Cepat Tepat dan Akurat


Friday, April 17, 2026

Tingkatkan Pelayanan, Sat Binmas Polres Lubuklinggau Gelar Latharkatpuan


LUBUK LINGGAU,PWO – Guna meningkatkan kualitas pelayanan dan profesionalisme personel dalam membina keamanan dan ketertiban masyarakat, Satuan Binmas (Sat Binmas) Polres Lubuk Linggau menggelar kegiatan Pelatihan Peningkatan Kemampuan (Latharkatpuan) fungsi Binmas, Jumat (17/04/2026).


Kegiatan yang berlangsung di Ruang Serbaguna Sat Binmas Polres Lubuk Linggau ini menjadi agenda krusial dalam mempertajam insting serta kemampuan komunikasi sosial para personel garda terdepan Polri.


Dipimpin Langsung oleh Kasat Binmas


Acara ini dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Lubuk Linggau, AKP Nyoman, dengan didampingi KBO Sat Binmas, Ipda Bambang. Peserta pelatihan terdiri dari seluruh personel Sat Binmas Polres Lubuk Linggau serta para Kanit Binmas dari jajaran Polsek di seluruh wilayah hukum Polres Lubuk Linggau.


Dalam arahannya, AKP Nyoman menekankan bahwa fungsi Binmas merupakan ujung tombak kepolisian dalam menjalankan strategi pre-emtif. Di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks, seorang anggota Binmas dituntut memiliki kemampuan negosiasi, pemecahan masalah (problem solving), serta kecerdasan emosional yang tinggi.


Materi Strategis: Dari Komunikasi Hingga Problem Solving


Pelatihan ini mencakup berbagai materi strategis, mulai dari teknik sambang yang efektif, manajemen media sosial untuk edukasi kamtibmas, hingga tata cara penanganan konflik sosial di tingkat kelurahan/desa. Para Kanit Binmas jajaran Polsek juga diberikan ruang untuk berdiskusi mengenai tantangan terkini yang dihadapi di wilayah masing-masing.


"Binmas adalah wajah Polri yang bersentuhan langsung dengan hati masyarakat. Melalui Latharkatpuan ini, kami ingin memastikan setiap personel memiliki kompetensi yang mumpuni untuk mengajak masyarakat menjadi mitra Polri dalam menjaga kamtibmas," ujar AKP Nyoman.


Wujudkan Polri Presisi yang Humanis


Ipda Bambang selaku KBO Sat Binmas menambahkan bahwa peningkatan kemampuan ini dilakukan secara berkala. Hal ini sejalan dengan visi Polri Presisi untuk menciptakan sosok polisi yang prediktif, bertanggung jawab, dan transparan, namun tetap mengedepankan sisi humanis.


"Kami tidak ingin anggota hanya sekadar hadir, tapi harus mampu memberikan dampak positif bagi warga binaannya. Kanit Binmas harus bisa menjadi rujukan bagi masyarakat saat membutuhkan bantuan atau solusi hukum yang bersifat kekeluargaan," jelas Ipda Bambang.


Output Kegiatan


Melalui kegiatan Latharkatpuan ini, diharapkan para peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang didapat untuk menekan angka kriminalitas melalui upaya pencegahan dan edukasi yang lebih masif. Dengan personel Binmas yang cakap, Polres Lubuk Linggau optimis stabilitas keamanan di Bumi Silampari akan semakin terjaga dengan dukungan penuh dari masyarakat.

Share:

Sinergi Tiga Pilar Utara II Ringankan Beban Warga


LUBUK LINGGAU – Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama ditunjukkan oleh jajaran Pemerintah Kecamatan Lubuk Linggau Utara II bersama Polri. Melalui program inovatif "Saling Peduli Keluarga Kecamatan Utara II", aksi nyata dilakukan dengan menyambangi warga yang menjadi korban bencana alam puting beliung di Kelurahan Batu Urip, Jumat (17/04/2026).


Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Camat Lubuk Linggau Utara II, May Suhada, didampingi Bhabinkamtibmas Kelurahan Batu Urip, Bripka Ilyas Jauhari, serta Lurah Batu Urip, Dicky Zulkarnain.


Kehadiran unsur pemerintah kecamatan, kelurahan, dan kepolisian ini bertujuan untuk memberikan dukungan moril sekaligus bantuan materil kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat terjangan angin puting beliung beberapa waktu lalu.


Bantuan berupa bingkisan sembako diserahkan secara langsung kepada tiga warga yang terdampak cukup parah, yakni:

1. Bapak Rozi Martin (Warga RT 007)

2. Bapak Ahmad Tohir (Warga RT 002)

3. Bapak Agus Susanto (Warga RT 005)


Implementasi Program "Saling Peduli"


Camat Lubuk Linggau Utara II, May Suhada, menjelaskan bahwa aksi ini merupakan bagian dari program Saling Peduli Keluarga Kecamatan Utara II. Program ini dirancang untuk memastikan bahwa setiap warga yang sedang tertimpa musibah mendapatkan perhatian dan bantuan cepat dari pemerintah setempat.


"Kami ingin memastikan bahwa warga tidak sendirian dalam menghadapi musibah ini. Melalui program Saling Peduli, kami berupaya hadir langsung di tengah masyarakat untuk meringankan beban mereka," ujar May Suhada.


Peran Aktif Bhabinkamtibmas di Lapangan


Bhabinkamtibmas Bripka Ilyas Jauhari menambahkan bahwa selain menyalurkan bantuan, kehadirannya juga untuk memastikan situasi kamtibmas di lokasi terdampak tetap kondusif. Ia terpantau aktif memberikan edukasi keselamatan dan semangat kepada para korban agar segera bangkit dari musibah tersebut.


"Polri, khususnya melalui peran Bhabinkamtibmas, akan selalu bersinergi dengan pemerintah kecamatan dan kelurahan. Keamanan dan kesejahteraan warga adalah prioritas kami," tegas Bripka Ilyas.


Apresiasi dari Penerima Manfaat


Raut wajah syukur terpancar dari para penerima bantuan. Bapak Rozi Martin, salah satu korban di RT 007, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kunjungan dan bantuan yang diberikan. 


"Terima kasih kepada Pak Camat, Pak Lurah, dan Pak Bhabin atas perhatiannya. Bantuan sembako ini sangat bermanfaat bagi kami di tengah upaya memperbaiki rumah yang rusak," ungkapnya.


Dengan adanya kolaborasi yang erat ini, diharapkan masyarakat Kelurahan Batu Urip merasa lebih tenang dan terbantu, sekaligus memperkuat ikatan silaturahmi antara warga dengan instansi pemerintah dan kepolisian di Kota Lubuk Linggau.

Share:

Wujud Kepedulian dan Dukungan Moril, Polsek Lubuklinggau Timur Serahkan Bantuan Sosial Warga Tertimpa Musibah


LUBUK LINGGAU,PWO – Sinergitas dan kepedulian sosial ditunjukkan oleh jajaran Polsek Lubuk Linggau Timur I bersama Pemerintah Kelurahan Wirakarya. Pada Rabu (15/04/2026), Kapolsek Lubuk Linggau Timur I Akp Rodiman turun langsung memberikan bantuan sosial kepada warga yang tertimpa musibah bencana alam angin kencang.


Aksi kemanusiaan ini menyasar kediaman Ibu Sugiarti, seorang warga di RT 003, Kelurahan Wirakarya, Kecamatan Lubuk Linggau Timur II. Diketahui, rumah milik Ibu Sugiarti mengalami kerusakan cukup serius setelah diterjang angin kencang yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.


Sinergi Tiga Pilar di Lapangan 


Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek tidak hadir sendirian. Ia didampingi oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Wirakarya, Aipda M. Segetar Alam, serta turut hadir Lurah Wirakarya dan Ketua RT 003. Kehadiran unsur pimpinan kecamatan dan kelurahan ini menjadi bukti nyata hadirnya negara di tengah kesulitan yang dihadapi masyarakat.


Kapolsek Lubuk Linggau Timur I menyerahkan langsung bantuan berupa paket sembako sebagai upaya meringankan beban ekonomi keluarga korban yang saat ini sedang fokus melakukan perbaikan tempat tinggal.


"Kami datang bukan sekadar memberikan bantuan materil, tetapi juga untuk memberikan dukungan moril kepada Ibu Sugiarti dan keluarga. Musibah ini adalah ujian bagi kita semua, dan Polri bersama Pemerintah Kelurahan berkomitmen untuk selalu hadir membantu warga yang sedang kesusahan," ujar Kapolsek di sela-sela kunjungannya.


Bhabinkamtibmas Aipda M. Segetar Alam juga menyempatkan diri berdialog dengan warga sekitar untuk memantau kondisi keamanan lingkungan pasca-bencana, sembari memastikan proses perbaikan rumah korban berjalan dengan lancar dan aman.


Apresiasi dari Warga


Ibu Sugiarti, dengan mata berkaca-kaca, menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian yang diberikan oleh pihak Kepolisian dan Kelurahan. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu di tengah situasi sulit yang ia alami.


"Terima kasih banyak Pak Kapolsek, Pak Bhabin, dan Pak Lurah. Saya tidak menyangka akan didatangi dan dibantu seperti ini. Perhatian ini sangat berarti bagi kami," ungkapnya haru.


Imbauan Kewaspadaan Cuaca


Menutup kunjungannya, jajaran Polsek Lubuk Linggau Timur I mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi. Warga diharapkan segera melapor kepada Ketua RT atau Bhabinkamtibmas jika terdapat pohon besar yang rawan tumbang atau bangunan yang berisiko membahayakan keselamatan saat angin kencang kembali melanda.

Share:

Thursday, April 16, 2026

Pastikan Keselamatan Warga, Polres Lubuklinggau Sambangi Rumah Warga, Evakuasi dan Penanganan Pohon Tumbang Akibat Cuaca Ekstrem


LUBUK LINGGAU,PWO – Cuaca ekstrem berupa angin kencang yang melanda wilayah Kota Lubuk Linggau menjadi perhatian serius jajaran Polsek Lubuk Linggau Utara II. Menindaklanjuti dampak kerusakan yang ditimbulkan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Batu Urip, Bripka Ilyas Jauhari, bergerak cepat menyisir titik-titik lokasi bencana pada Rabu (15/04/2026).


Aksi sigap ini dilakukan untuk memastikan keselamatan warga serta memetakan kerusakan materil yang menimpa pemukiman penduduk di Kelurahan Batu Urip.


Sambangi Rumah Korban di Berbagai RT


Mengawali kegiatannya, Bripka Ilyas Jauhari melakukan aksi sambang door-to-door ke rumah warga yang terdampak langsung bencana angin kencang. Di RT 001 dan RT 002, personel Polri yang dikenal dekat dengan masyarakat ini mendatangi rumah warga yang mengalami kerusakan pada bagian atap dan bangunan akibat terjangan angin.


Kehadiran Bripka Ilyas bukan hanya untuk melakukan pendataan, tetapi juga memberikan dukungan moril kepada para korban agar tetap tabah menghadapi musibah yang terjadi secara tiba-tiba tersebut.


Evakuasi dan Penanganan Pohon Tumbang


Selain menyambangi rumah warga, laporan mengenai adanya akses jalan yang terhambat akibat pohon tumbang juga langsung direspons. Bripka Ilyas terpantau mendatangi dua Tempat Kejadian Perkara (TKP) pohon tumbang yang berada di wilayah RT 006 dan RT 007.


Bersama warga sekitar, Bripka Ilyas bahu-membahu memantau proses evakuasi batang pohon yang sempat mengganggu mobilitas masyarakat. Langkah cepat ini diambil guna mencegah terjadinya kemacetan serta mengantisipasi adanya korban luka akibat dahan pohon yang masih rentan patah.


Komitmen Polri: Selalu Ada di Tengah Kesulitan Masyarakat


Kapolres Lubuk Linggau Polda Sumatera selatan AKBP Adithia Bagus Arjunadi, mengapresiasi langkah sigap yang dilakukan anggotanya. Menurutnya, Bhabinkamtibmas harus menjadi orang pertama yang hadir saat warga mengalami kesulitan atau musibah di wilayah binaannya.


"Ini adalah wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan kehadiran Bhabinkamtibmas mampu memberikan rasa aman dan bantuan yang diperlukan warga saat menghadapi bencana alam," ungkap Kapolres 


Sementara itu, warga Kelurahan Batu Urip menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kehadiran Bripka Ilyas Jauhari. Kehadiran sosok polisi di tengah situasi bencana memberikan ketenangan tersendiri bagi warga yang sedang berupaya memperbaiki tempat tinggal mereka.


Imbauan Kamtibmas


Dalam kesempatan tersebut, Bripka Ilyas juga memberikan imbauan kepada masyarakat Batu Urip agar tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi. Warga diminta segera melapor kepada ketua RT atau Bhabinkamtibmas jika terdapat pohon besar yang rawan tumbang atau kerusakan infrastruktur lainnya demi keamanan bersama.

Share:

Mako Polres Lubuk Linggau Buka Layanan Penitipan Kendaraan


LUBUK LINGGAU,PWO – Dalam upaya meningkatkan rasa aman dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, Polres Lubuk Linggau melalui piket penjagaan Markas Komando (Mako) membuka layanan penitipan kendaraan bagi warga yang hendak melakukan perjalanan ke luar kota.


Layanan ini terbukti dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, salah satunya terpantau pada Selasa (14/4/2026), di mana petugas piket jaga Mako Polres Lubuk Linggau secara profesional menerima penitipan satu unit mobil Daihatsu Sigra berwarna putih milik Otora Dwi warga Bengkulu yang akan bepergian dalam waktu cukup lama.


Prioritas Keamanan Kendaraan Masyarakat


Kapolres Lubuk Linggau Polda Sumatera selatan AKBP Adithia Bagus Arjunadi, menegaskan bahwa layanan ini merupakan bentuk implementasi Polri Presisi yang hadir sebagai solusi di tengah kebutuhan masyarakat akan keamanan harta benda saat ditinggalkan.


"Kami menyadari kekhawatiran masyarakat saat harus meninggalkan kendaraan di rumah tanpa pengawasan dalam waktu lama. Oleh karena itu, Mako Polres Lubuk Linggau terbuka bagi warga yang ingin menitipkan kendaraannya. Penjagaan dilakukan 24 jam penuh oleh personel piket," ungkap Kapolres Lubuk Linggau.


Oktora Dwi menjelaskan bahwa ia sangat menyambut baik terobosan yang dilakukan Polres Lubuk Linggau, " tahun lalu saya pernah lihat dimedia sosial layanan penitipan kendaraan di Polres Lubuk Linggau, kebetulan saya akan keluar kota cukup lama, jadi saya titipkan kendaraan saya di Polres, agar tidak was-was selama bepergian." ujar Oktora


Prosedur Mudah dan Profesional 


Layanan penitipan kendaraan di Polres Lubuk Linggau dipastikan tanpa dipungut biaya. Warga cukup melapor ke petugas penjagaan di gerbang utama Mako dengan membawa dokumen kendaraan serta identitas diri yang sah untuk proses pendataan.


Melalui prosedur yang jelas dan transparan, pihak kepolisian memastikan kendaraan yang dititipkan akan terjaga dengan baik di lingkungan Mako yang terpantau ketat.


Dukungan Terhadap Kamtibmas


Selain memberikan ketenangan bagi pemilik kendaraan, langkah ini juga merupakan strategi preventif kepolisian untuk meminimalisir tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) maupun pencurian rumah kosong yang kerap terjadi saat pemiliknya sedang bepergian.


Masyarakat Lubuk Linggau menyambut positif inovasi pelayanan ini. Dengan adanya jaminan keamanan dari kepolisian, kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri semakin kuat, sekaligus menciptakan situasi Kamtibmas yang lebih kondusif di Bumi Silampari.

Share:

Dukung Program BELIDA Kapolda Sumsel, Polres Musi Rawas Revitalisasi Jembatan Sungai Jernih


 


​MUSI RAWAS,PWO – Polres Musi Rawas melakukan langkah proaktif guna menjamin keselamatan pengguna jalan. Melalui program BELIDA (Bersih Lingkungan dan Asri), kepolisian bersama elemen masyarakat merevitalisasi Jembatan Besi Sungai Jernih di Kelurahan Bangun Jaya, Kecamatan BTS Ulu, Kabupaten Musi Rawas, Rabu (15/4).


Revitalisasi Jembatan Sungai Jernih ini adalah Revitalisasi jembatan yang ke 6 (enam) oleh Polres Musi Rawas yang telah dilaksanakan dengan Program BELIDA


​Revitalisasi  berlangsung selama dua hari sejak Selasa (14/4) ini, difokuskan pada perbaikan infrastruktur jembatan yang menghubungkan Kelurahan Bangun Jaya dan Desa Tambangan. 


Aksi ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Program Nasional Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang di implementasikan dengan Program BELIDA oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr.Shandi Nugroho,S.I.K.,S.H.,M.Hum


Kapolsek BTS Ulu, AKP Fauzan Aziman, SH, memimpin langsung jalannya perbaikan dengan melibatkan 15 personel Polri, Forum Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Lembaga Peduli Lingkungan Hidup (LPLH), serta tenaga ahli las dari sektor swasta.


Kapolres Musi Rawas Agung Adhitya Prananta,S.H.,S.I.K.,M.H menjelaskan Fokus utama kegiatan ini adalah keamanan mobilitas warga. 


Kami melakukan penambahan dan pengelasan besi cubing 4 inci sebanyak 16 batang pada sisi kiri dan kanan jembatan. Hal ini penting untuk memastikan pengendara roda dua maupun roda empat aman dari risiko kecelakaan," ujar Kapolres Musi Rawas.


​Selain penguatan struktur, jembatan tersebut kini tampil ikonik dengan balutan warna Merah Putih. Pengecatan ini merupakan bentuk implementasi Program Jembatan Merah Putih Presiden RI Prabowo-Gibran untuk membangkitkan semangat patriotisme di tengah masyarakat.


​Pengerjaan juga meliputi penimbunan lubang pada pangkal jembatan menggunakan batu pecah serta pembersihan vegetasi liar yang menutupi badan jembatan.


Meski terdapat aktivitas pengerjaan, arus lalu lintas tetap berjalan normal tanpa hambatan.


​"Kami menyiagakan personel untuk pengaturan arus lalu lintas di lokasi perbaikan. Alhamdulillah, tidak terjadi kemacetan maupun kecelakaan selama proses renovasi berlangsung," tambah Kapolres.


Pengerjaan berjalan dalam situasi aman dan terkendali. Langkah cepat kepolisian ini mendapat apresiasi dari warga setempat yang merasa lebih aman saat melintasi jembatan tersebut.


Melalui kegiatan gotong royong ini, diharapkan sinergitas antara Polri dan masyarakat semakin solid dalam menciptakan lingkungan yang kondusif.

Share:

Wednesday, April 15, 2026

AMMBB Layangkan Surat Permohonan Maaf dan Ajak Sukseskan Pemilihan RT Serentak

J

MUSIRAWAS,PWO - Koordinator Aliansi Masyarakat Muara Beliti Bersatu (AMMBB) Tommy JPisa, didampingi perwakilan Forum Ketua RT Kelurahan Pasar Muara Beliti, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Musi Rawas, khususnya warga Kelurahan Pasar Muara Beliti.


"Hari ini kami sudah melayangkan surat  permohonan maaf dan pemberitahuan penggantian kaca pintu dan kaca jendela kantor Lurah yang dirusak massa kepada Lurah Kelurahan Pasar Muara Beliti yang ditembuskan kepada Bupati Musi Rawas, Ketua DPRD Mura, Kapolres Musi Rawas, Inspektorat, Camat Muara Beliti dan Kapolsek Muara Beliti,"ujarnya kepada wartawan, Rabu (15/4/2026).


Dikatakan, dalam aksi damai masyarakat Kelurahan Pasar Muara Beliti yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Muara Beliti Bersatu (AMMBB) beberapa waktu yang lalu, dimana pada aksi jilid-5 pada hari Kamis (26/2/2026) berakhir ricuh berujung pelemparan yang mengakibatkan kaca pintu dan kaca jendela kantor Lurah Kelurahan Pasar Muara Beliti pecah. 

"Kami menyampaikan permohonan maaf dan menyampaikan beberapa hal terkait aksi tersebut, dimana sebelum melaksanakan aksi, AMMBB telah menyampaikan dan mengarahkan kepada massa untuk selalu menjaga moral, etika dan ketertiban,"tegas Tommy


Menurut Tommy, Aliansi Masyarakat Muara Beliti Bersatu sangat menyesalkan dan menyayangkan insiden yang terjadi diluar dugaan tersebut.


Untuk itu, Aliansi Masyarakat Muara Beliti Bersatu menyampaikan permohonan maaf kepada Bupati Musi Rawas, masyarakat Kelurahan Pasar Muara Beliti, khususnya Lurah Kelurahan Pasar Muara Beliti. 


"Sebagai bentuk tanggung jawab kami, pada hari Minggu (5/4/2026) kaca pintu dan kaca jendela kantor Lurah Kelurahan Pasar Muara Beliti secara swadaya dan gotong royong sudah kami ganti dan kami perbaiki,"imbuhnya


Selain itu, Tommy mengajak seluruh lapisan masyarakat khususnya masyarakat Kelurahan Pasar Muara Beliti untuk bersama sama mensukseskan Pemilihan Ketua RT dalam wilayah Kelurahan Pasar Muara Beliti yang akan digelar serentak pada hari Minggu (19/4/2026) mendatang. (ica)


Share:

Dipimpin Wakapolri, Polres Musi Rawas Bersama Instansi Terkait Ikuti Zoom Meeting Antisipasi Fenomena El Nino “Godzilla”


 

MUSI RAWAS,PWO – Polres Musi Rawas bersama instansi terkait mengikuti zoom meeting dalam rangka mengantisipasi fenomena El Nino ekstrem yang dijuluki “Godzilla”.


Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M.. Zoom meeting tersebut turut diikuti oleh jajaran Polres Musi Rawas, serta perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan instansi terkait lainnya.


Zoom meeting di tingkat Polres dipimpin langsung oleh Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., bersama para Pejabat Utama (PJU) Polres Musi Rawas, Kepala BPBD Darsan, Kepala DLH Tedy Lazuardi, serta pihak terkait di Kabupaten Musi Rawas.


Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan seluruh pihak dalam menghadapi potensi dampak El Nino, seperti kekeringan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta krisis air bersih yang berpotensi terjadi di berbagai wilayah, termasuk Kabupaten Musi Rawas.


Fenomena El Nino “Godzilla” merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan El Nino dengan intensitas sangat kuat atau ekstrem. Secara ilmiah, El Niño adalah pemanasan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur yang berdampak pada perubahan pola cuaca global. Julukan “Godzilla” diberikan karena kekuatannya yang luar biasa dan dampaknya yang luas, seperti yang pernah terjadi pada El Nino kuat tahun 1997–1998.


Dampak yang ditimbulkan dari El Nino ekstrem ini antara lain: Kekeringan berkepanjangan akibat berkurangnya curah hujan


Meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Krisis air bersih di sejumlah wilayah, Penurunan hasil pertanian dan terganggunya ketahanan pangan dan Meningkatnya suhu udara yang dapat berdampak pada kesehatan masyarakat


Dalam arahannya, Wakapolri menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam melakukan langkah pencegahan, deteksi dini, serta penanganan cepat apabila terjadi bencana.


“Selain itu, seluruh jajaran diminta untuk aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran,” tegasnya.


Sementara itu, Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., membenarkan telah mengikuti zoom meeting dalam rangka antisipasi fenomena El Nino ekstrem yang dijuluki “Godzilla” yang dipimpin oleh Wakapolri.


“Pada intinya kami siap mendukung penuh langkah-langkah pemerintah dalam menghadapi fenomena El Nino ini, dengan mengoptimalkan patroli terpadu, pemantauan hotspot, serta koordinasi dengan instansi terkait,” ujar Kapolres.


Kapolres berharap melalui kegiatan ini dapat meningkatkan sinergitas antarinstansi dalam pencegahan dan penanganan dampak El Nino, meningkatkan kesiapsiagaan dini terhadap potensi kekeringan dan karhutla, serta meminimalisir terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Musi Rawas.


Selain itu, diharapkan juga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar serta turut berperan aktif dalam menjaga lingkungan.


“Yang paling penting adalah respons cepat dan tepat dalam penanganan bencana kebakaran atau dampak El Nino, serta terwujudnya situasi kamtibmas yang kondusif, khususnya di Kabupaten Musi Rawas,” tutupnya.

Share:

Tuesday, April 14, 2026

Polres Musi Rawas Sigap Temukan Pemuda Asal Bojonegoro, Kapolres Tegaskan Pelayanan Humanis


 

MUSI RAWAS,PWO– Respons cepat jajaran Polres Musi Rawas kembali membuahkan hasil. Seorang pemuda asal Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, yang dilaporkan hilang selama tiga hari, berhasil ditemukan dalam kondisi selamat di wilayah hukum Polsek Muara Kelingi.


Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan laporan orang hilang.


Pemuda tersebut diketahui bernama Alaika Firdaus bin Solihin (20), seorang mahasiswa, warga Desa Jipo, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro, yang dilaporkan meninggalkan rumah sejak Kamis, 09 April 2026.


Kapolres menjelaskan, informasi awal diperoleh dari Kapolsek Muara Lakitan, AKP Hendrawan, yang kemudian diteruskan kepada Kanit Reskrim Polsek Muara Kelingi, IPDA Gusti Mardiansya, untuk dilakukan penelusuran lebih lanjut.


Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Polsek Muara Kelingi bergerak cepat melakukan pencarian dan koordinasi intensif. Hasilnya, keberadaan yang bersangkutan berhasil diketahui berada di sebuah warung pecel lele milik Syafik yang berjarak sekitar 100 meter dari Mapolsek Muara Kelingi.


Kapolsek Muara Kelingi, IPTU Hendra, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pihaknya segera melakukan langkah persuasif setelah memastikan lokasi keberadaan yang bersangkutan.


“Kami langsung berkoordinasi dengan anggota di lapangan setelah menerima informasi. Begitu posisi yang bersangkutan terdeteksi, personel segera mendatangi lokasi dan melakukan pendekatan secara humanis hingga akhirnya yang bersangkutan berhasil kami amankan dalam keadaan sehat dan baik,” jelas IPTU Hendra.


Dari hasil keterangan, Alaika Firdaus sebelumnya berangkat dari Bojonegoro dengan tujuan Bengkulu. Namun, karena kehabisan biaya di perjalanan, ia berhenti di Lubuk Linggau dan sempat bekerja di salah satu perusahaan, yakni PT MBL.


Pada saat ditemukan, yang bersangkutan hendak kembali ke Lubuk Linggau bersama rekannya dan sedang berada di warung makan. Berkat pendekatan persuasif yang dilakukan anggota, pemuda tersebut berhasil diamankan dan dibawa ke Polsek Muara Kelingi.


Kapolres menambahkan, saat ini yang bersangkutan telah diamankan dan selanjutnya akan dijemput oleh pihak keluarga melalui koordinasi dengan Polres OKU.


“Ini merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami pastikan setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti dengan cepat, tepat, dan humanis,” tegas Kapolres.


Polres Musi Rawas juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila mengetahui adanya kejadian serupa, guna memudahkan tindakan cepat dari pihak kepolisian

Share:

Saturday, April 11, 2026

Bedah Rumah Warga dan Bakti sosial, Aksi Nyata Polres Musi Rawas Utara



MURATARA,PWO-Kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan oleh Polres Musi Rawas Utara melalui kegiatan bakti sosial bedah rumah dan pemberian sembako yang menyentuh langsung kebutuhan warga.


Tidak sekadar simbolis, aksi nyata berupa bedah rumah dan penyaluran bantuan sembako ini menjadi bukti hadirnya institusi kepolisian di tengah masyarakat yang membutuhkan


Kegiatan ini dilakukan pada kelurahan Rupit Kecamatan Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara pada hari Jumat tanggal 10 April 2026 difokuskan pada warga kurang mampu yang selama ini tinggal di rumah dengan kondisi tidak layak huni.


Melalui program bedah rumah, Polres Musi Rawas Utara bersama pemerintah daerah dan masyarakat setempat bergotong royong memperbaiki hunian warga agar lebih aman, sehat, dan nyaman untuk ditempati.


Tak hanya itu, bantuan paket sembako juga turut disalurkan kepada sejumlah keluarga penerima manfaat.


Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan.


Kapolres Musi Rawas Utara AKBP Rendy Surya Aditama.SH.SIK.MH yang diwakili Wakapolres Kompol Yulfikri.SH menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar program seremonial, melainkan bentuk komitmen Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat


“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai bagian dari solusi sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.


Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan bakti sosial ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara aparat kepolisian dan warga.

Dengan adanya interaksi langsung, diharapkan tumbuh rasa saling percaya, kebersamaan, serta kepedulian sosial yang lebih kuat.


Sinergi antara Polres, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program ini.


Semangat gotong royong yang ditunjukkan dalam proses perbaikan rumah menjadi cerminan nilai kebersamaan yang masih terjaga di tengah masyarakat Musi Rawas Utara.


Bagi warga penerima bantuan, kegiatan ini bukan hanya soal perbaikan fisik rumah atau bantuan sembako semata, tetapi juga menghadirkan harapan baru.


Hunian yang lebih layak dan dukungan sosial yang nyata menjadi energi positif untuk menjalani kehidupan yang lebih baik ke depan.


Melalui program ini, Polres Musi  Rawas Utara berharap dapat terus memberikan manfaat nyata sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat yang membutuhkan.


Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi langkah kecil namun bermakna dalam membangun kesejahteraan dan menjaga keharmonisan sosial di wilayah Kabupaten Musi Rawas Utara tutup Kasi Humas Ipda Muhammad Aliudin.SH

Share:

Comments

Blog Archive