Cepat Tepat dan Akurat


Tuesday, October 27, 2026

Polsek Lubuk Linggau Selatan Sigap Bantu Kecelakaan yang Disebabkan Tumpahan BBM Solar dan oli di Permukaan Jalan


 LUBUK LINGGAU,PWO — Personel Polsek Lubuk Linggau Selatan menunjukkan kepedulian dan ketangkasan dalam merespons kejadian kecelakaan lalu lintas yang menimpa dua unit sepeda motor terbalik, Selasa (27/10/2026). Kejadian bermula dari tumpahan bahan bakar minyak jenis solar di permukaan jalan yang menyebabkan licin, sehingga dua pengendara motor kehilangan kendali dan terjatuh.

 

Patroli yang dipimpin langsung oleh Wakil Kapolsek Lubuk Linggau Selatan I, didampingi Kanit Patroli, Kanit Binmas, serta personel Piket SPKT, segera tiba di lokasi dan melakukan pertolongan pertama sekaligus pengamanan tempat kejadian perkara.


Terdapat tiga orang yang menjadi korban dalam insiden tersebut, dan seluruhnya mendapatkan penanganan segera dari personel yang bertugas:

 

- Balita Fulan (7 bulan), warga Desa Niling, Kelurahan Jukung, mengalami luka lecet di bagian kepala dan kaki. Personel memberikan pertolongan pertama di lokasi sebelum korban diserahkan kepada keluarga untuk penanganan lebih lanjut.

- Maida Sari (26 tahun), warga Desa Niling, Kelurahan Jukung, menderita luka lecet pada bagian kaki dan mendapatkan perawatan pendampingan dari petugas di lokasi.

- Erlina (42 tahun), warga Desa Niling, Kelurahan Jukung, juga mengalami luka-luka dan atas kesepakatan bersama segera diantar untuk pemeriksaan dan pengobatan lebih lanjut ke Puskesmas Sumber Waras, yang beralamat di Jalan Raya Rahma, Kelurahan Perumnas Rahma, Kecamatan Lubuk Linggau Selatan I.

 

Langkah yang tak kalah penting segera dilakukan oleh personel di lokasi adalah penanganan terhadap penyebab utama kecelakaan, yaitu tumpahan BBM Solar dan oli di permukaan jalan. Personel segera menutup area yang licin tersebut dengan pasir agar permukaan jalan kembali aman dan tidak menimbulkan kecelakaan susulan bagi pengguna jalan lainnya.

 

"Kehadiran kami bukan hanya saat ada kejadian, tetapi juga mencegah hal yang lebih buruk terjadi. Setelah menolong korban, kami pastikan juga lokasi aman bagi pengendara lain. Semoga kejadian ini menjadi perhatian bersama, dan mari kita berhati-hati di jalan," ungkap Wakil Kapolsek Lubuk Linggau Selatan I di lokasi kejadian.

 

Berkat respons cepat personel piket patroli, korban segera tertangani dengan baik dan lokasi kejadian telah dibersihkan dari tumpahan bahan bakar. Arus lalu lintas kembali berjalan normal dan aman. Kejadian ini sekaligus menegaskan kesiapan dan kehadiran Polri di tengah masyarakat, baik dalam memberikan pertolongan maupun mencegah risiko kecelakaan yang dapat dihindari.

Share:

Pastikan Ketersediaan BBM, Kapolres Musi Rawas Turun Langsung Cek dua SPBU di Kabupaten Musi Rawas


 

MUSI RAWAS,PWO-Guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif serta memantau ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi masyarakat diwilayah Kabupaten Musi Rawas.


Kapolres Musi Rawas, AKBP Gokma Uliate Sitompul, S.H., S.I.K., melakukan pengecekan situasi, kondisi, dan stok BBM di Stasiun Pemberhentian Bahan Bakar Umum (SPBU), Pedang serta SPBU Simpang Gegas, Senin (26/10/2026).


Turut mendampingi, Kapolres Musi Rawas, Wakapolres, Kompol Azmi Halim Permana, S.I.K., M.A.P., Kasat Reskrim, AKP Lekat Hariyanto S.H, M.H, Kasat Lantas, AKP Gada Yudha Utama, S.Tr.K, S.I.K, Kasat Intelkam, AKP Abraham Amirat, S.IP., S.H., M.Si dan Kanit Pidsus, Ipda Usman Gumanti S.H.


Pengecekan tersebut dilakukan sebagai bentuk perhatian dan komitmen Polres Musi Rawas dalam memastikan kondisi di lapangan tetap terkendali, sekaligus memantau ketersediaan BBM yang menjadi kebutuhan penting masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.


Kapolres Musi Rawas, AKBP Gokma Uliate Sitompul, S.H., S.I.K., mengatakan bahwa pengecekan ini bertujuan untuk mengetahui secara langsung situasi dan kondisi SPBU, termasuk ketersediaan stok BBM serta aktivitas pelayanan prima kepada masyarakat. Serta, mewujudkan program Kapolri, Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., "Polisi Bersama Masyarakat”,


"Pemantauan secara langsung sangat penting untuk mengetahui perkembangan di lapangan, mengantisipasi potensi gangguan, serta memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap terjaga," kata Kapolres 


Kapolres menjelaskan, melalui pengecekan ini, ingin memastikan situasi di SPBU tetap kondusif dan mengetahui kondisi serta ketersediaan stok BBM di lapangan. 


"Selain itu, kami juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya,” jelas perwira berpangkat melati dua ini.


Kapolres menambahkan, Polres Musi Rawas berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan terhadap situasi kamtibmas dan perkembangan kondisi di tengah masyarakat. 


Koordinasi dengan pihak terkait diharapkan dapat mendukung kelancaran pelayanan BBM serta mencegah timbulnya keresahan akibat informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.


Dengan adanya pengecekan ini diharapkan situasi di wilayah Kabupaten Musi Rawas, senantiasa aman, tertib, dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan nyaman.


"Dan, kami (Polres Musi Rawas), mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan permasalahan yang berpotensi mengganggu situasi kondusif di lingkungan sekitar," harapnya.

Share:

Kapolres Musi Rawas Sambut Hangat dan Penuh Kekeluargaaan Silaturahmi Komandan Subdenpom II/4-5, Perkuat Sinergi TNI-Polri


 

MUSI RAWAS,PWO-Dalam upaya mempererat hubungan silaturahmi dan memperkuat sinergi antarlembaga, Kapolres Musi Rawas, AKBP Gokma Uliate Sitompul, S.H., S.I.K., menyambut hangat kunjungan silaturahmi Komandan Subdenpom II/4-5, Kapten Cpm Deni Catur Budiantoro.


Turut mendampingi, Kapolres Musi Rawas, Kasat Lantas, AKP Gada Yudha Utama S.Tr.K., S.I.K, beserta personel Polres Musi Rawas.


Kapolres Musi Rawas, AKBP Gokma Uliate Sitompul, S.H., S.I.K., menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut sebagai bentuk terjalinnya komunikasi dan hubungan baik antara jajaran Polri dan Polisi Militer. 


Silaturahmi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi serta membangun kebersamaan dalam mendukung pelaksanaan tugas di wilayah Kabupaten Musi Rawas.


Menurutnya, hubungan yang harmonis, komunikasi yang terbuka, dan koordinasi yang solid antarlembaga merupakan faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


“Dengan adanya silaturahmi ini, diharapkan hubungan baik dan sinergi antara Polres Musi Rawas dengan Subdenpom II/4-5 semakin kuat, sehingga dapat terus bekerja sama dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Kapolres


Kapolres menjelaskan, kunjungan silaturahmi ini juga mencerminkan komitmen bersama untuk terus memelihara hubungan kelembagaan yang harmonis, mengedepankan komunikasi, serta memperkuat semangat persatuan dalam menjalankan tugas negara.


"Melalui sinergi yang semakin erat antara TNI dan Polri, diharapkan situasi keamanan di wilayah Musi Rawas senantiasa terjaga kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman, nyaman, dan tenteram," jelasnya


Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan, selain mempererat tali silaturahmi, pertemuan ini diharapkan dapat memperkuat rasa persaudaraan dan kepercayaan antarlembaga, sehingga setiap tantangan dalam pelaksanaan tugas dapat dihadapi melalui koordinasi dan kerja sama yang baik.


"Dan, silaturahmi yang berkesinambungan, diharapkan sinergi, soliditas, dan kebersamaan antara Subdenpom II/4-5 Lubuklinggau dan Polres Musi Rawas semakin kuat demi terwujudnya keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif," tuturnya.


Sementara itu, Komandan Subdenpom II/4-5, Kapten Cpm Deni Catur Budiantoro,  kegiatan silaturahmi bersama Kapolres Musi Rawas, AKBP Gokma Uliate Sitompul, S.H., S.I.K., dapat semakin mempererat hubungan baik serta memperkuat sinergitas antara Polisi Militer dan jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri).


"Silaturahmi ini menjadi momentum penting untuk membangun komunikasi yang harmonis, meningkatkan koordinasi, serta memperkuat kerja sama dalam mendukung pelaksanaan tugas masing-masing, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya Kabuapaten Musi Rawas," akhirnya.

Share:

Monday, October 26, 2026

Perkuat Sinergi Antarpenegak Hukum, Kapolres Musi Rawas Silaturahmi ke Kejari Musi Rawas


 

MUSI RAWAS,PWO- Dalam upaya mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antarpenegak hukum, Kapolres Musi Rawas AKBP Gokma Uliate Sitompul, S.H., S.I.K., melaksanakan silaturahmi dan kunjungan kerja ke Kantor Kejaksaan Negeri Musi Rawas, Senin (26/10/2026).


Kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan kelembagaan antara Polres Musi Rawas dan Kejaksaan Negeri Musi Rawas, khususnya dalam mendukung pelaksanaan tugas penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan.


Turut mendampingi Kapolres Musi Rawas, Wakapolres, Kompol Azmi Halim Permana, S.I.K., M.A.P., Kasat Reskrim, AKP Lekat Hariyanto S.H, M.H, Kasat Lantas, AKP Gada Yudha Utama, S.Tr.K, S.I.K, Kasat Intelkam, AKP Abraham Amirat, S.IP., S.H., M.Si, serta para Kanit Satreskrim dan Kanit Satresnarkoba.


Kedatangan, kapolres beserta rombongan disambut hangat oleh, Kajari Musi Rawas, Dr. Ema Siti Huzaemah Ahmad, S.H., M.H, didampingi, Kasi Pidum, Kasi Pidsus, Kasi Intelkam, Kasi Datun dan pegawai Kejaksaan Negeri Musi Rawas.


Kapolres Musi Rawas AKBP Gokma Uliate Sitompul mengatakan bahwa kegiatan silaturahmi dan kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi yang baik serta memperkuat koordinasi antara Polres Musi Rawas dan Kejaksaan Negeri Musi Rawas.


"Hubungan yang harmonis dan sinergi yang solid antara Kepolisian dan Kejaksaan sangat penting dalam mendukung pelaksanaan tugas, khususnya dalam proses penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan," kata Kapolres


Kapolres menjelaskan, melalui silaturahmi ini semoga hubungan baik dan koordinasi antara Polres Musi Rawas dengan Kejaksaan Negeri Musi Rawas dapat terus terjalin dan semakin kuat. 


"Sinergitas antarpenegak hukum sangat diperlukan untuk mendukung pelaksanaan tugas sesuai dengan kewenangan masing-masing serta memberikan kepastian hukum kepada masyarakat,” jelas AKBP Gokma sapaanya


Kapolres menambahkan, pentingnya menjaga komunikasi dan kerja sama yang berkesinambungan guna menghadapi berbagai tantangan dalam pelaksanaan tugas penegakan hukum, sekaligus mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Musi Rawas.


"Dan, kunjungan kerja ini diharapkan menjadi momentum untuk semakin mempererat hubungan antarlembaga, meningkatkan koordinasi, serta memperkuat komitmen bersama dalam memberikan pelayanan hukum yang optimal kepada masyarakat, sesuai dengan program Kapolri, Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., "Polisi Bersama Masyarakat”, tuturnya


Sementara itu, Kajari Musi Rawas, Dr. Ema Siti Huzaemah Ahmad, S.H., M.H, mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres beserta personel karena telah datang untuk bersilaturahmi ke Kejaksaan Negeri Musi Rawas.


"Dengan terjalinnya sinergitas yang baik antara Kejaksaan Negeri Musi Rawas dan Polres Musi Rawas, diharapkan pelaksanaan tugas penegakan hukum dapat berjalan secara efektif, profesional, dan berintegritas demi terwujudnya keamanan, ketertiban, serta kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum di Kabupaten Musi Rawas," singkatnya.


Terlihat suasana tambah terasa kekompakan, saat Kajari Musi Rawas menyerahkan plakat kepada Kapolres Musi Rawas, bentuk jalinan sinergitas dalam upaya penegakan hukum Polres Musi Rawas.

Share:

Selama 14 Hari Operasi Patuh Musi 2026 Digelar, Kapolres Musi Rawas : Sebelum Menertibkan Masyarakat, Personel Wajib Tertib Dulu


 

MUSI RAWAS,PWO-Kapolres Musi Rawas, AKBP Gokma Uliate Sitompul, S.H., S.I.K., menekankan kepada seluruh personel kiranya untuk mentaati dan tertib dengan aturan yang berlaku sebelum melakukan penerapan kepada masyarakat di Kabupaten Musi Rawas.


Pernyataan tersebut disampaikan oleh orang nomor satu di Mapolres Musi Rawas, saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Musi Tahun 2026 Polres Musi Rawas, dihalaman apel Mapolres Musi Rawas, Senin (26/10/2026).


Apel tersebut dihadiri juga, Wakapolres Musi Rawas, Kompol Azmi Halim Permana, S.I.K., M.A.P., para PJU Polres beserta Kapolsek jajaran serta personel Polsek. Dan, apel ini mengusung tema, "Polisi Bersama Masyarakat Wujudkan Lalu Lintas Yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan".


Terlihat hadir juga, perwakilan Dishub, perwakilan Dansub Denpom II/4-5 Lubuk, perwakilan Sat Pol PP Damkar, UPTB Samsat Mura I, UPTB Samsat Mura II, Perwakilan PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Lahat.


Kapolres Musi Rawas, AKBP Gokma Uliate Sitompul, S.H., S.I.K., mengatakan saat pelaksanaan Operasi Patuh Musi Tahun 2026, tentunya menekankan kepada seluruh personel kiranya untuk mentaati aturan yang berlaku sesuai sebelum melakukan penerapan kepada masyarakat.


"Kita, harus menjadi contoh kepada masyarakat, sebelum kita melakukan penerapan kepada masyarakat. Dan kepada Propam kiranya untuk melakukan pengawasan hingga melakukan penertiban apabila ada hal-hal pelanggaran," kata Kapolres


Kapolres memaparkan arahan, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Rony Samtana, S.I.K, M.T.C.P, yang isinya, meningkatnya mobilitas masyarakat harus diimbangi dengan kedisiplinan dan kesadaran dalam berlalu lintas. 


"Hal ini menjadi perhatian serius kita bersama, mengingat kecelakaan lalu lintas masih menjadi ancaman terhadap keselamatan masyarakat," paparnya


Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan, tentunya kita perlu menaruh perhatian pada meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas di Sumatera Selatan, dari 1.002 kejadian pada triwulan II menjadi 1.130 kejadian pada triwulan III tahun 2026, atau meningkat 12,8%. Di sisi lain, jumlah korban meninggal dunia mengalami penurunan dari 213 menjadi 194 orang, atau sebesar 8,9%.


Kondisi ini menjadi pengingat bagi kita, bahwa penurunan fatalitas harus terus dipertahankan, sementara peningkatan angka kecelakaan harus dijawab dengan langkah pencegahan yang lebih terarah dan efektif.


"Setiap kecelakaan bukan sekadar angka, melainkan menyangkut keselamatan jiwa dan masa depan keluarga," ulasnya


Kembali, Kapolres menjelaskan, menyikapi kondisi tersebut, Polda Sumatera Selatan bersama instansi terkait melaksanakan operasi kepolisian mandiri kewilayahan dengan sandi “Operasi Patuh Musi 2026”, selama 14 hari, mulai tanggal 26 Oktober sampai dengan 8 November 2026, di seluruh wilayah hukum Polda Sumsel dengan tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman, dan Berkeselamatan”.


Operasi Patuh Musi 2026 dilaksanakan melalui kegiatan preemtif sebesar 20%, preventif 50%, dan penegakan hukum 30%.

Kegiatan preemtif difokuskan pada edukasi dan sosialisasi, preventif melalui pengaturan, penjagaan, dan patroli, sedangkan penegakan hukum dilaksanakan melalui ETLE sebesar 60%, non-ETLE 5%, dan teguran simpatik 35% dari porsi penegakan hukum.


"Pelaksanaan operasi harus berdasarkan pemetaan lokasi dan waktu rawan kecelakaan, sehingga penempatan personel dan kegiatan di lapangan benar-benar tepat sasaran," katanya


Lanjut, AKBP Gokma sapaanya, adapun enam sasaran prioritas operasi ini, diantaranya, pertama pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm SNI, kedua, pengemudi atau penumpang yang tidak menggunakan sabuk keselamatan, ketiga, pengendara yang melawan arus lalu lintas, keempat, pengemudi yang menggunakan telepon genggam saat berkendara, kelima, pengemudi yang menerobos lampu merah.


"Dan, keenam, kendaraan dengan TNKB yang tidak sesuai ketentuan," ungkapnya


Lebih lanjut, Kapolres menuturkan, terhadap pelanggaran lakukan penindakan secara profesional, proporsional, dan humanis, dengan mengutamakan pelanggaran yang berisiko tinggi menyebabkan kecelakaan.


Keberhasilan operasi bukan diukur dari banyaknya tilang yang dikeluarkan, melainkan dari meningkatnya kepatuhan dan berkurangnya risiko kecelakaan.


Dan, untuk memastikan operasi berjalan optimal, saya memberikan empat penekanan kepada seluruh personel, Pertama, tingkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan moral dalam melaksanakan tugas.


Kedua, laksanakan penegakan hukum secara profesional dan humanis dengan menerapkan 3S, yaitu senyum, sapa, dan salam. Optimalkan ETLE secara transparan dan akuntabel. Hindari sikap arogan, pungutan liar, dan penyalahgunaan kewenangan.


Ketiga, utamakan keselamatan personel dan masyarakat. Patuhi prosedur operasional standar dan hindari tindakan yang dapat membahayakan pengguna jalan.


Keempat, perkuat sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam edukasi, pengaturan lalu lintas, serta pencegahan kecelakaan.


"Ingat, tegas bukan berarti arogan, dan humanis bukan berarti membiarkan pelanggaran," akhirnya.


Usai melaksanakan apel gelar pasukan Kapolres Musi Rawas beserta para PJU dan tamu undangan melakukan pengecekan kendaraan dinas guna memastikan kendaraan tersebut benar-benar siap untuk digunakan saat menjalankan tugas.

Share:

Kapolres Musi Rawas Turun ke Jalan, Atur Lalu Lintas dan Bagikan Masker, Wujud Nyata Program “Polisi Bersama Masyarakat”


 

MUSI RAWAS,PWO– Wujud kepedulian terhadap keselamatan, ketertiban, dan kesehatan masyarakat ditunjukkan Kapolres Musi Rawas, AKBP Gokma Uliate Sitompul, S.H., S.I.K., dengan turun langsung ke jalan melakukan pengaturan lalu lintas sekaligus membagikan masker kepada pengguna jalan di depan Mapolres Musi Rawas, Senin (26/10/2026).


Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Musi Rawas didampingi Kasat Lantas Polres Musi Rawas, AKP Gada Yudha Utama, S.Tr.K., S.I.K., didampingi, Kanit Turjawali Ipda Alpiter Emadanu, S.H., bersama personel Satlantas Polres Musi Rawas.


Kehadiran kapolres menjadi bagian dari upaya mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat, sekaligus memberikan contoh nyata bahwa tugas Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir membantu dan memberikan perhatian kepada warga.


Kapolres Musi Rawas, AKBP Gokma Uliate Sitompul, S.H., S.I.K. mengatakan bahwa semangat "Polisi Bersama Masyarakat" harus diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan sekedar slogan. 


"Polisi diharapkan selalu hadir, membantu, dan memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, seperti kegiatan kita hari ini, pengaturan lalulintas dan membagikan masker," kata Kapolres


Kapolres menjelaskan, melalui kegiatan ini, kami (Polres Musi Rawas), ingin menunjukkan bahwa Polri selalu hadir di tengah masyarakat.


Pengaturan lalu lintas dan pembagian masker merupakan bentuk kepedulian serta pelayanan Polri khususnya Polres Musi Rawas kepada masyarakat Kabupaten Musi Rawas.


"Dengan melakukan pengaturan arus lalu lintas, kami berupaya menciptakan kelancaran dan keselamatan bagi para pengguna jalan, dan pembagian masker menjadi bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat serta pengingat pentingnya menjaga kesehatan," paparnya


Kapolres menambahkan, dengan semangat “Polisi Bersama Masyarakat”, Polres Musi Rawas berupaya terus memperkuat hubungan kemitraan dengan warga serta menghadirkan pelayanan kepolisian yang responsif, humanis, dan bermanfaat.


"Melalui kebersamaan dan kepedulian, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih aman, lalu lintas yang tertib, serta hubungan yang semakin harmonis antara Polri dan masyarakat," akhirnya.

Share:

Polres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan Secara Resmi Menggelar Upacara Pembukaan Operasi Patuh Musi 2026


 LUBUK LINGGAU,PWO — Polres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan secara resmi menggelar upacara pembukaan Operasi Patuh Musi 2026 yang berlangsung di halaman Mapolres Lubuk Linggau, Senin (26/10/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Lubuk Linggau, AKBP Catur Erwin Setiawan, dengan mengangkat tema: "Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan".

 

Operasi ini akan berlangsung selama dua minggu, terhitung mulai tanggal 26 Oktober hingga 8 November 2026.

 

Gelar pasukan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, menunjukkan sinergitas lintas sektor dalam menangani permasalahan lalu lintas di Kota Lubuk Linggau. Turut hadir:

 

- Walikota Lubuk Linggau H. Rachmat Hidayat, diwakili oleh Sekda Kota Lubuk Linggau, H. Erwin Armeidi;

- Dandim 0406 Lubuk Linggau, diwakili oleh Kapten Inf. Wel Edwar Roni;

- Perwakilan Kejaksaan Negeri Lubuk Linggau;

- Komandan Batalyon B Satbrimob Polda Sumatera Selatan;

- Serta para pemangku kepentingan dan pemuka masyarakat lainnya di wilayah Kota Lubuk Linggau.

 

Dalam amanat pembukaannya, Kapolres Lubuk Linggau AKBP Catur Erwin Setiawan menegaskan bahwa Operasi Patuh Musi 2026 bukan sekadar penindakan pelanggaran, melainkan upaya terpadu untuk meningkatkan kesadaran hukum dan keselamatan berlalu lintas di kalangan masyarakat luas.

 

"Tujuan utama operasi ini adalah menurunkan angka pelanggaran lalu lintas, menekan angka kecelakaan, serta menumbuhkan budaya disiplin berlalu lintas dari diri sendiri. Kami tidak bekerja sendirian — keberhasilan terciptanya jalan yang aman dan tertib membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat," ujar Kapolres.

 

Fokus utama pelaksanaan Operasi Patuh Musi 2026 meliputi:

 

- Penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas yang dominan menyebabkan kecelakaan;

- Peningkatan edukasi dan sosialisasi keselamatan berlalu lintas;

- Pengawalan arus lalu lintas di titik rawan kemacetan dan kecelakaan;

- Sinergi dengan instansi terkait dalam penanganan kendaraan tidak layak jalan;

- Peningkatan pelayanan dan kepatuhan petugas di lapangan.

 

Sekda Kota Lubuk Linggau, H. Erwin Armeidi, dalam sambutannya mewakili Walikota Lubuk Linggau menyampaikan apresiasi sekaligus komitmen penuh pemerintah daerah untuk mendukung keberhasilan operasi ini.

 

"Keselamatan warga di jalan adalah tanggung jawab kita bersama. Pemkot Lubuk Linggau siap bersinergi dengan kepolisian dan instansi terkait lainnya guna menciptakan sistem lalu lintas yang lebih aman, tertib, dan manusiawi di kota tercinta ini," tegas Sekda.

 

Operasi Patuh Musi 2026 dirancang agar berjalan berimbang antara tindakan penegakan hukum yang tegas namun tetap humanis, dengan pendekatan persuasif dan edukatif kepada masyarakat. Diharapkan pada akhir periode operasi, tercipta peningkatan signifikan dalam kepatuhan berlalu lintas, penurunan angka kecelakaan, serta terjalinnya hubungan yang semakin harmonis antara kepolisian dan masyarakat di wilayah hukum Polres Lubuk Linggau.

Share:

Sunday, October 25, 2026

Patroli Hunting, Polsek Lubuk Linggau Timur I Amankan Residivis Bawa Sajam dan Sabu


 LUBUK LINGGAU,PWO – Jajaran Polsek Lubuk Linggau Timur I, Polres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan, berhasil melakukan penangkapan terhadap seorang pria yang diduga membawa senjata tajam beserta barang bukti narkotika dalam operasi Patroli Hunting, pada Sabtu (24/10) malam.

 

Penangkapan dilakukan oleh Tim Elang Timur Unit Reskrim yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Lubuk Linggau Timur I, IPTU Jumar Bolivar, bersama Kanit Reskrim, IPDA Juari. Terhadap kejadian tersebut, Kapolres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan, AKBP Catur Erwin Setiawan, melalui Kapolsek membenarkan telah dilaksanakannya penindakan cepat terhadap warga yang diduga melanggar hukum.

 

Kronologi Kejadian

Berawal pada Sabtu, 24 Oktober 2026, sekira pukul 21.00 WIB, personel Polsek Lubuk Linggau Timur I melaksanakan apel pemberian arahan kegiatan rutin yang ditingkatkan berupa Patroli Hunting di halaman Mapolsek. Setelah apel selesai, personel bergerak menggunakan dua unit kendaraan menuju kawasan Pasar Lubuk Linggau untuk melakukan pengawasan dan pengamanan wilayah.

 

Saat tiba di Jalan Yos Sudarso, tepatnya di depan Kantor PLN Kelurahan Watervang, Kecamatan Lubuk Linggau Timur I, petugas mencurigai seorang pria yang mengendarai sepeda motor merk CS One berwarna hitam. Petugas kemudian melakukan penghentian dan pemeriksaan identitas serta penelusuran badan.

 

Hasil pemeriksaan mendapati satu bilah senjata tajam jenis pisau yang diselipkan di bagian depan celana perut, serta satu paket kecil berisi barang yang diduga narkotika jenis sabu yang tersimpan di dalam bungkus rokok Vigor.

 

Identitas dan Pengakuan Pelaku

Pria yang diamankan berinisial RB (45), warga Kelurahan Cereme Taba, Kecamatan Lubuk Linggau Timur II. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pelaku diketahui merupakan seorang residivis yang sebelumnya sudah pernah menjalani hukuman atas perkara pencurian dengan kendaraan bermotor (Curanmor).

 

Dalam pemeriksaan, RB mengakui kepemilikan senjata tajam tersebut dengan alasan untuk menjaga dirinya sendiri. Terkait barang bukti narkotika, ia mengaku membelinya dari seseorang yang dikenal dengan nama "Can" di Desa Kepala Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.

 

Penanganan Lebih Lanjut

Pelaku berikut seluruh barang bukti telah diserahkan ke Satuan Reserse Narkoba Polres Lubuk Linggau untuk pemeriksaan lebih mendalam dan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Kapolsek Lubuk Linggau Timur I IPTU Jumar Bolivar menyampaikan bahwa patroli yang dilakukan merupakan bentuk komitmen kepolisian untuk terus menekan angka kejahatan dan peredaran narkotika di tengah masyarakat.

 

"Kami akan terus meningkatkan patroli di titik-titik rawan. Masyarakat juga kami harap aktif berpartisipasi dengan melaporkan hal-hal yang mencurigakan di lingkungannya agar kita bersama menjaga keamanan dan kenyamanan kota Lubuk Linggau," ujar Kapolsek.

 

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan sinergi dan kesiapan personel di lapangan dalam merespons potensi gangguan keamanan maupun peredaran barang terlarang yang dapat merugikan masyarakat luas.

Share:

Peringati Hari Santri Nasional, Polres Lubuk Linggau Gelar Istighozah dan Doa Bersama


LUBUK LINGGAU,PWO — Dalam suasana yang khidmat dan penuh kehangatan, ribuan jamaah memenuhi Masjid Agung Al-Bahri, Kelurahan Dempo, Kecamatan Lubuk Linggau Timur II, Kota Lubuk Linggau, Sabtu malam (24/10/2026), untuk melaksanakan Istighozah dan Doa Bersama dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2026.

 

Kapolres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan AKBP Catur Erwin Setiawan diwakili oleh Wakil Kapolres, Kompol M. Aidil Fitri, hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan dan sinergitas kepolisian dengan dunia pesantren dan ulama di wilayah Kota Lubuk Linggau.

 

Suasana dan Tujuan Kegiatan

Kegiatan yang mengusung tema "Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas" berlangsung dengan tertib dan khidmat, dimulai setelah pelaksanaan shalat Isya berjamaah hingga larut malam. Acara ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan wujud penyatuan doa dari seluruh komponen bangsa, khususnya kaum santri, untuk keberkahan, kemajuan, serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

Hadir memimpin kegiatan para tokoh agama dan masyarakat, antara lain KH. M. Said, Muslim, dan Masroil. Dalam penyampaiannya, para ulama menekankan peran strategis santri sebagai pilar penyangga bangsa — penjaga moralitas sekaligus benteng persatuan di tengah keberagaman nusantara.

 

Wakapolres Lubuk Linggau, Kompol M. Aidil Fitri, menyampaikan bahwa kehadiran pihak kepolisian dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Polri untuk terus membangun kedekatan dan kemitraan yang harmonis dengan masyarakat, khususnya dunia pesantren.

 

"Kepolisian dan para santri sejatinya memiliki semangat yang sama: menjaga kedamaian, menjaga keutuhan bangsa, serta menciptakan suasana yang aman dan kondusif bagi seluruh masyarakat. Semoga melalui doa bersama ini, kita senantiasa diberikan kekuatan dan kemudahan dalam menjalani pengabdian kepada Allah SWT, nusa, dan bangsa," ujar Kompol Aidil Fitri.

 

Para jamaah yang hadir tampak antusias, menyatukan hati dalam permohonan ampunan, keberkahan, serta perlindungan bagi negeri tercinta. Kegiatan ini diharapkan semakin memperkokoh tali silaturahmi antara institusi kepolisian dengan lembaga keagamaan dan masyarakat luas, sehingga tercipta sinergi yang kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Lubuk Linggau dan sekitarnya.

Share:

Thursday, October 22, 2026

Polres Musi Rawas Gencarkan Program “Satu Polisi, Satu Desa”, Perkuat Kamtibmas Hingga Berantas Narkoba


 

MUSI RAWAS,PWO-Polres Musi Rawas menggencarkan program “Satu Polisi, Satu Desa” sebagai upaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), mempercepat penanganan gangguan keamanan, serta meningkatkan sinergi antara kepolisian dan masyarakat di wilayah Kabupaten Musi Rawas.


Diketahui, sebelumnya jumlah Bhabinkamtibmas berjumlah 75 personel, kemudian melalui program “Satu Polisi, Satu Desa” dibackup/tambah sebanyak 124 personel meliputi Polres Musi Rawas dan Polsek jajaran, sehingga jumlah total keseluruhan berjumlah 199 personel akan disebarkan disetiap desa di Kabupaten Musi Rawas.


Melalui program ini, personel kepolisian diharapkan semakin dekat dengan masyarakat dan mampu merespons berbagai persoalan keamanan di desa maupun kelurahan secara cepat dan tepat.


Kapolres Musi Rawas, AKBP Gokma Uliate Sitompul, S.H., S.I.K., mengatakan program “Satu Polisi, Satu Desa” sebagai upaya memperkuat kamtibmas, mempercepat penanganan gangguan keamanan, serta meningkatkan sinergi antara kepolisian dan masyarakat di wilayah Kabupaten Musi Rawas.


"Yang pastinya, program ini sesuai dengan perintah bapak Kapolda Sumsel, Irjen. Pol. Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., serta menerapkan, program Kapolri, Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., "Polisi Bersama Masyarakat”," kata kapolres


Kapolres menegaskan bahwa seluruh personel yang ditugaskan harus menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjaga integritas, serta menjadi teladan bagi masyarakat.


“Laksanakan tugas dengan baik, jangan ada pelanggaran, dan berikan contoh yang baik kepada masyarakat,” tegas suami Ny Nanda Gokma 


Sementara itu, Wakapolres Musi Rawas, Kompol Azmi Halim Permana, S.I.K., M.A.P., menjelaskan bahwa setiap personel yang ditugaskan akan dibekali surat perintah (sprin) serta nomor kontak aktif yang dapat dihubungi masyarakat.


Langkah tersebut bertujuan mempermudah koordinasi dan mempercepat penanganan berbagai gangguan kamtibmas, termasuk ketika terjadi peristiwa yang membutuhkan respons segera. Dengan adanya jalur komunikasi langsung, informasi dari masyarakat dapat diteruskan kepada jajaran kepolisian, mulai dari personel di lapangan hingga pimpinan Polres.


"Selain itu, program ini juga mengusung konsep “Polisi Bersama Masyarakat”, dengan mewajibkan setiap personel melaporkan kegiatan yang dilaksanakan melalui sistem pelaporan yang telah disiapkan. Operator akan bertugas menginput laporan kegiatan sehingga pelaksanaan program dapat dipantau dan dievaluasi secara berkala," kata Wakapolres


Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres juga menyoroti pelaksanaan pesta malam yang rutin digelar di sejumlah wilayah. Maka dari itu, menekankan pentingnya langkah mitigasi melalui koordinasi bersama tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama serta pemerintah disetiap pedesaan.


Menurutnya, kegiatan pesta malam tidak serta-merta dilarang. Namun, masyarakat diharapkan dapat menjaga tradisi dan nilai-nilai adat Musi Rawas dengan menghindari penggunaan musik DJ atau remix yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, serta menerapkan pembatasan waktu pelaksanaan.


“Yang perlu menjadi perhatian adalah bagaimana kegiatan masyarakat tetap berjalan dengan baik, tetapi tidak menimbulkan gangguan keamanan dan tetap menghormati tradisi adat setempat,” ucap Wakapolres


Wakapolres menambahkan, di sisi lain pemberantasan penyalahgunaan narkoba juga menjadi perhatian serius dalam pelaksanaan program ini (“Satu Polisi, Satu Desa”).


"Maka, jajaran Satresnarkoba Polres Musi Rawas tetap melaksanakan penegakan hukum sekaligus mengajak seluruh personel dan masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah peredaran gelap narkotika," ucapnya


Terakhir, Ditambahkan Kasat Resnarkoba, Iptu Jemmy A. Gumayel, S.H., M.H., dalam arahannya menegaskan bahwa program bertajuk “Satu Polisi, Satu Desa” membutuhkan komitmen bersama seluruh personel.


Maka meminta anggota yang bertugas di desa dan kelurahan agar terus membangun komunikasi dengan masyarakat, mengingat kedekatan tersebut menjadi salah satu sumber penting untuk memperoleh informasi mengenai potensi tindak pidana, khususnya penyalahgunaan dan peredaran narkoba.


“Yang paling penting adalah komitmen kita bersama. Rekan-rekan sering bertemu masyarakat, artinya informasi akan selalu ada. Khususnya terkait narkoba, silakan sampaikan informasi yang diperoleh,” tegasnya.


Iptu Jemmy sapaanya, mengarahkan personel untuk memetakan wilayah rawan dan menindaklanjuti informasi mengenai lokasi yang diduga menjadi tempat peredaran narkoba atau dikenal sebagai “sarang narkoba”. 


Informasi tersebut diharapkan menjadi bahan bagi jajaran terkait untuk melakukan langkah pencegahan maupun penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku.


Terkait pengawasan internal, Iptu Jemmy menegaskan bahwa personel Polri juga tidak boleh terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, baik sebagai pengguna maupun dalam bentuk keterlibatan lainnya. 


Ia menyampaikan arahan pimpinan mengenai konsekuensi bagi anggota yang terbukti positif menggunakan narkoba, termasuk rehabilitasi bagi pelanggaran, demosi selama tiga tahun, dan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) apabila mengulangi pelanggaran, sesuai dengan SOP.


"Selain persoalan narkoba, personel juga diingatkan untuk menjaga sikap dan tidak ikut (berjoget), dalam kegiatan pesta malam yang berpotensi menimbulkan persoalan kamtibmas," akhirnya.

Share:

Comments

Blog Archive