Cepat Tepat dan Akurat


Friday, September 4, 2026

Satres Narkoba Polres Lubuk Linggau Amankan 10,11 Gram Sabu Siap Edar


Lubuk Linggau,PWO – Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, serta mengamankan satu orang tersangka berikut barang bukti berupa narkotika jenis sabu seberat 10,11 gram. Penindakan ini dilakukan pada hari Rabu, 2 September 2026, sekira pukul 17.30 WIB, di Jalan Letkol Atmo, Kelurahan Bandung Kiri, Kecamatan Lubuk Linggau Barat I, Kota Lubuk Linggau.

 

Penangkapan berawal dari informasi yang diterima pihak kepolisian dari masyarakat, yang melaporkan adanya dugaan sering terjadinya transaksi narkotika di lokasi tersebut. Menindaklanjuti laporan warga, Kapolres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan AKBP Catur Erwin Setiawan memerintahkan Kasat Resnarkoba Polres Lubuk Linggau AKP M. Romi segera mengerahkan tim penyelidik bersama Kanit Idik II Ipda Vherry Andora dan anggota untuk langsung turun kelapangan. Dalam pelaksanaannya, tim diperkuat dengan kehadiran Kaur Bin Opsnal Ipda M. Deden Aguma serta Kanit Idik I Ipda Dio Firmansyah untuk melakukan pengamatan dan pendekatan secara cermat dan hati‑hati.

 

Saat tiba di lokasi, petugas melihat jendela ruang tengah salah satu rumah di sana terbuka dan mengamati adanya seseorang yang beraktivitas di dalam. Ketika keberadaan petugas diketahui, orang tersebut terlihat berusaha melarikan diri. Tim segera melakukan upaya paksa pembukaan pintu rumah dan berhasil mengamankan orang yang mengaku bernama A (39 tahun), warga Desa Pelalo, Kecamatan Sindang Kelingi, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, yang ternyata bersembunyi di balik pintu ruang tengah.

 

Di lokasi penangkapan, petugas menemukan dan menyita barang bukti berupa satu bungkus plastik klip bening berisi kristal‑kristal putih yang diduga kuat sebagai narkotika golongan I jenis sabu, dengan berat bruto mencapai 10,11 gram, yang tergeletak berserakan di atas meja ruang tengah. Saat ditanya, tersangka mengakui sepenuhnya bahwa barang bukti tersebut adalah miliknya. Selain itu, petugas juga menyita satu unit telepon genggam merek OPPO A5SP lengkap dengan nomor kartu SIM serta nomor IMEI sebagai alat komunikasi yang diduga digunakan dalam transaksi.

 

Tersangka dan seluruh barang bukti kemudian dibawa ke kantor Satresnarkoba Polres Lubuk Linggau untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut guna mengungkap keterlibatan pihak lain serta jaringan yang lebih luas.

 

Atas perbuatannya, tersangka disangkakan melanggar Pasal 114 ayat (2) Undang‑Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Apabila terbukti bersalah, pelaku dapat dikenakan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun, serta denda paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 5 miliar. Jika hakim menilai tidak memenuhi unsur pidana utama, tersangka tetap dapat dijerat pasal subsider yaitu Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang‑Undang Republik Indonesia Nomor 01 Tahun 2023 tentang Kitab Undang‑Undang Hukum Pidana.

 

Kapolres Lubuk Linggau menegaskan bahwa penindakan ini merupakan bukti nyata komitmen Polres Lubuk Linggau untuk terus memberantas peredaran narkotika hingga ke akar‑akarnya. Pihaknya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus bersinergi dan berani melaporkan setiap dugaan peredaran narkotika di lingkungan masing‑masing, agar wilayah Kota Lubuk Linggau senantiasa bersih dari ancaman bahaya narkoba, aman, dan kondusif bagi seluruh warga.

Share:

Thursday, September 3, 2026

Perkuat Sistim Keamanan Lingkungan, Sat Binmas Polres Lubuk Linggau Serahkan Bantuan Senter


Lubuk Linggau,PWO– Satuan Binmas Polres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan terus bergerak nyata memperkuat sistem keamanan lingkungan serta dukungan sarana prasarana bagi warga yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungannya. Selasa malam, 2 September 2026, tim yang dipimpin langsung oleh KBO Sat Binmas Ipda Bambang Sudiarsyah, didampingi Bhabinkamtibmas Kelurahan Ponorogo Brigpol Heru Abri Yanto, serta turut dihadiri Kanit Binkamsa dan Paurmin Satbinmas, melaksanakan penyerahan sarana pendukung keamanan berupa senter secara cuma‑cuma kepada Pos Siskamling RT 03 Kelurahan Ponorogo.

 

Kegiatan ini merupakan wujud perhatian dan kepedulian langsung kepolisian terhadap kesiapan serta kelancaran pelaksanaan tugas petugas keamanan lingkungan, terutama saat melaksanakan ronda dan pengawasan di malam hari. Senter yang dibagikan menjadi alat bantu utama guna memperjelas pandangan, menambah kepercayaan diri, serta meningkatkan kewaspadaan saat berpatroli di jalan‑jalan lingkungan maupun kawasan yang penerangannya terbatas.

 

Dalam kesempatan tersebut, Ipda Bambang Sudiarsyah menyampaikan bahwa kehadiran Siskamling adalah kekuatan terdepan dan mata telinga terdekat kepolisian di tengah masyarakat. “Kehadiran Bapak‑Bapak sekalian di pos ini sangat berharga. Sarana sederhana seperti senter ini kami harapkan dapat membantu tugas Bapak‑Bapak agar lebih ringan, lebih aman, dan lebih sigap mengenali setiap hal yang mencurigakan saat malam menjelang,” ujarnya.

 

Ia juga menekankan bahwa sinergi antara kepolisian dan masyarakat adalah kunci utama terciptanya rasa aman. “Kami tidak bisa bekerja sendiri. Pos Siskamling adalah garda terdepan pertahanan keamanan kita. Semakin lengkap dan memadai perlengkapan yang kalian miliki, semakin kuat pula benteng keamanan wilayah kita,” tambahnya.

 

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Brigpol Heru Abri Yanto mengajak warga dan petugas Siskamling untuk terus menjaga semangat kebersamaan, mempererat komunikasi, serta segera berkoordinasi dengan pihak berwenang apabila menemukan hal‑hal yang tidak wajar atau berpotensi mengganggu ketertiban.

 

Perwakilan warga dan petugas Siskamling menyambut baik serta mengucapkan terima kasih yang mendalam atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Bantuan ini dinilai sangat bermanfaat dan tepat sasaran, karena langsung menjawab kebutuhan nyata di lapangan.

 

Kegiatan ini menegaskan komitmen berkelanjutan Sat Binmas Polres Lubuk Linggau untuk senantiasa hadir, mendampingi, serta memperkuat kemampuan pengamanan berbasis masyarakat, sehingga keamanan, ketertiban, dan kedamaian di lingkungan warga dapat terjaga dengan baik, berkelanjutan, dan dirasakan langsung manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat.

Share:

Sat Binmas Polres Lubuk Linggau Salurkan Air Bersih Ke SMP Negeri 14


Lubuk Linggau,PWO – Polres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 3 kubik ke SMP Negeri 14 Kota Lubuk Linggau yang beralamat di Kelurahan Taba Jemekeh, Kecamatan Lubuk Linggau Timur I, Kamis 3 September 2026 sekira pukul 08.00 WIB. Langkah ini merupakan wujud nyata kehadiran, kepedulian, dan pelayanan prima Polri kepada masyarakat, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar yang mendesak di lingkungan pendidikan.

 

Kegiatan penyaluran dilaksanakan langsung oleh jajaran Satuan Binmas Polres Lubuk Linggau yang dipimpin Kasat Binmas AKP Nyoman Sutrisno, didampingi KBO Sat Binmas Ipda Bambang Sudiarsyah, PS. Kaurmintu M. Sagentar Alam, Kanit Bhabinkamtibmas Aiptu Juni Apriadi, serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Taba Jemekeh Brigpol Rinjani. Kedatangan tim disambut hangat oleh Kepala Sekolah SMP Negeri 14, Bapak Hafiz, beserta para pendidik dan staf tata usaha.

 

Penyaluran air bersih ini dilatarbelakangi kondisi kekeringan yang kerap melanda wilayah tersebut saat memasuki musim kemarau, sehingga pasokan air bersih yang dibutuhkan untuk kegiatan belajar‑mengajar, kebersihan lingkungan, serta fasilitas sanitasi sekolah menjadi terbatas dan terhambat. Bantuan 3 kubik air yang diserahkan diharapkan dapat segera menjawab kebutuhan mendesak, memastikan proses pendidikan tetap berjalan lancar, serta menjaga kesehatan dan kebersihan seluruh warga sekolah.

 

Dalam kesempatan tersebut, AKP Nyoman Sutrisno menyampaikan bahwa kehadiran Polri tidak hanya terbatas pada menjaga keamanan dan ketertiban, melainkan juga hadir sebagai pelindung, pengayom, dan sahabat masyarakat dalam segala aspek kehidupan. “Kebutuhan air bersih adalah hak dasar setiap warga, termasuk anak‑anak yang sedang menempuh pendidikan. Di tengah kondisi alam yang sulit saat ini, kewajiban kita bersama adalah saling membantu dan meringankan beban sesama. Kami berharap bantuan sederhana ini dapat bermanfaat, memastikan adik‑adik tetap belajar dengan nyaman, sehat, dan bersemangat,” ujarnya.

 

Pihak sekolah yang diwakili Bapak Hafiz mengucapkan terima kasih yang mendalam atas perhatian dan kepedulian yang diberikan Polres Lubuk Linggau. “Kesulitan pasokan air bersih sudah kami rasakan beberapa waktu belakangan, dan bantuan ini datang tepat waktu serta sangat berarti bagi kami. Perhatian dari Bapak Kapolres dan jajaran bukan sekadar materi, melainkan semangat besar bahwa kami tidak berjuang sendirian,” ungkapnya dengan penuh rasa syukur.

 

Kegiatan ini semakin memperkokoh ikatan batin antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus menegaskan komitmen Polres Lubuk Linggau untuk senantiasa hadir, peka, dan bergerak cepat membantu warga yang membutuhkan, mewujudkan kehadiran negara yang terasa manfaatnya hingga ke lingkungan pendidikan yang paling dekat dengan masyarakat.

Share:

Tuesday, September 1, 2026

Peduli Dampak Kabut Asap Karhutla, Polres Musi Rawas Bagikan Masker dan Edukasi Kesehatan kepada Pelajar SD


 

MUSI RAWAS,PWO – Kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat di tengah dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan preventif. Salah satunya dengan membagikan masker sekaligus memberikan edukasi kesehatan kepada para pelajar.


Pada Selasa, 1 September 2026, sekitar pukul 09.00 WIB hingga 10.00 WIB, jajaran Polsek Jayaloka melaksanakan aksi simpatik pembagian masker dan edukasi kesehatan kepada siswa-siswi SD Negeri Marga Tunggal, Kecamatan Jayaloka, Kabupaten Musi Rawas.


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Jayaloka IPTU M. Soleh, S.H., bersama Camat Jayaloka H. Ali Aman, S.Pd., M.M., didampingi Ibu Ketua TP PKK Kecamatan Jayaloka, personel Polsek Jayaloka serta Bhabinkamtibmas.


Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Jayaloka secara langsung membagikan sekaligus membantu memasangkan masker medis kepada para pelajar. Sebanyak 100 masker medis disalurkan sebagai langkah preventif untuk melindungi para siswa dari potensi gangguan kesehatan akibat paparan asap.


Selain pembagian masker, para pelajar juga diberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan pernapasan, khususnya dengan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Edukasi tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang dapat meningkat akibat buruknya kualitas udara karena kabut asap.


Kapolsek Jayaloka IPTU M. Soleh, S.H. menyampaikan bahwa penggunaan masker merupakan salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi risiko terpapar partikel asap, khususnya bagi anak-anak yang beraktivitas di luar ruangan.


"Kami mengajak para siswa untuk selalu menjaga kesehatan dan menggunakan masker saat berada di luar rumah, terutama ketika kondisi udara dipengaruhi kabut asap. Kesehatan anak-anak harus menjadi perhatian bersama," ujarnya.


Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat sinergitas antara Polri, pemerintah kecamatan, sekolah, tenaga pendidik dan masyarakat dalam menghadapi dampak Karhutla.


Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran para pelajar dan tenaga pendidik terhadap pentingnya menjaga kesehatan respirasi semakin meningkat. Kehadiran personel Polri di lingkungan sekolah juga diharapkan semakin mempererat hubungan antara polisi dengan anak-anak sebagai bagian dari upaya mewujudkan Polisi Sahabat Anak.


Aksi simpatik pembagian masker dan edukasi kesehatan tersebut berjalan dengan aman, tertib dan lancar. Kegiatan mendapat apresiasi positif dari kepala sekolah, para guru serta siswa-siswi SD Negeri Marga Tunggal.


Polres Musi Rawas terus mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah Karhutla dan menjaga kualitas udara serta kesehatan lingkungan.


STOP KARHUTLA!

JAGA LINGKUNGAN, JAGA KESEHATAN.

POLRI UNTUK MASYARAKAT.

Share:

Hari Jadi Polwan ke-78, Polwan Polres Musi Rawas Tebar Dampak Positif Lewat Edukasi, Masker hingga Bantuan Sosial


 

MUSI RAWAS,PWO – Memperingati Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) ke-78 Tahun 2026, Polwan Polres Musi Rawas menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat dilakukan melalui berbagai aksi sederhana yang memberikan dampak luar biasa.


Mengusung tema *“One Police Woman, Extraordinary Impact”*, sebanyak 8 Polwan Polres Musi Rawas turun langsung ke tengah masyarakat melalui rangkaian kegiatan sosial dan edukatif, mulai dari *Polwan Goes to School*, pembagian masker kepada pelajar dan pengendara, hingga penyaluran bantuan sosial ke panti.


Kegiatan tersebut dipimpin oleh *Bripka Bripka zhakia novitasary S.H.*, yang bersama personel Polwan Polres Musi Rawas secara aktif menyambangi lingkungan sekolah untuk memberikan edukasi kepada para pelajar. Selain menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, para Polwan juga mengajak siswa untuk menjaga kesehatan, disiplin, menjauhi perilaku negatif, serta menjadi generasi muda yang bertanggung jawab.


Tidak hanya menyasar lingkungan sekolah, para Polwan juga turun langsung ke jalan membagikan masker kepada pengendara dan masyarakat.


Pembagian masker ini menjadi salah satu bentuk kepedulian Polwan Polres Musi Rawas terhadap kesehatan masyarakat, khususnya di tengah musim kemarau yang meningkatkan risiko munculnya asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).


Asap dan kualitas udara yang kurang baik dapat mengganggu kesehatan masyarakat, terutama memicu gangguan pernapasan seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Karena itu, penggunaan masker di tengah kondisi berasap menjadi langkah sederhana yang penting untuk membantu melindungi diri.


Kapolres Musi Rawas *AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H.*, mengapresiasi kepedulian dan aksi nyata para Polwan dalam menyambut Hari Jadi Polwan ke-78.


Menurutnya, peringatan Hari Jadi Polwan bukan sekadar seremoni, tetapi harus menjadi momentum untuk semakin memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat.


“Semangat *One Police Woman, Extraordinary Impact* harus diwujudkan melalui pengabdian yang nyata. Sekecil apa pun kebaikan yang dilakukan d¹engan tulus, tentu akan memberikan manfaat dan dampak positif bagi masyarakat,” ujar Kapolres.


Ia juga mengingatkan masyarakat agar bersama-sama menjaga kesehatan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla selama musim kemarau.


“Jaga kesehatan, gunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, khususnya saat kondisi udara berasap. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah kebakaran hutan dan lahan karena dampaknya dapat dirasakan oleh banyak orang,” pesannya.


Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan aksi sosial berupa pemberian bantuan kepada penghuni Panti asuhan mardotillah Desa Muara Beliti Baru dan Ibu hamni penjual rebung di desa pedang Kec. Muara Beliti Kab Musu Rawas. Bantuan tersebut menjadi wujud kepedulian dan perhatian Polwan Polres Musi Rawas kepada masyarakat yang membutuhkan.


Senyum dan sambutan hangat dari penerima bantuan menjadi gambaran bahwa kehadiran Polwan tidak hanya dalam menjalankan tugas kepolisian, tetapi juga hadir membawa kepedulian, empati dan harapan.


Melalui rangkaian kegiatan tersebut, 8 Polwan Polres Musi Rawas membuktikan bahwa satu perempuan polisi dapat memberikan dampak yang luar biasa ketika pengabdian dilakukan dengan kepedulian dan ketulusan.


*“One Police Woman, Extraordinary Impact”* pun tidak sekadar menjadi tema Hari Jadi Polwan ke-78, tetapi menjadi semangat bagi Polwan Polres Musi Rawas untuk terus hadir, peduli dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Share:

Sunday, August 30, 2026

Diduga Edarkan Sabu, Oknum PNS Diciduk Polisi


 Lubuk Linggau,PWO – Satuan Reserse Narkoba Polres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan berhasil mengungkap perkara penyalahgunaan sekaligus peredaran gelap narkotika dan mengamankan satu orang tersangka berinisial SA (42), seorang Pegawai Negeri Sipil, warga Kelurahan Durian Rampak, Kecamatan Lubuk Linggau Utara I, Kota Lubuk Linggau, Jumat 28 Agustus 2026 sekira pukul 21.00 WIB.

 

Penindakan bermula dari laporan serta informasi yang diterima pihak kepolisian dari masyarakat, yang menyampaikan adanya dugaan aktivitas jual‑beli narkotika yang kerap terjadi di kawasan Kelurahan Durian Rampak, Kecamatan Lubuk Linggau Utara I. Menindaklanjuti hal tersebut, Kasat Reserse Narkoba Polres Lubuk Linggau AKP M. Romi segera membentuk tim operasi yang turut diikuti Kanit Idik I Satresnarkoba Ipda Dio Firmansyah, serta didampingi Kaur Bin Opsnal Ipda M. Deden Aguma beserta sejumlah personel, guna melaksanakan pengawasan ketat sekaligus penyelidikan mendalam di lokasi yang diduga.

 

Saat tim tiba di salah satu kediaman warga, petugas melihat langsung jendela kamar terbuka dan sosok seseorang yang berada di dalamnya. Saat anggota bergerak mendekati bangunan, orang yang terlihat di dalam justru berusaha melarikan diri dan mengunci pintu dari bagian dalam. Beralasan mendesak serta khawatir barang bukti segera dimusnahkan, petugas melakukan upaya paksa membuka akses pintu rumah lalu langsung mengamankan pelaku yang kemudian mengaku bernama SA saat hendak bersembunyi.

 

Pemeriksaan awal di tempat kejadian segera menemukan sejumlah barang bukti yang tergeletak berserakan di lantai kamar, berupa dua bungkus plastik klip berisi kristal putih dugaan sabu masing‑masing berat bruto 0,73 gram, empat kantong plastik klip kosong yang kerap dipakai untuk pembungkus, serta uang tunai sebesar Rp 350 000 yang diduga merupakan hasil penjualan. Ketika diinterogasi mengenai keberadaan persediaan lainnya, tersangka akhirnya mengakui bahwa sisa barang dagangan telah ia buang ke dalam sumur halaman rumah dengan niat memusnahkan jejak. Petugas kemudian melakukan upaya pengambilan kembali dan berhasil mengangkat dari tepian dasar sumur dua paket lagi berisi narkotika berjenis sabu dengan berat bruto masing‑masing 4,81 gram dan 0,84 gram, serta satu set lengkap alat pemakaian atau alat hisap yang biasa dikenal masyarakat dengan sebutan bong. Secara keseluruhan total berat bukti narkotika yang berhasil disita mencapai sekitar 6,38 gram dan seluruhnya diakui SA sebagai milik pribadi sekaligus stok yang siap ia edarkan.

 

Atas rangkaian perbuatannya tersebut, tersangka kini diduga kuat melanggar Pasal 114 ayat (2) Undang‑Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, juncto Pasal 609 ayat (2) Kitab Undang‑Undang Hukum Pidana sebagaimana telah ditetapkan melalui Undang‑Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP beserta penyesuaiannya dalam Undang‑Undang Nomor 1 Tahun 2026, yang mengancamkan sanksi pidana penjara yang berat.

 

Saat ini tersangka bersama keseluruhan barang bukti telah dibawa dan dititipkan ke ruang tahanan Satresnarkoba Polres Lubuk Linggau guna menjalani pemeriksaan lebih mendalam serta proses penyidikan yang selanjutnya akan berjalan hingga berkas dinyatakan lengkap dan siap dilimpahkan ke kejaksaan. Pihak kepolisian terus berjanji tak akan kenal lelah dalam membersihkan wilayah hukum Lubuk Linggau dari jaring‑jaring narkoba tanpa memandang latar belakang maupun kedudukan pelaku.

Share:

Friday, August 28, 2026

Wali Kota Lubuk Linggau Hadiri Rakernas JKPI XII di Ternate


 

TERNATE,PWO - Wali Kota Lubuk Linggau,  H Rachmat Hidayat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) XII di Kota Ternate, Maluku Utara, Jumat (28/8/2026).


Rakernas yang mengusung tema “Penyusunan Kebijakan dan Memperkuat Kolaborasi Dalam Pelestarian Kota Pusaka Secara Berkelanjutan” tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos.


Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat hadir didampingi Sekretaris Daerah Kota Lubuk Linggau, H Trisko Defriyansa, serta sejumlah kepala OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kota Lubuk Linggau.


Kegiatan ini menjadi momentum bagi pemerintah daerah anggota JKPI untuk memperkuat kolaborasi dalam pelestarian warisan budaya, sejarah, dan identitas kota secara berkelanjutan.


Keikutsertaan Kota Lubuk Linggau dalam Rakernas JKPI XII diharapkan dapat memperluas jejaring kerja sama sekaligus bertukar pengalaman dengan daerah lain dalam mengembangkan potensi budaya dan pusaka daerah.


Pada malam harinya wali kota didampingi Ketua TP PKK, Hj Risca Priba Ayu, Sekda, H Trisko Defriyansa dan OPD terkait menghadiri Gelar Budaya dan Penyerahan Pataka di Landmark Ternate. 


Agenda tersebut dikemas dalam bentuk ramah tamah, pagelaran budaya, sekaligus penyerahan tanggung jawab tuan rumah Rakernas JKPI berikutnya.


Sebelumnya mulai pukul 15.00 WIT bertempat di Benteng Oranje berlangsung kegiatan Edukasi dan Pentas Budaya.


Sejumlah kegiatan yang dihadirkan antara lain workshop pembuatan tualalipa atau tutup kepala, showcase masakan tradisional, lomba mewarnai anak, serta edukasi bahan.(ica/adv)

Share:

Bani Novrico: Atasi Persoalan Tegangan, PLN (ULP) Muratara Bakal Miliki Gardu Induk


  

Muratara,PWO - Program Prioritas Pembangunan Jaringan Baru PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Musi Rawas Utara (Muratara), yang didukung penuh oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas Utara (Muratara), merupakan langkah pasti yang sangat efektif untuk mengatasi masalah tegangan drop (Voltage Drop) atau tegangan listrik redup/tidak stabil. 


Mengatasi persoalan ini, PLN ULP Muratara, telah memprioritaskan infrastruktur pembangunan jaringan baru mulai dari Dusun Sungai Bilang sampai ke Desa Setia Marga SP4, Kecamatan Karang Dapo Kabupaten Muratara dan ditargetkan pada Tahun 2026 ini bisa rampung di kerjakan serta dapat segera dioperasikan.


"Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mengatasi persoalan tegangan listrik (voltage drop) yang kerap dikeluhkan pelanggan di wilayah ujung jaringan,"ujar Bani Novrico, Manager PLN ULP Muratara


Menurutnya, pembangunan jaringan tersebut menjadi salah satu prioritas utama karena berpengaruh langsung terhadap kualitas pelayanan listrik kepada masyarakat.


Apabila pembangunan jaringan diwilayah tersebut tidak segera direalisasikan, pelanggan akan terus mengalami tegangan listrik yang tidak stabil sehingga mempengaruhi peralatan elektronik rumah tangga.


"Alhamdulillah itu sudah diterima dan akan segera direalisasikan, Insya Allah di bulan September ini kita sudah mulai langsir tiang. Karena estimasinya GI itu, Oktober akhir, sudah melakukan energes/Tahap Pra-Energizing (Inspeksi & Pengujian Teknis) proses Test & Commissioning yang diakhiri dengan tahap Energizing (pemberian tegangan). Atau proses "pemanasan alat baru"," ujar manajer kepada wartawan, Kamis (27/8/2026).


Karena itulah, pembangunan jaringan dari Dusun Sungai Bilang sampai ke Desa Setia Marga SP4 ditetapkan sebagai salah satu program prioritas PLN ULP Muratara dan ditargetkan dapat direalisasikan pada tahun 2026 ini guna meningkatkan kehandalan sistem kelistrikan dan kualitas pelayanan kepada pelanggan.


Selain pembangunan jaringan baru manajer PLN ULP Muratara juga menyampaikan perkembangan pembangunan Gardu Induk (GI), jaringan listrik di wilayah muratara, untuk saat ini telah tuntas dan akan segera beroperasi di tahun ini.


"Insya Allah di bulan November atau bulan Desember. Gardu induk Rupit sudah dapat dipastikan beroperasi tahun ini, jadi nanti Desa Setia Marga dan Bina Karya itu jalur listriknya dari Rupit," jelasnya.


Lebih lanjut Manajer menjelaskan untuk di Dusun Sungai Liam yang belum menikmati Listrik dari PLN ULP Muratara padahal sudah ada tiang jaringan listrik ke Dusun Sungai Bilang hal tersebut sudah di respon baik oleh Wakil Bupati Muratara, yang juga sangat mensupport melalui Camat Karang Dapo dan nantinya untuk trafo Sungai Liam akan disiapkan oleh pemda.


"Alhamdulillahnya untuk di Sungai Liam itu sudah di respons sama pak wabup, pak wabup juga support kemarin disampaikannya nanti akan disiapkan trafo oleh pemda begitu keterangan dari pak wabup jadi untuk sekarang sudah nggak ada masalah lagi," ungkap manajer.


Manajer juga menjelaskan, usulan tersebut telah diajukan sejak tahun lalu dan saat ini masih menunggu realisasi dari PLN UP3 Lubuk Linggau yang merupakan Unit Induk Wilayah Muratara.


“Dari PLN ULP Muratara tidak bisa memastikan pembangunan tersebut kapan akan di mulainya karena kami cuma mengusulkan dan menerima, namun kabar baiknya kami sudah diinformasikan kemarin dari pihak pendor bahwa akan segera melangsir tiang ke sana, apabila pada tahun ini pekerjaan tersebut sudah dapat diturunkan dari PLN UP3 Lubuk Linggau, maka kami siap untuk segera melaksanakannya, namun yang jelas itu sebelum gardu induk beroperasi, jaringan tiang listrik dari Sungai Bilang sampai Setia Marga SP4 itu sudah berdiri," jelas manajer.


Diakhir keterangannya Manajer PLN ULP Muratara yang telah menjabat lebih dari satu tahun itu berharap dengan pembangunan jaringan baru di wilayah Desa Setia Marga SP4 diharapkan bisa menjadi solusi dan dapat meningkatkan kualitas pasokan listrik, mengurangi permasalahan tegangan rendah, serta memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi pelanggan.


Sementara itu Menurut Wakil Bupati Muratara, H. Junius Wahyudi, dikutip dari media citrasumsel.com menyampaikan apresiasi kepada pihak PLN, Asisten I, Kabag Tapem Setda Muratara serta Camat Rupit yang telah membantu memfasilitasi penyelesaian persoalan lahan tersebut.


“Terima kasih kepada pihak PLN, Asisten I dan Kabag Tapem Setda Muratara beserta Camat Rupit atas kinerjanya dalam memfasilitasi penyelesaian ini,” katanya.


Tak hanya Gardu Induk, jaringan pendukung berupa Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) menuju Desa Setia Marga, SP4 Kecamatan Karang Dapo, juga terus dipersiapkan.


Saat ini, PLN telah melakukan mobilisasi material untuk pembangunan jaringan tersebut.


Pengerjaan SUTM ditargetkan selesai sebelum Gardu Induk Muratara mulai beroperasi.


Junius berharap masyarakat turut mendukung pembangunan jaringan kelistrikan, khususnya warga yang berada di sekitar jalur kabel maupun lokasi yang nantinya menjadi titik penempatan tiang listrik.


“Kepada warga masyarakat agar mendukung program ini, terutama warga yang kemungkinan terkena jalur kabel dan penempatan tiang nantinya,” harapnya.


Dengan rampungnya jaringan pendukung, pemerintah berharap wilayah yang menjadi sasaran pengembangan jaringan listrik dapat terlayani secara optimal setelah Gardu Induk Muratara beroperasi. 


Pemkab Muratara memastikan koordinasi bersama PLN akan terus diperkuat untuk mengawal seluruh tahapan pembangunan. Targetnya jelas, Gardu Induk Muratara dapat beroperasi pada akhir 2026 dan memperkuat layanan kelistrikan di wilayah Muratara serta sekitarnya. (icha/tim)

Share:

AKBP Catur Erwin Setiawan Pimpin Langsung Kegiatan Pembagian Masker Kepada Seluruh siswa SMP Negeri 02 Lubuk Linggau


Lubuk Linggau,PWO — Menjaga generasi penerus tetap sehat, terlindungi dan siap berprestasi menjadi semangat utama Polres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan yang pagi‑pagi menyambangi lingkungan pendidikan. Pada hari Jumat, 28 Agustus 2026 sekira pukul 06.30 WIB, Kapolres Lubuk Linggau AKBP Catur Erwin Setiawan memimpin langsung kegiatan pembagian perlengkapan pelindung kesehatan kepada seluruh siswa‑siswi SMP Negeri 02 Kota Lubuk Linggau.

 

Kedatangan pimpinan beserta jajaran Pejabat Utama disambut hangat Kepala Sekolah serta para guru, dan turut didampingi Wakapolres Kompol M. Syamsul Zachri, Kabag Ops Kompol Robi Sugara, Kasat Binmas AKP Nyoman Sutrisno, Kasat Lantas AKP Desi Azhari, Kasi Dokkes Ipda Jhon Susanto, KBO Sat Binmas Ipda Bambang Sudiarsyah, serta seluruh personel Sat Binmas. Suasana berjalan akrab, hangat dan penuh semangat, seiring berdatangannya para siswa memasuki gerbang sekolah.

 

Secara langsung Kapolres dan rombongan turun menyapa satu‑satu serta menyerahkan perlindungan kesehatan berupa masker kepada seluruh warga belajar—terhitung sebanyak 1 276 lembar yang disalurkan. Penyaluran ini bukan sekadar pemberian barang, melainkan simbol kepedulian mendalam bahwa keselamatan dan kualitas pertumbuhan para pelajar merupakan prioritas sekaligus tanggung jawab bersama antara institusi kepolisian, pihak sekolah, orang tua dan masyarakat luas.

 

“Kesehatan adalah fondasi utama agar kalian dapat berpikir jernih, berkembang maksimal dan menggapai cita‑cita setinggi langit. Kehadiran kami pagi ini ingin menyampaikan: Polri bukan hanya hadir saat ada gangguan keamanan semata, tetapi juga turut menjaga kalian tetap terlindungi setiap hari,” ujar Kapolres saat menyapa para siswa. Selain itu beliau juga mengajak anak‑anak untuk senantiasa menjaga kebersihan diri dan lingkungan, tidak ragu memakai masker saat diperlukan—terutama di tengah keramaian, saat cuaca berubah‑ubah atau kualitas udara kurang baik—serta membiasakan hidup bersih sebagai kebiasaan seumur hidup.

 

Imbauan ini kemudian diperdalam oleh para petugas yang juga berinteraksi secara dekat: mengingatkan pentingnya mencuci tangan, istirahat cukup dan pola makan sehat agar daya tahan tubuh senantiasa kuat. Ditekankan pula bahwa menjaga diri sendiri sebenarnya juga berarti menjaga teman, keluarga dan orang lain di sekitar kita—sebuah bentuk kepedulian yang paling nyata.

 

Kegiatan ini bertujuan ganda: selain meningkatkan kesadaran dini bahwa kesehatan adalah aset yang tak ternilai, juga menanamkan pengertian bahwa Kepolisian adalah sahabat yang senantiasa hadir—termasuk di gerbang sekolah—melindungi, membimbing dan peduli tumbuh kembang warga masyarakat sejak usia muda. Dukungan penuh pihak sekolah serta antusiasme yang tulus dari para siswa membuat kegiatan berjalan lancar, penuh kehangatan dan memperkuat ikatan sinergi yang harmonis antara lembaga keamanan dan dunia pendidikan.



Share:

Sinergi Tanpa Batas, PATROLI TERPADU Polres Musi Rawas dan Stakeholder Perkuat Barisan Cegah Karhutla


 

​Musi Rawas,PWO - ​Menjaga kelestarian alam dan keselamatan masyarakat dari ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) memerlukan langkah nyata yang melibatkan seluruh elemen bangsa.


 Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, Polres Musi Rawas bersama jajaran stakeholder, Forkopimcam, serta elemen masyarakat, menggelar Patroli Terpadu Cegah Karhutla secara serentak di 9 wilayah Polsek.


Di Kec. STL Ulu Terawas Patroli terpadu dipimpin langsung oleh Kapolsek STL Ulu Iptu Niko Rosbarinto,S.H.,M.H dan di kec. Jayaloka dipimpin oleh Kapolsek Jayaloka Iptu M.Soleh,S.H Begitupun dengan Wilayah Hukum Polsek Lainnya Giat dipimpin langsung Oleh Kapolsek, Camat dan Danramil.


​Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas pengamanan, melainkan simbol kuat dari sinergitas lintas sektoral. Dengan menyusuri titik-titik rawan kebakaran, tim gabungan bahu-membahu memetakan potensi bahaya sekaligus mendekatkan diri kepada masyarakat.


​Pendekatan humanis dikedepankan dalam patroli ini. Petugas tidak hanya melakukan pengecekan kondisi lahan, tetapi juga secara aktif turun langsung memberikan imbauan persuasif kepada warga. Edukasi mengenai bahaya hukum dan dampak buruk Karhutla disampaikan secara persuasif, mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjadi garda terdepan dalam menjaga bumi dari ancaman asap dan kerusakan lingkungan.


​Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta,S.H.,S.I.K.,M.H Mengatakan

​"Karhutla adalah musuh bersama yang tidak hanya mengancam kelestarian lingkungan, tetapi juga kesehatan dan perekonomian masyarakat. Melalui patroli terpadu yang melibatkan Forkopimcam dan elemen masyarakat di 9 polsek ini, kami ingin menegaskan bahwa Polres Musi Rawas tidak bekerja sendiri. Sinergitas dan kehadiran kita di tengah masyarakat adalah kunci utama untuk memastikan wilayah Musi Rawas tetap aman, hijau, dan bebas dari asap."


Dan Kegiatan ini dilaksanakan juga di desa oleh Bhabinkamtibmas bergandengan dengan Kepala Desa serta Babinsa, Kegiatan ini dilaksanakan Sesuai Arahan dan petunjuk dari Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr .Shandi Nugroho,S.I.K.,S.H.,M.Hum.ujar Kapolres


Share:

Comments

Blog Archive