Cepat Tepat dan Akurat


Tuesday, July 21, 2026

Tim "Macan" Polres Lubuk Linggau Amankan Terduga Pelaku Pembobol Klinik Hapsari


LUBUK LINGGAU,PWO– Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Lubuk Linggau, Polda Sumatera Selatan, melalui tim khusus "Macan" berhasil mengamankan satu orang pelaku kasus pencurian dengan pemberatan yang merugikan pemilik Klinik Hapsari Medika hingga mencapai Rp 40 juta. Penangkapan dilakukan pada Senin (20/7), pasca laporan resmi yang diterima pihak kepolisian sehari sebelumnya.

 

Berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/287/VII/2026/SPKT/Polres Lubuk Linggau/Polda Sumsel tertanggal 19 Juli 2026, korban atas nama Eko Saputra melaporkan adanya dugaan pencurian yang menimpa aset miliknya di Klinik Hapsari Medika, yang beralamat di Jalan Pengayoman II No.141, Kelurahan Tapak Lebar, Kecamatan Lubuk Linggau Barat II, Kota Lubuk Linggau.

 

Kejadian bermula pada Sabtu (18/7) sekitar pukul 15.00 WIB, saat korban menerima informasi dari warga sekitar bahwa bangunan klinik tersebut diduga dimasuki orang yang tidak berwenang. Saat tiba di lokasi untuk memeriksa, korban langsung memergoki seorang laki-laki yang sedang berusaha mengambil seng di bagian atap dapur klinik. Korban pun mengenali pelaku karena tempat tinggalnya tidak jauh dari lokasi kejadian.

 

Pemeriksaan lebih lanjut menunjukkan kerugian yang sangat besar, di mana pelaku telah membawa kabur sejumlah barang berharga, antara lain: 1 set kabel instalasi, 4 partisi jendela, 2 pintu kaca, 2 kipas blower, 1 kipas angin dinding, 2 kipas angin biasa, 3 unit outdoor AC, 2 mesin kulkas, 1 mesin cuci, 1 termos air, 1 wajan, 4 panci, 1 lampu operasi, 2 mesin air, 2 unit handphone Redmi, 1 handphone Samsung, 1 mesin jahit, 3 roll kabel, 1 set peralatan bengkel, hingga 1 velg motor. Keseluruhan kerugian ditaksir mencapai Rp 40.000.000 (empat puluh juta rupiah).

 

Merespons laporan tersebut, Tim Macan yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Lubuk Linggau AKP Muhammad Kurniawan Azwar, didampingi Kanit Pidum IPDA Suwarno, segera bergerak melakukan penyelidikan. Berdasarkan keterangan saksi dan jejak di tempat kejadian, tim memperoleh informasi bahwa pelaku kerap terlihat bergerak di sekitar lokasi dan identitasnya sudah diketahui korban.

 

Berdasarkan petunjuk yang dikumpulkan, tim bergerak menuju kediaman orang tua pelaku di kawasan Jalan Pengayoman II, Kelurahan Tapak Lebar. Di lokasi tersebut, pelaku yang berinisial AM (38 tahun), berprofesi sebagai karyawan swasta dan warga setempat, berhasil diamankan saat sedang tertidur di dalam kamarnya. Pelaku kemudian dibawa ke Markas Polres Lubuk Linggau untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

 

Di hadapan penyidik, pelaku mengakui sepenuhnya perbuatannya. Ia mengaku telah melakukan aksinya selama satu bulan terakhir, bahkan hampir setiap hari, dengan cara menyusup masuk melalui bagian plafon bangunan. Pelaku juga mengungkapkan bahwa aksinya tidak dilakukan sendirian, melainkan dibantu oleh rekannya yang berinisial AC yang saat ini masih dalam penelusuran pihak kepolisian.

 

"Kasus ini telah memenuhi unsur Pasal 477 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. Kami terus melakukan upaya untuk menangkap rekan pelaku yang masih buron, serta mengamankan barang bukti yang tersisa," ujar Kasat Reskrim.

 

Saat ini pelaku AM telah ditahan di Rutan Polres Lubuk Linggau untuk pertanggungjawaban hukum, sementara penyidik masih mendalami peran masing-masing dan memburu rekan pelaku lainnya.

Share:

Wujud Nyata POLRI Presisi: Sentuhan Kasih Kapolda Sumsel Ringankan Beban Korban Kebakaran di Musi Rawas


 

​MUSI RAWAS,PWO— Komitmen kepedulian dan postur Polri yang humanis kembali ditunjukkan oleh Kepolisian Daerah Sumatra Selatan (Polda Sumsel). Di bawah arahan langsung Kapolda Sumsel, Irjen Pol. Dr. Shandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., jajaran Polsek Megang Sakti menyalurkan bantuan sosial bertajuk "Tali Asih" kepada korban musibah kebakaran di Dusun 2, Desa Megang Sakti III, Kecamatan Megang Sakti, Kabupaten Musi Rawas, Senin (20/7/2026).


​Musibah kebakaran yang terjadi pada Sabtu (18/7) lalu telah menghanguskan sebagian rumah semi permanen milik Bapak Wahyono (68), seorang petani setempat.


 Mengurangi duka mendalam yang dialami warga, Kapolda Sumsel bergerak cepat mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk memastikan kehadiran negara di tengah kesulitan masyarakat.


​Bantuan sosial tersebut diserahkan langsung oleh Kapolsek Megang Sakti, AKP Hendri, S.H., M.Si., bersama jajaran personel, perangkat desa, serta tim medis. Paket bantuan Tali Asih Kapolda Sumsel yang disalurkan meliputi pemenuhan kebutuhan pokok harian, di antaranya 7 karung beras, bahan pangan esensial, perlengkapan tidur (kasur), serta puluhan dus mie instan dan air mineral.


​Di tempat terpisah, Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta,S.H.,S.I.K.,M.H mewakili Kapolda Sumsel menyampaikan rasa empati dan duka cita yang mendalam atas musibah yang menimpa Bapak Wahyono. Melalui Kapolsek Megang Sakti, Kapolres Musi Rawas  menitipkan pesan penguatan moral agar keluarga yang terdampak diberikan ketabahan dan kekuatan.


​"Bantuan ini merupakan wujud kepekaan sosial dan kepedulian Polri. Kami ingin memastikan bahwa masyarakat yang sedang tertimpa musibah tidak merasa sendiri. Polri hadir bukan sekadar sebagai penegak hukum, tetapi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan yang siap mengulurkan tangan di garis depan kemanusiaan," ujar AKBP Agung Adhitya Prananta menyampaikan pesan Kapolda Sumsel.


​Selain menyerahkan bantuan fisik, momen penuh kehangatan ini juga dimanfaatkan pihak kepolisian untuk memberikan edukasi kamtibmas. Masyarakat diimbau untuk lebih mawas diri terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama dengan melakukan pengecekan instalasi listrik secara berkala demi keselamatan bersama.


​Langkah responsif dan penuh empati dari Irjen Pol. Dr. Shandi Nugroho ini menuai apresiasi mendalam dari pihak keluarga korban dan pemerintah desa setempat. Kehadiran Polri di tengah puing musibah ini tidak hanya meringankan beban materiil, tetapi juga menjadi suntikan moril yang besar bagi korban untuk kembali bangkit.


​Kegiatan penyerahan bantuan yang berlangsung hingga pukul 17.00 WIB tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan khidmat, sekaligus menjadi bukti nyata dari esensi POLRI yang dekat, mengayomi, dan dicintai masyarakat.

Share:

Tuesday, July 7, 2026

Rumah Panggung Warga di Musi Rawas Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik


 

​MUSI RAWAS,PWO – Musibah kebakaran melanda satu unit rumah panggung milik warga di RT 08, Kelurahan Marga Tunggal, Kecamatan Jayaloka, Kabupaten Musi Rawas, pada Selasa (7/7/2026) sore. Api yang diduga berasal dari korsleting listrik tersebut melahap habis bangunan beserta seluruh perabotan di dalamnya.


​Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Pemilik rumah, Budi (37), yang berprofesi sebagai petani, saat kejadian tengah berada di kebun belakang rumahnya. Api pertama kali diketahui oleh dua orang saksi, yakni Lam (56) dan Effendy, yang melihat kepulan asap dan kobaran api muncul dari area ruang tamu rumah korban.

​Diduga kuat, api dipicu oleh hubungan arus pendek listrik (korsleting) yang menyambar tumpukan kardus bekas di dekat titik korsleting. Saksi Lam segera berteriak meminta pertolongan warga sekitar, sementara Effendy bergegas memanggil korban dan menghubungi aparat Polsek serta Koramil Jayaloka.


​"Kami langsung berupaya memadamkan api dengan alat seadanya bersama warga sembari menunggu bantuan datang," ujar salah satu saksi di lokasi.


​Satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) dari Kecamatan Sukakarya tiba di lokasi sekitar pukul 18.30 WIB. Petugas Damkar bersama anggota Polsek Jayaloka, Koramil, dan warga berjibaku memadamkan api. Berkat kesigapan petugas dan warga, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 19.10 WIB.


​Kapolsek Jayaloka, IPTU M. Soleh, S.H., memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini, mengingat saat kejadian penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri.

​"Korban tinggal bersama istri dan satu anak perempuan. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 150 juta karena rumah panggung ukuran 10x15 meter tersebut beserta perabotan habis terbakar," jelas IPTU M. Soleh.


​Pasca kejadian, personel Polsek Jayaloka telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) awal, memintai keterangan saksi, serta bergotong-royong membantu membersihkan puing-puing sisa kebakaran.


Share:

Monday, July 6, 2026

Satresnarkoba Polres Lubuk Linggau Berhasil Membongkar Modus Baru Peredaran Gelap Narkotika Dalam Bentuk Perangkat Rokok Elektrik (vape)


 LUBUK LINGGAU,PWO – Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lubuk Linggau, Polda Sumatera Selatan, berhasil membongkar modus baru peredaran gelap narkotika yang disamarkan dalam bentuk perangkat rokok elektrik (vape). Seorang wanita berinisial AV (35) diamankan petugas karena diduga kuat menguasai narkotika golongan II jenis Etomidate.


Penangkapan tersebut terjadi pada Jumat malam, 3 Juli 2026, sekitar pukul 23.00 WIB, di sebuah rumah yang terletak di Jl. Gentayu, Gg. Gelatik, No. 049, RT 002, Kelurahan Keputraan, Kecamatan Lubuk Linggau Barat II, Kota Lubuk Linggau.


Kronologi Penggerebekan: Sempat Dibuang ke Pohon Pisang


Keberhasilan operasi ini berawal dari adanya laporan berharga dari masyarakat yang resah karena wilayah Kelurahan Keputraan kerap dijadikan tempat transaksi barang haram. Menindaklanjuti informasi tersebut, Kapolres Lubuk Linggau melalui Kasat Res Narkoba, AKP M. Romi, langsung mengambil tindakan tegas.


AKP M. Romi memerintahkan KBO Sat Res Narkoba, IPDA Muhamad Deden, untuk memimpin tim melakukan penyelidikan mendalam di lapangan.


* Pukul 22.50 WIB: Tim bergerak cepat menuju lokasi yang telah dipetakan. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas langsung mendatangi dan mengamankan sebuah rumah yang dicurigai. Di dalam rumah tersebut, petugas mendapati tersangka AV.

* Proses Penggeledahan: Awalnya, petugas melakukan penggeledahan di dalam rumah namun tidak menemukan barang bukti apa pun.

* Interogasi Instan: Petugas tidak menyerah begitu saja. Setelah dilakukan interogasi intensif secara persuasif, AV akhirnya mengaku bahwa ia telah membuang barang bukti ke area belakang rumahnya demi mengelabui petugas.

* Penemuan Barang Bukti: Petugas segera bergerak ke area belakang rumah dekat pohon pisang. Di atas tanah, anggota menemukan satu bungkus wafer Nabati warna kuning yang sengaja digunakan untuk menyembunyikan narkotika tersebut.


Barang Bukti yang Diamankan


Saat bungkus wafer tersebut dibuka, petugas menemukan barang bukti krusial yang langsung disita demi kepentingan penyidikan Narkotika Golongan II, 2 (dua) pcs Catridge Vape merk YAKUZA XL (diduga mengandung Etomidate) yang disembunyikan di dalam 1 (satu) bungkus plastik bekas Wafer Nabati warna kuning dan Alat Komunikasi | 1 (satu) unit HP VIVO Y16 warna Hitam


Ancaman Hukuman dan Hukum yang Disangkakan


Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka AV beserta seluruh barang bukti kini telah dibawa ke Mapolres Lubuk Linggau untuk menjalani pemeriksaan secara intensif dan pengembangan kasus guna melacak jaringan pemasok di atasnya.


Pihak kepolisian menerapkan pasal berlapis terhadap tersangka untuk memberikan efek jera:


Pasal Primer: Pasal 119 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Mengatur sanksi pidana terkait kepemilikan, penguasaan, atau penyediaan Narkotika Golongan II bukan tanaman. Pasal Subsider Pasal 609 ayat (1) huruf (b) UU RI No. 01 Tahun 2023 tentang KUHP


Kasus ini menjadi alarm keras bagi aparat penegak hukum dan masyarakat, mengingat peredaran zat berbahaya jenis Etomidate kini mulai menyasar tren gaya hidup seperti penggunaan likuid atau catridge vape. Polres Lubuk Linggau mengimbau masyarakat untuk terus proaktif memberikan informasi demi memerangi narkoba di wilayah hukum Kota Lubuk Linggau.

Share:

Saturday, July 4, 2026

Gerak-Gerik Mencurigakan, Polisi Amankan Seorang Pemuda Diduga Pengedar Ekstasi


 LUBUK LINGGAU,PWO – Komitmen aparat kepolisian dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Sumatra Selatan kembali membuahkan hasil. Jajaran Satresnarkoba Polres Lubuk Linggau Polda Sumatra Selatan berhasil meringkus seorang pria berinisial MA (33), yang diduga kuat sebagai pemuja sekaligus pengedar barang haram jenis ekstasi.


Tersangka yang merupakan warga Kelurahan Lubuk Linggau Ulu ini diamankan petugas pada Jumat malam, 3 Juli 2026, sekira pukul 18.40 WIB. Penangkapan dilakukan di Jalan Depati Said, Kelurahan Lubuk Linggau Ulu, Kecamatan Lubuk Linggau II, Kota Lubuk Linggau.


Kronologi Penangkapan dan Gerak-Gerik Mencurigakan


Kapolres Lubuk Linggau Polda Sumatera selatan AKBP Adithia Bagus Arjunadi, melalui Kasat Narkoba AKP M. Romi menjelaskan bahwa penangkapan ini berawal dari adanya laporan berharga dari masyarakat. Warga sekitar merasa resah karena lokasi di Jalan Depati Said tersebut disinyalir sering dijadikan tempat transaksi narkotika.


Menindaklanjuti informasi tersebut, AKP M. Romi langsung memerintahkan KBO Satresnarkoba IPDA Deden untuk memimpin tim melakukan penyelidikan intensif di lapangan.


"Tim bergerak ke lokasi sekira pukul 18.30 WIB untuk melakukan pengintaian. Tidak lama berselang, anggota mendeteksi keberadaan seorang pria (MA) yang sedang berdiri di depan sebuah rumah dengan gerak-gerik yang sangat mencurigakan," ujar AKP M. Romi dalam keterangannya.


Melihat indikasi kuat tersebut, petugas bergerak cepat mendekati pelaku dan langsung melakukan pengamanan. Saat dilakukan penggeledahan di sekitar area tempat tersangka berdiri, polisi berhasil menemukan barang bukti yang sengaja diletakkan di samping posisi MA.


Barang Bukti Ekstasi Unik Berlogo 'LV' dan 'Minion'


Dari hasil penggeledahan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas mengamankan satu bungkus plastik klip transparan yang berisi total 7 (tujuh) butir tablet diduga narkotika jenis ekstasi dengan berat bruto 2,43 gram.


Menariknya, barang haram tersebut memiliki tampilan visual yang bervariasi guna mengelabui petugas atau menarik minat konsumen, dengan rincian:


* 1 butir tablet kombinasi warna hijau dan pink berlogo LV.

* 6 butir tablet berwarna ungu berbentuk karakter MINION.


Ancaman Hukuman Berlapis


Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka MA beserta seluruh barang bukti langsung digelandang ke Mapolres Lubuk Linggau untuk menjalani pemeriksaan mendalam dan pengembangan kasus. Petugas juga tengah mendalami dari mana tersangka mendapatkan pasokan pil setan tersebut.


Atas tindakan nekatnya, penyidik menjerat tersangka dengan pasal berlapis, yaitu:


* Pasal 114 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

* Subsider Pasal 609 ayat (1) huruf (a) UU RI No. 01 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).


Pihak Kepolisian Polres Lubuk Linggau menegaskan tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku peredaran narkoba dan mengapresiasi masyarakat yang berani melapor demi menjaga keamanan lingkungan dari bahaya narkotika.(rls)



Share:

Apresiasi Untuk 48 Personel Terbaik, Kapolres Lubuklinggau Pimpin Upacara Penghargaan Kenaikan Pangkat


 LUBUK LINGGAU,PWO – Suasana khidmat sekaligus haru menyelimuti halaman Mapolres Lubuk Linggau pada Jum'at pagi (3/7/2026). Kepolisian Resor (Polres) Lubuk Linggau menggelar Upacara Kenaikan Pangkat (UKP) Korps Raport periode 1 Juli 2026 bagi puluhan personelnya yang dinilai berprestasi dan berdedikasi tinggi.


Upacara sakral ini dipimpin langsung oleh Kapolres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan, AKBP Adithia Bagus Arjunadi, dengan didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Lubuk Linggau. Agenda penting ini juga dihadiri oleh seluruh Pejabat Utama (PJU), barisan Perwira, Bintara, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta jajaran pengurus Bhayangkari Polres Lubuk Linggau.


Pada periode kali ini, sebanyak 48 personel Polres Lubuk Linggau mendapatkan penghargaan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi. Kenaikan pangkat ini merupakan bentuk apresiasi institusi Polri atas pengabdian dan kinerja tanpa batas yang ditunjukkan oleh para personel.


Berikut adalah rincian personel yang melaksanakan Kenaikan Pangkat (UKP) periode 1 Juli 2026:


* AIPDA ke AIPTU: 19 Personel

* BRIPKA ke AIPDA: 7 Personel

* BRIGPOL ke BRIPKA: 2 Personel

* BRIPTU ke BRIGPOL: 3 Personel

* BRIPDA ke BRIPTU: 17 Personel


Dalam amanatnya, Kapolres Lubuk Linggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi menyampaikan bahwa kenaikan pangkat bukanlah hak mutlak, melainkan sebuah amanah dan penghargaan atas prestasi kerja serta loyalitas yang telah diuji.


"Kenaikan pangkat ini membawa konsekuensi berupa tanggung jawab yang lebih besar. Semakin tinggi pangkat di pundak, maka semakin besar pula tuntutan profesionalisme, integritas, dan dedikasi dalam melayani, melindungi, serta mengayomi masyarakat," tegas AKBP Adithia.


Tradisi Unik dan Kehangatan Keluarga Besar


Ada momen menarik pasca-upacara formal selesai. Kebahagiaan para personel yang naik pangkat semakin lengkap dengan digelarnya tradisi turun-temurun, yakni mandi kembang dan sujud syukur massal di lapangan penyerahan amanah.


Tradisi mandi kembang ini memiliki filosofi mendalam sebagai simbol penyucian diri, pembersihan dari hal-hal negatif, serta kesiapan mental untuk mengemban tugas baru yang lebih berat dengan hati yang bersih. Suasana haru dan bangga tak terbendung saat para istri (Bhayangkari) mendampingi langsung prosesi tersebut.


Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat yang diawali oleh Kapolres Lubuk Linggau bersama Ibu Ketua Bhayangkari, diikuti oleh PJU dan seluruh personel yang hadir. Kemeriahan dan rasa kekeluargaan ditutup dengan sesi foto bersama guna mengabadikan momen bersejarah tersebut, serta makan bersama sebagai wujud rasa syukur atas soliditas keluarga besar Polres Lubuk Linggau.


Dengan pangkat yang baru, diharapkan seluruh personel yang naik pangkat mampu membawa energi positif baru dalam menjaga kondusifitas, keamanan, dan ketertiban di wilayah hukum Kota Lubuk Linggau. (Humas Polres Lubuk Linggau)



Share:

Wisudawan Purna Bakti, Wujud Penghargaan Atas Dedikasi Tanpa Batas


 LUBUK LINGGAU,PWO – Kepolisian Resor (Polres) Lubuk Linggau menggelar Upacara Pembinaan Tradisi Pengakhiran Dinas bagi para wisudawan purna bakti dilingkungan Polres Lubuk Linggau pada Jumat (3/7/2026). Kegiatan penuh haru dan khidmat ini dipimpin langsung oleh Kapolres Lubuk Linggau, AKBP Adithia Bagus Arjunadi, S.I.K., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Lubuk Linggau.


Turut hadir dalam prosesi tersebut Wakapolres Lubuk Linggau KOMPOL M. Syamsul Zachri, para Pejabat Utama (PJU), para Kapolsek jajaran, serta seluruh personel Polri dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Polres Lubuk Linggau.


Upacara purna bakti ini merupakan bentuk penghormatan tertinggi dan apresiasi tulus dari institusi Polri atas pengabdian panjang yang telah diselesaikan oleh para personel dengan penuh dedikasi, loyalitas, serta rasa tanggung jawab kepada institusi, bangsa, dan negara.


Adapun lima personel yang memasuki masa purna bakti dan melaksanakan prosesi wisuda pada tahun 2026 ini adalah:


1. KOMPOL Denhar

2. IPDA Ivan Hartono

3. IPDA Zulkarnain

4. AIPTU M. Hasrul Basri

5. PENGATUR Nazarudin


Tradisi Pedang Pora yang Sakral


Suasana khidmat begitu terasa saat kelima wisudawan purna bakti beserta istri melangkah memasuki Gerbang Pora. Tradisi Pedang Pora ini menjadi simbol penghormatan terakhir dari kesatuan bagi mereka yang telah lulus menempuh kedinasan dengan catatan gemilang.


Sebagai bentuk penghargaan, Kapolres Lubuk Linggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi secara langsung mengalungkan medali purna bakti, diikuti dengan pemberian buket bunga oleh Ketua Bhayangkari Cabang Lubuk Linggau kepada para istri wisudawan yang setenang dan setia mendampingi suami hingga akhir masa dinas.


"Kegiatan Wisudawan Purna Bakti Tradisi Pengakhiran Dinas Personel Polres Lubuk Linggau Tahun 2026 ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud penghormatan dan penghargaan tertinggi institusi kepada personel yang telah menyelesaikan masa dinasnya dengan 'khusnul khotimah'," ujar Kapolres Lubuk Linggau dalam amanatnya.


Menjadi Pemacu Motivasi Personel Aktif


Lebih lanjut, Kapolres menyampaikan bahwa momen ini diharapkan dapat menjadi motivasi dan teladan bagi seluruh personel Polres Lubuk Linggau yang masih aktif. Pengabdian panjang para purnawirawan menjadi bukti nyata bahwa tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat harus senantiasa dijalankan dengan profesionalisme tinggi, dedikasi, serta loyalitas tanpa pamrih.


Meski telah resmi mengakhiri masa tugas di kepolisian, ikatan tali silaturahmi antara para purnawirawan dan institusi Polri diharapkan tetap terjalin erat. Pengalaman dan pemikiran mereka dinilai tetap berharga bagi kemajuan Polri di masa depan dalam menjaga situasi kamtibmas di tengah masyarakat.(rls)


Share:

Friday, July 3, 2026

Idham Khalik, Siswa SD IT AN NIDA Lubuklinggau Wakili Sumsel di O2SN Nasional Cabor Bulutangkis


 

Lubuk Linggau,PWO - Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) merupakan ajang talenta dan kompetisi olahraga tahunan bagi siswa tingkat SD, SMP, SMA dan SMK dari seluruh Indonesia, yang diadakan secara bertingkat mulai dari seleksi daerah hingga ke ajang Nasional, bertujuan untuk menjaring talenta berbakat calon atlet muda yang berprestasi dan berkarakter.


Sejumlah pelajar berprestasi asal Lubuklinggau dan Musi Rawsa telah memastikan langkah mereka untuk mewakili Provinsi Sumatera Selatan di ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat Nasional.


Ajang bergengsi ini menjadi momen spesial bagi salah satu pelajar di Kota Lubuk Linggau, yakni Idham Khalik, siswa Kelas 6 SD IT AN NIDA Kota Lubuk Linggau yang berhasil merih juara satu di cabang olahraga (Cabor) Bulutangkis di O2SN tingkat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).


Berkat pencapaian ini, Idham Khalik berhak melaju ke O2SN tingkat nasional, mewakili Provinsi Sumsel dalam ajang bergengsi yang mempertemukan atlet-atlet pelajar terbaik dan berbakat se-Indonesia.


Putra ke tiga pasangan Masri Kamil, S.IP.,M.Si. dan Resi Mustika, S.Pd dari warga Desa Suro, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas ini dikenal sebagai siswa yang penuh semangat, disiplin, dan memiliki dedikasi tinggi dalam olahraga, khususnya Bulutangkis.


Prestasi Gemilang yang berhasil di raih Idham Khalik ini, usai dirinya memastikan kemenangan di final yang digelar di GOR Cempaka, Palembang, Kamis (2/7/2026). 


Kegiatan yang digelar sejak Rabu (1/7/2026) kemarin, menjadikan Cabor Bulutangkis di O2SN asal Sumsel akan diwakili oleh pelajar asal Bumi Sebiduk Semare.


Keberhasilan Idham Khalik tak lepas dari peran besar para pelatih serta dukungan dari keluarga, yang telah membina secara teknik, mental, dan semangat juang sang calon atlet muda sejak awal.


Masri Kamil orang tua Idham menjelaskan sudah mengenalkan bulu tangkis kepada putra ke tiganya ketika berusia enam tahun, dan bergabung dengan klub PB Djaya Junior salah satu klub pembinaan olahraga Bulutangkis yang berlokasi di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan. Klub ini aktif melatih atlet-atlet muda (junior) dan menjadi wadah pembinaan lokal untuk meningkatkan prestasi bulu tangkis di daerah.


"Idham dari kecil usia 6 tahun sudah ikut Klub Pb Djaya Junior yang di bina oleh Coach Ishadi,"jelasnya.


Dimomen yang sama Kepala SD IT AN NIDA Lubuk Lingggau menyampaikan rasa bangganya dan berharap pencapaian Idham Khalik dapat menjadi inspirasi bagi seluruh siswa lainnya. Pihak sekolah, keluarga, dan warga Kabupaten Musi Rawas memberikan apresiasi serta dukungan luar biasa atas capaian tersebut. 


Pendamping Atlit, Arianto Simatupang menyampaikan pada media suarasilampari.com, bahwa selain Idham Khalik, di kelas pelajar SMP, atlet atas nama M. Ilham Fahrozi juga berhasil meraih perak.


“Kita bersyukur ada pelajar asal Kota Lubuk Linggau yang akan mewakili Sumsel di O2SN tingkat nasional. Ini semua berkat kerja keras atlet, pelatih dan semua tim,” ujar Arianto.


Sementaratara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadis) Lubuk Linggau Achmad Asril Asri, ST, M.Si,  melalui Sekretaris Dinas (Sekdis) Pendidikan Kota Lubuk Linggau, Supriyadi saat menyampaiakan pada media yang sama mengakui sangat mengapresiasi atas kerja keras dan prestasi dari seluruh kontingen O2SN Kota Lubuk Linggau, terutama kepada para atlet dan pelatih yang telah menyumbangkan medali untuk Kota Lubuk Linggau.


“Alhamdulillah atlet kita dari beberapa cabang olahraga akan mewakili Provinsi Sumsel ke tingkat nasional. Hal yang patut juga kita syukuri, bahwa secara umum kita menjadi juara umum ke 2 setelah Kota Palembang,” ungkap Supri.


Kini, dengan tekad dan persiapan yang matang, Idham Khalik  siap membawa nama Kota Lubuk Linggau dan Sumsel bersinar di tingkat nasional. Dukungan dari seluruh masyarakat diharapkan menjadi penyemangat untuk prestasi yang lebih tinggi ke depan. (rls)

Share:

Thursday, July 2, 2026

Kapolres Lubuk Linggau Mengingatkan Jajarannya Tidak Mengendorkan Semangat


 LUBUKLINGGAU – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Lubuk Linggau, Polda Sumatera Selatan, AKBP Adithia Bagus Arjunadi, memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh personel atas suksesnya penyelenggaraan rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara tahun 2026. Hal tersebut disampaikannya secara langsung saat memimpin apel pagi di halaman Mapolres Lubuk Linggau, Kamis (2/7).


Dalam arahannya, AKBP Adithia Bagus Arjunadi mengungkapkan rasa bangga dan terima kasih mendalam atas dedikasi, kerja keras, serta dukungan penuh yang ditunjukkan oleh seluruh jajaran panitia dan personel. Menurutnya, kesuksesan seluruh rangkaian acara tidak lepas dari soliditas dan komitmen tinggi yang tertanam di setiap lini kesatuan.


"Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada rekan-rekan sekalian. Mulai dari pelaksanaan berbagai macam perlombaan internal dan eksternal, event akbar Bhayangkara Ekspresi 2026 yang menyedot antusiasme masyarakat, hingga puncaknya pada upacara dan syukuran kemarin, semuanya berjalan dengan aman, lancar, dan sangat meriah," ujar Kapolres di hadapan peserta apel.


Kapolres menambahkan, kesuksesan rangkaian HUT Bhayangkara tahun ini tidak hanya menjadi capaian internal, melainkan juga berhasil merekatkan hubungan emosional antara Polri, instansi samping, dan seluruh lapisan masyarakat Kota Lubuklinggau.


Meski agenda besar Hari Bhayangkara telah terlewati, Kapolres mengingatkan jajarannya untuk tidak mengendorkan semangat. Pasalnya, Polres Lubuk Linggau telah dinanti oleh sejumlah agenda krusial yang akan dilaksanakan pada Jumat esok (3/7).


AKBP Adithia Bagus Arjunadi membeberkan bahwa esok hari pihaknya akan menggelar upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) bagi beberapa Pejabat Utama (PJU) Polres Lubuk Linggau, yang kemudian dilanjutkan dengan upacara Korps Raport kenaikan pangkat bagi personel yang mendapatkan penghargaan atas pengabdiannya.


"Besok kita masih memiliki agenda penting, yaitu Sertijab beberapa PJU sebagai bagian dari penyegaran organisasi, serta upacara Korps Raport kenaikan pangkat anggota. Saya minta seluruh personel yang terlibat segera mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang agar kegiatan besok dapat berjalan khidmat dan tanpa hambatan," tegasnya.


Mengakhiri arahannya, orang nomor satu di Kepolisian Resor Lubuk Linggau tersebut berpesan agar momentum kenaikan pangkat dan rotasi jabatan besok dijadikan sebagai pemacu semangat baru untuk terus memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman terbaik kepada masyarakat, selaras dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80. (rls)

Share:

Subdenpom II/4-5 Memberikan Apresiasi Atas Suksesnya Perayaan HUT Bhayangkara di Lubuklinggau


LUBUKLINGGAU,PWO – Momentum Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026 menjadi bukti nyata kokohnya sinergitas antara TNI dan Polri di wilayah hukum Kota Lubuklinggau. Sebagai bentuk dukungan moral dan soliditas antar-mitra, jajaran Subdenpom II/4-5 Lubuk Linggau menggelar kunjungan silaturahmi sekaligus memberikan apresiasi atas suksesnya perayaan HUT Bhayangkara di Mapolres Lubuk Linggau, Rabu (1/7).


Kehadiran rombongan Subdenpom II/4-5 Lubuk Linggau ini membawa suasana kehangatan tersendiri di tengah kemeriahan upacara perayaan dan syukuran yang baru saja usai digelar. Kedatangan mereka disambut hangat oleh Kapolres Lubuk Linggau yang dalam hal ini diwakili oleh Kasipropam Iptu Gurit, didampingi Kanit Provost Ipda HST. Manik.


Pertemuan yang berlangsung kekeluargaan ini menjadi simbol kuat bahwa pengawalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Lubuk Linggau tegak berdiri di atas fondasi kebersamaan TNI-Polri.


Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Subdenpom II/4-5 Lubuk Linggau menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Polres Lubuk Linggau atas terselenggaranya rangkaian hari jadi ke-80 Bhayangkara yang dinilai sangat meriah, khidmat, dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Pihak Subdenpom menegaskan bahwa keberhasilan Polri adalah kebanggaan bersama, dan TNI akan selalu siap mendampingi serta bersinergi demi menjaga kondusivitas wilayah.


Sementara itu, Kasipropam Iptu Gurit mengekspresikan rasa terima kasih dan penghormatan yang mendalam atas kejutan serta kunjungan silaturahmi dari rekan-rekan Subdenpom II/4-5. menurutnya, kehadiran personel Subdenpom merupakan suntikan motivasi bagi institusi Polres Lubuk Linggau untuk terus meningkatkan pelayanan dan pengabdian terbaik kepada masyarakat.


Sinergitas yang ditunjukkan oleh Subdenpom II/4-5 Lubuk Linggau dan Seksi Propam Polres Lubuk Linggau ini juga menjadi pesan penting kepada publik. Sebagai dua pilar utama penegak kedisiplinan di masing-masing institusi, keharmonisan yang ditunjukkan oleh jajaran Pom TNI dan Propam Polri ini menegaskan bahwa soliditas TNI-Polri di Lubuklinggau tidak hanya kuat di level operasional, namun juga sangat kokoh dalam aspek kultural dan emosional.


Acara silaturahmi ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan ramah tamah, merefleksikan komitmen bersama untuk terus berjalan beriringan menjaga keutuhan NKRI dan kenyamanan warga Kota Lubuklinggau. (rls)

Share:

Comments

Blog Archive