Cepat Tepat dan Akurat


Thursday, April 23, 2026

Gasak Motor Beat Diteras, YW Ditangkap Polisi


LUBUK LINGGAU – Aksi nekat seorang pria berinisial YW (30) berakhir di balik jeruji besi. Warga Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Marga Rahayu ini ditangkap setelah kedapatan menggasak satu unit sepeda motor yang tengah terparkir di teras rumah warga di Kelurahan Marga Mulya, Kecamatan Lubuk Linggau Selatan II.


Pengungkapan kasus ini berdasarkan Laporan Polisi: LP/B- 04 /IV/2026/ SPKT / POLSEK LUBUK LINGGAU SELATAN, tertanggal 20 April 2026.


Kronologi Kejadian: Motor Didorong Saat Tak Dikunci Stang


Peristiwa pencurian ini menimpa korban, Supriadin, pada Senin malam (20/04/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Saat itu, sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi BG 3486 HAE berwarna biru hitam milik korban sedang terparkir di teras rumahnya di Jalan Nakula, RT 04, Kelurahan Marga Mulya.


Memanfaatkan kondisi motor yang tidak dikunci stang, tersangka YW dengan cepat melancarkan aksinya. Pelaku membawa kabur kendaraan tersebut dengan cara mendorongnya menjauh dari area rumah korban agar tidak menimbulkan suara mesin yang mencurigakan.


Aksi Cepat Petugas dan Penangkapan Tersangka


Pelarian tersangka tidak berlangsung lama. Sesaat setelah kejadian, Unit Reskrim Polsek Lubuk Linggau Selatan I menerima informasi adanya terduga pelaku pencurian yang berhasil diamankan oleh warga sekitar di lokasi kejadian.


Mendapat informasi tersebut, Tim Opsnal Reskrim yang dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Ipda Hari Ardiansyah segera meluncur ke lokasi untuk mengamankan pelaku dari amukan massa. Dalam interogasi singkat di tempat kejadian, tersangka YW tak dapat mengelak dan mengakui seluruh perbuatannya telah mencuri motor milik korban.


Proses Hukum dan Ancaman Pidana


Setelah dilakukan gelar perkara, penyidik menetapkan YW sebagai tersangka. Saat ini, tersangka telah ditahan di Mapolsek Lubuk Linggau Selatan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna melengkapi berkas perkara.


Kapolres Lubuk Linggau Polda Sumatera selatan AKBP Adithia Bagus Arjunadi, melalui jajaran Polsek Lubuk Linggau Selatan mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan memastikan kendaraan dalam keadaan terkunci ganda saat diparkir, meski di lingkungan rumah sendiri.


Atas perbuatannya, tersangka YW dijerat dengan Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 477 ayat 1 huruf e KUHP Nasional.

Share:

Reskrim Polsek Linggau Barat Amankan Terduga Pencuri Blower AC Outdoor


LUBUK LINGGAU,PWO – Tim Unit Reskrim Polsek Lubuk Linggau Barat berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang menyasar fasilitas rumah kos. Seorang tersangka berinisial YF (28), warga Kelurahan Lubuk Aman, berhasil diamankan, sementara satu rekan pelaku lainnya B kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).


Pengungkapan ini berdasarkan Laporan Polisi: LP/B- 03 /IV/2026/ SPKT / POLSEK LUBUK LINGGAU BARAT, tanggal 21 April 2026, dengan korban atas nama Nurlela.


Kronologi Kejadian: Berawal dari Keluhan AC Panas


Peristiwa pencurian ini terjadi pada Rabu (15/04/2026) sore di sebuah rumah kos yang berlokasi di Jalan Garuda, Kelurahan Bandung Ujung, Kecamatan Lubuk Linggau Barat I. Kejadian pertama kali terungkap saat salah satu penghuni kos mengeluh kepada korban bahwa AC di kamarnya tidak lagi dingin.


Curiga dengan kondisi tersebut, korban bersama asistennya melakukan pengecekan ke area luar bangunan. Sontak korban terkejut mendapati Blower AC Outdoor merek Panasonic yang terpasang di dinding luar telah raib digondol pencuri. Akibat kejadian tersebut, korban langsung melapor ke Mapolsek Lubuk Linggau Barat.


Aksi Penangkapan dan Modus Operandi


Mendapat laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Lubuk Linggau Barat bergerak cepat melakukan penyelidikan. Dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Aiptu Erwinsyah, tim berhasil mengidentifikasi para pelaku. Pada Senin (20/04/2026) sekitar pukul 14.00 WIB, tersangka YF berhasil diringkus tanpa perlawanan.


Dari hasil interogasi, YF mengakui telah melancarkan aksinya bersama rekannya, B alias Bram (DPO). Keduanya berbagi peran dengan cara memanjat tembok dan merusak terali besi pelindung blower AC menggunakan peralatan tertentu. Setelah berhasil melepas paksa unit tersebut, pelaku membawanya ke sebuah lokasi untuk dibongkar dan dipreteli isinya guna dijual kembali.


Proses Hukum dan Ancaman Pidana


Kapolres Lubuk Linggau Polda Sumatera selatan AKBP Adithia Bagus Arjunadi, melalui jajaran Polsek Lubuk Linggau Barat menegaskan bahwa pihaknya kini tengah melakukan pengejaran intensif terhadap rekan pelaku yang identitasnya telah dikantongi.


"Tersangka YF saat ini telah resmi ditahan di sel tahanan Mapolres Lubuk Linggau untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut. Kami juga masih memburu satu pelaku lainnya B (DPO)," ungkap pihak kepolisian.


Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal Pencurian dengan Pemberatan (Curat) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 477 ayat 1 huruf f dan huruf g KUHP Nasional, dengan ancaman hukuman pidana yang setimpal.

Share:

Wednesday, April 22, 2026

Dalam Waktu Singkat, Satres Narkoba Polres Lubuk Linggau Berhasil Mengamankan 38 Tersangka Pengedar Narkoba


LUBUK LINGGAU,PWO– Komitmen Polres Lubuk Linggau dalam memberantas peredaran gelap narkotika di Bumi Silampari membuahkan hasil signifikan. Dalam kurun waktu empat bulan terakhir (Januari hingga April 2026), Satres Narkoba Polres Lubuk Linggau berhasil mengamankan sedikitnya 38 tersangka pengedar narkoba dari 29 kasus yang diungkap.


Pencapaian ini dipaparkan langsung oleh Kapolres Lubuk Linggau, AKBP Adithia Bagus Arjunadi, dalam press release yang digelar di Mapolres Lubuk Linggau, Senin (20/04/2026).


Kasus Menonjol: Jaringan Tembakau Sintetis Lintas Wilayah


Dari puluhan kasus yang dirilis, terdapat satu kasus yang menjadi perhatian publik, yakni pengungkapan peredaran narkoba jenis tembakau sintetis. Dalam kasus ini, polisi meringkus seorang tersangka berinisial MI (18), warga asal Kota Palembang, saat tengah melakukan transaksi di wilayah Lubuk Linggau.


Kapolres menjelaskan bahwa pengungkapan tembakau sintetis ini merupakan bagian dari jaringan antar-wilayah yang terorganisir. "Ini adalah kasus menonjol yang melibatkan jaringan luas. Proses pengungkapannya dilakukan oleh Tim Satres Narkoba pada Januari lalu melalui penyelidikan yang panjang," ujar AKBP Adithia Bagus Arjunadi.


Rangkaian Penyelidikan dari Tangerang hingga Bea Cukai


Dibalik tertangkapnya MI, terdapat kerja sama intelijen yang kuat. Kapolres membeberkan bahwa proses penyelidikan ini merupakan rangkaian pelacakan yang dimulai dari daerah Tangerang, Banten. 


Berdasarkan koordinasi dan pertukaran informasi, diketahui bahwa barang haram tersebut awalnya masuk terpantau melalui jalur Bea Cukai dan diteruskan informasinya oleh Polda Sumsel. Setelah dilakukan analisis mendalam terhadap data distribusi, arah peredaran barang tersebut menuju ke Sumatera Selatan, tepatnya ke Kota Lubuk Linggau.


"Setelah kita analisa arahnya ke Sumatera Selatan, tim langsung bergerak cepat melakukan pemetaan hingga akhirnya berhasil mengamankan tersangka beserta barang bukti di lapangan," tegas Kapolres.


Perang Melawan Narkoba Terus Berlanjut


Keberhasilan mengamankan 38 pengedar dalam waktu singkat ini menjadi sinyal keras bagi para pelaku narkoba bahwa tidak ada ruang aman di Lubuk Linggau. Kapolres menegaskan pihaknya akan terus mendalami setiap kasus guna memutus mata rantai distribusi hingga ke akar-akarnya.


"Kami tidak akan berhenti di sini. Dukungan dari masyarakat sangat kami harapkan untuk memberikan informasi sekecil apa pun terkait aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing," pungkasnya.


Hadirnya rilis ungkap kasus ini sekaligus menjadi bukti transparansi Polri kepada masyarakat dalam menjaga situasi Kamtibmas Kota Lubuk Linggau tetap kondusif dan bersih dari pengaruh zat adiktif.

Share:

Tuesday, April 21, 2026

Kapolda: Sinergi dan Kesamaan Persepsi TNI dan Polri Kunci Utama Dalam Menjaga Stabilitas Wilayah


PALEMBANG,PWO — Polda Sumatera Selatan memperkuat komitmen menjaga stabilitas keamanan nasional melalui sinergi lintas sektoral bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI). Kapolda Sumsel, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menerima langsung kunjungan kerja Tim Staf Ahli (Sahli) Panglima TNI dalam rangka pengumpulan data strategis wilayah di Provinsi Sumatera Selatan.


Pertemuan berlangsung pada Selasa, 21 April 2026, di Ruang Delegasi Lantai 2 Gedung Presisi Mapolda Sumsel, mulai pukul 10.00 WIB. Agenda utama kegiatan ini adalah koordinasi teknis terkait pengumpulan data yang akan digunakan sebagai bahan perumusan kebijakan strategis di bidang pertahanan dan keamanan nasional.


Kegiatan ini merupakan implementasi nyata program Presisi Polri dalam memperkuat kerja sama eksternal serta mendukung kebijakan pemerintah pusat dalam menjaga stabilitas keamanan nasional sebagai fondasi utama pembangunan.


Dalam arahannya, Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan pentingnya integrasi data dan koordinasi yang solid antara TNI dan Polri dalam memetakan potensi gangguan keamanan di wilayah.


“Sinergi dan kesamaan persepsi antara TNI dan Polri menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas wilayah. Kami siap mendukung penuh pengumpulan data strategis guna kepentingan pertahanan dan keamanan nasional,” tegas Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.


Kunjungan Tim Puldata Sahli Panglima TNI yang dipimpin oleh Brigjen TNI Muhammad Thohir, S.Sos., M.M., diisi dengan diskusi mendalam bersama jajaran Pejabat Utama Polda Sumsel. Pembahasan mencakup dinamika keamanan wilayah, potensi kerawanan, serta langkah antisipatif dalam menjaga kondusivitas daerah.


Sebagai simbol penguatan kerja sama, kegiatan diakhiri dengan pertukaran plakat antara kedua institusi. Momentum ini menjadi penegasan bahwa sinergitas TNI-Polri di Sumatera Selatan berjalan solid dan berkelanjutan.


Secara terpisah, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pertemuan ini memiliki nilai strategis dalam mendukung kebijakan nasional berbasis data yang akurat.


“Kerja sama ini menunjukkan bahwa soliditas TNI-Polri di Sumatera Selatan adalah pilar utama dalam menjaga stabilitas keamanan. Data yang akurat menjadi dasar penting dalam setiap pengambilan kebijakan nasional,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.


Ia menambahkan bahwa Polda Sumsel akan terus membuka ruang kolaborasi dengan seluruh stakeholder guna memastikan keamanan wilayah tetap terjaga dan mendukung percepatan pembangunan daerah.


Pertemuan ini turut dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama Polda Sumsel, di antaranya Karo Ops Kombes Pol Muhammad Anis Prasetio Santoso, Dir Reskrimum Kombes Pol Johannes Bangun, Dir Reskrimsus Kombes Pol Doni Satrya Sembiring, serta Kabid Propam Kombes Pol Raden Azis Safiri, S.I.K., CPHR.


Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif sebagai wujud nyata sinergi TNI-Polri dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Share:

Polda Sumsel Pecat Empat Personel Polres Muratara, Kapolres: Integritas Tidak Bisa Dikompromikan


MUSI RAWAS UTARA,PWO — Polres Musi Rawas Utara jajaran Polda Sumatera Selatan melaksanakan upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap empat personel sebagai bentuk nyata penegakan disiplin dan kode etik profesi Polri. Upacara dilaksanakan di Lapangan Apel Polres Musi Rawas Utara pada Senin, 20 April 2026, mulai pukul 07.00 WIB.


Upacara dipimpin langsung oleh Kapolres Musi Rawas Utara, AKBP Rendy Surya Aditama, S.H., S.I.K., M.H., dan diikuti oleh seluruh pejabat utama serta personel Polres Musi Rawas Utara. Kegiatan berlangsung secara khidmat dan dilaksanakan secara in absentia, mengingat keempat personel yang diberhentikan tidak hadir.


Adapun empat personel yang dikenakan PTDH yaitu Bripka Muhammad Fadli, Briptu Pangeran Farid Wajdi, Briptu Andri Putra Jaya, dan Briptu Deny Saputra. Keputusan pemberhentian tersebut ditetapkan berdasarkan Keputusan Kapolda Sumatera Selatan yang diterbitkan pada 14 Januari 2026, setelah melalui proses pemeriksaan dan pertimbangan sesuai mekanisme hukum yang berlaku di lingkungan Polri.


Dalam amanatnya, Kapolres Musi Rawas Utara AKBP Rendy Surya Aditama, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pelaksanaan PTDH merupakan langkah tegas institusi dalam menjaga marwah dan kepercayaan publik terhadap Polri. Ia menekankan bahwa tidak ada toleransi terhadap setiap pelanggaran disiplin maupun kode etik.


“Jadikan momen ini sebagai pengingat bagi kita semua. Isi setiap hari dalam kedinasan dengan hal-hal yang baik. Jangan biarkan pelanggaran sekecil apa pun terjadi, karena kepercayaan masyarakat dibangun dari konsistensi integritas,” tegas AKBP Rendy Surya Aditama, S.H., S.I.K., M.H.


Pelaksanaan PTDH ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Polda Sumsel dalam memperkuat akuntabilitas dan profesionalisme institusi. Penegakan disiplin internal dinilai sebagai fondasi utama dalam menjaga kualitas pelayanan publik serta stabilitas keamanan di wilayah Sumatera Selatan.


Secara terpisah, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa langkah PTDH merupakan bentuk komitmen nyata dalam menjaga kehormatan institusi Polri.


“Polda Sumsel tidak memberikan ruang bagi pelanggaran disiplin dan kode etik. Setiap keputusan PTDH telah melalui proses panjang dan pertimbangan matang demi menjaga integritas serta kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.


Ia juga menambahkan bahwa pengawasan internal akan terus diperkuat secara konsisten di seluruh jajaran sebagai bagian dari transformasi menuju Polri yang profesional, bersih, dan terpercaya.


“Setiap personel yang terbukti melanggar akan diproses tanpa terkecuali. Ini adalah bentuk komitmen kami dalam menjaga marwah institusi sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal,” tegasnya.


Polda Sumatera Selatan memastikan bahwa penegakan disiplin dan kode etik profesi akan terus dilakukan secara tegas dan berkelanjutan di seluruh satuan wilayah sebagai bagian dari reformasi internal institusi.

Share:

Sinergi Polri dan PU-BM: Inisiasi Kapolres Musi Rawas Revitalisasi Jembatan Dam Inpres Air Satan


MUARA BELITI,PWO – Akses vital yang menghubungkan antar-kecamatan di Kabupaten Musi Rawas kini tampil lebih kokoh dan estetis. Melalui langkah proaktif *Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H.*, sebuah program revitalisasi Jembatan Dam Inpres di Desa Air Satan sukses dilaksanakan dengan berkolaborasi bersama *Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PU-BM) Kab. Musi Rawas*.


Kegiatan ini merupakan pengejawantahan dari  program *BELIDA (Bersih, Lingkungan, dan Asri)* yang diusung Polda Sumatera Selatan, sekaligus menjadi langkah nyata dalam mendukung visi Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat infrastruktur daerah.


*Inisiasi Strategis demi Mobilitas Rakyat*

Kapolres Musi Rawas memimpin langsung jalannya perbaikan ini didampingi oleh Pejabat Utama (PJU) Polres Musi Rawas, personel Polres, serta Polsek Muara Beliti. Kolaborasi dengan tenaga ahli dan dukungan teknis dari Dinas PU-BM Kab. Mura memastikan proses revitalisasi berjalan sesuai standar keamanan infrastruktur.


Jembatan Dam Inpres bukan sekadar struktur fisik; ia adalah nadi ekonomi bagi masyarakat. Jembatan ini menjadi penghubung strategis bagi tiga desa, yaitu: Desa Air Satan, Desa Air Lesing, Desa Ketuan Jaya


Selain itu, jembatan ini merupakan jalur alternatif krusial yang memperpendek jarak antara *Kecamatan Muara Beliti* dan *Kecamatan Tugumulyo*, sehingga revitalisasi ini berdampak langsung pada kelancaran arus barang dan jasa.


*Enam Tahap Transformasi Jembatan*


Proses revitalisasi yang diinisiasi oleh Kapolres ini dilakukan secara sistematis dalam kurun waktu dua minggu, meliputi enam tahapan utama:


1. *Tahap I (06 April 2026):*

> Inisiasi dimulai dengan pengecekan kerusakan secara menyeluruh, pembersihan area sekitar, serta pelepasan komponen jembatan yang sudah tidak layak.


2. *Tahap II (08 April 2026):*

> Penguatan struktur melalui pemasangan tulang tiang cor dengan metode pengelasan, pembuatan papan mal, serta pengecatan dasar pada besi dan tiang.


3.. *Tahap III (10 April 2026):*

> Pelaksanaan pengecoran tiang jembatan secara masif dan pengelasan besi utama untuk memastikan stabilitas beban.


4. *Tahap IV (12 April 2026):*

> Estetika dan perlindungan logam melalui pengecatan ulang seluruh badan jembatan.


5. *Tahap V (15 April 2026):*

> Peningkatan aspek keselamatan dengan penambahan pagar pembatas jalan menggunakan pipa besi yang diperkuat dengan cor dan las.


6. *Tahap VI (18 April 2026):* 

> Finishing berupa pengecatan akhir pada pagar pembatas, memberikan tampilan yang segar dan rapi.


*Dampak Nyata bagi Masyarakat*


Melalui kolaborasi apik antara kepolisian dan dinas teknis terkait, Jembatan Dam Inpres kini kembali berfungsi optimal. Kapolres Musi Rawas berharap perbaikan ini tidak hanya memberikan rasa aman bagi pengguna jalan, tetapi juga menjadi pemantik pertumbuhan ekonomi lokal melalui konektivitas wilayah yang lebih baik.


_"Revitalisasi ini adalah bukti bahwa Polri hadir tidak hanya untuk keamanan, tetapi juga sebagai mitra pembangunan masyarakat," pungkas AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K, M.H.

Share:

Friday, April 17, 2026

Tingkatkan Pelayanan, Sat Binmas Polres Lubuklinggau Gelar Latharkatpuan


LUBUK LINGGAU,PWO – Guna meningkatkan kualitas pelayanan dan profesionalisme personel dalam membina keamanan dan ketertiban masyarakat, Satuan Binmas (Sat Binmas) Polres Lubuk Linggau menggelar kegiatan Pelatihan Peningkatan Kemampuan (Latharkatpuan) fungsi Binmas, Jumat (17/04/2026).


Kegiatan yang berlangsung di Ruang Serbaguna Sat Binmas Polres Lubuk Linggau ini menjadi agenda krusial dalam mempertajam insting serta kemampuan komunikasi sosial para personel garda terdepan Polri.


Dipimpin Langsung oleh Kasat Binmas


Acara ini dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Lubuk Linggau, AKP Nyoman, dengan didampingi KBO Sat Binmas, Ipda Bambang. Peserta pelatihan terdiri dari seluruh personel Sat Binmas Polres Lubuk Linggau serta para Kanit Binmas dari jajaran Polsek di seluruh wilayah hukum Polres Lubuk Linggau.


Dalam arahannya, AKP Nyoman menekankan bahwa fungsi Binmas merupakan ujung tombak kepolisian dalam menjalankan strategi pre-emtif. Di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks, seorang anggota Binmas dituntut memiliki kemampuan negosiasi, pemecahan masalah (problem solving), serta kecerdasan emosional yang tinggi.


Materi Strategis: Dari Komunikasi Hingga Problem Solving


Pelatihan ini mencakup berbagai materi strategis, mulai dari teknik sambang yang efektif, manajemen media sosial untuk edukasi kamtibmas, hingga tata cara penanganan konflik sosial di tingkat kelurahan/desa. Para Kanit Binmas jajaran Polsek juga diberikan ruang untuk berdiskusi mengenai tantangan terkini yang dihadapi di wilayah masing-masing.


"Binmas adalah wajah Polri yang bersentuhan langsung dengan hati masyarakat. Melalui Latharkatpuan ini, kami ingin memastikan setiap personel memiliki kompetensi yang mumpuni untuk mengajak masyarakat menjadi mitra Polri dalam menjaga kamtibmas," ujar AKP Nyoman.


Wujudkan Polri Presisi yang Humanis


Ipda Bambang selaku KBO Sat Binmas menambahkan bahwa peningkatan kemampuan ini dilakukan secara berkala. Hal ini sejalan dengan visi Polri Presisi untuk menciptakan sosok polisi yang prediktif, bertanggung jawab, dan transparan, namun tetap mengedepankan sisi humanis.


"Kami tidak ingin anggota hanya sekadar hadir, tapi harus mampu memberikan dampak positif bagi warga binaannya. Kanit Binmas harus bisa menjadi rujukan bagi masyarakat saat membutuhkan bantuan atau solusi hukum yang bersifat kekeluargaan," jelas Ipda Bambang.


Output Kegiatan


Melalui kegiatan Latharkatpuan ini, diharapkan para peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang didapat untuk menekan angka kriminalitas melalui upaya pencegahan dan edukasi yang lebih masif. Dengan personel Binmas yang cakap, Polres Lubuk Linggau optimis stabilitas keamanan di Bumi Silampari akan semakin terjaga dengan dukungan penuh dari masyarakat.

Share:

Sinergi Tiga Pilar Utara II Ringankan Beban Warga


LUBUK LINGGAU – Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama ditunjukkan oleh jajaran Pemerintah Kecamatan Lubuk Linggau Utara II bersama Polri. Melalui program inovatif "Saling Peduli Keluarga Kecamatan Utara II", aksi nyata dilakukan dengan menyambangi warga yang menjadi korban bencana alam puting beliung di Kelurahan Batu Urip, Jumat (17/04/2026).


Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Camat Lubuk Linggau Utara II, May Suhada, didampingi Bhabinkamtibmas Kelurahan Batu Urip, Bripka Ilyas Jauhari, serta Lurah Batu Urip, Dicky Zulkarnain.


Kehadiran unsur pemerintah kecamatan, kelurahan, dan kepolisian ini bertujuan untuk memberikan dukungan moril sekaligus bantuan materil kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat terjangan angin puting beliung beberapa waktu lalu.


Bantuan berupa bingkisan sembako diserahkan secara langsung kepada tiga warga yang terdampak cukup parah, yakni:

1. Bapak Rozi Martin (Warga RT 007)

2. Bapak Ahmad Tohir (Warga RT 002)

3. Bapak Agus Susanto (Warga RT 005)


Implementasi Program "Saling Peduli"


Camat Lubuk Linggau Utara II, May Suhada, menjelaskan bahwa aksi ini merupakan bagian dari program Saling Peduli Keluarga Kecamatan Utara II. Program ini dirancang untuk memastikan bahwa setiap warga yang sedang tertimpa musibah mendapatkan perhatian dan bantuan cepat dari pemerintah setempat.


"Kami ingin memastikan bahwa warga tidak sendirian dalam menghadapi musibah ini. Melalui program Saling Peduli, kami berupaya hadir langsung di tengah masyarakat untuk meringankan beban mereka," ujar May Suhada.


Peran Aktif Bhabinkamtibmas di Lapangan


Bhabinkamtibmas Bripka Ilyas Jauhari menambahkan bahwa selain menyalurkan bantuan, kehadirannya juga untuk memastikan situasi kamtibmas di lokasi terdampak tetap kondusif. Ia terpantau aktif memberikan edukasi keselamatan dan semangat kepada para korban agar segera bangkit dari musibah tersebut.


"Polri, khususnya melalui peran Bhabinkamtibmas, akan selalu bersinergi dengan pemerintah kecamatan dan kelurahan. Keamanan dan kesejahteraan warga adalah prioritas kami," tegas Bripka Ilyas.


Apresiasi dari Penerima Manfaat


Raut wajah syukur terpancar dari para penerima bantuan. Bapak Rozi Martin, salah satu korban di RT 007, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kunjungan dan bantuan yang diberikan. 


"Terima kasih kepada Pak Camat, Pak Lurah, dan Pak Bhabin atas perhatiannya. Bantuan sembako ini sangat bermanfaat bagi kami di tengah upaya memperbaiki rumah yang rusak," ungkapnya.


Dengan adanya kolaborasi yang erat ini, diharapkan masyarakat Kelurahan Batu Urip merasa lebih tenang dan terbantu, sekaligus memperkuat ikatan silaturahmi antara warga dengan instansi pemerintah dan kepolisian di Kota Lubuk Linggau.

Share:

Wujud Kepedulian dan Dukungan Moril, Polsek Lubuklinggau Timur Serahkan Bantuan Sosial Warga Tertimpa Musibah


LUBUK LINGGAU,PWO – Sinergitas dan kepedulian sosial ditunjukkan oleh jajaran Polsek Lubuk Linggau Timur I bersama Pemerintah Kelurahan Wirakarya. Pada Rabu (15/04/2026), Kapolsek Lubuk Linggau Timur I Akp Rodiman turun langsung memberikan bantuan sosial kepada warga yang tertimpa musibah bencana alam angin kencang.


Aksi kemanusiaan ini menyasar kediaman Ibu Sugiarti, seorang warga di RT 003, Kelurahan Wirakarya, Kecamatan Lubuk Linggau Timur II. Diketahui, rumah milik Ibu Sugiarti mengalami kerusakan cukup serius setelah diterjang angin kencang yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.


Sinergi Tiga Pilar di Lapangan 


Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek tidak hadir sendirian. Ia didampingi oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Wirakarya, Aipda M. Segetar Alam, serta turut hadir Lurah Wirakarya dan Ketua RT 003. Kehadiran unsur pimpinan kecamatan dan kelurahan ini menjadi bukti nyata hadirnya negara di tengah kesulitan yang dihadapi masyarakat.


Kapolsek Lubuk Linggau Timur I menyerahkan langsung bantuan berupa paket sembako sebagai upaya meringankan beban ekonomi keluarga korban yang saat ini sedang fokus melakukan perbaikan tempat tinggal.


"Kami datang bukan sekadar memberikan bantuan materil, tetapi juga untuk memberikan dukungan moril kepada Ibu Sugiarti dan keluarga. Musibah ini adalah ujian bagi kita semua, dan Polri bersama Pemerintah Kelurahan berkomitmen untuk selalu hadir membantu warga yang sedang kesusahan," ujar Kapolsek di sela-sela kunjungannya.


Bhabinkamtibmas Aipda M. Segetar Alam juga menyempatkan diri berdialog dengan warga sekitar untuk memantau kondisi keamanan lingkungan pasca-bencana, sembari memastikan proses perbaikan rumah korban berjalan dengan lancar dan aman.


Apresiasi dari Warga


Ibu Sugiarti, dengan mata berkaca-kaca, menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian yang diberikan oleh pihak Kepolisian dan Kelurahan. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu di tengah situasi sulit yang ia alami.


"Terima kasih banyak Pak Kapolsek, Pak Bhabin, dan Pak Lurah. Saya tidak menyangka akan didatangi dan dibantu seperti ini. Perhatian ini sangat berarti bagi kami," ungkapnya haru.


Imbauan Kewaspadaan Cuaca


Menutup kunjungannya, jajaran Polsek Lubuk Linggau Timur I mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi. Warga diharapkan segera melapor kepada Ketua RT atau Bhabinkamtibmas jika terdapat pohon besar yang rawan tumbang atau bangunan yang berisiko membahayakan keselamatan saat angin kencang kembali melanda.

Share:

Thursday, April 16, 2026

Pastikan Keselamatan Warga, Polres Lubuklinggau Sambangi Rumah Warga, Evakuasi dan Penanganan Pohon Tumbang Akibat Cuaca Ekstrem


LUBUK LINGGAU,PWO – Cuaca ekstrem berupa angin kencang yang melanda wilayah Kota Lubuk Linggau menjadi perhatian serius jajaran Polsek Lubuk Linggau Utara II. Menindaklanjuti dampak kerusakan yang ditimbulkan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Batu Urip, Bripka Ilyas Jauhari, bergerak cepat menyisir titik-titik lokasi bencana pada Rabu (15/04/2026).


Aksi sigap ini dilakukan untuk memastikan keselamatan warga serta memetakan kerusakan materil yang menimpa pemukiman penduduk di Kelurahan Batu Urip.


Sambangi Rumah Korban di Berbagai RT


Mengawali kegiatannya, Bripka Ilyas Jauhari melakukan aksi sambang door-to-door ke rumah warga yang terdampak langsung bencana angin kencang. Di RT 001 dan RT 002, personel Polri yang dikenal dekat dengan masyarakat ini mendatangi rumah warga yang mengalami kerusakan pada bagian atap dan bangunan akibat terjangan angin.


Kehadiran Bripka Ilyas bukan hanya untuk melakukan pendataan, tetapi juga memberikan dukungan moril kepada para korban agar tetap tabah menghadapi musibah yang terjadi secara tiba-tiba tersebut.


Evakuasi dan Penanganan Pohon Tumbang


Selain menyambangi rumah warga, laporan mengenai adanya akses jalan yang terhambat akibat pohon tumbang juga langsung direspons. Bripka Ilyas terpantau mendatangi dua Tempat Kejadian Perkara (TKP) pohon tumbang yang berada di wilayah RT 006 dan RT 007.


Bersama warga sekitar, Bripka Ilyas bahu-membahu memantau proses evakuasi batang pohon yang sempat mengganggu mobilitas masyarakat. Langkah cepat ini diambil guna mencegah terjadinya kemacetan serta mengantisipasi adanya korban luka akibat dahan pohon yang masih rentan patah.


Komitmen Polri: Selalu Ada di Tengah Kesulitan Masyarakat


Kapolres Lubuk Linggau Polda Sumatera selatan AKBP Adithia Bagus Arjunadi, mengapresiasi langkah sigap yang dilakukan anggotanya. Menurutnya, Bhabinkamtibmas harus menjadi orang pertama yang hadir saat warga mengalami kesulitan atau musibah di wilayah binaannya.


"Ini adalah wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan kehadiran Bhabinkamtibmas mampu memberikan rasa aman dan bantuan yang diperlukan warga saat menghadapi bencana alam," ungkap Kapolres 


Sementara itu, warga Kelurahan Batu Urip menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kehadiran Bripka Ilyas Jauhari. Kehadiran sosok polisi di tengah situasi bencana memberikan ketenangan tersendiri bagi warga yang sedang berupaya memperbaiki tempat tinggal mereka.


Imbauan Kamtibmas


Dalam kesempatan tersebut, Bripka Ilyas juga memberikan imbauan kepada masyarakat Batu Urip agar tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi. Warga diminta segera melapor kepada ketua RT atau Bhabinkamtibmas jika terdapat pohon besar yang rawan tumbang atau kerusakan infrastruktur lainnya demi keamanan bersama.

Share:

Comments

Blog Archive