim Febrio Fadilah, mewakili Walikota, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif Polres Lubuk Linggau. Menurutnya, kolaborasi ini menunjukkan bahwa pemerintah dan aparat keamanan selalu hadir di tengah masyarakat, terutama di momen penting seperti menjelang hari raya.


"Pemerintah Kota Lubuk Linggau sangat mendukung kegiatan seperti ini. Ini adalah bentuk perhatian nyata bagi warga kita yang membutuhkan, agar mereka juga bisa merasakan sukacita menyambut Idul Fitri bersama keluarga di rumah," ungkap Febrio.


- Wajah Bahagia Para Penerima -

Kegembiraan tampak jelas di wajah para penerima bingkisan. Salah satu penarik becak mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian yang diberikan. "Terima kasih Pak Kapolres dan Pak Walikota. Bingkisan ini sangat membantu kami untuk kebutuhan di rumah nanti pas lebaran," ucapnya haru.


Kegiatan yang berlangsung dengan tertib dan khidmat ini ditutup dengan foto bersama, menciptakan kenangan manis akan solidaritas yang kuat di Bumi Sebiduk Semare pada penghujung Ramadan 1447 H. (adv/icha)

Share:

Thursday, March 19, 2026

Kombes Pol. Yulian Perdana: Jaga Stamina dan Profesionalitas


LUBUK LINGGAU,PWO – Memasuki fase krusial arus mudik Lebaran 1447 H, Perwira Pengamat Wilayah (Pamatwil) Operasi Ketupat Musi 2026 untuk wilayah Musi Rawas, Lubuk Linggau, dan Musi Rawas Utara (Muratara), Kombes Pol. Yulian Perdana, melakukan pengecekan langsung ke sejumlah Pos Operasi di wilayah hukum Polres Lubuk Linggau, Rabu (18/3/2026).


Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapsiagaan personel, kelengkapan sarana prasarana, serta efektivitas pola pengamanan yang diterapkan di titik-titik strategis perlintasan pemudik di Kota Lubuk Linggau.


- Analisa dan Evaluasi Bersama Kapolda Sumsel -

Usai melakukan peninjauan fisik di pos-pos pengamanan dan pelayanan, Kombes Pol. Yulian Perdana didampingi jajaran Pejabat Utama Polres Lubuk Linggau langsung mengikuti kegiatan Video Conference (Vicon) arahan Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho.


Agenda Vicon tersebut berfokus pada Analisa dan Evaluasi (Anev) pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026 di seluruh jajaran Polda Sumsel. Dalam arahannya, Kapolda menekankan pentingnya respons cepat terhadap dinamika di lapangan, terutama terkait kemacetan lalu lintas dan potensi gangguan kamtibmas di pusat-pusat keramaian.


- Arahan Pamatwil: Jaga Stamina dan Profesionalitas - 

Menindaklanjuti arahan Kapolda, Kombes Pol. Yulian Perdana memberikan pengarahan khusus kepada personel Polres Lubuk Linggau yang terlibat dalam operasi. Beliau menekankan bahwa Lubuk Linggau merupakan titik temu penting bagi pemudik dari berbagai arah, sehingga kewaspadaan tidak boleh kendur.


"Saya instruksikan kepada seluruh personel untuk tetap menjaga stamina dan kesehatan. Kita adalah representasi negara yang hadir di jalanan untuk memberikan rasa aman. Pastikan pelayanan kepada pemudik dilakukan secara humanis namun tetap tegas dalam penegakan aturan lalu lintas," ujar Kombes Pol. Yulian Perdana di hadapan para personel.


Beliau juga mengingatkan pentingnya koordinasi yang solid antar-satgas agar setiap kendala yang muncul di lapangan dapat segera teratasi secara terpadu.


- Situasi Terpantau Kondusif - 

Dari hasil pengecekan tersebut, Pamatwil memberikan apresiasi atas kesiapan Polres Lubuk Linggau dalam mengelola pos-pos pengamanan yang ada. Hingga Rabu sore, situasi arus mudik di Kota Lubuk Linggau terpantau ramai namun tetap lancar dan terkendali.


Dengan adanya pengawasan ketat dari tingkat Polda melalui Pamatwil, diharapkan Operasi Ketupat Musi 2026 di wilayah Lubuk Linggau dapat berjalan optimal, mewujudkan keamanan dan kenyamanan bagi seluruh masyarakat yang merayakan Idul Fitri 1447 H.

 

Share:

Kapolres Musi Rawas Cek Kesiapan Personel dan Kendaraan Tim Pengurai Kemacetan Lalu Lintas, Dalam Rangka Pengamanan Arus Mudik Ops Ketupat Musi 2026


MUSI RAWAS,PWO-Dalam rangka memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik Lebaran 2026, Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, SH, SIK, MH, didampingi, Wakapolres, Kompol Hendri SH, melakukan pengecekan kesiapan personel dan kendaraan Tim Pengurai Kemacetan Lalu Lintas, Rabu (18/3/2026).


Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026 yang bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama periode mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri.


Dalam pengecekan tersebut, Kapolres meninjau langsung kesiapan kendaraan operasional, perlengkapan pendukung, serta kesiapsiagaan personel yang akan bertugas di titik-titik rawan kemacetan di wilayah hukum Polres Musi Rawas.


Diketahui, team urai kemacetan terbagi dalam team 7, yang terdiri dari 4 team lalulintas diantaranya, 2 team di Polres Musi Rawas yakni 1 di Pospam Waterboom STL Ulu Terawas dan 1 di Pospam Simpang Semambang, serta 2 team dari Sat Sampta dan 1 team dari Pamapta.


Dalam kesempatan itu, Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, SH, SIK, MH, mengatakan bahwa Tim Pengurai Kemacetan memiliki peran penting dalam mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas, terutama pada jalur-jalur utama yang diprediksi mengalami peningkatan volume kendaraan.


“Seluruh personel harus siap siaga, memahami tugas dan tanggung jawabnya, serta mampu bertindak cepat dan tepat dalam mengurai kemacetan guna menjaga kelancaran arus mudik,” tegas Kapolres.


Kapolres juga mengingatkan pentingnya sinergi dengan instansi terkait, seperti Dinas Perhubungan dan pihak lainnya, guna mendukung keberhasilan pengamanan Operasi Ketupat Musi 2026.


"Dengan dilaksanakannya pengecekan ini, bertujuan agar seluruh personel dan sarana prasarana yang digunakan benar-benar siap, sehingga pelaksanaan pengamanan arus mudik di wilayah Musi Rawas dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar," jelasnya


Kapolres berharap, kegiatan ini dilakukan dengan harapan diantaranya, pertama terwujudnya kelancaran arus mudik dan arus balik, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan lancar.


Kedua, meningkatnya keselamatan pengguna jalan serta menekan angka kecelakaan lalu lintas selama periode mudik Lebaran. Ketiga, bentuk respons cepat terhadap potensi kemacetan dan menangani titik-titik rawan macet, terutama pada jalur utama dan lokasi keramaian.


Ketiga, mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat dengan harapan memberikan rasa aman, nyaman, serta membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan selama perjalanan.


"Serta, terjalinnya sinergi antar instansi terkait agar berjalan baik demi kelancaran pengamanan mudik, sekaligus terciptanya situasi kamtibmas yang lancar, aman dan kondusif," akhirnya

Share:

Wednesday, March 18, 2026

Pantau Harga Daging dan Sembako, Pemkot dan Polres Lubuk Linggau Sidak ke Sejumlah Pasar Tradisional


LUBUK LINGGAU,PWO – Memasuki H-2 Hari Raya Idul Fitri 1447 H atau tepat pada Ramadan ke-28, Pemerintah Kota Lubuk Linggau bersama Kepolisian Resor (Polres) Lubuk Linggau melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional di Kota Lubuk Linggau, Rabu (18/3/2026).


Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Walikota Lubuk Linggau, H. Rachmat Hidayat, yang didampingi oleh Kabag Log Polres Lubuk Linggau, Kompol Roy, mewakili Kapolres Lubuk Linggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi. Turut hadir dalam rombongan perwakilan dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) serta instansi terkait lainnya.


Sidak ini menyasar para pedagang bahan pokok, mulai dari beras, minyak goreng, telur, hingga komoditas yang biasanya mengalami kenaikan permintaan menjelang lebaran seperti daging sapi dan ayam potong. Satu per satu lapak pedagang dikunjungi untuk memastikan tidak ada lonjakan harga yang tidak wajar yang dapat memberatkan masyarakat.


"Hari ini kami turun langsung untuk melihat kondisi riil di lapangan. Kami ingin memastikan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan tenang tanpa harus terbebani oleh kenaikan harga pangan yang ekstrem," ujar Walikota H. Rachmat Hidayat di sela-sela kegiatannya.


- Polri Kawal Distribusi dan Cegah Penimbunan -

Mewakili Kapolres, Kabag Log Kompol Roy menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam sidak ini adalah untuk menjalankan fungsi pengawasan terhadap jalur distribusi pangan. Langkah ini diambil guna mengantisipasi adanya oknum yang mencoba melakukan penimbunan barang di tengah meningkatnya kebutuhan warga.


"Polres Lubuk Linggau melalui Satgas Pangan terus memantau ketersediaan stok. Sejauh ini, dari hasil pantauan kami bersama Bapak Walikota, ketersediaan kebutuhan pokok di pasar tradisional masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga hari raya nanti," tegas Kompol Roy.

- Stabilitas Harga Terjaga - 

Dari hasil sidak tersebut, secara umum harga kebutuhan pokok di Kota Lubuk Linggau terpantau relatif stabil dan terkendali. Meskipun terdapat fluktuasi harga pada beberapa komoditas musiman, angka tersebut dinilai masih dalam batas kewajaran mengingat tingginya permintaan pasar.


Walikota juga mengimbau kepada para pedagang untuk tetap berjualan dengan jujur dan tidak menaikkan harga secara sepihak. Sementara itu, kepada masyarakat, dihimbau untuk berbelanja secara bijak dan tidak perlu melakukan panic buying.


Sinergitas antara Pemerintah Kota dan Polres Lubuk Linggau ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga dalam menyambut hari kemenangan, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah di penghujung bulan suci Ramadan 1447 H. (adv/ica)

Share:

Comments

Blog Archive