Cepat Tepat dan Akurat


Tuesday, March 31, 2026

Sukseskan Program BELIDA, Polres Musi Rawas Perbaiki Jembatan Sungai Use Desa Pulau Panggung


MUSI RAWAS,PWO – Polres Musi Rawas kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung Gerakan Indonesia Asri melalui Program Bersih Lingkungan dan Asri (BELIDA) di wilayah hukumnya.


Kegiatan kali ini difokuskan pada perbaikan Jembatan Sungai Use yang berada di Desa Pulau Panggung, Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas, yang dilaksanakan pada Jumat (27/3/2026).


Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H.,  didampingi Kasat Binmas AKP Amirudin Iskandar, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung Program BELIDA yang diinisiasi oleh Kapolda Sumatera Selatan.


“Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan personel Polres Musi Rawas dari Satuan Binmas, Sat Samapta, Polsek Muara Kelingi, perangkat Desa Pulau Panggung, pihak PT Pertamina, serta masyarakat setempat,” ujar Kapolres.


Ia menjelaskan, perbaikan dilakukan karena kondisi jembatan sebelumnya mengalami kerusakan pada bagian lantai. Sejumlah sambungan pipa besi terlepas, bahkan sempat diganti sementara oleh warga menggunakan kayu, sehingga membahayakan kendaraan yang melintas.


“Perbaikan dilakukan dengan mengganti lantai kayu tersebut kembali menggunakan pipa besi, kemudian dilanjutkan dengan pengelasan untuk memperkuat struktur rangka jembatan,” jelasnya.


Selain itu, dilakukan pula pengecatan pagar jembatan sebagai upaya perawatan dan pencegahan korosi, agar jembatan lebih tahan lama dan terlihat rapi. Pembersihan area sekitar jembatan dari kotoran dan sisa material juga menjadi bagian dari kegiatan tersebut.


Kapolres berharap, perbaikan ini dapat meningkatkan keselamatan pengguna jalan, sehingga jembatan menjadi lebih aman dilalui dan risiko kecelakaan dapat diminimalisir.


Lebih lanjut, perbaikan tersebut juga diharapkan mampu memperlancar arus transportasi masyarakat, mengurangi potensi kemacetan, serta mendukung mobilitas kendaraan, baik transportasi umum maupun angkutan barang.


Tak hanya itu, dengan kondisi jembatan yang lebih kokoh, diharapkan dapat mendorong peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar, mulai dari perdagangan hingga distribusi logistik.


“Perbaikan ini juga tetap memperhatikan aspek lingkungan, sekaligus memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat yang melintas,” tutup Kapolres.

Share:

Monday, March 30, 2026

AC, Warga Terawas dan 31 Butir Ekstasi Diamankan Satres Narkoba Polres Lubuk Linggau


LUBUK LINGGAU,PWO – Tim dari Satuan Reserse Narkoba Polres Lubuk Linggau kembali berhasil memutus rantai peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya. Seorang pria berinisial AC (48), warga Kelurahan Terawas, Kecamatan STL Ulu Terawas, Kabupaten Musi Rawas, tak berkutik saat diringkus petugas di area parkir sebuah hotel pada Kamis siang (26/3).


Penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas penyalahgunaan dan peredaran narkotika di sebuah hotel di kawasan Taba Koji, Kota Lubuk Linggau.


- Kronologi Penangkapan di Parkiran Hotel -


Mendapat informasi berharga tersebut, Kasat Reserse Narkoba Polres Lubuk Linggau, AKP M. Romi, segera menginstruksikan Kanit Idik I, Ipda Purwo Arie Handoko, beserta anggota untuk melakukan penyelidikan mendalam. 


Sekitar pukul 13.30 WIB, petugas yang sudah bersiaga di lapangan melihat sebuah mobil Toyota Calya warna hitam dengan ciri-ciri yang dicurigai memasuki area parkir Hotel Arwana. Tanpa membuang waktu, petugas langsung bergerak cepat mendekati kendaraan tersebut sebelum target sempat melarikan diri.


Saat dilakukan penyergapan, tersangka AC ditemukan berada sendirian di dalam mobil. Petugas yang melakukan penggeledahan mendapati barang bukti yang mengejutkan tepat di genggaman tangan kanan tersangka.


- Barang Bukti Puluhan Butir Ekstasi -


Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan:

* 31 butir tablet berwarna orange berbentuk segitiga yang diduga kuat merupakan narkotika golongan I jenis Ekstasi dengan berat bruto 10,18 gram.

* Satu plastik klip transparan sebagai wadah narkotika.

* Satu potongan kain berwarna ungu yang digunakan untuk menyembunyikan barang haram tersebut.

* Uang tunai senilai Rp 1.550.000, yang diduga merupakan hasil transaksi atau operasional terkait narkoba.

* Satu unit mobil Toyota Calya warna hitam sebagai sarana transportasi tersangka.


Di hadapan petugas, AC tidak dapat mengelak dan mengakui secara langsung bahwa seluruh barang bukti yang ditemukan adalah benar milik pribadinya.


- Ancaman Hukuman Berat -


Kapolres Lubuk Linggau Polda Sumatera selatan AKBP Adithia Bagus Arjunadi,  melalui Kasat Narkoba AKP M. Romi menegaskan bahwa tersangka beserta barang bukti kini telah diamankan di Mapolres Lubuk Linggau guna menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap jaringan pemasok barang haram tersebut.


Atas perbuatannya, AC dijerat dengan pasal berlapis yang cukup berat, yakni:

Primer: Pasal 114 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika jo UU RI No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Subsider: Pasal 609 ayat (2) huruf a UU RI No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.


"Polres Lubuk Linggau tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku peredaran narkotika. Kami berkomitmen penuh untuk menjaga kota ini bersih dari barang haram demi masa depan generasi bangsa," tegas AKP M. Romi.(rls)

Share:

Friday, March 27, 2026

Polsek Rawas Ilir bersama masyarakat padamkan kebakaran di Bingin Makmur


MURATARA,PWO- Kanit Reskrim Polsek Rawas Ilir bersama masyarakat melakukan pemadaman kebakaran yang membakar 2 Rumah Warga di Bingin Makmur I, Kecamatan Rawas Ilir, Muratara, Jumat 27 Maret 2026


Lebih kurang 1 jam pemadaman tersebut dilakukan agar tidak membakar rumah warga lainnya sehingga hanya 2 rumah warga Bingin teluk yang mengalami kebakaran 


Peristiwa kebakaran ini terjadi sekitar pukul 00.15 Wib di Kampung 6 Desa Beringin Makmur I,Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Muratara ,Provinsi Sumatera Selatan dan membakar 2 rumah warga sekaligus ,yakni Rumah milik Ansori (43) Bin Manani (Alm) seorang buruh tani asal Kampung 6  Desa Beringin Makmur I Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Muratara dan Rumah milik Suhel (64) Bin H. ALI (Alm) seorang Petani Kampung 6  Desa Beringin Makmur I kecamtan Rawas Ilir Kabupaten Muratara.


Kapolsek Rawas Ilir Iptu Andri Firmansyah,S.H.,M.H saat dimintai keterangan oleh awak media melalui Kanit Reserse Kriminal Polsek Rawas Ilir Ipda Henry Martadinata,S.H.,M.H menceritakan bahwa pada hari Jum’at tanggal 27 Maret 2026 sekira pukul 00.15 WIB telah terjadi peristiwa kebakaran 2 unit rumah di Kampung 6 Desa Beringin Makmur I kecamtan Rawas Ilir Kabupaten Muratara


Mendapatkan informasi tersebut Kapolsek bersama Kanit Reskrim dan anggota dari Satreskrim dan Satbinmas Polsek Rawas Ilir memadamkan dan mengamankan kebakaran tersebut 


Menurut saksi yang melihat langsung kejadian kebakaran tersebut menyampaikan bahwa saksi melihat gumpalan asap (Api) berasal dari dapur bagian atas yang ditempati oleh salah satu.korban kebakaran, Setelah melihat dan mengetahui adanya api tersebut, saksi dan para warga langsung berupaya melakukan pemadaman api dengan mengambil air dari sumur dan sungai yang berada tidak jauh dari rumah yang terbakar,


Alhamdulillah tidak lama kemudian datang satu unit mobil pemadam kebakaran dari PT. Lonsume Bukit Hijau dimana setelah ditelpon dan dilaporkan oleh Kapolsek Rawas Ilir 


Syukur Alhamdulillah kebakaran tersebut berhasil di padamkan oleh warga sekira pukul 01.30 Wib.


Atas kejadian kebakaran tersebut, korban mengalami kerugian material berupa barang-barang rumah tangga, alat-alat rumah tangga seperti Bangunan rumah,Kulkas,Lemari,Surat- Surat berharga,dan lainnya, Ungkap Iptu Andri 


Atas insiden tersebut setidaknya 1 unit rumah habis terbakar dengan perkiraan kerugian sekitar 100 juta rupiah,1 unit rumah di bagian samping yang hangus terbakar dengan perkiraan kerugian 100 juta rupiah.


 Kapolsek Rawas Ilir masih melakukan penyelidikan indikasi penyebab kebakaran,namun sementara api diduga berasal dari korseleting listrik di bagian stop kontak aliran ke Rice Cooker , tutup Kanit Reskrim Polsek Rawas Ilir

Share:

Area Penyangga di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni Penuh, Satlantas Polres Lubuk Linggau Lakukan Penyekatan Kendaraan Odol dan Sumbu Tiga


LUBUK LINGGAU,PWO – Puncak arus balik Lebaran terus diantisipasi secara ketat oleh jajaran kepolisian. Pada Kamis (26/3), Petugas Sat Lantas Polres Lubuk Linggau, Polda Sumatera Selatan, resmi memperketat pengendalian arus lalu lintas dengan menyasar kendaraan sumbu tiga serta truk kategori Over Dimension Over Loading (ODOL) yang melintas menuju arah Pulau Jawa.


Penyekatan ini dilakukan menyusul laporan mengenai penuhnya area penyangga (buffer zone) di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni, Lampung. Kondisi tersebut mengakibatkan kendaraan besar untuk sementara tidak dapat diseberangkan menuju Merak, Banten, maupun Jakarta.


- Prioritas bagi Pemudik dan Kendaraan Pribadi -


Kapolres Lubuk Linggau, AKBP Adithia Bagus Arjunadi, melalui Kasatlantas AKP Desi Azhari, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk diskresi kepolisian demi menjamin kelancaran arus balik bagi masyarakat luas.


"Kami mengutamakan kendaraan pribadi dan masyarakat yang sedang melakukan perjalanan arus balik. Saat ini, kapasitas di Bakauheni sudah maksimal, sehingga kendaraan sumbu tiga dan ODOL harus kita rem terlebih dahulu agar tidak terjadi stagnasi total di jalur lintas," ujar AKP Desi Azhari di sela-sela giat penertiban.


- Tindakan Tegas di Lapangan -


Di titik-titik strategis Kota Lubuk Linggau, petugas tampak aktif melakukan penyaringan kendaraan. Langkah-langkah yang diambil meliputi:

* Imbauan Humanis: Sosialisasi kepada pengusaha angkutan dan sopir truk terkait kondisi terkini di pelabuhan.

* Pemutaran Balik: Kendaraan yang tidak masuk dalam kategori pengecualian diminta untuk memutar balik arah.

* Pengalihan ke Kantong Parkir: Petugas mengarahkan kendaraan besar ke kantong-kantong parkir yang telah disediakan agar tidak memakan bahu jalan dan memicu kemacetan.


- Demi Keselamatan Bersama -


Kebijakan pembatasan operasional angkutan barang ini mengacu pada aturan nasional selama masa angkutan Lebaran. Selain untuk mengurai kepadatan, langkah ini diambil untuk menjaga aspek keselamatan dan kenyamanan para pemudik yang tengah mengejar waktu kembali ke perantauan.


Pihak Sat Lantas Polres Lubuk Linggau pun mengimbau para pengendara truk untuk kooperatif dan memantau perkembangan informasi terkini mengenai pembukaan kembali akses penyeberangan bagi kendaraan besar guna menghindari penumpukan di sepanjang jalan lintas Sumatera.

Share:

Monday, March 23, 2026

Disinyalir Kerap Menjadi Lokasi Transaksi Barang Haram, Aparat Grebek Sebuah Cafe di Petanang


LUBUK LINGGAU,PWO – Jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan kembali menunjukkan taringnya dalam memerangi peredaran gelap narkotika. Kali ini, petugas berhasil membongkar praktik penyalahgunaan narkoba di sebuah cafe di kawasan Petanang yang disinyalir kerap menjadi lokasi transaksi barang haram.


Dalam operasi senyap yang dilakukan pada Jumat dini hari (20/3/2026) sekira pukul 04.30 WIB, tim opsnal berhasil mengamankan dua orang laki-laki yang diduga kuat sebagai pengedar, yakni EJ (30), warga Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Lubuk Linggau Utara I, dan DYO (36), warga Kelurahan Batu Urip, Kecamatan Lubuk Linggau Utara II.


- Kronologi Penangkapan: Berawal dari Laporan Masyarakat -


Kapolres Lubuk Linggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi, melalui Kasat Narkoba AKP M. Romi didampingi Kanit Idik I Ipda Purwo Arie Handoko, menjelaskan bahwa penangkapan ini berawal dari informasi akurat masyarakat yang melaporkan adanya aktivitas peredaran narkotika di salah satu cafe di daerah Petanang.


Merespons laporan tersebut, tim langsung melakukan penyelidikan mendalam. "Setelah memastikan target berada di lokasi, tim yang dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba bergerak melakukan penggerebekan saat situasi masih gelap gulita menjelang subuh," ujar pihak kepolisian.


- Barang Bukti Ekstasi Karakter dan Mobil Mewah Disita -

Dalam penggeledahan yang dilakukan secara teliti di lokasi kejadian, petugas berhasil menemukan sejumlah barang bukti yang cukup signifikan. Dari tangan para tersangka, polisi mengamankan total 18 butir pil ekstasi yang terdiri dari:

* 11 (sebelas) butir ekstasi berbentuk apple warna merah.

* 7 (tujuh) butir ekstasi berbentuk minion warna kuning.


Selain narkotika, petugas juga menyita uang tunai senilai Rp1.650.000 (Satu juta enam ratus lima puluh ribu rupiah) yang diduga hasil transaksi, serta 1 (satu) unit mobil Nissan March yang digunakan tersangka untuk menjalankan aksinya. Saat diinterogasi di tempat, kedua pelaku tidak berkutik dan mengakui bahwa seluruh barang bukti tersebut adalah milik mereka.


- Ancaman Hukuman Berat Menanti -


Kini kedua tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Lubuk Linggau untuk menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap jaringan pemasok barang haram tersebut.


Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal Primer Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika JO UU RI No. 1 Tahun 2026. Sebagai subsider, mereka juga disangkakan Pasal 609 ayat (2) huruf a UU RI No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana JO Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.


"Kami berkomitmen untuk terus membersihkan Kota Lubuk Linggau dari segala bentuk penyalahgunaan narkoba. Tidak ada tempat persembunyian bagi para pelaku, baik itu di pemukiman maupun di tempat hiburan malam," tegas AKP M. Romi.

Share:

Sunday, March 22, 2026

Dedikasi Tanpa Batas di Hari Raya, Sidokkes Polres Lubuk Linggau Gelar Layanan Kesehatan Gratis bagi Pemudik


LUBUK LINGGAU – Gema takbir kemenangan Idul Fitri 1447 H tidak menyurutkan semangat pengabdian jajaran tim medis Kepolisian. Tepat pada hari H lebaran, Sabtu (21/3/2026), Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan tetap bersiaga di lapangan untuk memberikan pelayanan kesehatan prima di sepanjang jalur mudik.


Dipimpin langsung oleh Kasi Dokkes Polres Lubuk Linggau, Ipda Jhon Susanto, tim medis bergerak "jemput bola" dengan berkeliling dari pos ke pos pengamanan dan pelayanan Operasi Ketupat Musi 2026 yang tersebar di wilayah Kota Lubuk Linggau.


- Pastikan Stamina Petugas Tetap Prima -


Fokus utama dalam giat keliling ini adalah memastikan kondisi fisik para personel gabungan—baik TNI, Polri, Satpol PP, hingga Dinas Perhubungan—tetap dalam keadaan sehat dan bugar. Mengingat tugas pengamanan di hari lebaran sangat menguras energi, Ipda Jhon Susanto beserta tim melakukan pemeriksaan tekanan darah (tensi) serta memberikan suplemen vitamin kepada para petugas di pos.


"Hari ini adalah hari kemenangan, namun tugas pengamanan tidak boleh kendor. Kami berkeliling untuk memastikan rekan-rekan yang bertugas di pos-pos tetap memiliki stamina yang kuat. Pemeriksaan kesehatan ini rutin kami lakukan agar pelayanan kepada masyarakat tidak terhambat karena masalah kesehatan personel," ujar Ipda Jhon Susanto di sela pemeriksaan.


Tidak hanya menyasar petugas, tim Sidokkes juga membuka layanan konsultasi kesehatan dan pemberian obat ringan secara gratis bagi para pemudik yang melintas. Beberapa pemudik yang tampak kelelahan setelah menempuh perjalanan jauh menyempatkan diri untuk memeriksakan kondisi fisik mereka di pos pelayanan.


Tim medis memberikan edukasi kepada pemudik agar tidak memaksakan diri berkendara jika merasa mengantuk atau pusing. "Keselamatan adalah yang utama. Kami hadir untuk memastikan perjalanan mudik warga aman, nyaman, dan sehat sampai tujuan," tambahnya.


Kehadiran tim Sidokkes di hari Lebaran ini mendapat apresiasi dari para petugas di lapangan dan masyarakat. Meskipun jauh dari keluarga di hari raya, dedikasi tim medis Polres Lubuk Linggau menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam memberikan perlindungan dan pengayoman maksimal.


Kapolres Lubuk Linggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi mengapresiasi langkah sigap Sidokkes. Beliau menegaskan bahwa aspek kesehatan adalah pendukung utama keberhasilan Operasi Ketupat Musi 2026.


Kegiatan pemeriksaan kesehatan keliling ini berlangsung hingga sore hari dalam situasi yang aman dan kondusif. Dengan pengawalan medis yang ketat, diharapkan seluruh rangkaian perayaan Idul Fitri 1447 H di Kota Lubuk Linggau dapat berjalan lancar tanpa kendala kesehatan yang berarti bagi masyarakat maupun petugas.


 

Share:

Friday, March 20, 2026

Sempat Berusaha Melarikan Diri dan Buang BB Sabu, MR Lebaran Dihotel Prodeo


LUBUK LINGGAU,PWO – Komitmen Polres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan dalam memberantas peredaran gelap narkotika tidak kendor meski di penghujung bulan suci Ramadan. Tepat H-4 menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, jajaran Satresnarkoba berhasil meringkus seorang pemuja barang haram berinisial MR (26), warga Desa Kampung Olo, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Sumatera Barat.


Tersangka MR tak berkutik saat disergap petugas di Jalan Kemuning, Kelurahan Puncak Kemuning, Kecamatan Lubuk Linggau Utara II, Kota Lubuk Linggau, pada Selasa malam (17/3/2026) sekira pukul 21.50 WIB.


- Kronologi Penangkapan: Sempat Berusaha Melarikan Diri -


Kapolres Lubuk Linggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi, melalui Kasat Narkoba AKP M. Romi, didampingi KBO Satresnarkoba Ipda M. Deden Aguma dan Kanit Idik II Ipda Jansen F. Hutabarat, menjelaskan bahwa penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang resah karena di lokasi tersebut sering terjadi transaksi narkotika jenis sabu.


Menindaklanjuti informasi tersebut, tim melakukan penyelidikan intensif dan pemantauan di seputaran TKP. Tak lama berselang, petugas melihat seorang laki-laki dengan gerak-gerik yang sangat mencurigakan sedang berjalan kaki.


"Saat anggota mencoba mendekat untuk melakukan pemeriksaan, tersangka MR langsung bereaksi dengan berusaha melarikan diri. Namun, berkat kesigapan personel di lapangan, tersangka berhasil diamankan setelah sempat terjadi aksi pengejaran singkat," ungkap AKP M. Romi.


- Barang Bukti Dibuang Saat Pengejaran -

Dalam upaya pelariannya, MR sempat terlihat membuang sesuatu dari tangannya ke tanah. Setelah berhasil dibekuk dan dilakukan penggeledahan di lokasi, tersangka mengakui barang yang dibuangnya tersebut adalah narkotika. Petugas menemukan satu paket plastik klip bening yang diduga berisi Narkotika Golongan I jenis sabu dengan berat bruto mencapai 6,85 gram.


Atas temuan tersebut, tersangka MR beserta barang bukti langsung digelandang ke Kantor Satresnarkoba Polres Lubuk Linggau guna menjalani pemeriksaan lebih mendalam terkait asal-usul barang haram tersebut dan jaringan yang terlibat.


- Ancaman Hukuman Berat Menanti -

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka kini mendekam di sel tahanan dan terancam hukuman berat. Penyidik menyangkakan Pasal Primer yakni Pasal 114 ayat (2) UU No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika Jo. UU No. 1 Tahun 2023 Tentang KUHP.


Selain itu, MR juga dijerat dengan Pasal Subsider Pasal 609 ayat (2) huruf a UU No. 1 Tahun 2023 Tentang KUHP Jo. UU No. 1 Tahun 2026 Tentang Penyesuaian Pidana, serta Pasal 127 ayat (1) Huruf a UU No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.


"Kami tidak akan memberi ruang bagi peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Lubuk Linggau, terlebih di momen suci menjelang lebaran ini. Kami mengapresiasi masyarakat yang terus bersinergi memberikan informasi demi mewujudkan Lubuk Linggau yang bersih dari narkoba," tutup AKP M. Romi.

Share:

Pelepasan Pawai Takbiran Keliling, Kapolres Lubuk Linggau Pastikan Keamanan dan Ketertiban


LUBUK LINGGAU,PWO – Suasana religius dan penuh kegembiraan menyelimuti Kota Lubuk Linggau pada Jumat malam (20/3/2026). Ribuan masyarakat tumpah ruah menyaksikan pelepasan pawai takbiran keliling dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H.


Kegiatan yang dipusatkan di Alun-Alun Kota Lubuk Linggau ini dihadiri langsung oleh Kapolres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan, AKBP Adithia Bagus Arjunadi, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Acara dilepas secara resmi oleh Walikota Lubuk Linggau, H. Rachmat Hidayat.


Turut hadir dalam momen sakral tersebut Dandim 0406 Lubuk Linggau, Kepala Kejaksaan Negeri Lubuk Linggau, perwakilan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Lubuk Linggau, serta sejumlah tokoh agama dan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Lubuk Linggau.


- Kemeriahan Puluhan Kendaraan Hias -

Pantauan di lokasi, puluhan kendaraan roda empat yang telah dihias dengan berbagai ornamen bernuansa Islami dan bedug raksasa berjejer rapi menunggu aba-aba pelepasan. Rute takbiran keliling tahun ini dimulai dari titik start Alun-Alun Kota Lubuk Linggau melintasi protokol jalan utama hingga berakhir di kawasan Simpang Bandara Silampari.


Dalam sambutannya sebelum melepas rombongan, Walikota H. Rachmat Hidayat menyampaikan rasa syukur atas kemenangan yang diraih setelah sebulan penuh berpuasa. Ia mengajak seluruh peserta untuk menjaga ketertiban selama di perjalanan.


- Kapolres Pastikan Keamanan dan Ketertiban - 

Mewakili jajaran pengamanan, Kapolres Lubuk Linggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi menegaskan bahwa pihaknya telah menerjunkan personel di sepanjang rute pawai guna memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar. 


"Malam ini adalah malam kemenangan. Kami dari Polres Lubuk Linggau bersama TNI dan unsur terkait hadir untuk memastikan masyarakat dapat merayakan malam takbiran dengan aman, nyaman, dan tetap tertib berlalu lintas. Kami imbau peserta pawai untuk tetap mengikuti arahan petugas di lapangan," ujar AKBP Adithia Bagus Arjunadi.


Beliau juga menambahkan bahwa pengamanan tidak hanya fokus pada jalur pawai, tetapi juga tersebar di titik-titik keramaian dan tempat ibadah guna mengantisipasi gangguan kamtibmas di malam lebaran.


- Simbol Kebersamaan Umat -

Kehadiran jajaran pimpinan daerah di atas panggung pelepasan menjadi simbol kuatnya sinergitas dan kebersamaan di Bumi Sebiduk Semare. Gema takbir yang bersahutan dari pengeras suara kendaraan pawai menambah kekhidmatan suasana malam Idul Fitri 1447 H.


Rombongan kendaraan dilepas dengan lambaian bendera start oleh Walikota didampingi Kapolres dan Dandim, yang disambut dengan sorak sorai antusias warga. Hingga berita ini diturunkan, kegiatan pawai takbir keliling terpantau berjalan kondusif dengan pengawalan ketat dari Satlantas Polres Lubuk Linggau dan Dinas Perhubungan.

Share:

Pemkot dan Polres Lubuklinggau Gelar Silaturahmi dan Berbagi Dengan Pejuang Nafkah di Jalanan


LUBUK LINGGAU,PWO– Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Cafe Jon Kopi di jantung Kota Lubuk Linggau pada Rabu sore (18/3/2026). Di tengah kesibukan mengamankan arus mudik Lebaran 1447 H, Kapolres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan, AKBP Adithia Bagus Arjunadi, menyempatkan diri untuk bertatap muka dan berbagi kebahagiaan bersama warga yang sehari-hari berjuang di jalanan.


Dalam kegiatan sosial ini, Kapolres didampingi oleh Walikota Lubuk Linggau H. Rachmat Hidayat yang diwakili oleh Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), Febrio Fadilah. Turut hadir pula sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Lubuk Linggau untuk ikut serta dalam aksi kemanusiaan tersebut.


- Sentuh Pejuang Nafkah di Jalanan -

Acara yang dikemas dalam bentuk silaturahmi santai ini secara khusus mengundang para penarik becak, pedagang asongan, dan tukang parkir yang beroperasi di sekitar wilayah Kota Lubuk Linggau. Satu per satu dari mereka menerima paket bingkisan lebaran dan santunan yang diserahkan langsung oleh Kapolres dan Kadis Perkim.


"Sore ini kami ingin sedikit berbagi rezeki dan kebahagiaan dengan saudara-saudara kita yang luar biasa, para pejuang nafkah di jalanan. Ada tukang becak, pedagang asongan, dan tukang parkir. Mereka adalah bagian penting dari dinamika kota kita," ujar AKBP Adithia Bagus Arjunadi di sela-sela penyerahan bingkisan.


- Pesan Keselamatan dan Kamtibmas -

Selain memberikan bantuan materi, Kapolres juga memanfaatkan momen tersebut untuk berbincang ringan dan memberikan pesan-pesan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Mengingat volume kendaraan yang meningkat menjelang Idul Fitri, beliau mengimbau para tukang becak dan tukang parkir untuk tetap mengutamakan keselamatan dan membantu kelancaran lalu lintas di area tugas masing-masing.


"Kehadiran kami di sini juga untuk memastikan bahwa mereka merasa aman dan nyaman dalam mencari rezeki. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian adalah kunci utama situasi kondusif di Lubuk Linggau," tambahnya.

- Apresiasi dari Pemerintah Kota -

Kadis Perkim Febrio Fadilah, mewakili Walikota, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif Polres Lubuk Linggau. Menurutnya, kolaborasi ini menunjukkan bahwa pemerintah dan aparat keamanan selalu hadir di tengah masyarakat, terutama di momen penting seperti menjelang hari raya.


"Pemerintah Kota Lubuk Linggau sangat mendukung kegiatan seperti ini. Ini adalah bentuk perhatian nyata bagi warga kita yang membutuhkan, agar mereka juga bisa merasakan sukacita menyambut Idul Fitri bersama keluarga di rumah," ungkap Febrio.


- Wajah Bahagia Para Penerima -

Kegembiraan tampak jelas di wajah para penerima bingkisan. Salah satu penarik becak mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian yang diberikan. "Terima kasih Pak Kapolres dan Pak Walikota. Bingkisan ini sangat membantu kami untuk kebutuhan di rumah nanti pas lebaran," ucapnya haru.


Kegiatan yang berlangsung dengan tertib dan khidmat ini ditutup dengan foto bersama, menciptakan kenangan manis akan solidaritas yang kuat di Bumi Sebiduk Semare pada penghujung Ramadan 1447 H. (adv/icha)

Share:

Thursday, March 19, 2026

Kombes Pol. Yulian Perdana: Jaga Stamina dan Profesionalitas


LUBUK LINGGAU,PWO – Memasuki fase krusial arus mudik Lebaran 1447 H, Perwira Pengamat Wilayah (Pamatwil) Operasi Ketupat Musi 2026 untuk wilayah Musi Rawas, Lubuk Linggau, dan Musi Rawas Utara (Muratara), Kombes Pol. Yulian Perdana, melakukan pengecekan langsung ke sejumlah Pos Operasi di wilayah hukum Polres Lubuk Linggau, Rabu (18/3/2026).


Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapsiagaan personel, kelengkapan sarana prasarana, serta efektivitas pola pengamanan yang diterapkan di titik-titik strategis perlintasan pemudik di Kota Lubuk Linggau.


- Analisa dan Evaluasi Bersama Kapolda Sumsel -

Usai melakukan peninjauan fisik di pos-pos pengamanan dan pelayanan, Kombes Pol. Yulian Perdana didampingi jajaran Pejabat Utama Polres Lubuk Linggau langsung mengikuti kegiatan Video Conference (Vicon) arahan Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho.


Agenda Vicon tersebut berfokus pada Analisa dan Evaluasi (Anev) pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026 di seluruh jajaran Polda Sumsel. Dalam arahannya, Kapolda menekankan pentingnya respons cepat terhadap dinamika di lapangan, terutama terkait kemacetan lalu lintas dan potensi gangguan kamtibmas di pusat-pusat keramaian.


- Arahan Pamatwil: Jaga Stamina dan Profesionalitas - 

Menindaklanjuti arahan Kapolda, Kombes Pol. Yulian Perdana memberikan pengarahan khusus kepada personel Polres Lubuk Linggau yang terlibat dalam operasi. Beliau menekankan bahwa Lubuk Linggau merupakan titik temu penting bagi pemudik dari berbagai arah, sehingga kewaspadaan tidak boleh kendur.


"Saya instruksikan kepada seluruh personel untuk tetap menjaga stamina dan kesehatan. Kita adalah representasi negara yang hadir di jalanan untuk memberikan rasa aman. Pastikan pelayanan kepada pemudik dilakukan secara humanis namun tetap tegas dalam penegakan aturan lalu lintas," ujar Kombes Pol. Yulian Perdana di hadapan para personel.


Beliau juga mengingatkan pentingnya koordinasi yang solid antar-satgas agar setiap kendala yang muncul di lapangan dapat segera teratasi secara terpadu.


- Situasi Terpantau Kondusif - 

Dari hasil pengecekan tersebut, Pamatwil memberikan apresiasi atas kesiapan Polres Lubuk Linggau dalam mengelola pos-pos pengamanan yang ada. Hingga Rabu sore, situasi arus mudik di Kota Lubuk Linggau terpantau ramai namun tetap lancar dan terkendali.


Dengan adanya pengawasan ketat dari tingkat Polda melalui Pamatwil, diharapkan Operasi Ketupat Musi 2026 di wilayah Lubuk Linggau dapat berjalan optimal, mewujudkan keamanan dan kenyamanan bagi seluruh masyarakat yang merayakan Idul Fitri 1447 H.

 

Share:

Kapolres Musi Rawas Cek Kesiapan Personel dan Kendaraan Tim Pengurai Kemacetan Lalu Lintas, Dalam Rangka Pengamanan Arus Mudik Ops Ketupat Musi 2026


MUSI RAWAS,PWO-Dalam rangka memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik Lebaran 2026, Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, SH, SIK, MH, didampingi, Wakapolres, Kompol Hendri SH, melakukan pengecekan kesiapan personel dan kendaraan Tim Pengurai Kemacetan Lalu Lintas, Rabu (18/3/2026).


Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026 yang bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama periode mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri.


Dalam pengecekan tersebut, Kapolres meninjau langsung kesiapan kendaraan operasional, perlengkapan pendukung, serta kesiapsiagaan personel yang akan bertugas di titik-titik rawan kemacetan di wilayah hukum Polres Musi Rawas.


Diketahui, team urai kemacetan terbagi dalam team 7, yang terdiri dari 4 team lalulintas diantaranya, 2 team di Polres Musi Rawas yakni 1 di Pospam Waterboom STL Ulu Terawas dan 1 di Pospam Simpang Semambang, serta 2 team dari Sat Sampta dan 1 team dari Pamapta.


Dalam kesempatan itu, Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, SH, SIK, MH, mengatakan bahwa Tim Pengurai Kemacetan memiliki peran penting dalam mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas, terutama pada jalur-jalur utama yang diprediksi mengalami peningkatan volume kendaraan.


“Seluruh personel harus siap siaga, memahami tugas dan tanggung jawabnya, serta mampu bertindak cepat dan tepat dalam mengurai kemacetan guna menjaga kelancaran arus mudik,” tegas Kapolres.


Kapolres juga mengingatkan pentingnya sinergi dengan instansi terkait, seperti Dinas Perhubungan dan pihak lainnya, guna mendukung keberhasilan pengamanan Operasi Ketupat Musi 2026.


"Dengan dilaksanakannya pengecekan ini, bertujuan agar seluruh personel dan sarana prasarana yang digunakan benar-benar siap, sehingga pelaksanaan pengamanan arus mudik di wilayah Musi Rawas dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar," jelasnya


Kapolres berharap, kegiatan ini dilakukan dengan harapan diantaranya, pertama terwujudnya kelancaran arus mudik dan arus balik, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan lancar.


Kedua, meningkatnya keselamatan pengguna jalan serta menekan angka kecelakaan lalu lintas selama periode mudik Lebaran. Ketiga, bentuk respons cepat terhadap potensi kemacetan dan menangani titik-titik rawan macet, terutama pada jalur utama dan lokasi keramaian.


Ketiga, mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat dengan harapan memberikan rasa aman, nyaman, serta membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan selama perjalanan.


"Serta, terjalinnya sinergi antar instansi terkait agar berjalan baik demi kelancaran pengamanan mudik, sekaligus terciptanya situasi kamtibmas yang lancar, aman dan kondusif," akhirnya

Share:

Wednesday, March 18, 2026

Pantau Harga Daging dan Sembako, Pemkot dan Polres Lubuk Linggau Sidak ke Sejumlah Pasar Tradisional


LUBUK LINGGAU,PWO – Memasuki H-2 Hari Raya Idul Fitri 1447 H atau tepat pada Ramadan ke-28, Pemerintah Kota Lubuk Linggau bersama Kepolisian Resor (Polres) Lubuk Linggau melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional di Kota Lubuk Linggau, Rabu (18/3/2026).


Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Walikota Lubuk Linggau, H. Rachmat Hidayat, yang didampingi oleh Kabag Log Polres Lubuk Linggau, Kompol Roy, mewakili Kapolres Lubuk Linggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi. Turut hadir dalam rombongan perwakilan dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) serta instansi terkait lainnya.


Sidak ini menyasar para pedagang bahan pokok, mulai dari beras, minyak goreng, telur, hingga komoditas yang biasanya mengalami kenaikan permintaan menjelang lebaran seperti daging sapi dan ayam potong. Satu per satu lapak pedagang dikunjungi untuk memastikan tidak ada lonjakan harga yang tidak wajar yang dapat memberatkan masyarakat.


"Hari ini kami turun langsung untuk melihat kondisi riil di lapangan. Kami ingin memastikan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan tenang tanpa harus terbebani oleh kenaikan harga pangan yang ekstrem," ujar Walikota H. Rachmat Hidayat di sela-sela kegiatannya.


- Polri Kawal Distribusi dan Cegah Penimbunan -

Mewakili Kapolres, Kabag Log Kompol Roy menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam sidak ini adalah untuk menjalankan fungsi pengawasan terhadap jalur distribusi pangan. Langkah ini diambil guna mengantisipasi adanya oknum yang mencoba melakukan penimbunan barang di tengah meningkatnya kebutuhan warga.


"Polres Lubuk Linggau melalui Satgas Pangan terus memantau ketersediaan stok. Sejauh ini, dari hasil pantauan kami bersama Bapak Walikota, ketersediaan kebutuhan pokok di pasar tradisional masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga hari raya nanti," tegas Kompol Roy.

- Stabilitas Harga Terjaga - 

Dari hasil sidak tersebut, secara umum harga kebutuhan pokok di Kota Lubuk Linggau terpantau relatif stabil dan terkendali. Meskipun terdapat fluktuasi harga pada beberapa komoditas musiman, angka tersebut dinilai masih dalam batas kewajaran mengingat tingginya permintaan pasar.


Walikota juga mengimbau kepada para pedagang untuk tetap berjualan dengan jujur dan tidak menaikkan harga secara sepihak. Sementara itu, kepada masyarakat, dihimbau untuk berbelanja secara bijak dan tidak perlu melakukan panic buying.


Sinergitas antara Pemerintah Kota dan Polres Lubuk Linggau ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga dalam menyambut hari kemenangan, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah di penghujung bulan suci Ramadan 1447 H. (adv/ica)

Share:

Apresiasi untuk Garda Terdepan Mudik, IBI Lubuk Linggau Kunjungi Pos Pam dan Berikan Dukungan Moril


LUBUK LINGGAU,PWO – Dukungan terhadap personel yang bertugas dalam Operasi Ketupat Musi 2026 terus mengalir dari berbagai lapisan organisasi masyarakat di Kota Lubuk Linggau. Pada Selasa (17/3/2026), giliran Pengurus Cabang Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Lubuk Linggau yang menunjukkan kepeduliannya dengan mengunjungi Pos Pengamanan (Pos Pam) Polres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan.


Kedatangan rombongan tim IBI yang dipimpin langsung oleh Ketua IBI Kota Lubuk Linggau, Ibu Devy Riane Sari, disambut hangat oleh Kepala Pos Pengamanan (Ka Pos Pam) Simpang Periuk, IPTU Dedi Andrianto, beserta personel gabungan yang sedang bertugas.


Dalam kunjungan tersebut, Ketua IBI Kota Lubuk Linggau menyampaikan bahwa kehadiran mereka adalah untuk memberikan dukungan moril kepada para petugas yang tetap siaga di jalanan demi kelancaran arus mudik dan keamanan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.


"Kami menyadari tugas Bapak-Bapak di lapangan sangat berat, terutama di tengah cuaca dan volume kendaraan yang meningkat. Kunjungan ini adalah bentuk apresiasi kami dari kalangan bidan untuk para pejuang keamanan di garda terdepan," ujar Devy Riane Sari.


- Pemberian Bingkisan Penambah Semangat - 

Momen kunjungan ini juga diwarnai dengan pemberian bingkisan berupa paket nutrisi dan logistik kesehatan kepada para petugas di Pos Pam. Bingkisan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Ketua IBI kepada IPTU Dedi Andrianto sebagai penambah semangat bagi personel yang berjaga 24 jam penuh.


Ka Pos Pam Simpang Periuk, IPTU Dedi Andrianto, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dari Ikatan Bidan Indonesia. Menurutnya, dukungan dari organisasi profesi seperti IBI sangat berarti bagi mental dan semangat personel di lapangan.


"Terima kasih kepada Ibu Ketua IBI dan rekan-rekan bidan atas kunjungannya. Dukungan ini sangat memotivasi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik, memastikan masyarakat yang mudik merasa aman dan nyaman saat melintasi Kota Lubuk Linggau," ungkap IPTU Dedi.


- Sinergi Demi Keamanan Bersama - 

Kegiatan ini mencerminkan kuatnya sinergitas lintas sektoral di Kota Lubuk Linggau. Tidak hanya soal keamanan, kolaborasi antara kepolisian dan tenaga kesehatan (bidan) diharapkan dapat terus terjalin, terutama dalam memastikan kesiapsiagaan layanan publik selama masa libur lebaran.


Melalui semangat kebersamaan ini, Polres Lubuk Linggau optimis pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026 dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif, sejalan dengan komitmen "Mudik Aman, Keluarga Bahagia."

Share:

Tuesday, March 17, 2026

Wujud Perhatian dan Dukungan Moril, Kapolres Kunjungi Seluruh Titik Pos Operasi Ketupat Musi 2026


LUBUK LINGGAU,PWO – Guna memotivasi dan mengapresiasi kinerja personel yang bertugas di lapangan, Kapolres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan, AKBP Adithia Bagus Arjunadi, melakukan kunjungan spesial ke seluruh titik pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu Operasi Ketupat Musi 2026, Senin (16/3/2026).


Tidak sendirian, Kapolres hadir didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Lubuk Linggau, Ny. Vany Adithia. Turut serta dalam rombongan tersebut Wakapolres Kompol M. Syamsul Zachri, Kabag Ops Kompol Robi Sugara, serta seluruh jajaran Pejabat Utama (PJU) dan perwira Polres Lubuk Linggau.


Kunjungan ini dilakukan di empat titik pos strategis, yakni Pos Pengamanan Simpang Periuk, Pos Pengamanan Petanang, Pos Pelayanan Stasiun Kereta Api, dan Pos Terpadu Lippo Plaza. Di setiap lokasi, Kapolres beserta Ketua Bhayangkari menyerahkan langsung bingkisan berupa paket makanan, minuman, serta kebutuhan logistik lainnya kepada para personel gabungan yang sedang berjaga.


“Bingkisan ini adalah bentuk perhatian dan apresiasi kami kepada seluruh personel yang tanpa kenal lelah bertugas memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kita tahu saat warga lain berkumpul bersama keluarga, para personel kita tetap tegak berdiri di pos-pos ini demi kelancaran arus mudik,” ujar AKBP Adithia Bagus Arjunadi.


- Pastikan Kesiapan dan Kesehatan Personel - 

Selain menyerahkan bingkisan, Kapolres juga menyempatkan diri memeriksa kesiapan administrasi pos serta kondisi fisik para personelnya. Ia berpesan agar seluruh anggota tetap mengedepankan pelayanan yang humanis namun tetap waspada terhadap potensi gangguan kamtibmas.


Senada dengan hal tersebut, Ketua Bhayangkari Cabang Lubuk Linggau, Ny. Vany Adithia, turut memberikan semangat kepada para personel. "Semoga bingkisan kecil ini dapat membantu menjaga stamina rekan-rekan selama bertugas. Tetap jaga kesehatan dan semangat dalam melayani masyarakat," ucapnya ramah.


- Sinergi Tanpa Jeda - 

Kehadiran jajaran pimpinan Polres Lubuk Linggau ini disambut antusias oleh para petugas di lapangan, yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Tenaga Kesehatan. Dukungan moril ini dirasakan sangat penting untuk menjaga integritas dan performa petugas di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.


Melalui kegiatan ini, Polres Lubuk Linggau berkomitmen bahwa pengamanan Operasi Ketupat 2026 tidak hanya soal ketegasan aturan, tetapi juga soal kebersamaan dan pelayanan sepenuh hati demi mewujudkan jargon "Mudik Aman, Keluarga Bahagia."

Share:

Monday, March 16, 2026

Kantor Dinas PUBM Musi Rawas Didemo, Massa Tuntut Temuan BPK Rp8,6 Miliar Dikembalikan


MUSI RAWAS,PWO- Belasan massa dari Gerakan  dari Gerakan Pemuda Kekuatan Pembaharuan (GPKP) gelar aksi di Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kabupaten Musi Rawas (Mura) Senin (16/3/2026).


Aksi massa dikoordinatori Neka Pratama tersebut berlangsung mulai Pukul 10.30 Wib mendapat pengamanan ketat personil gabungan Polres Mura.


Massa dalam orasi mempertanyakan pengembalian anggaran kelebihan pembayaran ketidaksesuaian spesifikasi kualitas pekerjaan atas 18 paket belanja modal Rp8.604.170.648,10 diduga belum disetorkan Dinas PU BM Kabupaten Mura ke Kas Daerah.


Kemudian pengembalian kas daerah tersebut wajib dibuka ke publik secara transparan tanpa manipulasi.


Selanjutnya massa menuntut Kepala Dinas mengevaluasi dan memberikan sanksi tegas kepada mitra pelaksana proyek  yang terlibat.


Massa juga menuntut Kepala Dinas Mundur dari Jabatan apabila tidak mampu menyelesaikan permasalahan ini.


Menurut Neka, tuntutan yang disampaikan  sebagai bentuk kontrol sosial atas kebocoran anggaran daerah Kabupaten Musi Rawas.


Pantauan wartawan di lapangan, lebih dari 30 menit berorasi, Kepala Dinas PU Bina Marga Mura belum juga menemui massa.


Pengunjuk rasa mendapat informasi Kepala Dinas sedang WFA dan mengirim utusan untuk menemui massa.


Sementara itu staf Dinas PU Bina Marga Mura Iwan saat menerima massa tidak memberikan klarifikasi. Namun dirinya berjanji akan menyampaikan tuntutan massa kepada pimpinan. 

Share:

Deteksi Dini Bahaya Narkotika, Kapolres Musi Rawas Pimpin Langsung Tes Urine Seluruh Personel


MUSI RAWAS,PWO-Dalam rangka untuk mendeteksi dini sekaligus penunjang kinerja tugas Polri secara profesional, Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, SH, SIK, MH, memimpin langsung pelaksanaan tes urine terhadap seluruh personel di lingkungan Polres Musi Rawas.


Turut mendampingi orang nomor satu di Mapolres Musi Rawas, Wakapolres, Kompol Hendri SH, beserta para PJU, para Kapolsek dan ratusan personel Polres Musi Rawas, kegiatan tersebut dipusatkan di Gedung Atmani Wedhana Mapolres Musi Rawas, Senin (16/3/2026).


Tes urine ini bertujuan untuk memastikan seluruh anggota Polri di jajaran Polres Musi Rawas bebas dari penyalahgunaan narkotika serta menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.


Dalam kesempatan itu, Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, SH, SIK, MH, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen pimpinan dalam mewujudkan institusi Polri yang bersih dari narkoba. 


Selain itu, langkah ini juga sebagai bentuk pengawasan internal sekaligus upaya pencegahan agar tidak ada anggota yang terlibat dalam penyalahgunaan narkotika.


“Tes urine ini merupakan bagian dari deteksi dini dan bentuk pengawasan internal. Kami ingin memastikan seluruh personel Polres Musi Rawas benar-benar bersih dari narkoba,” tegas Kapolres.


Kapolres menjelaskan, pelaksanaan tes urine dilakukan secara transparan dan diawasi oleh seksi terkait. Dan, hasil dari pemeriksaan tersebut semua personel dinyatakan negatif dari keterlibatan narkotika serta obat-obatan terlarang. 


"Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh anggota Polri khususnya Polres Musi Rawas, dapat terus menjaga disiplin, integritas, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Musi Rawas," jelasnya


Kapolres berharap, setelah dilakukan tes urine ini diantaranya, pertama mewujudkan personel Polri yang bersih dari narkoba, kedua meningkatkan disiplin dan integritas personel, ketiga sebagai langkah deteksi dini.


"Keempat, mendukung upaya pemberantasan narkoba agar lebih maksimal dan kredibel, kelima meningkatkan kepercayaan masyarakat, serta mewujudkan lingkungan kerja khususnya Polri yang sehat dan profesional," akhirnya. (rls)

Share:

Dini Hari di Lahat: Laporan Warga ke 110 Picu Evakuasi Bus Masuk Jurang


LAHAT,PWO— Sebuah laporan warga melalui layanan darurat 110 memicu respons cepat polisi dalam menangani kecelakaan bus penumpang yang masuk jurang di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.


Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Lintas Desa Tanjung Periuk, Kecamatan Gumay Talang, pada Senin (16/3/2026) sekitar pukul 02.30 WIB.


Bus penumpang PO Anugerah dilaporkan terperosok ke jurang di jalur lintas tersebut.


Informasi pertama mengenai kecelakaan diterima oleh petugas melalui layanan darurat 110 milik Kepolisian Negara Republik Indonesia setelah seorang warga melaporkan kejadian tersebut kepada operator.


Laporan tersebut langsung diteruskan kepada personel di lapangan.


Tidak lama setelah laporan diterima, anggota dari Polres Lahat bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi korban dan kendaraan bus yang masuk ke jurang.


Proses evakuasi dilakukan dalam kondisi malam hari di kawasan perbukitan yang memiliki kontur jalan menurun dan berkelok.


Petugas berupaya memastikan seluruh penumpang dapat dievakuasi dari lokasi kejadian dengan aman.


Saat ini polisi masih melakukan pendataan jumlah korban serta identitas penumpang yang berada di dalam bus tersebut.


Penyebab kecelakaan juga masih dalam proses penyelidikan oleh unit lalu lintas.


Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengatakan laporan cepat dari masyarakat menjadi faktor penting dalam penanganan kejadian tersebut.


“Laporan masyarakat melalui layanan darurat 110 sangat membantu kami merespons kejadian ini dengan cepat. Begitu laporan masuk, petugas langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi,” ujarnya.


Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan darurat 110 apabila menemukan kejadian yang membutuhkan penanganan cepat dari kepolisian.


Polisi mengimbau masyarakat yang memiliki keluarga yang diperkirakan berada dalam perjalanan menggunakan bus tersebut agar segera menghubungi Polres Lahat atau layanan darurat 110 untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai kondisi korban.

Share:

Kapolres Musi Rawas Instruksikan Pelayanan Maksimal, Kapolsek STL Ulu Terawas Cek Bus Rusak di Jalinsum


MUSI RAWAS,PWO – Kapolsek STL Ulu Terawas, AKP Dedy Purnomo, bersama anggota Sat Intelkam Polres Musi Rawas dan personel Pos Pengamanan Lebaran mendatangi sebuah bus yang mengalami kerusakan di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum).


Lokasi tersebut berada di Jalinsum RT 05, Kelurahan STL Ulu Terawas, Kecamatan STL Ulu Terawas, Kabupaten Musi Rawas, Minggu (15/3/2026).


Bus tersebut diketahui membawa penumpang dari Bangko yang hendak menuju Pacitan, Jawa Timur. Berdasarkan data di lapangan, bus tersebut mengangkut sebanyak 51 penumpang serta 3 orang sopir dan kernet.


Kegiatan pengecekan ini merupakan bagian dari pelayanan kepolisian kepada masyarakat, khususnya para pemudik yang melintas di wilayah Kabupaten Musi Rawas selama periode pengamanan arus mudik.


Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa seluruh jajaran Polres Musi Rawas telah diinstruksikan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, terutama kepada para pemudik yang mengalami kendala di perjalanan.


“Saya telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran, khususnya personel yang bertugas di pos pengamanan maupun polsek jajaran, agar cepat tanggap membantu masyarakat yang mengalami kesulitan di perjalanan. Kehadiran polisi harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terlebih bagi para pemudik yang melintas di wilayah Musi Rawas,” tegas Kapolres.


Kapolsek STL Ulu Terawas, AKP Dedy Purnomo bersama personel kemudian melakukan pengecekan terhadap kondisi bus serta memastikan seluruh penumpang dalam keadaan aman.


“Kami bersama personel Polsek STL Ulu Terawas, anggota Sat Intelkam Polres Musi Rawas dan personel Pos Pengamanan Lebaran datang ke lokasi untuk mengecek bus yang mengalami kerusakan di Jalinsum RT 05 Kelurahan STL Ulu Terawas, sekaligus memastikan seluruh penumpang dalam keadaan aman,” kata Kapolsek.


Selain melakukan pengecekan, Kapolsek juga menawarkan kepada para penumpang yang memiliki tujuan ke Pulau Jawa untuk beristirahat sementara di Rest Area Mapolsek STL Ulu Terawas sambil menunggu proses perbaikan kendaraan.


“Langkah ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian dan pelayanan kepada masyarakat. Kami juga mengantisipasi agar para penumpang tidak beristirahat di rumah warga sekitar yang dikhawatirkan dapat mengganggu kenyamanan pemilik rumah, serta untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas,” jelasnya.


Dengan adanya kehadiran polisi di lokasi, diharapkan situasi tetap aman dan kondusif, serta para penumpang dapat melanjutkan perjalanan menuju tujuan masing-masing dengan selamat setelah bus selesai diperbaiki.


Kalau Anda mau, saya juga bisa membuat versi yang lebih “berita media” (lebih tajam dan enak dibaca wartawan) seperti yang biasanya dimuat di portal berita.

Share:

Sunday, March 15, 2026

Dukung Operasi Ketupat Musi 2026, Sat Lantas Edukasi dan Imbau Masyarakat Melalui Media Siaran Radio


LUBUK LINGGAU,PWO – Dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026 serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas, Sat Lantas Polres Lubuk Linggau melaksanakan kegiatan “Polantas Menyapa Sahabat Radio Papeja” di Kota Lubuk Linggau pada Sabtu, 14 Maret 2026.


Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Sat Lantas Polres Lubuk Linggau dalam memberikan edukasi dan imbauan langsung kepada masyarakat melalui media siaran radio yang dekat dengan kehidupan sehari-hari warga.


Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas Polres Lubuk Linggau yang dipimpin oleh Kasat Lantas AKP Desi Azhari bersama personel Unit Kamsel hadir menyapa para pendengar Radio Papeja melalui siaran interaktif. Turut terlibat dalam kegiatan tersebut beberapa personel Sat Lantas Polres Lubuk Linggau yang memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya tertib berlalu lintas.


Melalui program siaran tersebut, Sat Lantas Polres Lubuk Linggau memberikan berbagai imbauan kepada masyarakat, khususnya para pendengar Radio Papeja di Kota Lubuk Linggau, agar selalu mematuhi aturan lalu lintas serta mengutamakan keselamatan saat berkendara. Edukasi ini merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, terutama menjelang arus mudik dan balik Lebaran.


Selain itu, personel Sat Lantas juga menyampaikan berbagai tips mudik aman dan nyaman kepada masyarakat, sejalan dengan tagline Operasi Ketupat Musi 2026, yakni “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.” Masyarakat diimbau untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum melakukan perjalanan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta menjaga kondisi fisik agar tetap prima selama perjalanan mudik.


Kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan kesadaran serta kecintaan masyarakat terhadap budaya tertib berlalu lintas sejak dini. Dengan pendekatan komunikasi melalui media radio, diharapkan pesan-pesan keselamatan dapat tersampaikan secara luas dan efektif kepada masyarakat Kota Lubuk Linggau.


Selama pelaksanaan kegiatan, seluruh rangkaian program berjalan dengan lancar dan dilaksanakan sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku. Kehadiran Polantas melalui program edukatif ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan kondusif selama pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026.


Melalui kegiatan ini, Polres Lubuk Linggau menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai pendekatan edukatif dan humanis guna meningkatkan kesadaran berlalu lintas demi keselamatan bersama.

Share:

Saturday, March 14, 2026

Polres Musi Rawas Gelar Gerakan Pangan Murah di Polsek Muara Beliti, Kapolres Hadir Bersama Pejabat Badan Pangan Nasional




MUSI RAWAS,PWO-Dalam upaya membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas pasokan pangan menjelang hari besar keagamaan, Polres Musi Rawas menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah yang dipusatkan di halaman Mapolsek Muara Beliti.


Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., yang meninjau secara langsung pelaksanaan penjualan bahan pokok kepada masyarakat.


Turut hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Badan Pangan Nasional, Maino Dwi Hartono, S.TP., M.P., yang datang ke Kabupaten Musi Rawas untuk memastikan program stabilisasi pasokan dan harga pangan berjalan dengan baik serta dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.


Dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah tersebut, Polres Musi Rawas bersama pihak terkait menyediakan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan bahan pangan lainnya dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran.


Diketahui salah satu bahan pokok pangan yang habis terjual yakni beras merek SPHP sebanyak 2,5 ton, dalam kemasan 5 kg dengan harga Rp 57.500.


Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus dukungan terhadap program pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan.


“Kegiatan Gerakan Pangan Murah ini kita laksanakan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah masyarakat,” ujar Kapolres.


Kapolres juga menegaskan bahwa Polres Musi Rawas akan terus bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk Badan Pangan Nasional dan pemerintah daerah, guna memastikan ketersediaan serta keterjangkauan bahan pangan bagi masyarakat.


Sementara itu, Direktur SPHP Badan Pangan Nasional Maino Dwi Hartono, S.TP., M.P., menyampaikan bahwa kunjungannya ke Musi Rawas bertujuan untuk memastikan kondisi ketersediaan pangan menjelang Lebaran tetap aman.


“Kami memastikan bahwa ketersediaan pangan cukup, distribusi berjalan merata, dan harga tetap stabil. Kami juga mengapresiasi langkah Polres Musi Rawas yang turut mendukung program stabilisasi pasokan dan harga pangan melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah ini,” ungkapnya.


Masyarakat yang hadir tampak antusias memanfaatkan kegiatan tersebut untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih murah. 


Kegiatan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di wilayah Kabupaten Musi Rawas.

 

Share:

AKBP Adithia Bagus Arjunadi : Utamakan Pelayanan Humanis


LUBUK LINGGAU,PWO – Guna menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat yang merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Kapolres Lubuk Linggau, AKBP Adithia Bagus Arjunadi, melakukan pengecekan dan monitoring langsung ke seluruh pos pelayanan, pos pengamanan, dan pos terpadu dalam rangka Operasi Ketupat Musi 2026, Sabtu (14/3/2026).


Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta koordinasi antarinstansi di lapangan dalam menghadapi puncak arus mudik yang melintasi wilayah hukum Polres Lubuk Linggau.


- Monitoring Empat Titik Strategis -


Didampingi Kabagops Kompol Robi Sugara dan sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Lubuk Linggau, AKBP Adithia Bagus Arjunadi menyambangi empat pos utama, yakni Pos Pengamanan Simpang Periuk, Pos Pengamanan Petanang, Pos Pelayanan Stasiun Kereta Api, dan Pos Terpadu Lippo Plaza.


Dalam kunjungannya, Kapolres memeriksa kelengkapan administrasi pos, kebersihan lingkungan sekitar, hingga kesiapan obat-obatan dan alat komunikasi. Beliau juga berinteraksi langsung dengan personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan tim kesehatan yang sedang bertugas.


AKBP Adithia Bagus Arjunadi menegaskan bahwa kehadiran pos-pos ini bukan sekadar formalitas, melainkan pusat pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan selama perjalanan mudik.


"Kami ingin memastikan seluruh personel siap sedia di pos masing-masing. Saya instruksikan kepada seluruh anggota untuk mengedepankan pelayanan yang humanis. Berikan bantuan terbaik kepada pemudik, baik yang membutuhkan informasi jalan, tempat istirahat, maupun layanan kesehatan," ujar AKBP Adithia di sela-sela pengecekan.


Beliau juga mengingatkan personel untuk tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan dan selalu menjaga kesehatan di tengah intensitas tugas yang meningkat. "Keamanan masyarakat adalah prioritas, namun keselamatan dan kesehatan personel juga tidak boleh diabaikan," tambahnya.


- Situasi Terpantau Kondusif - 


pagi ini, berdasarkan hasil monitoring di lapangan, arus lalu lintas di jalur lintas Sumatera wilayah Lubuk Linggau terpantau lancar dan terkendali. Belum terlihat adanya penumpukan kendaraan yang signifikan, namun patroli tetap diintensifkan guna mengantisipasi fluktuasi pergerakan masyarakat.


Dengan pengecekan rutin dan kesiapsiagaan penuh dari jajaran Polres Lubuk Linggau, diharapkan Operasi Ketupat 2026 dapat berjalan sukses, menciptakan mudik yang aman, lancar, dan berkesan bagi seluruh masyarakat yang melintas di Bumi Sebiduk Semare.

Share:

Friday, March 13, 2026

Kebijakan WFH Tidak Menjadi Penghalang Bagi Masyarakat Untuk Mendapatkan Layanan Kependudukan


MUSIRAWAS,PWO - Pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Musi Rawas (Mura), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), dipastikan tetap berjalan dan tidak tutup meskipun diterapkan kebijakan Work From Home (WFH), dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.


Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), WFH bukan berarti libur, melainkan pengalihan metode pelayanan menjadi daring (online) untuk memastikan administrasi kependudukan tetap terlayani tanpa tatap muka. 


Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Musi Rawas (Mura), memastikan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat tetap berjalan meskipun sebagian pegawai menerapkan sistem Work From Home (WFH) di Momen Hari Raya Idul Fitri .


Kepala Disdukcapil Musi Rawas Doddy Irdiawan, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa kebijakan WFH tidak menjadi penghalang bagi masyarakat untuk mendapatkan layanan kependudukan. Menurutnya, pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama jelasnya kepada wartawan saat dibincangi di ruang kerjanya, jumat (13/03/2026).


“Walaupun sebagian ASN menjalankan WFH, kami pastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan seperti biyasa. Ada pegawai yang tetap masuk kantor dan pelayanan administrasi kependudukan tetap dibuka,” jelas Doddy.


Ia menjelaskan, pelayanan tetap dibuka seperti biyasanya seperti pengurusan KTP elektronik, Kartu Keluarga, akta kelahiran, akta kematian, serta dokumen kependudukan lainnya sesuai ketentuan yang berlaku.


Dirinya menambahkan bahwa pelayanan Disdukcapi Musi Rawas senin tanggal 16 dan selasa 17 maret 2026 minggu ini walaupun diterapkan WFH tetap buka seperti biyasa kemudian setelah libur lebaran Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah pada hari rabu tanggal 25 - 27 maret 2026 pelayanan akan buka kembali seperti biyasanya.


"Pelayanan dihari senin tanggal 16 dan selasa 17 Maret minggu ini tetap buka, walaupun pemerintah terapkan WFH, kemudian akan dibuka kembali seperti biyasanya setelah lebaran hari rabu tanggal 25 - 27 maret 2026," jelasnya.


Dodyy juga mengimbau masyarakat agar tidak menunda pengurusan dokumen administrasi kependudukan, terutama yang bersifat mendesak, serta memastikan seluruh persyaratan telah lengkap sebelum datang ke kantor Disdukcapil.


“Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat, tertib, dan profesional meski di tengah penyesuaian aturan WFH. Hak administrasi kependudukan masyarakat harus tetap terpenuhi,” tambahnya.


Dengan tetap berjalannya pelayanan meski dalam sistem WFH, Disdukcapil Musi Rawas menunjukkan komitmen mendukung pelayanan publik yang responsif dan berkelanjutan demi kepentingan masyarakat sesuai dengan komitmen Musi Rawas Mantab dan Berkelanjutan.


Untuk diketahui Pemerintah telah menetapkan jadwal libur Lebaran 2026. Jadwal ini berlaku bagi masyarakat umum termasuk para ASN.


Merujuk pada aturan pemerintah tersebut, ada lima hari libur nasional dan cuti bersama Lebaran 2026, yakni pada 20 - 24 Maret 2026.


Menariknya, momen Lebaran kali ini jatuh setelah perayaan Hari Suci Nyepi (Tahun Baru Saka 1948) pada 18-19 Maret 2026. Dengan begitu, total ada tujuh hari libur bagi masyarakat termasuk ASN saat Lebaran 2026.


Berikut jadwal libur ASN Lebaran 2026 dan Nyepi selengkapnya :


Rabu, 18 Maret 2026 : Cuti bersama Hari Suci Nyepi (Tahun baru Saka 1948), Kamis : 19 Maret 2026 : Libur Hari Suci Nyepi (Tahun baru Saka 1948), Jumat : 20 Maret 2026 : Cuti bersama Lebaran 2026, Sabtu : 21 Maret 2026 : Libur Lebaran 2026, Minggu : 22 Maret 2026 : Libur Lebaran 2026, Senin : 23 Maret 2026 : Cuti bersama Lebaran 2026, Selasa : 24 Maret 2026 : Cuti bersama Lebaran 2026


Selain libur nasional dan cuti bersama Lebaran 2026, pemerintah telah menetapkan kebijakan work from anywhere (WFA) bagi ASN. Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 2 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pelaksanaan Tugas Kedinasan Bagi Pegawai Aparatur Sipil Negara Di Instansi Pemerintah Pada Masa Libur Nasional dan Cuti Bersama Hari Suci Nyepi (Tahun Baru Saka 1948) dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.


Merujuk pada surat edaran tersebut, kebijakan WFA akan terbagi menjadi dua bagian, yakni sebelum Lebaran pada 16-17 Maret dan setelah Lebaran pada 25-27 Maret 2026.


Berikut jadwal WFA ASN pada Lebaran 2026 :


Senin, 16 Maret 2026: WFA Nyepi sebelum Lebaran 2026. Selasa, 17 Maret 2026: WFA Nyepi sebelum Lebaran 2026. Rabu, 25 Maret 2026: WFA setelah Lebaran 2026. Kamis, 26 Maret 2026: WFA setelah Lebaran 2026. Jumat, 27 Maret 2026: WFA setelah Lebaran 2026. (Agt)

Share:

Gerakan Pangan Murah Polri Digelar di 47 Titik Sumsel


 

PALEMBANG,PWO — Polda Sumatera Selatan menggelar Gerakan Pangan Murah Polri secara serentak di 47 titik yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota wilayah Sumatera Selatan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.


Dalam program tersebut, Polda Sumsel bersama Perum Bulog dan pemerintah daerah menyalurkan sebanyak 135,5 ton beras kepada sekitar 20.325 warga sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.


Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho memimpin langsung kegiatan pemusatan Gerakan Pangan Murah yang berlangsung di halaman Gudang Bulog Sukamaju, Kecamatan Sako, Kota Palembang, Jumat pagi.


Kegiatan ini dihadiri Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, jajaran Forkopimda, perwakilan Kodam II/Sriwijaya, Kejaksaan Tinggi Sumsel, serta pimpinan Perum Bulog wilayah Sumselbabel.


Kapolda Sumsel menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan isu strategis nasional yang memiliki hubungan langsung dengan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.


Menurutnya, keterjangkauan harga bahan pokok menjelang momentum Idul Fitri menjadi faktor penting dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.


“Ketahanan pangan tidak hanya menyangkut ketersediaan bahan pokok, tetapi juga menyangkut stabilitas sosial masyarakat. Karena itu Polri hadir untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang terjangkau,” ujar Sandi Nugroho.


Program Gerakan Pangan Murah ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program prioritas pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan nasional.


Kapolda menjelaskan bahwa pada pelaksanaan tahun 2026 ini, Polda Sumsel menyalurkan beras melalui 47 titik distribusi yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten dan kota.


Di lokasi pemusatan Gudang Bulog Sukamaju Palembang, Perum Bulog menyediakan sekitar 10 ton beras yang dikemas dalam puluhan ribu paket untuk masyarakat.


Setiap pembelian beras juga disertai bonus bahan kebutuhan rumah tangga seperti minyak goreng, gula, atau kecap sebagai bentuk dukungan tambahan bagi masyarakat.


Sementara itu, Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumselbabel Mersi Windrayani menyampaikan bahwa Gudang Bulog Sukamaju memiliki kapasitas penyimpanan hingga sekitar 21.000 ton beras.


Saat ini stok beras yang tersedia mencapai sekitar 16.000 ton, serta minyak goreng sebanyak 259.560 liter.


Bulog juga tengah menjalankan penugasan dari Badan Pangan Nasional untuk menyalurkan bantuan pangan kepada 968.499 penerima manfaat di Sumatera Selatan dengan total alokasi sekitar 19.369 ton beras pada periode Februari hingga Maret 2026.


Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengapresiasi langkah Polri yang dinilai berperan penting dalam membantu pemerintah daerah menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Lebaran.


Ia menilai pelaksanaan Gerakan Pangan Murah secara serentak mampu menekan potensi lonjakan harga sekaligus mencegah panic buying di masyarakat.


“Kegiatan ini sangat membantu masyarakat. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan Bulog sangat penting dalam menjaga stabilitas harga pangan menjelang Lebaran,” ujar Herman Deru.


Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menambahkan bahwa Gerakan Pangan Murah yang digelar serentak ini merupakan implementasi nyata program Presisi Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.


Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya membantu meringankan beban ekonomi warga, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.


“Polri hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam membantu masyarakat menghadapi berbagai kebutuhan dasar, termasuk pangan,” kata Nandang.


Melalui Gerakan Pangan Murah yang menjangkau puluhan ribu warga di seluruh wilayah Sumatera Selatan, Polda Sumsel menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus memastikan masyarakat dapat menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan kondisi ekonomi yang lebih stabil. (rls)

Share:

Walikota Didampingi Kapolres Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Terpusat "Ketupat-2026"


LUBUK LINGGAU,PWO – Dalam rangka menjamin keamanan dan pelayanan prima menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M, Polres Lubuk Linggau menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Terpusat "Ketupat-2026". Kegiatan ini berlangsung khidmat di halaman Mapolres Lubuk Linggau pada Kamis sore (12/3/2026).


Bertindak sebagai Inspektur Apel, Walikota Lubuk Linggau H. Rachmat Hidayat didampingi langsung oleh Kapolres Lubuk Linggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi, Sementara itu, Kanit Pidsus Satreskrim Polres Lubuk Linggau, Ipda M. Dodi Rislan, dipercaya sebagai Komandan Apel.


Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda dan personel gabungan yang terdiri dari TNI Kodim 0406 Lubuk Linggau, Batalyon B Satbrimobda Sumsel, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Basarnas, Kejaksaan Negeri, serta Dinas Kesehatan Kota Lubuk Linggau.

- Amanat Kapolri: Antisipasi Pergerakan Masyarakat -

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Lubuk Linggau membacakan amanat tertulis Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan RI, potensi pergerakan masyarakat pada Lebaran tahun 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang. Meski angka ini mengalami penurunan tipis sebesar 1,75% (sekitar 2,5 juta orang) dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 146,4 juta orang, kewaspadaan tetap menjadi prioritas utama.


"Kita tetap perlu mengantisipasi fluktuasi pergerakan masyarakat, terlebih adanya stimulus kebijakan pemerintah seperti diskon tarif tol, tiket transportasi umum, hingga kebijakan work from anywhere yang memberikan kenyamanan bagi pemudik," ujar Walikota saat membacakan amanat.


Operasi Ketupat-2026 akan dilaksanakan selama 13 hari, terhitung mulai tanggal 13 hingga 25 Maret 2026. Operasi ini melibatkan 230 personel Polres Lubuk Linggau yang didukung penuh oleh personel TNI, Brimob, serta stakeholder terkait lainnya.

- Kesiapan Pos Pengamanan dan Pelayanan - 

Kapolres Lubuk Linggau, AKBP Adithia Bagus Arjunadi, menambahkan bahwa pihaknya telah menyiapkan empat titik pos strategis guna memantau arus mudik dan balik, yang terdiri dari:


1. Pos Pengamanan Simpang Periuk: Berlokasi di Jl. H.M. Soeharto, Kel. Simpang Periuk, Kec. Lubuklinggau Selatan II.

2. Pos Pengamanan Petanang: Berlokasi di Jl. A. Yani, Kel. Petanang Ilir, Kec. Lubuk Linggau Utara I.

3. Pos Pelayanan Stasiun Kereta Api: Berlokasi di Jl. Kalimantan, Kel. Pasar Permiri, Kec. Lubuk Linggau Barat II.

4. Pos Terpadu Lippo Plaza: Berlokasi di Jl. Yos Sudarso, Kel. Taba Koji, Kec. Lubuk Linggau Timur I.


"Penempatan pos-pos ini bertujuan untuk memberikan rasa aman, memperlancar arus lalu lintas, serta menyediakan tempat istirahat dan pelayanan kesehatan bagi para pemudik yang melintasi wilayah hukum Polres Lubuk Linggau," tegas AKBP Adithia Bagus Arjunadi.


Dengan sinergitas lintas sektoral yang kuat, Polres Lubuk Linggau optimis perayaan Idul Fitri 1447 H di wilayah Kota Lubuk Linggau dapat berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif. (ica/adv)

Share:

Animo Pemudik 2026 Diperkirakan Turun, Polres Musi Rawas Bersama Stakeholder Tetap Siaga Berikan Pelayanan Prima


 MUSI RAWAS,PWO– Animo masyarakat yang melaksanakan mudik Lebaran pada tahun 2026 diperkirakan mengalami penurunan. Khususnya di wilayah Kabupaten Musi Rawas, jumlah pemudik diprediksi turun sekitar 2,7 persen atau kurang lebih 2.500 orang dibandingkan dengan tahun sebelumnya (2025).


Meski demikian, Polres Musi Rawas bersama stakeholder serta instansi terkait tetap menunjukkan kesiapsiagaan penuh dalam memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat selama pelaksanaan arus mudik maupun arus balik Lebaran di wilayah Kabupaten Musi Rawas.


Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, SH, SIK, MH, didampingi Wakapolres Musi Rawas Kompol Hendri, SH, serta Wakil Bupati Musi Rawas H. Suprayitno, usai pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat 2026” dalam rangka pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah dengan tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”, Kamis (12/3/2026).


Apel gelar pasukan tersebut juga melibatkan unsur Pemerintah Kabupaten Musi Rawas bersama sejumlah instansi terkait, di antaranya Satpol PP Damkar, Dinas Perhubungan, Disbudpar, BPBD, Kodim 0406 Lubuklinggau, Kejaksaan Negeri Musi Rawas, Kemenag Musi Rawas, Jasa Raharja TK II Lahat, Pertamina Lubuklinggau, PLN Musi Rawas, UPTD Samsat Mura I dan Mura II, serta Senkom Musi Rawas.


Kapolres Musi Rawas menjelaskan bahwa pelaksanaan apel gelar pasukan tersebut merupakan bentuk kesiapan seluruh unsur dalam memberikan pelayanan terbaik serta menjamin keamanan masyarakat selama masa mudik Lebaran.


“Diperkirakan arus mudik tahun ini mengalami penurunan sekitar 2,7 persen atau kurang lebih 2.500 orang dibandingkan tahun sebelumnya. Namun demikian, peningkatan arus mudik tetap diprediksi terjadi dalam dua gelombang keberangkatan dan dua gelombang arus balik,” jelas Kapolres.


Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, Polres Musi Rawas telah menyiapkan tiga Pos Pengamanan (Pos Pam), yakni: Pos Pam Pasar B Srikaton, Pos Pam Simpang Semambang, Pos Pam Waterboom Terawas


Selain itu, juga disiapkan Pos Pantau di kawasan objek wisata Danau Aur guna mengantisipasi lonjakan pengunjung selama libur Lebaran.


Untuk mendukung pelaksanaan operasi tersebut, sebanyak 83 personel Polres Musi Rawas dan Polsek jajaran diterjunkan, serta diperkuat 57 personel dari stakeholder dan instansi terkait.


“Artinya cukup banyak personel yang kita libatkan guna memastikan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat selama masa mudik Lebaran dapat berjalan maksimal,” ungkap Kapolres.


Kapolres juga menjelaskan bahwa salah satu potensi kerawanan yang menjadi perhatian dalam operasi ini adalah kondisi beberapa ruas jalan yang mengalami kerusakan di jalur lintas yang dilalui para pemudik.


“Kerawanan yang kita hadapi salah satunya adalah kondisi jalan rusak pada jalur dari Sekayu (Musi Banyuasin) menuju Muara Beliti (Musi Rawas) yang masih terdapat beberapa titik kerusakan,” jelasnya.


Selain itu, pada jalur dari Kabupaten PALI menuju Simpang Semambang juga ditemukan sejumlah titik kerusakan, termasuk jalan amblas di dekat Jembatan Ciani wilayah BTS Ulu.


“Untuk itu personel Satlantas bersama Polsek BTS Ulu telah melakukan langkah antisipasi berupa perbaikan sementara serta pemasangan papan himbauan guna menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas,” tambahnya.


Lebih lanjut, Kapolres juga menghimbau kepada para pemudik dan pengguna jalan agar selalu berhati-hati selama perjalanan serta mengutamakan keselamatan.


Apabila merasa lelah atau mengantuk, masyarakat dapat memanfaatkan rest area yang telah disiapkan di sejumlah Polsek jajaran, di antaranya: Polsek BTS Ulu, Polsek Muara Kelingi, Polsek Muara Lakitan, Polsek STL Ulu Terawas


Di rest area tersebut telah disediakan berbagai fasilitas, seperti tempat istirahat, tempat ibadah, kamar mandi, hingga makanan dan minuman ringan bagi para pemudik.


“Selain itu kami juga telah berkoordinasi dengan pihak kesehatan. Apabila ada pemudik yang membutuhkan pelayanan kesehatan, maka dapat segera diberikan penanganan,” ujarnya.


Kapolres juga menambahkan bahwa masyarakat yang akan melaksanakan perjalanan mudik dapat menitipkan kendaraan maupun barang berharganya di Polres maupun Polsek jajaran, guna memberikan rasa aman selama meninggalkan rumah dan tidak dipungut biaya. 


“Kami menghimbau kepada masyarakat yang akan mudik agar memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman, seperti mengecek kompor, peralatan elektronik serta instalasi listrik,” tambahnya.


Selain itu, masyarakat juga diminta untuk memastikan pintu dan jendela rumah terkunci dengan baik, serta dapat melaporkan kepada Bhabinkamtibmas, Babinsa maupun Ketua RT setempat agar dapat dilakukan pemantauan dan patroli pada jam-jam rawan.


“Dengan sinergi seluruh pihak serta dukungan masyarakat, diharapkan pelaksanaan mudik Lebaran tahun ini dapat berjalan dengan aman, nyaman dan lancar,” pungkas Kapolres. (rls)

Share:

Comments

Blog Archive