Cepat Tepat dan Akurat


Saturday, October 17, 2026

Baru Empat Hari Jabat Kapolres Musi Rawas, AKBP Gokma Langsung Tancap Gas! Cek Kesiapan Personel Polsek Muara Beliti


 

MUSI RAWAS,PWO- Belum genap sepekan menjabat sebagai Kapolres Musi Rawas, AKBP Gokma Uliate Sitompul, S.H., S.I.K., langsung menunjukkan langkah nyata dalam menjalankan tugasnya. 


Terbukti, baru empat hari mengemban amanah sebagai Kapolres Musi Rawas, ia langsung melakukan cek kesiapan ersonel Polsek Muara Beliti Polres Musi Rawas.


Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah awal, AKBP Gokma sapaanya, dalam mengenal lebih dekat jajaran personel di tingkat Polsek, sekaligus melihat secara langsung kondisi pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah hukum Polres Musi Rawas.


Turut mendampingi, Kapolres Musi Rawas, Kasi Propam, Kompol Sutrisno, Kasat Reskrim, AKP Redho Agus Suhendra S.T.rk. S.I.K M.H, Kasat Resnarkoba, Iptu Jemmy A Gumayel, S.H, M.H, dan Kasat Intelkam, AKP Abraham Amirat, S.IP., S.H., M.Si.


Setibanya di Polsek Muara Beliti, Kapolres disambut langsung, Kapolsek Muara Beliti, Iptu Miming Wijaya, S.E, M.M, didampingi, Wakapolsek, Iptu Ali Wardana beserta personel Polsek Muara Beliti. 


Orang nomor satu di Mapolres Musi Rawas, langsung melakukan pengecekan sejumlah ruangan, meliputi ruang kerja Kapolsek, ruang Kanit Provos, ruang tahanan, ruang Kanit Intelkam, ruang Wakapolsek, hingga ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). 


Pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi sarana dan prasarana pendukung tugas kepolisian tetap terjaga dan berfungsi sebagaimana mestinya.


Dalam kunjungan tersebut, Kapolres juga memberikan arahan kepada 26 personel Polsek Muara Beliti agar senantiasa meningkatkan kedisiplinan, profesionalisme, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.


Kapolres Musi Rawas, AKBP Gokma Uliate Sitompul, S.H., S.I.K., mengatakan bahwa tugas kepolisian tidak mengenal hari libur. Anggota Polri harus selalu siap hadir di tengah masyarakat, termasuk saat masyarakat menjalankan aktivitas bersama keluarga maupun ketika umat Nasrani melaksanakan kegiatan keagamaan.


Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat merupakan bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman.


“Polisi tidak ada libur. Kita harus selalu siap hadir di tengah masyarakat. Tugas kita adalah melayani, mengayomi, dan melindungi masyarakat, serta menjaga situasi kamtibmas secara maksimal,” kata Kapolres.


Kapolres juga menekankan pentingnya optimalisasi pelayanan kepolisian, khususnya melalui SPKT. Setiap laporan masyarakat harus direspons dengan cepat, ditindaklanjuti secara profesional, serta dilakukan penyelidikan secara maksimal sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


Selain itu, meminta personel agar tidak mengabaikan setiap pengaduan yang masuk, termasuk laporan yang membutuhkan penanganan langsung di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Penanganan yang cepat dan tepat diharapkan dapat memberikan kepastian serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri, jangan sampai No viral no Justice. 


Selain itu, Kapolres mengingatkan pentingnya memperkuat sinergi antara polisi dan masyarakat. Peran Bhabinkamtibmas harus terus dioptimalkan dalam membangun komunikasi, mendeteksi potensi gangguan keamanan, serta merespons berbagai kejadian, seperti keramaian, kecelakaan lalu lintas, maupun persoalan sosial di lingkungan warga.


“Polisi harus hadir sebagai bagian dari masyarakat. Ketika ada permasalahan, anggota harus cepat merespons dan berupaya memberikan solusi. Minimal, masyarakat yang datang ke kantor polisi mendapatkan pelayanan dan jalan keluar atas persoalan yang dihadapinya,” ujarnya.


Kapolres juga mendorong personel untuk mendukung program  Quick Wins agar pelaksanaannya berjalan sesuai tujuan. Para pimpinan di lingkungan Polsek diminta menjadi teladan bagi anggota, terutama dalam kedisiplinan, sikap, perilaku, dan pelaksanaan tugas sehari-hari.


Dalam bidang penegakan hukum, Kapolres menginstruksikan agar setiap perkara yang dilaporkan masyarakat ditangani secara aktif dan profesional. Pemeriksaan saksi, olah TKP, serta tahapan penyidikan lainnya harus dilaksanakan sesuai prosedur agar proses penanganan perkara berjalan transparan dan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.


"Perhatian khusus juga diberikan terhadap potensi pelanggaran hukum, terutama perjudian dan penyalahgunaan narkoba. Dan, menegaskan bahwa setiap pelanggaran harus ditindak sesuai prosedur operasional standar (SOP) dan ketentuan hukum yang berlaku," paparnya


Kembali, Kapolres juga mengingatkan seluruh personel untuk menjaga keluarga masing-masing agar tidak terjerumus dalam perilaku negatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun mencoreng nama baik institusi.


Tak hanya menyangkut pelaksanaan tugas, kebersihan dan kerapian lingkungan kantor Polsek Muara Beliti turut menjadi perhatian. Oleh sebab itu, meminta seluruh personel menjaga kebersihan ruangan dan fasilitas pelayanan sebagai bentuk kedisiplinan sekaligus upaya menciptakan lingkungan kerja yang nyaman bagi anggota maupun masyarakat yang datang untuk mendapatkan pelayanan.


"Serta, mengingatkan personel, khususnya Bhabinkamtibmas, agar senantiasa menjaga marwah institusi Polri melalui sikap dan tindakan yang positif. Anggota harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan tidak melakukan tindakan yang justru menimbulkan persoalan baru," tuturnya


Kapolres menambahkan, terkait pengaduan masyarakat, meminta jajaran Polsek Muara Beliti meningkatkan patroli secara rutin dan melakukan langkah-langkah pencegahan adanya gangguan kamtibmas.


"Upaya tersebut diharapkan mampu menekan potensi gangguan kamtibmas sekaligus menciptakan rasa aman bagi pengguna jalan dan masyarakat sekitar," ucap suami Ny Nanda Gokma ini


Melalui kunjungan kerja ini, Kapolres Musi Rawas berharap seluruh personel Polsek Muara Beliti semakin meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga kedisiplinan, serta memperkuat kedekatan dengan masyarakat.


"Dengan mengedepankan respons cepat, penegakan hukum yang profesional, dan pendekatan humanis, Polsek Muara Beliti diharapkan mampu mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah hukumnya," harapnya.

Share:

Tingkatkan Disiplin dan Profesional Personel, Kapolres Musi Rawas Cek Tampang dan Kelengkapan Personel Polsek Muara Beliti


 

MUSI RAWAS,PWO-Dalam upaya meningkatkan disiplin serta profesionalisme anggota Polri, Kapolres Musi Rawas, AKBP Gokma Uliate Sitompul, S.H., S.I.K., didampingi Kasi Propam, Kompol Sutrisno, melaksanakan pengecekan tampang dan kelengkapan diri personel di Polsek Muara Beliti, Sabtu (17/10/2026).


Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pengawasan internal untuk memastikan setiap personel senantiasa menjaga penampilan, kerapian, serta kelengkapan administrasi dan identitas diri sesuai dengan ketentuan yang berlaku di lingkungan Polri khususnya Polres Musi Rawas di Polsek Muara Beliti.


Penampilan yang rapi, kedisiplinan, serta kelengkapan diri merupakan hal mendasar yang harus dijaga oleh setiap anggota dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.


Dalam kesempatan itu, Kapolres Musi Rawas, AKBP Gokma Uliate Sitompul, S.H., S.I.K., didampingi Kasi Propam, Kompol Sutrisno, mengatakan sengaja melakukan pengecekan tampang dan kelengkapan diri personel Polsek Muara Beliti.


"Karena, setiap personel dituntut untuk senantiasa menaati aturan, menjaga sikap, tampang dan perilaku, serta menunjukkan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas," kata Kapolres


Kapolres menjelaskan, anggota Polri harus mampu menjadi teladan bagi masyarakat, baik dalam pelaksanaan tugas maupun dalam kehidupan sehari-hari khususnya diwilayah hukum Polsek Muara Beliti Polres Musi Rawas.


Oleh karena itu, seluruh personel diingatkan untuk menjauhi hingga terlibat dengan segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, serta tidak terlibat dalam tindakan yang dapat mencoreng nama baik institusi Polri.


Dan, seluruh personel Polres Musi Rawas khususnya Polsek Muara Beliti, dapat melaksanakan tugas secara profesional, menjunjung tinggi integritas, dan menjaga komitmen untuk tidak melakukan pelanggaran dalam bentuk apa pun.


“Jaga kehormatan diri, keluarga, dan institusi. Jangan pernah mendekati apalagi terlibat narkoba. Jadilah anggota Polri yang disiplin, berintegritas, dan dapat dipercaya masyarakat,” ucapnya


Kapolres menambahkan, melalui pengecekan dan pengawasan secara berkala, diharapkan seluruh personel Polsek Muara Beliti Polres Musi Rawas, semakin siap menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.


"Serta mampu mengedepankan sikap humanis dan profesional pada kepentingan masyarakat serta mampu menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Musi Rawas," akhirnya.

Share:

Monday, October 5, 2026

BLUD SPAM Musi Rawas Terus Tingkatkan Pelayanan Air Bersih


 

MUSI RAWAS,PWO — Dalam upaya meningkatkan kualitas dan kontinuitas pelayanan air bersih kepada masyarakat, BLUD Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kabupaten Musi Rawas terus melakukan pembenahan dan optimalisasi sarana prasarana di sejumlah Instalasi Kota Kecamatan (IKK).


Beberapa langkah perbaikan yang telah dilakukan BLUD SPAM antara lain perbaikan jaringan pipa yang mengalami kebocoran serta perbaikan pompa di IKK Karyasakti. Langkah tersebut dilakukan untuk mengembalikan dan meningkatkan keandalan sistem distribusi air kepada pelanggan.


Selain itu, BLUD SPAM juga telah melakukan perbaikan pompa intake IKK Muara Kelingi sebagai bagian dari upaya memastikan proses pengambilan dan produksi air baku dapat berjalan secara optimal.


Tidak hanya pada aspek teknis, BLUD SPAM juga terus melakukan pembenahan dari sisi administrasi dan pendapatan. Salah satunya melalui penertiban dan penagihan tunggakan pelanggan yang telah berlangsung lebih dari dua tahun di IKK Muara Beliti.


Kepala Dinas PU CKTRP Kabupaten Musi Rawas, Dr. Ir. H. Oktaviano, ST, M.Si., IPU melalui Kepala BLUD UPT SPAM , ASFIRINO, S.T Kabupaten Musi Rawas saat ditemui media Ia menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk meningkatkan pelayanan sekaligus memperbaiki tata kelola pengelolaan SPAM.


“Kami terus melakukan pembenahan, baik dari sisi teknis maupun administrasi. Perbaikan jaringan, pompa, serta penertiban tunggakan merupakan langkah yang harus dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik dan berkelanjutan,” ujarnya. Senin (05/10/2026).


Masih kata ASFIRINO, S.T Ke depan, BLUD SPAM Kabupaten Musi Rawas akan melanjutkan perbaikan dan optimalisasi secara menyeluruh terhadap seluruh IKK yang berada di Kabupaten Musi Rawas.


Program tersebut akan dilakukan secara bertahap dengan melihat kondisi masing-masing IKK, mulai dari jaringan perpipaan, pompa, sumber air, sarana produksi hingga sistem distribusi kepada pelanggan.


“Target kami ke depan adalah melakukan pembenahan secara menyeluruh di seluruh IKK. Kami ingin pelayanan air bersih kepada masyarakat Musi Rawas semakin optimal, sehingga masyarakat mendapatkan pelayanan yang lebih baik, lancar dan berkelanjutan,” tambahnya.


BLUD SPAM juga mengajak seluruh pelanggan untuk bersama-sama mendukung peningkatan pelayanan dengan memenuhi kewajiban pembayaran rekening air tepat waktu serta menyampaikan laporan apabila terdapat gangguan pelayanan maupun kebocoran jaringan.


“Dengan adanya kerja sama antara BLUD SPAM dan masyarakat, diharapkan pelayanan air bersih di Kabupaten Musi Rawas dapat terus meningkat dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” tutupnya. (**)

Share:

Tuesday, September 22, 2026

Hari Lalulintas Bhayangkara Ke-71, Kapolres Musi Rawas : Harus Profesional dan Presisi Hadapi Dinamika Masyarakat


 

MUSI RAWAS,PWO-Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., mengingatkan jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas ), Polres Musi Rawas, untuk terus meningkatkan profesionalisme dan bertransformasi menjadi polisi yang semakin presisi dalam menghadapi dinamika masyarakat.


Menurutnya, tuntutan serta kritik masyarakat terhadap kepolisian saat ini semakin tajam. Kondisi tersebut menuntut personel Polantas untuk tidak hanya berpegang pada aturan, tetapi juga mampu memahami perkembangan sosial dan kondisi nyata di lapangan.


Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh orang nomor satu di Mapolres Musi Rawas, saat pelaksanaan syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026, usai pelaksanaan Apel Gabungan Dalam Rangka Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026, di halaman apel Mapolres Musi Rawas, Selasa (22/9/2026).


Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakapolres, Kompol Azmi Halim Permana, S.I.K., M.A.P., didampingi, Kasat Lantas, AKP Muriyanto SH, MH, beserta seluruh personel Satlantas Polres Musi Rawas.


Selain hadir juga, perwakilan Dinas Perhubungan, perwakilan Sat Pol PP Damkar, Kepala UPTD Samsat Mura I, Kepala UPTD Samsat Mura II, perwakilan PT Jasa Raharja Cabang Lahat dan Komunitas Ojek Muara Beliti.


"Polantas harus lebih profesional dan transformatif. Yang paling penting adalah menciptakan kepolisian yang modern dan presisi," kata Kasat Lantas, AKP Muriyanto SH, MH


Kasat Lantas menjelaskan, paradigma kepolisian saat ini telah mengalami perubahan dari pola lama menuju konsep Polri Presisi. Perubahan tersebut harus diikuti dengan kemampuan personel dalam membaca situasi dan memahami perspektif masyarakat.


Dalam penanganan persoalan lalu lintas, misalnya, aturan dan undang-undang memang menjadi dasar dalam bertindak. Namun, di lapangan, petugas juga dihadapkan pada berbagai pandangan masyarakat, termasuk masyarakat kecil yang terkadang memiliki pemahaman berbeda terhadap aturan.


"Kadang ketika kita menyampaikan aturan, muncul opini dari masyarakat, terutama wong cilik atau rakyat jelata. Ini menjadi tantangan bagi kita bagaimana aturan tetap ditegakkan, tetapi masyarakat juga dapat memahami maksud dari penegakan tersebut," jelasnya.


Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan, menyoroti masih rendahnya kesadaran terhadap ketertiban lalu lintas, termasuk persoalan kewajiban masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor.


Menurutnya, berbagai persoalan lalu lintas tidak dapat diselesaikan hanya melalui penindakan. Dibutuhkan kesadaran bersama antara petugas dan masyarakat.

Fenomena SIM Seumur Hidup hingga Perubahan Generasi


Selain itu, Kapolres turut menyinggung munculnya wacana mengenai Surat Izin Mengemudi (SIM) seumur hidup. Menurutnya, gagasan tersebut perlu menjadi bahan pemikiran bagi jajaran lalu lintas, khususnya terkait kemampuan dan kondisi seseorang dalam berkendara yang dapat berubah seiring waktu dan usia.


"Apakah kemampuan seseorang bisa tetap sama? Rekan-rekan lalu lintas harus berpikir dan terus mengikuti perkembangan, termasuk membaca apa yang berkembang di media sosial," ujarnya.


Kapolres berpesan, kepada personel, terutama anggota muda yang baru bergabung di jajaran lalu lintas, agar mampu memahami perubahan karakter masyarakat.


Perubahan generasi, termasuk karakter Generasi Z, menjadi salah satu tantangan tersendiri. Menurutnya, sebagian anak muda saat ini cenderung ingin mencapai tujuan dengan cara cepat tanpa melalui proses yang panjang.


"Karena itu, personel Polantas dituntut semakin dewasa, bijak, dan mampu berkomunikasi dengan masyarakat di tengah berbagai keterbatasan serta fenomena sosial yang berkembang," paparnya


Kapolres menuturkan, jalan rusak dan persoalan Over Dimension Over Loading (ODOL), persoalan infrastruktur jalan di Musi Rawas juga menjadi perhatian. Kerusakan jalan kerap mendapat sorotan dan pemerintah menjadi pihak yang disalahkan. Namun, di sisi lain, adanya persoalan ODOL, yang turut memberikan tekanan terhadap kondisi jalan.


"Semakin panjang jalurnya, semakin menjadi tantangan kita bersama," ujarnya.


Kapolres menambahkan, personel Polantas terkadang berada dalam posisi dilematis. Ketika kendaraan dihentikan, masyarakat dapat mempertanyakan tindakan petugas. Namun, apabila tidak dilakukan penindakan, persoalan lain juga dapat muncul.

Karena itu, diperlukan kebijaksanaan, komunikasi, dan pemahaman terhadap kondisi di lapangan.


Kapolres berharap masyarakat semakin dewasa dan bijak dalam menyikapi persoalan lalu lintas. Kesadaran masyarakat, menurutnya, menjadi bagian penting dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.


"Polantas harus semakin Presisi, semakin profesional. Tidak perlu berdebat, tetapi bagaimana kita bisa memanfaatkan teknologi dan pendekatan yang lebih modern. Dan menekankan, transformasi Polantas bukan hanya mengenai penegakan aturan, tetapi juga bagaimana menghadirkan pelayanan yang profesional, modern, humanis, dan mampu menjawab tuntutan masyarakat yang terus berubah" harap kapolres


Sementara itu, Kasat Lantas, AKP Muriyanto, SH, MH, mengatakan momentum peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026, semakin memperkuat kesadaran masyarakat dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.


AKP Muriyanto berharap peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta mempererat sinergi antara kepolisian dan seluruh pengguna jalan.


“Kami berharap masyarakat semakin sadar dan tertib dalam berlalu lintas, selalu mengutamakan keselamatan, serta menjadi pelopor keselamatan di jalan,” ujar AKP Muriyanto.


Kasat Lantas menjelaskan, keselamatan lalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, diperlukan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas, sikap saling menghargai antar-pengguna jalan, serta kepedulian untuk menciptakan lingkungan lalu lintas yang aman dan nyaman.


Selain itu, Kasat Lantas berharap terus meningkatkan profesionalisme, memberikan pelayanan yang humanis, responsif, dan transparan kepada masyarakat.


“Semoga di Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 ini, kita semakin solid dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan bersama-sama mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan di wilayah hukum Polres Musi Rawas,” akhirnya

Share:

Memperingati HUT ke-71 Lalu Lintas, Jajaran Polres Lubuk Linggau Gelar Silaturahmi Dengan Komunitas Ojek


 LUBUKLINGGAU,PWO — Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas yang ke-71, jajaran Kepolisian Resor (Polres) Lubuk Linggau, Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan, menggelar inisiatif silaturahmi yang merakyat dan humanis. Pada Selasa pagi, 22 September 2026, pukul 08.30 WIB, halaman depan Markas Komando Polres (Mapolres) Lubuk Linggau disulap menjadi ruang interaksi yang hangat antara aparat kepolisian dan para pahlawan transportasi masyarakat, yakni pengemudi ojek online (ojol) maupun ojek pangkalan.

Kegiatan sarapan pagi bersama ini dipimpin langsung oleh Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Lubuk Linggau, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Catur Erwin Setiawan. Kehadiran pucuk pimpinan Polres tersebut turut didampingi oleh Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Lubuk Linggau beserta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Lubuk Linggau. Tidak sekadar berbagi hidangan pagi, momen ini dimanfaatkan sebagai wadah dialog dua arah yang konstruktif antara pihak penegak hukum dan para pengguna jalan aktif.

Pemilihan komunitas ojek sebagai tamu kehormatan dalam perayaan HUT ke-71 Lalu Lintas ini memiliki makna strategis. Para pengemudi ojek merupakan urat nadi mobilitas warga perkotaan yang setiap hari berhadapan langsung dengan dinamika dan risiko di jalan raya. Dalam suasana santai dan kekeluargaan, AKBP Catur Erwin Setiawan beserta jajaran menyelipkan edukasi terkait pentingnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). Para pengemudi diajak untuk berpartisipasi aktif bukan hanya sebagai pengguna jalan yang patuh aturan, melainkan juga sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas di tengah masyarakat.

Selain itu, kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi Polri terhadap mitra-mitra informal di lapangan yang sering kali membantu tugas kepolisian, seperti memberikan informasi awal terkait kecelakaan atau gangguan keamanan di jalan. Dengan menghilangkan sekat institusional dan duduk sejajar menikmati sarapan, jajaran Polres Lubuk Linggau berupaya menyerap langsung aspirasi, keluh kesah, serta masukan dari komunitas ojek terkait kondisi lalu lintas di Kota Lubuk Linggau.

Melalui perayaan yang sederhana namun penuh makna ini, Polres Lubuk Linggau mengirimkan pesan kuat tentang wajah kepolisian modern yang mengedepankan pendekatan preventif, edukatif, dan humanis. Semangat HUT ke-71 Lalu Lintas diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat kemitraan antara Polri dan seluruh elemen masyarakat, demi mewujudkan budaya berlalu lintas yang berkeadilan, aman, dan tertib bagi semua pihak.

Share:

Dukung Penguatan Olahraga Inklusif, Polres Lubuk Linggau Beri Bantuan Alat Olahraga Atlit Difabel


 LUBUKLINGGAU,PWO— Sebagai bentuk nyata kepedulian dan dukungan terhadap penguatan olahraga inklusif, Kepolisian Resor (Polres) Lubuk Linggau, jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan, menyalurkan bantuan alat olahraga kepada para atlet difabel di Kota Lubuk Linggau. Penyerahan bantuan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Lubuk Linggau, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Catur Erwin Setiawan.

Agenda penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan pada hari Senin, 21 September 2026, pukul 17.00 WIB. Bertempat di Taman Olahraga Megang (TOM) Kota Lubuk Linggau, kegiatan ini berlangsung dalam suasana yang hangat dan penuh semangat kekeluargaan, di mana jajaran kepolisian berbaur langsung dengan para pahlawan olahraga daerah tersebut.

Dalam kesempatan ini, AKBP Catur Erwin Setiawan tidak hanya menyerahkan bantuan secara simbolis, tetapi juga menyempatkan diri untuk berdialog dan memberikan motivasi kepada para atlet. Langkah ini merupakan representasi dari komitmen institusi Polri yang senantiasa berupaya hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penegak hukum, melainkan juga sebagai pengayom dan mitra yang mendukung kemajuan sumber daya manusia tanpa diskriminasi.

Bantuan alat olahraga dari Polres Lubuk Linggau ini memiliki makna yang mendalam. Fasilitas ini diharapkan dapat menunjang program latihan para atlet difabel agar lebih maksimal, sekaligus menjadi pelecut semangat agar mereka terus mengukir prestasi di berbagai kancah kompetisi. Inisiatif ini membawa pesan moral yang kuat bahwa keterbatasan fisik bukanlah sebuah penghalang untuk berkarya dan mengharumkan nama daerah.

Melalui kegiatan di Taman Olahraga Megang sore itu, Polres Lubuk Linggau berharap dapat memantik sinergi dari berbagai instansi pemerintah, swasta, maupun elemen masyarakat lainnya. Keterlibatan lintas sektoral sangat dibutuhkan untuk bersama-sama membangun ekosistem olahraga yang ramah, berkeadilan, dan mampu melahirkan atlet-atlet difabel kebanggaan Kota Lubuk Linggau di masa depan.

Share:

Monday, September 21, 2026

Sumber Air Mengering, Polsek BTS Ulu Datangkan 15 Ribu Liter Air untuk Antisipasi Karhutla


 

MUSI RAWAS,PWO — Menghadapi musim kemarau dan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Polsek BTS Ulu Polres Musi Rawas bergerak membantu warga dengan menyalurkan air sebagai cadangan untuk pemadaman api di Dusun Kupok, Desa Lubuk Pauh, Kecamatan BTS Ulu, Kabupaten Musi Rawas.


Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 19 September 2026, sekitar pukul 13.00 WIB, dipimpin langsung Kapolsek BTS Ulu AKP Fauzan Aziman, S.H., bersama empat personel.


Bantuan air ini diberikan setelah warga menyampaikan permohonan bantuan karena sumber air di sekitar lokasi karhutla mulai mengering akibat kondisi musim kemarau. Ketersediaan air cadangan dinilai penting agar warga dapat melakukan pemadaman secara cepat apabila sewaktu-waktu api kembali muncul dan berpotensi meluas.


Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek BTS Ulu mendistribusikan air ke sejumlah tempat penampungan sementara yang dibuat warga. Sedikitnya 10 titik bak penampungan berbahan terpal plastik, serta sejumlah drum plastik dan mini tangki air yang berada di sekitar rumah maupun pondok kebun warga, diisi sebagai persediaan air untuk menghadapi kemungkinan karhutla.


Untuk memenuhi kebutuhan air tersebut, Polsek BTS Ulu berkolaborasi dengan pihak perusahaan melalui bantuan satu unit truk tangki berkapasitas 15.000 liter milik PT PWS, subkontraktor PT Sleraya.


Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa langkah antisipasi yang dilakukan jajaran Polsek BTS Ulu merupakan bentuk kesiapsiagaan dalam membantu masyarakat menghadapi ancaman karhutla.


"Alhamdulillah, hari Minggu dan Senin malam ini telah turun hujan di sebagian besar wilayah Kab Musi Rawas,”  ujar AKBP Agung Adhitya Prananta.


Turunnya hujan tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat, khususnya setelah sebelumnya menghadapi kondisi kemarau dan keterbatasan sumber air di sejumlah lokasi. Meski demikian, kewaspadaan terhadap potensi karhutla tetap perlu dipertahankan, terutama selama kondisi cuaca kembali panas dan kering.


Dengan adanya suplai air sebanyak **15.000 liter**, warga Dusun Kupok kini memiliki cadangan air yang dapat digunakan untuk melakukan pemadaman awal apabila terjadi kebakaran lahan.


Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan masyarakat sekaligus mencegah api membesar dan meluas. Polsek BTS Ulu juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melaporkan apabila menemukan titik api, sehingga penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

Share:

Sunday, September 13, 2026

Kurang dari 3 Jam ,Satreskrim Polres Musi Rawas Berhasil Tangkap Pelaku Pembunuhan Saudara Kandung di Muara Lakitan


 

​MUSI RAWAS,PWO – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Musi Rawas mengamankan seorang pria bernama SA bin Ko (25) atas dugaan tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat yang menewaskan saudara kandungnya sendiri, SH bin Ko (29). Peristiwa berdarah tersebut terjadi di rumah orang tua mereka di Desa Semangus Baru, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas, pada Minggu (13/9/2026) sekira pukul 04.15 WIB.


​Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Kasat Reskrim Polres Musi Rawas AKP Redho Agus Suhendra, membenarkan penangkapan terhadap pelaku penusukan hingga tewas tersebut.


​"Terduga pelaku berinisial SA (25) telah berhasil kita amankan tanpa perlawanan beberapa jam setelah kejadian di Desa Pendingan . Pelaku merupakan saudara kandung dari korban sendiri," ujar Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H.


​Insiden bermula saat pelaku sedang dimarahi oleh orang tuanya di ruang makan. Secara tiba-tiba, pelaku menyerang korban menggunakan sebilah pisau dan menusuk tubuh korban sebanyak tiga kali, mengenai bagian bahu kanan, perut, dan pinggang belakang kanan. Korban seketika tumbang bersimbah darah di lokasi kejadian.


​"Motif sementara diduga kuat akibat perselisihan dalam keluarga. Penyidik dari Satreskrim Polres Musi Rawas masih terus mendalami pemeriksaan untuk mengungkap secara rinci latar belakang kejadian ini," tambah Kasat Reskrim AKP Redho Agus Suhendra.


​Korban sempat dilarikan ke RS Sobirin Lubuklinggau untuk mendapatkan penanganan medis darurat. Namun, akibat luka parah pada bagian organ vital, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis dengan tiga titik luka tusuk.


​Dalam pengungkapan kasus ini, Satreskrim Polres Musi Rawas mengamankan sejumlah barang bukti:

​1 (satu) bilah senjata tajam jenis pisau bergagang kayu dilapisi karet

​1 (satu) helai kain batik dengan bercak darah

​Saat ini pelaku telah ditahan di Mapolres Musi Rawas untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. 


Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 458 ayat (1) KUHP tentang Pembunuhan atau Pasal 469 ayat (2) KUHP tentang Penganiayaan Berat yang mengakibatkan kematian.

Share:

Operasi "Under Cover Buy", Pemuda 18 Tahun Diamankan Beserta BB 6 Butir Ekstasi


Lubuk Linggau,PWO – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan kembali membuktikan keberhasilannya dalam menindak tegas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum setempat. Pada Jumat (11/9) sekitar pukul 22.30 WIB, tim operasional berhasil mengamankan seorang tersangka berinisial MF (18), warga Jalan Dayang Torek, Kelurahan Ulak Lebar, Kecamatan Lubuk Linggau Barat II, Kota Lubuk Linggau.

 

Penangkapan ini bermula dari informasi yang diterima pihak kepolisian dari masyarakat setempat, yang melaporkan adanya dugaan sering terjadinya transaksi jual-beli narkotika di lingkungan Kelurahan Ulak Lebar. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kasat Resnarkoba Polres Lubuk Linggau AKP M. Romi segera memerintahkan Kanit Idik I Satresnarkoba Ipda Dio Firmansyah beserta anggota jajarannya untuk melakukan penyelidikan mendalam guna memastikan kebenaran informasi sekaligus merancang langkah penindakan.

 

Berdasarkan hasil pengamatan dan penyelidikan yang matang, tim kemudian melaksanakan operasi penyamaran atau Under Cover Buy (UCB). Anggota yang bertugas menyamar melakukan pemesanan narkotika jenis ekstasi sebanyak 6 butir kepada terduga pelaku. Setelah kesepakatan harga dan waktu pertemuan terjalin, transaksi disepakati berlangsung di Simpang Empat Jalan Dayang Torek, Kelurahan Ulak Lebar.

 

Tepat pada waktu yang disepakati, pelaku datang menggunakan sepeda motor, dan saat mendekati petugas serta terlihat membawa barang yang dipesan, tim pengawas segera bergerak melakukan penangkapan. Tersangka diamankan di lokasi kejadian bersama seluruh barang bukti yang dibawanya.

 

Dari penggeledahan yang dilakukan, petugas berhasil menyita barang bukti berupa: 6 butir tablet berwarna oranye yang diduga narkotika golongan I jenis ekstasi dengan berat bruto 3,26 gram, pada permukaannya terdapat ciri khas bentuk wajah dan tulisan “TRUMP” di bagian belakang; 1 buah kotak rokok bekas merek Sampoerna yang digunakan untuk menyembunyikan barang terlarang; serta 1 unit sepeda motor merek Honda Beat warna hitam tanpa pelat nomor, dengan nomor rangka MH1JF5110BK975168 dan nomor mesin JF51E-1965202.

 

Dalam pemeriksaan awal, tersangka mengakui perbuatannya dan mengungkapkan bahwa dirinya hanya bertindak sebagai kurir yang diminta mengantarkan barang tersebut atas perintah seseorang yang diketahui berinisial RA, yang diduga berperan sebagai bandar utama. Pengungkapan ini menjadi celah penting bagi penyidik untuk menelusuri jejak jaringan peredaran narkotika lebih luas hingga ke akarnya.

 

Tersangka kini disangkakan melanggar Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, juncto Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, dengan ancaman hukuman berat sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Kapolres Lubuk Linggau melalui Kasat Resnarkoba menegaskan bahwa penindakan terhadap peredaran narkotika akan terus dilakukan secara berkelanjutan, tanpa kompromi, dan menyasar setiap lapisan jaringan, mulai dari pengantar hingga pemasok utama. Keberhasilan ini juga menjadi bukti peran penting partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi, yang menjadi kunci keberhasilan operasi kepolisian.

 

Tersangka beserta seluruh barang bukti telah dibawa ke Markas Polres Lubuk Linggau untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut, sementara penelusuran keberadaan bandar yang diduga berinisial RA terus diupayakan agar peredaran narkotika di wilayah Lubuk Linggau dapat diputus sepenuhnya.

Share:

Wednesday, September 9, 2026

Diduga Langgar Perjanjian, Oknum Anggota DPRD Kota Lubuk Linggau Digugat


Lubuklinggau,PWO-Anggota DPRD Kota Lubuk Linggau berinisial AM digugat ke Pengadilan Negeri Lubuk Linggau terkait dugaan wanprestasi atas perjanjian bisnis proyek senilai Rp300 juta.


Gugatan tersebut diajukan oleh Dina, seorang ibu tiga anak, yang merasa dirugikan atas kerja sama yang tidak terealisasi sesuai kesepakatan.


Pada sidang perkara perdata yang kedua pada Rabu (9/9/2026), oknum Dewan berhalangan hadir untuk kedua kalinya karena sedang Dinas Luar, hanya dihadiri kuasa hukumnya, Febri Habibi Asril Wijaya, sehingga sidang ditunda minggu depan. 


Dina yang didampingi suaminya dan kuasa hukum, Bima Gurmani, menjelaskan kronologi kejadian ini.


Menurutnya, persoalan bermula ketika AM menawarkan kerja sama bisnis proyek dengan iming-iming keuntungan sebesar 5 persen dari modal Rp300 juta yang diserahkan.


Kesepakatan itu kemudian dituangkan dalam perjanjian di hadapan salah seorang notaris yang berlokasikan di Lubuk Linggau.


Dalam perjanjian tersebut, kerja sama tersebut memiliki jangka waktu sekitar tujuh bulan.


Namun, hingga akhir Desember 2025, janji keuntungan dan modal yang dijanjikan tidak pernah terealisasi.

Share:

Comments

Blog Archive