Cepat Tepat dan Akurat




Friday, May 24, 2024

Embat Hp Teman, Buruh Asal B Srikaton Masuk "Sarang Landak" Polres Musi Rawas


MUSI RAWAS,PWO-Tim "Landak" Satreskrim Polres Musi Rawas (Mura), berhasil meringkus Non TO, terduga dalam perkara curat pasal 363 ayat 3 KUHPidana, dalam rangka Operasi Sikat Musi I 2024.

Diketahui identitas tersangka, Intan Saputra (22), warga Kelurahan B Srikaton, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Mura. Tersangka dibekuk didepan rumah warga di Kelurahan B Srikaton, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Mura, sekitar pukul 19.00 WIB, Kamis (23/5/2024).

Tersangka ditangkap lantaran diduga mencuri satu unit Hp merek Real Me C3 warna biru, milik ZH (23), tidak lain teman tersangka dipondok kolam di Dusun I, Desa Surodadi, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Mura, sekitar pukul 04.00 WIB, Jumat (3/5/2024).

Hal tersebut dibenarkan, Kapolres Mura, AKBP Andi Supriadi SH, SIK, MH melalui Kasat Reskrim, AKP Herman Junaidi SH didampingi Kasi Humas, AKP Herdiansyah, saat dikonfirmasi, Jumat (24/5/2024).

"Berdasarkan laporan polisi LP / B / 02 / V / 2024 / SPKT /SEK. TGM / RES. MURA/  SUMSEL, tgl  20  Mei 2024. Maka kami meringkus tersangka, Intan Saputra (22), warga Kelurahan B Srikaton, lantaran terlibat dalam pencurian Hp milik, ZH," kata Kasat Reskrim didampingi Kasi Humas

Kasat Reskrim menjelaskan, tersangka ditangkap bermula saat anggota mendapatkan informasi dari warga, tentang keberadaan tersangka didepan rumah warga di Kelurahan B Srikaton.

Selanjutnya, Tim Landak Satreskrim Polres Mura, dipimpin, Kanit Pidum, Aiptu Erwin Friansyah, SH, untuk melakukan penyelidikan sekaligus penangkapan terhadap tersangka.

Setiba dilokasi, ternyata benar, tersangka berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP), tanpa mikir panjang anggota langsung meringkus tersangka tanpa melakukan perlawanan.

"Saat ditangkap tersangka tidak melakukan perlawanan. Selain tersangka, anggota menyita BB berupa satu unit Hp merek Real Me C3 warna biru, milik korban kemudian tersangka dan BB digelandang ke Mapolres Mura, untuk di proses sesuai dengan hukum yang berlaku," jelas Kasat Reskrim

Lebih lanjut, Kasat Reskrim menjelaskan, kejadian pencurian tersebut terjadi, bermula saat korban bersama rekan-rekannya sedang tidur di pondok kolam untuk menunggu kolam.

Lalu sekitar pukul 23.00 WIB, korban tidur dan yang lain menonton bola lewat HP didalam pondok. Selanjutnya sekitar pukul 04.00 WIB, korban terbangun dan juga rekan-rekannya juga terbangun dan melihat dua unit Hp, yang sedang di cas didalam pondok sudah tidak ada lagi/hilang.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kehilangan satu unit Hp merek Real Me C3 warna biru. Namun satu unit Hp milik teman korban berupa satu unit HP merk Vivo warna kuning, dan apabila dihitung keseluruhan senilai Rp. 4.000 000.

"Dari perkara tersebut, kami meringkus tersangka dan saat ini masih dilakukan pendalaman perkara," tuturnya. (ica/rls)

Share:

Thursday, May 23, 2024

Laka Tunggal, Mobil Travel Terjun ke Sungai Kelingi

Polsek Muara Kelingi dan Satlantas Polres Musi Rawas Dibantu Warga Evakuasi Korban 

MUSI RAWAS,PWO-Adanya musibah kecelakaan tunggal mobil Toyota Rush  BG 1850 XQ, warna hitam terjun ke Sungai Kelingi, tepatnya dibawah Jembatan Muara Kelingi, diperbatasan Desa Lubuk Muda dengan Kelurahan Muara Kelingi, Kecamatan Muara Kelingi, Jalan Lintas Musi Banyuasin-Musi Rawas, sekitar pukul 05.30 WIB, Kamis (23/5/2024).

Satlantas Polres Musi Rawas (Mura), bersama Polsek Muara Kelingi, sigap meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), guna melakukan pengecekan, pemeriksaan saksi-saksi, olah TKP, serta mengevakuasi korban lakalantas.

Dan, hasil informasi yang didapatkan, mobil Travel dari Lesung Batu Muratara dengan tujuan dari Kota Palembang menuju Sarolangun Jambi, membawa lima penumpang dan satu sopir, dan akibat kejadian tersebut empat meninggal dan dua selamat.

Hal tersebut dibenarkan, Kapolres Mura, AKBP Andi Supriadi SH, SIK, MH, didampingi Kasat Lantas, AKP Saharudin SH, KBO Lantas, Ipda Ali Wardana, Kanit Turjawali, Ipda Kailani dan Kanit Lakalantas, Ipda Haris, saat dikonfirmasi, Kamis (23/5/2024)

"Iya, memang benar, ada musibah kecelakaan lalulintas. Maka dari itu, Satlantas Mura dan Polsek Muara Kelingi, melakukan pengecekan, pemeriksaan saksi-saksi, olah TKP, serta mengevakuasi korban lakalantas," kata Kapolres 

Kapolres menjelaskan, hasil introgasi sementara, Mobil toyota Rush warna hitam Nopol BG 1850 XQ, dikemudikan oleh, Atmam (25), warga Desa Lesung Batu, Kecamatan Rawas Ulu, melaju dengan kecepatan tinggi dalam keadaan mengantuk, sehingga lepas kendali lalu keluar jalan dan masuk kedalam sungai.

Akibat kejadian tersebut, empat meninggal dunia, diantaranya, sopir Atmam (25), meninggal dunia,  Elsa (28), warga Kota Prabumulih, meninggal dunia, Sundari (32), warga Desa Lubuk Kemang, Rawas Ulu, meninggal dunia, Tati (34), warga Desa Lubuk Kemang, Rawas Ulu, meninggal dunia.

"Sedangkan dua korban selamat, Anisa (19), warga Desa Lesung Batu, Rawas Ulu, selamat dan Taufik Hidayat (45), warga Desa Lesung Batu, Kecamatan Rawas Ulu, selamat. Saat ini masih dilakukan perawatan," jelasnya

Lebih lanjut, Kapolres menghimbau, kepada sopir khususnya sopir travel, yang mengangkut atau membawa penumpang apabila mengalami kecapean ataupun mengantuk saat mengendarai kiranya akan lebih baik berhenti dan istirahat, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Dan kepada keluarga korban, kami dari Polres Musi Rawas, turut berbelasungkawa atas kejadian kecelakaan ini," tuturnya. (ica/rls)

Share:

Wednesday, May 22, 2024

Curi Motor Tetangga, Warga Pian Raya Ditangkap Polsek Muara Lakitan Polres Musi Rawas


MUSI RAWAS,PWO-Masih dalam Operasi Sikat I Musi 2014, Polsek Muara Lakitan Polres Musi Rawas (Mura), berhasil meringkus terduga pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat), dalam perkara Pasal 363 KUHPidana.


Tersangka ditangkap di Dusun II, Desa Pian Raya, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Mura, sekitar pukul 00.00 WIB, Selasa (21/5/2024). Diketahui identitas tersangka, Toni (24), warga Dusun II, Desa Pian Raya, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Mura.


Tersangka ditangkap lantaran mencuri satu unit sepeda motor Honda Supra Fit S jambrong Nopol B 6743 BKE, warna hitam, yang terparkir di dalam rumah korban berinisial, MA (34), yang tidak lain masih tetangga tersangka, sekitar pukul 19.00 WIB, Senin (20/5/2024)


Hal tersebut dibenarkan, Kapolres Mura, AKBP Andi Supriadi SH, SIK, MH, melalui Kapolsek Muara Lakitan, AKP Muhammad Abdul Karim SH, saat dimintai keterangan, Rabu (22/5/2024).


"Benar, kami meringkus tersangka, Toni asal warga Dusun II, Desa Pian Raya, karena terlibat dalam pencurian sepeda motor," kata Kapolsek


Kapolsek menjelaskan, berdasarkan laporan polisi LP/B-03/V/2024/POLSEK MUARA LAKITAN/POLRES MUSI RAWAS/POLDA SUMATERA SELATAN, tanggal 21 Mei 2024.


Diketahui kejadian tersebut terjadi dengan cara merusak papan dinding rumah korban, setelah itu masuk tersangka mencuri satu unit sepeda motor Honda Supra Fit S jambrong Nopol B 6743 BKE, warna hitam, yang terparkir di dalam rumah korban, apabila dihitung dengan uang lebih kurang Rp.3.800.000.


"Akibat kejadian tersebut, korban melaporkan ke Mapolsek Muara Lakitan, guna ditindaklanjuti melalui proses hukum," jelasnya


Lebih lanjut, Kapolsek menjelaskan, tersangka dibekuk setelah anggota mendapatkan informasi dari warga tersangka berada dikediamannya.


Selanjutnya, saat penangkapan, Kapolsek Muara Lakitan, AKP Muhammad Abdul Karim SH didampingi Kanit Reskrim, Ipda Anggiat H Silalahi SH, melakukan penyelidikan, interogasi saksi dan cek TKP, selanjutnya warga bersama personel berhasil mengamankan tersangka.


"Saat diinterogasi tersangka mengakui telah melakukan pencurian sepeda motor milik korban, dengan cara merusak papan dinding rumah korban. Selanjutnya tersangka dan BB diamankan di Polsek Muara Lakitan, serta diserahkan ke Penyidik Satreskrim Polres Mura," tuturnya. (ica/rls)

Share:

Jelang Hari Bhayangkara Ke-78, Polres Musi Rawas Berikan Pelayanan Pengobatan dan USG Gratis


MUSI RAWAS,PWO-Polres Musi Rawas (Mura), menggelar kegiatan Bakti Kesehatan (Bakses), berupa Pengobatan dan Pelayanan Kesehatan Gigi serta USG Gratis di Gedung Atmani Wedhana Polres Mura, Rabu (22/5/2024).

Kegiatan Bakses sosial kepada masyarakat ini merupakan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara Ke-78, yang jatuh pada 1 Juli 2024 mendatang. Dan, kegiatan ini diselenggarakan berkat kerjasama Polres Musi Rawas bersama dengan Dinkes Mura dan RSIA Dwi Sari Lubuklinggau.

Kegiatan ini dibuka oleh, Kapolres Mura, AKBP Andi Supriadi SH, SIK, MH, diwakili Wakapolres, Kompol M Harsono SH, turut hadir dr. Hj. Siti Rahayu, MM., SPOG beserta petugas kesehatan RSIA Dwi Sari Kota Lubuklinggau, Kepala Puskesmas Muara Beliti, dr Djannah Prastuti Poedjihiarti, beserta Siddokes Polres Musi Rawas.

Dalam kesempatan itu, Wakapolres, Kompol M Harsono SH, mengatakan kegiatan Bakses berupa Pengobatan dan Pelayanan Kesehatan Gigi serta USG Gratis ini, merupakan dalam rangka kegiatan peringatan Hari Bhayangkara Ke-78, yang jatuh pada 1 Juli 2024 mendatang.

"Dan, sebelumnya, Polres Mura beserta polsek jajaran, telah banyak melaksanakan kegiatan sosial untuk masyarakat diantaranya, donor darah, baksos dan kegiatan positif lainnya," kata Wakapolres

Wakapolres menjelaskan, kegiatan Pengobatan dan Pelayanan Kesehatan Gigi serta USG Gratis ini, tentunya dilakukan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara gratis, selain itu, salah satu bukti hadirnya Polri dalam hal ini, Polres Musi Rawas, ditengah masyarakat. 

"Maka dari itu, kepada masyarakat yang ingin melakukan pemeriksaan kesehatan silahkan, karena dilakukan secara gratis berikut dengan obat-obatannya, dibandingkan diluaran pastinya dipungut biaya, apalagi ibu-ibu hamil yang ingin memeriksa kandungannya," jelasnya

Lebih lanjut, Wakapolres menjelaskan, semoga dengan dilaksanakan kegiatan sosial ini, bisa meringankan beban masyarakat dalam hal menerima pelayanan kesehatan, baik dalam pelayanan kesehatan gigi serta USG gratis.

"Dan, yang paling penting yakni untuk meningkatkan tali silaturahmi baik Polres Mura, Dinkes Mura dan RSIA Dwi Sari Lubuklinggau," tuturnya

Sementara itu, dr. Hj. Siti Rahayu, MM., SPOG   mengucapkan terima kasih kepada, Polres Mura dan Dinkes, karena bisa dilaksanakan kegiatan Bakses, berupa Pengobatan dan Pelayanan Kesehatan Gigi serta USG Gratis.

"Pastikan, kami merasa senang karena turut serta dalam kegiatan ini, terlebih lagi dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara Ke-78, apalagi kami juga, baru-baru ini Hari Bhakti Dokter Indonesia, pada Mei lalu," jelas dr Hj. Siti Rahayu, MM., SPOG

Istri dr H Victor Andrianto MM ini memastikan, siap untuk bersinergi bersama Polres Mura, khususnya dalam bidang kesehatan, karena sesuai dengan tugas kami memberikan pelayanan kesehatan.

"Dan, semoga kegiatan ini bisa memberikan manfaat dan barokah bagi kita semua," harapnya.

Dalam kesempatan itu, Polres Musi Rawas, melalui Wakapolres, Kompol M Harsono SH, memberikan plakat (cinderamata), kepada, dr. Hj. Siti Rahayu, MM., SPOG dan dr Djannah Prastuti Poedjihiarti. (ica/rls)

Share:

Team 3 Operasi Sikat Musi Polres Musi Rawas Ringkus Pencuri Mesin Pompa Air

MUSI RAWAS,PWO-Team 3 Operasi Sikat Musi I 2024, Polres Musi Rawas (Mura), berhasil meringkus terduga satu dari tiga pelaku tindak pidana curat perkara 363 KUHPidana, di Desa Ngadirejo, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Mura, sekitar pukul 21.00 WIB, Selasa (21/5/2024).


Diketahui identitas tersangka, Sugiono (46), warga Desa Ngadirejo, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Mura, sedangkan dua rekannya, SL dan ED, masih dilakukan pengejaran, karena berhasil melarikan diri saat akan dilakukan penangkapan.


Tersangka ditangkap karena diduga mencuri satu unit mesin pompa air merk Submersible 6 Inci, milik KA (52), dipersawahan Dusun I, Desa Ngadirejo, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Mura, sekitar pukul 11.00 WIB, Minggu (24/9/2023).


Hal tersebut dibenarkan, Kapolres Mura, AKBP Andi Supriadi SH, SIK, MH, melalui Kasi Humas, AKP Herdiansyah, saat dimintai keterangan, Rabu (22/5/2024).


"Benar, dalam rangka, Operasi Sikat Musi I 2024, kembali Polres Mura melalui Team 3 Operasi Sikat Musi I 2024, berhasil meringkus tersangka, Sugiono karena terlibat dalam perkara curat," kata Kasi Humas 


Kasi Humas menjelaskan, penangkapan tersangka bermula, saat Team 3 Operasi Sikat Musi I 2024, dipimpin, Ipda Julpin L Pakpahan, bersama para Kanit Pidum, Kanit Reskrim Tugumulyo, Kanit Reskrim Purwodadi, beserta tim Opsnal Landak, melakukan penyelidikan sekaligus melakukan pengintaian keberadaan tersangka.


Dan, berbekal informasi dari warga diketahui tersangka berada dirumahnya, kemudian tersangka berhasil diamankan dirumahnya tanpa ada perlawanan.


Selanjutnya, anggota melakukan pengembangan pencarian barang bukti dan berhasil menemukan barang bukti berupa mesin pompa air yang disembunyikan oleh tersangka.


Kemudian, anggota melakukan pengembangan terhadap dua tersangka lainnya berinisial, SL, namun yang bersangkutan tidak dirumah. Lalu, kembali dilakukan pengembangan terhadap ED, tetapi tidak berada dirumahnya.


Selanjutnya tersangka dan BB, digelandang ke Polsek Tugumulyo, guna pemeriksaan awal, untuk selanjutnya dilimpahkan kepenyidik Satreskrim Polres Mura.


"Saat diintrogasi awal, tersangka mengakui benar telah melakukan pencurian dengan pemberatan berupa satu unit mesin pompa air bersama dengan kedua rekannya SL dan ED, yang saat ini menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO)," jelasnya


Lebih lanjut, Kasi Humas menjelaskan, berdasarkan laporan LP/B-03/V /2024/POLSEK TUGUMULYO/POLRES MUSI RAWAS/POLDA SUMATERA SELATAN, tanggal 21  Mei 2024.


Kejadian pencurian tersebut terjadi dipersawahan Dusun I, Desa Ngadirejo, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Mura, milik KA, sehingga korban kehilangan satu unit mesin pompa air merk Submersible 6 Inci, dan apabila hitung dengan nilai rupiah, senilai lebih kurang  Rp. 5.000.000.


"Selain tersangka, kami juga menyita BB berupa satu unit mesin pompa air merk Submersible 6 Inci," tuturnya. (ica/rls)

Share:

Tuesday, May 21, 2024

Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Polres Musi Rawas Donor Darah Bersama Personel


MUSI RAWAS,PWO-Menjelang Hari Bhayangkara Ke-78, yang jatuh pada 1 Juli 2024, Polres Musi Rawas (Mura), mengadakan kegiatan Bakti Kesehatan (Bakes), berupa donor darah di Gedung Atmani Wedhana Polres Mura, sekitar pukul 07.00 WIB, Selasa (21/5/2024).


Kegiatan kesehatan tersebut dilakukan oleh, Dokkes Polres Mura, Bhayangkari Cabang Mura, Unit Transfusi Darah Rumah Sakit Muara Beliti, Kabupaten Mura.


Peserta donor darah pun diikuti langsung oleh Kapolres Mura, AKBP Andi Supriadi SH, SIK, MH dan Wakapolres, Kompol Harsono SH, Kabag Ops, Kompol Tony Saputra SIK, beserta para PJU, kapolsek dan personel Polres Mura.


Dan, tidak ingin ketinggalan pada kegiatan donor darah dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara Ke-78, pengurus Cabang Bhayangkari Mura, diketuai, Ny Meita Andi dan beserta wakil, Ny Destri Harsono bersama pengurus Bhayangkari Cabang Mura, pun ikut serta menjadi peserta donor darah.


Dalam kesempatan itu, Kapolres Mura, AKBP Andi Supriadi SH, SIK, MH dan Wakapolres, Kompol Harsono SH, mengatakan sama dengan kegiatan baksos dan bakes lainnya, kegiatan donor darah ini juga termasuk dalam rangkaian Hari Bhayangkara Ke-78, yang jatuh pada 1 Juli 2024.

“Semoga kegiatan donor darah yang dilakukan pada hari ini, bisa bermanfaat untuk masyarakat, karena setetes darah sangat penting bagi yang membutuhkan,” kata Kapolres dan Wakapolres.


Kapolres menjelaskan, nantinya hasil dari bakes donor darah Polres Mura, yang berjumlah puluhan kantong darah, akan di serahkan ke RSUD Muara Beliti, sebagai stok darah, yang nantinya apabila ada masyarakat yang membutuhkan bisa langsung ditransfusikan ataupun pergunakan dengan semestinya.


“Dengan kegiatan kemanusian ini, bisa menambah stok darah baik di RSUD Muara Beliti ataupun PMI Mura. Dan juga mengucapkan terima kasih kepada pihak terkait baik Pemda Mura meliputi dinas terkait serta pihak unit Transfusi Darah Rumah Sakit Muara Beliti, yang membantu kegiatan donor darah ini, sehingga berjalan dengan lancar,” paparnya.


Lebih lanjut, Kapolres menambahkan kepada seluruh pesonel, peserta donor darah, kami ucapkan terima kasih atas keikhlasannya, semoga hasil donor darah nantinya dapat membantu masyarakat yang membutuhkan.


“Dan jadikan kegiatan bakes, donor darah ini sebagai ladang amal ibadah, terus lakukan yang terbaik dan bermanfaat bagi masyarakat,” suami Ny Meita Andi ini (ica/rls)

Share:

Ketua TP PKK Musi Rawas Temu Kader Dasawisma PKK Se Kecamatan Muara Beliti


Muara Beliti,PWO Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Musi Rawas H. Riza Novianto Gustam bersama Pengurus TP PKK Kabupaten dan Kecamatan Muara Beliti menggelar Temu Kader Dasawisma TP PKK Desa dan Kelurahan se Kecamatan Muara Beliti. Selasa, (21/5) di Aula Kecamatan Muara Beliti.


Temu Kader yang dihadiri lebih dari 70 Kader TP PKK Se Kecamatan Muara Beliti ini berjalan dengan penuh kekeluargaan, kebersamaan dan keakraban. 


"Saya hadir disini, selain untuk bersilaturahmi juga ingin mengajak seluruh kader PKK desa dan Kelurahan serta Dasawisma dapat bersama-sama melakukan pemberdayaan dan penguatan ekonomi serta kesejahteraan keluarga dengan menyukseskan program pokok PKK dan program pembangunan Kabupaten Musi Rawas," ujar Ketua TP PKK Mura, H. Riza Novianto Gustam.


Dikatakan Suami Bupati Mura Hj. Ratna Machmud, Kader PKK khususnya Dasawisma merupakan ujung tombak dari pembangunan daerah, untuk itu dirinya berharap agar setiap desa memilili Dasawisma minimal 5 kelompok.

"Kita sadari, untuk menjadikan Musi Rawas menjadi daerah Maju, Mandiri dan Bermartabat tentu membutuhkan dukungan dan kerja keras dari seluruh pihak, terkhusus TP PKK desa dan Dasawisma yang dapat menyentuh langsung kebutuhan dan kepentingan masyarakat,"jelas H. Riza Novianto Gustam.


Dirinya berharap agar Dasawisma yang telah berjalan dan akan dibentuk dapat menjadi wadah aspirasi dan kreatifitas seluruh anggota dan masyarakatnya dalam membangun dan mensejahterakan keluarga baik dari bidang ekonomi, sosial, budaya, pendidikan dan lainnya.


"Ayo kita bergandeng tangan, bahu membahu untuk mewujudkan Kabupaten Musi Rawas yang Maju, Mandiri dan Bermartabat sesuai dengan slogan Bupati Hj. Ratna Machmud yakni Musi Rawas Mantab,"tegas Ketua TP PKK Mura ini.


Pada keaempatan itu juga, Pak Riza panggilan akrabnya menyamyampaikan 9 program Bupati Musi Rawas yang saat ini masih terus berjalan dan manfaatnya telah dirasakan dan dinikmati masyarakat seperti Rumah Tafidz Al Quran, Bantuan Pondok Pesantren, Santunan Kematian, Seragam Sekolah Gratis, Berobat Gratis, Jalan dalan Kondisi Baik, Mobil Ambulance, Bantuan Alat Berat untuk pembukaan lahan dan Bantuan UMKM.


"Tepat bulan Maret 2024, Kepemimpinan Bupati Hj. Ratna Machmud selama 3 tahun. Sembilan Program Bupati Musi Rawas ini saat ini telah berjalan dengan baik, namun tentu belum selesai, namun diyakini genab 5 tahun kepemimpinannya 9 program ini akan terealisasi sepenuhnya, untuk itu program yang baik ini harus ada keberlanjutanya sehingga tidak terputus,"papar Riza.


Untuk itu, dirinya berharap agar memberikan doa restu kepada Bupati Hj. Ratna Machmud agar keberlanjutan program-program tang baik ini dapat terealiasi. "Mohob doa restu dan dukungan untuk keberlanjutan program-program ini,"pungkas Ketua TP PKK Musi Rawas, H. Riza Novianto Gustam.


Temu Kader TP PKK se Kecamatan Muara Beliti ini dihadiri oleh Camat Muara Beliti, Supriadi, M.Pd, Lurah Pasar Muara Beliti, Arief Candra, Ketua dan pengurus TP PKK Kecamatan Muara Beliti dan Ketua dan Pengurus TP PKK Desa dan Kelu┼Ľahan.(*)

Share:

Nekat Curi Kursi Besi Taman Beregam Milik Pemda Musi Rawas, Dua Warga Beliti Diborgol Polres Musi Rawas


MUSI RAWAS,PWO-Diduga lantaran ingin mengkonsumsi narkotika jenis sabu serta bermain judi slot, membuat dua warga Kelurahan Pasar Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas (Mura), nekat mencuri kursi besi Taman Beregam tepatnya di depan Gedung Dekranasda Mura.


Akhirnya kedua warga tersebut harus mempertanggung jawabkan perbuatannya setelah dibekuk Tim 1 Operasi Sikat I Musi 2024 Polres Musi Rawas (Mura).


Diketahui identitas tersangka yakni, Rekiyansyah alias Reki (28) dan Randa (25), keduanya warga Kelurahan Pasar Muara Beliti, Kabupaten Mura.


Tersangka ditangkap dipinggir Jalan Lintas Sumatera, tepatnya didepan Gedung Dekranasda, Desa Muara Beliti Baru, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Mura, sekitar pukul 18.15 WIB, Senin (20/5/2024)


Kedua tersangka diketahui melakukan aksinya, dipinggir Jalan Lintas Sumatera, tepatnya didepan Gedung Dekranasda, Desa Muara Beliti Baru, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Mura, sekitar pukul 18.00 WIB, Senin (20/5/2024).


Hal tersebut dibenarkan, Kapolres Mura, AKBP Andi Supriadi SH, SIK, MH didampingi Kasi Humas, AKP Herdiansyah, saat dimintai keterangan, Senin (20/5/2024).


"Dalam rangka, Operasi Sikat I Musi 2024, Polres Musi Rawas, berhasil meringkus tersangka 363 pelaku curat, atas nama, Rekiyansyah alias Reki dan Randa, keduanya warga Kelurahan Pasar Muara Beliti. Kedua tersangka ditangkap lantaran, nekat mencuri kursi besi Taman Beregam di depan Gedung Dekranasda Mura," kata Kapolres didampingi Kasi Humas


Kapolres menjelaskan, penangkapan tersangka berdasarkan laporan polisi LP/B-17/V2024/POLSEK MUARA BELITI/POLRES MUSI RAWAS/POLDA SUMATERA SELATAN, tanggal 20 Mei 2024.


Penangkapan tersangka bermula dari laporan korban berinisial, MOK (35), seorang ASN di Dinas PU Cipta Karya Kabupaten Mura, bahwa telah terjadinya pencurian kursi besi Taman Beregam di depan Gedung Dekranasda Mura.


Sedikitnya, ada tiga buah kursi besi warna kuning dan dua buah kursi warna hitam panjang milik Pemkab Mura, telah hilang.


"Akibat kejadian tersebut, Pemkab Mura, mengalami kerugian lebih kurang Rp.15.000.000, dan melaporkan kejadian ke Polsek Muara Beliti untuk ditindaklanjuti," jelasnya


Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan, setelah menerima laporan terkait adanya dugaan kasus pencurian kursi besi Taman Dekranasda.


Selanjutnya, memerintahkan Tim 1 Ops Sikat Musi I Tahun 2024 Polres Mura, untuk melakukan penyelidikan perkara tersebut. Kemudian, berdasarkan keterangan saksi dan petunjuk yang didapat, dengan telah dilakukan gelar perkara awal.


Setelah didapat bukti permulaan yang cukup, dilakukan penyelidikan dan pendalaman mengarah kepada dua pelaku Rekiyansyah alias Reki dan Randa, yang terlibat kasus pencurian kursi besi Dekranasda.


Kemudian, tim melakukan pengintaian hingga berhasil menangkap kedua tersangka, dari keterangan tersangka keduanya mengakui telah melakukan pencurian dua buah kursi besi taman dengan cara menendang kursi besi, lalu mengangkut kursi besi curian tersebut dengan menggunakan mobil angkot kuning milik tersangka, Reki.


Kemudian secara bersama-sama, kedua tersangka menjual hasil curiannya berupa kursi besi kepada OTD oleh kedua tersangka di pengepul barang bekas di Desa Pedang Kecamatan Muara Beliti, seharga Rp. 1.800.000.


Dan, hasil kejahatan digunakan kedua tersangka, digunakan untuk judi slot dan mengkonsumsi narkoba jenis sabu dan sisanya dibagi rata.


Setelah mengamankan kedua tersangka, tim menelusuri beberapa barang bukti guna proses pembuktian pidana, kemudian terhadap kedua tersangka dan BB yang ditemukan diserahkan kepada Penyidik Polsek Muara Beliti, Polres Mura.


"Ironisnya saat dimintai keterangan kedua tersangka nekat melakukan hal tersebut lantaran untuk mengkonsumsi narkotika jenis sabu serta bermain judi slot. Selain tersangka kami juga menyita BB, diantaranya satu unit Mobil Angkot Warna Kuning, satu kaos milik tersangka Reki, satu kaos dan topi milik tersangka Randa, nota penjualan, satu unit HP merk milik tersangka Reki dan lima potongan kayu dan besi," tuturnya (ica/rls)

Share:

Polres Musi Rawas Tutup Sumur Minyak Ilegal Bersama Stakeholder Lainnya


MUSI RAWAS,PWO-Polres Musi Rawas (Mura), melalui Unit Pidsus Satreskrim, melakukan penutupan dan pembongkaran Sumur Minyak Ilegal di, Desa Mambang, Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Mura, sekitar pukul 14.00 WIB, Senin (20/5/2024).


Turut ikut serta dalam kegiatan tersebut, Kodim 0406 Lubuklinggau, Sat Pol PP Damkar Mura, Polsek Muara Kelingi, serta Pemerintah Desa Mambang.


Penutupan dan pembongkaran Sumur Minyak, dipimpin, Kapolres Mura, AKBP Andi Supriadi SH, SIK, MH diwakili Kabag Ops, Kompol Tony Saputra SIK, Kanit Pidsus, Ipda Niko Rosbarinto SH beserta Unit Pidsus beserta tim.


Hal tersebut dibenarkan, Kapolres Mura, AKBP Andi Supriadi SH, SIK, MH diwakili Kabag Ops, Kompol Tony Saputra SIK, Kanit Pidsus, Ipda Niko Rosbarinto SH, saat dimintai keterangan, Senin (20/5/2024).


"Hari ini, kami Polres Mura melalui Unit Pidsus Satreskrim, bersama Kodim 0406 Lubuklinggau, Sat Pol PP Damkar Mura, Polsek Muara Kelingi, serta Pemerintah Desa Mambang, melakukan penutupan dan pembongkaran Sumur Minyak ilegal milik Orang Tidak Dikenal (OTD), di Desa Mambang," kata  Kabag Ops didampingi Kanit Pidsus.

Kanit Pidsus menjelaskan, kegiatan penutupan dan pembongkaran Sumur Minyak Ilegal di Desa Mambang, dilaksanakan terkait STR Kapolda Sumatera Selatan Nomor : STR /130/V/RES 5.5/2024 tentang Penindakan terhadap pelanggaran tindak Pidana MIGAS.


"Selain sumur, kita juga menyita BB berupa, satu buah derigen, tali tambang dan pipa besi," jelasnya


Lebih lanjut, Kanit Pidsus menjelaskan, usai melakukan penutupan dan pembongkaran sumur minyak, dilakukan pemasangan police line (Garis Polisi), serta dipasang spanduk himbau agar tidak melakukan tindakan Ilegal Drilling dan pengolahan (Refinery), serta pengeboran minyak ilegal.


"Karena jelas, sesuai UU RI No 22 Tahun 2021, tentang migas, pasal 52 dan pasal 54, dengan ancaman pidana 6 (enam) tahun penjara dan denda Rp 60.000.000.000 (Enam Puluh Miliyar Rupiah)," tegasnya.


Lebih lanjut, Kasat Reskrim menjelaskan, maka sesuai dengan UU RI No 22 Tahun 2021, tentang migas, pasal 52 dan pasal 54, kiranya kepada oknum untuk tidak melakukan tindakan Ilegal Drilling dan pengolahan (Refinery), serta pengeboran minyak ilegal.


"Artinya, kami tidak segan-segan untuk melakukan tindakan hukum, sesuai dengan hukum yang berlaku," tuturnya. (ica/rls)

Share:

Kelabui Petugas Buang Sabu Saat Ditangkap, Warga Lubuklinggau Mendekam Dibalik Jeruji Besi Polres Musi Rawas


MUSI RAWAS,PWO-Satuan Reserse Narkoba Polres Musi Rawas (Satresnarkoba Polres Mura), kembali meringkus pengedar narkotika diwilayah Kabupaten Mura, di Jalan Lintas Sekayu-Mura, Desa Semangus, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Mura, sekitar pukul 23.00 WIB, Minggu (19/5/2024).

"Eagle Squad" atau lebih dikenal dengan, Tim Elang Satresnarkoba Polres Mura, meringkus  tersangka, Sopan (34), warga Jalan Puskesmas Taba, Kelurahan Cereme, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Kota Lubuklinggau.

Dari tangan tersangka, anggota menyita Barang Bukti (BB), satu bungkus plastik klip ukuran sedang yang berisikan kristal-kristal putih diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 89,56 gram. BB tersebut ditemukan di tanah yang jaraknya tidak jauh dari tersangka, dikarenakan sempat dibuang tersangka.

Hal tersebut dibenarkan, Kapolres Mura, AKBP Andi Supriadi SH, SIK, MH melalui Kasat Narkoba, AKP M Romi SH, MH, didampingi Kanit Narkoba, Ipda Vherry Andora, saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut dan tersangka sudah ditahan di Polres Mura.

"Tersangka ditangkap berdasarkan laporan polisi, Lp-A/ 35 / V /2024/SPKT.SATRESNARKOBA/RES MURA/ SUMSEL. Saat ini tersangka, masih dilakukan penyidikan lebih lanjut, sejauh mana yang bersangkutan terlibat dalam perkara narkotika," kata Kasat Narkoba.

Kasat Narkoba menjelaskan, tersangka ditangkap bermula saat anggota mendapat laporan oleh warga, bahwa ada tersangka menyimpan narkotika jenis sabu di Jalan Lintas Sekayu-Mura, Desa Semangus, Kecamatan Muara Lakitan.

Lalu, anggota meluncur kelokasi, setiba dilokasi ternyata benar, tersangka menyimpan narkoba jenis sabu, tanpa pikir panjang anggota meringkus tersangka.

Saat dilakukan pengeledaan, ditemukan di tanah yang jaraknya tidak jauh dari tersangka, dikarenakan sempat dibuang tersangka.

Adapun BB diantaranya, satu bungkus plastik klip ukuran sedang yang berisikan kristal-kristal putih diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 89,56 gram dan satu unit handphone merk Infinix X6528B warna silver.

"Saat, diintrogasi tersangka mengakui bahwa BB narkotika jenis sabu seberat bruto 89,56 gram miliknya," jelas Kasat Narkoba

Kasat Narkoba menambahkan, tersangka melanggar Pasal 114 ayat (1) jo, Pasal 132 ayat (1) dan atau pasal 112 ayat (1) UU RI NO. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman minimal 4 (empat) tahun dan maksimal 12 (dua belas) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 800.000.000,00 (delapan ratus juta rupiah)

"Penangkapan ini merupakan bagian dari upaya Satresnarkoba Polres Mura, dalam memberantas peredaran narkoba di Kabupaten Mura, guna menciptakan lingkungan yang bebas dari pengaruh narkoba," tuturnya. (ica/rls)

Share:

Comments



Blog Archive