Cepat Tepat dan Akurat


Friday, March 13, 2026

Kebijakan WFH Tidak Menjadi Penghalang Bagi Masyarakat Untuk Mendapatkan Layanan Kependudukan


MUSIRAWAS,PWO - Pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Musi Rawas (Mura), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), dipastikan tetap berjalan dan tidak tutup meskipun diterapkan kebijakan Work From Home (WFH), dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.


Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), WFH bukan berarti libur, melainkan pengalihan metode pelayanan menjadi daring (online) untuk memastikan administrasi kependudukan tetap terlayani tanpa tatap muka. 


Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Musi Rawas (Mura), memastikan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat tetap berjalan meskipun sebagian pegawai menerapkan sistem Work From Home (WFH) di Momen Hari Raya Idul Fitri .


Kepala Disdukcapil Musi Rawas Doddy Irdiawan, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa kebijakan WFH tidak menjadi penghalang bagi masyarakat untuk mendapatkan layanan kependudukan. Menurutnya, pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama jelasnya kepada wartawan saat dibincangi di ruang kerjanya, jumat (13/03/2026).


“Walaupun sebagian ASN menjalankan WFH, kami pastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan seperti biyasa. Ada pegawai yang tetap masuk kantor dan pelayanan administrasi kependudukan tetap dibuka,” jelas Doddy.


Ia menjelaskan, pelayanan tetap dibuka seperti biyasanya seperti pengurusan KTP elektronik, Kartu Keluarga, akta kelahiran, akta kematian, serta dokumen kependudukan lainnya sesuai ketentuan yang berlaku.


Dirinya menambahkan bahwa pelayanan Disdukcapi Musi Rawas senin tanggal 16 dan selasa 17 maret 2026 minggu ini walaupun diterapkan WFH tetap buka seperti biyasa kemudian setelah libur lebaran Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah pada hari rabu tanggal 25 - 27 maret 2026 pelayanan akan buka kembali seperti biyasanya.


"Pelayanan dihari senin tanggal 16 dan selasa 17 Maret minggu ini tetap buka, walaupun pemerintah terapkan WFH, kemudian akan dibuka kembali seperti biyasanya setelah lebaran hari rabu tanggal 25 - 27 maret 2026," jelasnya.


Dodyy juga mengimbau masyarakat agar tidak menunda pengurusan dokumen administrasi kependudukan, terutama yang bersifat mendesak, serta memastikan seluruh persyaratan telah lengkap sebelum datang ke kantor Disdukcapil.


“Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat, tertib, dan profesional meski di tengah penyesuaian aturan WFH. Hak administrasi kependudukan masyarakat harus tetap terpenuhi,” tambahnya.


Dengan tetap berjalannya pelayanan meski dalam sistem WFH, Disdukcapil Musi Rawas menunjukkan komitmen mendukung pelayanan publik yang responsif dan berkelanjutan demi kepentingan masyarakat sesuai dengan komitmen Musi Rawas Mantab dan Berkelanjutan.


Untuk diketahui Pemerintah telah menetapkan jadwal libur Lebaran 2026. Jadwal ini berlaku bagi masyarakat umum termasuk para ASN.


Merujuk pada aturan pemerintah tersebut, ada lima hari libur nasional dan cuti bersama Lebaran 2026, yakni pada 20 - 24 Maret 2026.


Menariknya, momen Lebaran kali ini jatuh setelah perayaan Hari Suci Nyepi (Tahun Baru Saka 1948) pada 18-19 Maret 2026. Dengan begitu, total ada tujuh hari libur bagi masyarakat termasuk ASN saat Lebaran 2026.


Berikut jadwal libur ASN Lebaran 2026 dan Nyepi selengkapnya :


Rabu, 18 Maret 2026 : Cuti bersama Hari Suci Nyepi (Tahun baru Saka 1948), Kamis : 19 Maret 2026 : Libur Hari Suci Nyepi (Tahun baru Saka 1948), Jumat : 20 Maret 2026 : Cuti bersama Lebaran 2026, Sabtu : 21 Maret 2026 : Libur Lebaran 2026, Minggu : 22 Maret 2026 : Libur Lebaran 2026, Senin : 23 Maret 2026 : Cuti bersama Lebaran 2026, Selasa : 24 Maret 2026 : Cuti bersama Lebaran 2026


Selain libur nasional dan cuti bersama Lebaran 2026, pemerintah telah menetapkan kebijakan work from anywhere (WFA) bagi ASN. Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 2 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pelaksanaan Tugas Kedinasan Bagi Pegawai Aparatur Sipil Negara Di Instansi Pemerintah Pada Masa Libur Nasional dan Cuti Bersama Hari Suci Nyepi (Tahun Baru Saka 1948) dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.


Merujuk pada surat edaran tersebut, kebijakan WFA akan terbagi menjadi dua bagian, yakni sebelum Lebaran pada 16-17 Maret dan setelah Lebaran pada 25-27 Maret 2026.


Berikut jadwal WFA ASN pada Lebaran 2026 :


Senin, 16 Maret 2026: WFA Nyepi sebelum Lebaran 2026. Selasa, 17 Maret 2026: WFA Nyepi sebelum Lebaran 2026. Rabu, 25 Maret 2026: WFA setelah Lebaran 2026. Kamis, 26 Maret 2026: WFA setelah Lebaran 2026. Jumat, 27 Maret 2026: WFA setelah Lebaran 2026. (Agt)

Share:

Gerakan Pangan Murah Polri Digelar di 47 Titik Sumsel


 

PALEMBANG,PWO — Polda Sumatera Selatan menggelar Gerakan Pangan Murah Polri secara serentak di 47 titik yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota wilayah Sumatera Selatan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.


Dalam program tersebut, Polda Sumsel bersama Perum Bulog dan pemerintah daerah menyalurkan sebanyak 135,5 ton beras kepada sekitar 20.325 warga sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.


Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho memimpin langsung kegiatan pemusatan Gerakan Pangan Murah yang berlangsung di halaman Gudang Bulog Sukamaju, Kecamatan Sako, Kota Palembang, Jumat pagi.


Kegiatan ini dihadiri Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, jajaran Forkopimda, perwakilan Kodam II/Sriwijaya, Kejaksaan Tinggi Sumsel, serta pimpinan Perum Bulog wilayah Sumselbabel.


Kapolda Sumsel menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan isu strategis nasional yang memiliki hubungan langsung dengan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.


Menurutnya, keterjangkauan harga bahan pokok menjelang momentum Idul Fitri menjadi faktor penting dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.


“Ketahanan pangan tidak hanya menyangkut ketersediaan bahan pokok, tetapi juga menyangkut stabilitas sosial masyarakat. Karena itu Polri hadir untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang terjangkau,” ujar Sandi Nugroho.


Program Gerakan Pangan Murah ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program prioritas pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan nasional.


Kapolda menjelaskan bahwa pada pelaksanaan tahun 2026 ini, Polda Sumsel menyalurkan beras melalui 47 titik distribusi yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten dan kota.


Di lokasi pemusatan Gudang Bulog Sukamaju Palembang, Perum Bulog menyediakan sekitar 10 ton beras yang dikemas dalam puluhan ribu paket untuk masyarakat.


Setiap pembelian beras juga disertai bonus bahan kebutuhan rumah tangga seperti minyak goreng, gula, atau kecap sebagai bentuk dukungan tambahan bagi masyarakat.


Sementara itu, Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumselbabel Mersi Windrayani menyampaikan bahwa Gudang Bulog Sukamaju memiliki kapasitas penyimpanan hingga sekitar 21.000 ton beras.


Saat ini stok beras yang tersedia mencapai sekitar 16.000 ton, serta minyak goreng sebanyak 259.560 liter.


Bulog juga tengah menjalankan penugasan dari Badan Pangan Nasional untuk menyalurkan bantuan pangan kepada 968.499 penerima manfaat di Sumatera Selatan dengan total alokasi sekitar 19.369 ton beras pada periode Februari hingga Maret 2026.


Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengapresiasi langkah Polri yang dinilai berperan penting dalam membantu pemerintah daerah menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Lebaran.


Ia menilai pelaksanaan Gerakan Pangan Murah secara serentak mampu menekan potensi lonjakan harga sekaligus mencegah panic buying di masyarakat.


“Kegiatan ini sangat membantu masyarakat. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan Bulog sangat penting dalam menjaga stabilitas harga pangan menjelang Lebaran,” ujar Herman Deru.


Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menambahkan bahwa Gerakan Pangan Murah yang digelar serentak ini merupakan implementasi nyata program Presisi Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.


Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya membantu meringankan beban ekonomi warga, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.


“Polri hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam membantu masyarakat menghadapi berbagai kebutuhan dasar, termasuk pangan,” kata Nandang.


Melalui Gerakan Pangan Murah yang menjangkau puluhan ribu warga di seluruh wilayah Sumatera Selatan, Polda Sumsel menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus memastikan masyarakat dapat menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan kondisi ekonomi yang lebih stabil. (rls)

Share:

Walikota Didampingi Kapolres Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Terpusat "Ketupat-2026"


LUBUK LINGGAU,PWO – Dalam rangka menjamin keamanan dan pelayanan prima menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M, Polres Lubuk Linggau menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Terpusat "Ketupat-2026". Kegiatan ini berlangsung khidmat di halaman Mapolres Lubuk Linggau pada Kamis sore (12/3/2026).


Bertindak sebagai Inspektur Apel, Walikota Lubuk Linggau H. Rachmat Hidayat didampingi langsung oleh Kapolres Lubuk Linggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi, Sementara itu, Kanit Pidsus Satreskrim Polres Lubuk Linggau, Ipda M. Dodi Rislan, dipercaya sebagai Komandan Apel.


Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda dan personel gabungan yang terdiri dari TNI Kodim 0406 Lubuk Linggau, Batalyon B Satbrimobda Sumsel, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Basarnas, Kejaksaan Negeri, serta Dinas Kesehatan Kota Lubuk Linggau.

- Amanat Kapolri: Antisipasi Pergerakan Masyarakat -

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Lubuk Linggau membacakan amanat tertulis Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan RI, potensi pergerakan masyarakat pada Lebaran tahun 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang. Meski angka ini mengalami penurunan tipis sebesar 1,75% (sekitar 2,5 juta orang) dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 146,4 juta orang, kewaspadaan tetap menjadi prioritas utama.


"Kita tetap perlu mengantisipasi fluktuasi pergerakan masyarakat, terlebih adanya stimulus kebijakan pemerintah seperti diskon tarif tol, tiket transportasi umum, hingga kebijakan work from anywhere yang memberikan kenyamanan bagi pemudik," ujar Walikota saat membacakan amanat.


Operasi Ketupat-2026 akan dilaksanakan selama 13 hari, terhitung mulai tanggal 13 hingga 25 Maret 2026. Operasi ini melibatkan 230 personel Polres Lubuk Linggau yang didukung penuh oleh personel TNI, Brimob, serta stakeholder terkait lainnya.

- Kesiapan Pos Pengamanan dan Pelayanan - 

Kapolres Lubuk Linggau, AKBP Adithia Bagus Arjunadi, menambahkan bahwa pihaknya telah menyiapkan empat titik pos strategis guna memantau arus mudik dan balik, yang terdiri dari:


1. Pos Pengamanan Simpang Periuk: Berlokasi di Jl. H.M. Soeharto, Kel. Simpang Periuk, Kec. Lubuklinggau Selatan II.

2. Pos Pengamanan Petanang: Berlokasi di Jl. A. Yani, Kel. Petanang Ilir, Kec. Lubuk Linggau Utara I.

3. Pos Pelayanan Stasiun Kereta Api: Berlokasi di Jl. Kalimantan, Kel. Pasar Permiri, Kec. Lubuk Linggau Barat II.

4. Pos Terpadu Lippo Plaza: Berlokasi di Jl. Yos Sudarso, Kel. Taba Koji, Kec. Lubuk Linggau Timur I.


"Penempatan pos-pos ini bertujuan untuk memberikan rasa aman, memperlancar arus lalu lintas, serta menyediakan tempat istirahat dan pelayanan kesehatan bagi para pemudik yang melintasi wilayah hukum Polres Lubuk Linggau," tegas AKBP Adithia Bagus Arjunadi.


Dengan sinergitas lintas sektoral yang kuat, Polres Lubuk Linggau optimis perayaan Idul Fitri 1447 H di wilayah Kota Lubuk Linggau dapat berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif. (ica/adv)

Share:

Animo Pemudik 2026 Diperkirakan Turun, Polres Musi Rawas Bersama Stakeholder Tetap Siaga Berikan Pelayanan Prima


 MUSI RAWAS,PWO– Animo masyarakat yang melaksanakan mudik Lebaran pada tahun 2026 diperkirakan mengalami penurunan. Khususnya di wilayah Kabupaten Musi Rawas, jumlah pemudik diprediksi turun sekitar 2,7 persen atau kurang lebih 2.500 orang dibandingkan dengan tahun sebelumnya (2025).


Meski demikian, Polres Musi Rawas bersama stakeholder serta instansi terkait tetap menunjukkan kesiapsiagaan penuh dalam memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat selama pelaksanaan arus mudik maupun arus balik Lebaran di wilayah Kabupaten Musi Rawas.


Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, SH, SIK, MH, didampingi Wakapolres Musi Rawas Kompol Hendri, SH, serta Wakil Bupati Musi Rawas H. Suprayitno, usai pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat 2026” dalam rangka pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah dengan tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”, Kamis (12/3/2026).


Apel gelar pasukan tersebut juga melibatkan unsur Pemerintah Kabupaten Musi Rawas bersama sejumlah instansi terkait, di antaranya Satpol PP Damkar, Dinas Perhubungan, Disbudpar, BPBD, Kodim 0406 Lubuklinggau, Kejaksaan Negeri Musi Rawas, Kemenag Musi Rawas, Jasa Raharja TK II Lahat, Pertamina Lubuklinggau, PLN Musi Rawas, UPTD Samsat Mura I dan Mura II, serta Senkom Musi Rawas.


Kapolres Musi Rawas menjelaskan bahwa pelaksanaan apel gelar pasukan tersebut merupakan bentuk kesiapan seluruh unsur dalam memberikan pelayanan terbaik serta menjamin keamanan masyarakat selama masa mudik Lebaran.


“Diperkirakan arus mudik tahun ini mengalami penurunan sekitar 2,7 persen atau kurang lebih 2.500 orang dibandingkan tahun sebelumnya. Namun demikian, peningkatan arus mudik tetap diprediksi terjadi dalam dua gelombang keberangkatan dan dua gelombang arus balik,” jelas Kapolres.


Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, Polres Musi Rawas telah menyiapkan tiga Pos Pengamanan (Pos Pam), yakni: Pos Pam Pasar B Srikaton, Pos Pam Simpang Semambang, Pos Pam Waterboom Terawas


Selain itu, juga disiapkan Pos Pantau di kawasan objek wisata Danau Aur guna mengantisipasi lonjakan pengunjung selama libur Lebaran.


Untuk mendukung pelaksanaan operasi tersebut, sebanyak 83 personel Polres Musi Rawas dan Polsek jajaran diterjunkan, serta diperkuat 57 personel dari stakeholder dan instansi terkait.


“Artinya cukup banyak personel yang kita libatkan guna memastikan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat selama masa mudik Lebaran dapat berjalan maksimal,” ungkap Kapolres.


Kapolres juga menjelaskan bahwa salah satu potensi kerawanan yang menjadi perhatian dalam operasi ini adalah kondisi beberapa ruas jalan yang mengalami kerusakan di jalur lintas yang dilalui para pemudik.


“Kerawanan yang kita hadapi salah satunya adalah kondisi jalan rusak pada jalur dari Sekayu (Musi Banyuasin) menuju Muara Beliti (Musi Rawas) yang masih terdapat beberapa titik kerusakan,” jelasnya.


Selain itu, pada jalur dari Kabupaten PALI menuju Simpang Semambang juga ditemukan sejumlah titik kerusakan, termasuk jalan amblas di dekat Jembatan Ciani wilayah BTS Ulu.


“Untuk itu personel Satlantas bersama Polsek BTS Ulu telah melakukan langkah antisipasi berupa perbaikan sementara serta pemasangan papan himbauan guna menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas,” tambahnya.


Lebih lanjut, Kapolres juga menghimbau kepada para pemudik dan pengguna jalan agar selalu berhati-hati selama perjalanan serta mengutamakan keselamatan.


Apabila merasa lelah atau mengantuk, masyarakat dapat memanfaatkan rest area yang telah disiapkan di sejumlah Polsek jajaran, di antaranya: Polsek BTS Ulu, Polsek Muara Kelingi, Polsek Muara Lakitan, Polsek STL Ulu Terawas


Di rest area tersebut telah disediakan berbagai fasilitas, seperti tempat istirahat, tempat ibadah, kamar mandi, hingga makanan dan minuman ringan bagi para pemudik.


“Selain itu kami juga telah berkoordinasi dengan pihak kesehatan. Apabila ada pemudik yang membutuhkan pelayanan kesehatan, maka dapat segera diberikan penanganan,” ujarnya.


Kapolres juga menambahkan bahwa masyarakat yang akan melaksanakan perjalanan mudik dapat menitipkan kendaraan maupun barang berharganya di Polres maupun Polsek jajaran, guna memberikan rasa aman selama meninggalkan rumah dan tidak dipungut biaya. 


“Kami menghimbau kepada masyarakat yang akan mudik agar memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman, seperti mengecek kompor, peralatan elektronik serta instalasi listrik,” tambahnya.


Selain itu, masyarakat juga diminta untuk memastikan pintu dan jendela rumah terkunci dengan baik, serta dapat melaporkan kepada Bhabinkamtibmas, Babinsa maupun Ketua RT setempat agar dapat dilakukan pemantauan dan patroli pada jam-jam rawan.


“Dengan sinergi seluruh pihak serta dukungan masyarakat, diharapkan pelaksanaan mudik Lebaran tahun ini dapat berjalan dengan aman, nyaman dan lancar,” pungkas Kapolres. (rls)

Share:

Thursday, March 12, 2026

Diduga Pengedar, Satres Narkoba Polres Lubuk Linggau Ringkus Seorang Pria Dipondok


LUBUK LINGGAU,PWO – Komitmen Polres Lubuk Linggau dalam memberantas peredaran gelap narkotika di Bumi Sebiduk Semare kembali membuahkan hasil. Tim Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Lubuk Linggau berhasil meringkus seorang pria yang diduga kuat sebagai pengedar sabu saat sedang berada di sebuah pondok di kawasan Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Lubuk Linggau Selatan II.


Tersangka yang diketahui berinisial EDF (30), warga setempat, diamankan petugas pada Rabu siang (11/3/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Penangkapan ini merupakan tindak lanjut cepat atas informasi dari masyarakat yang resah dengan adanya aktivitas penyalahgunaan narkotika di lingkungan tersebut.


- Kronologi Penangkapan -

Mendapat laporan akurat, Kasat Res Narkoba Polres Lubuk Linggau, AKP M. Romi, langsung menginstruksikan Kanit Idik I Ipda Purwo Arie Handoko bersama tim untuk melakukan penyelidikan mendalam. Setelah memastikan keberadaan pelaku dan barang bukti, petugas bergerak cepat melakukan penggerebekan di sebuah pondok yang menjadi target.


Saat petugas merangsek masuk, tersangka EDF sempat berusaha mengelabui petugas dengan menyembunyikan barang haram miliknya di bawah kasur. Namun, berkat ketelitian personel di lapangan, upaya tersebut gagal total.


- Barang Bukti yang Diamankan -

Dalam penggeledahan di lokasi, petugas berhasil menemukan sejumlah barang bukti krusial, antara lain: 1 (satu) plastik klip sedang dan 13 (tiga belas) plastik klip kecil berisi kristal putih diduga narkotika jenis sabu.

1 (satu) unit timbangan digital (alat timbang sabu). 10 (sepuluh) lembar plastik klip sisa pakai dan 1 (satu) ball plastik klip bening baru.


Di hadapan petugas, tersangka EDF tidak dapat mengelak dan mengakui bahwa seluruh barang bukti tersebut adalah miliknya yang siap untuk diedarkan kembali.


- Ancaman Hukum -

Kapolres Lubuk Linggau melalui Kasat Res Narkoba AKP M. Romi menegaskan bahwa tersangka beserta barang bukti kini telah diamankan di Mapolres Lubuk Linggau untuk menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap jaringan yang lebih luas.


Atas perbuatannya, tersangka EDF bakal dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 114 ayat (1) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta persangkaan dalam UU No 1 Tahun 2023 tentang KUHP dan UU No 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.


"Kami tidak akan memberikan ruang bagi pengedar narkoba di wilayah Lubuk Linggau. Penangkapan ini adalah bukti bahwa laporan sekecil apa pun dari masyarakat akan kami tindak lanjuti demi menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya laten narkotika," tegas AKP M. Romi. (rls)

Share:

Pastikan Kelancaran Arus Mudik 2026, Kapolres Lubuk Linggau Terjun Langsung Menyisir Sejumlah Titik Krusial


 

LUBUK LINGGAU,PWO – Guna memastikan kelancaran arus mudik menjelang perayaan Idul Fitri 1447 H, Kapolres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan, AKBP Adithia Bagus Arjunadi, turun langsung ke lapangan untuk meninjau kondisi jalur perlintasan di wilayah hukum Kota Lubuk Linggau, Rabu (11/3/2026).


Didampingi Kasat Lantas AKP Desi Azhari serta jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Lubuk Linggau, Kapolres menyisir sejumlah titik krusial yang diprediksi akan menjadi pusat kepadatan kendaraan pada masa mudik lebaran tahun ini.


- Fokus Keselamatan dan Kelayakan Jalan -

Kegiatan pengecekan ini bertujuan untuk memetakan potensi kendala yang mungkin dihadapi pemudik, mulai dari kondisi fisik jalan, kelengkapan rambu lalu lintas, hingga titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan (blackspot).


"Kami ingin memastikan bahwa jalur yang akan dilalui masyarakat pada arus mudik 2026 nanti benar-benar siap dan minim kendala. Keamanan serta kenyamanan pemudik adalah prioritas utama kami dalam Operasi Ketupat Musi kali ini," tegas AKBP Adithia Bagus Arjunadi di sela-sela peninjauan.


- Sinergi Lintas Sektoral -

Kehadiran pihak Dinas Perhubungan dalam pengecekan ini memperkuat sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah. Bersama-sama, tim gabungan melakukan evaluasi terhadap penerangan jalan umum (PJU) serta merencanakan penempatan pos pengamanan (Pos Pam) dan pos pelayanan (Pos Yan) di lokasi-lokasi strategis.


Kasat Lantas AKP Desi Azhari menambahkan bahwa pengecekan ini juga mencakup kesiapan jalur alternatif guna mengantisipasi jika terjadi lonjakan volume kendaraan yang signifikan di jalur utama.


- Persiapan Matang Sejak Dini -

Kota Lubuk Linggau merupakan wilayah perlintasan strategis di Sumatera Selatan yang menghubungkan berbagai provinsi. Oleh karena itu, persiapan yang dilakukan sejak dini dianggap sangat krusial.


"Koordinasi dengan Dishub dan instansi terkait terus kami intensifkan. Jika ditemukan kerusakan jalan atau rambu yang kurang, akan segera dikoordinasikan untuk dilakukan perbaikan sebelum arus mudik dimulai," ujar AKP Desi Azhari.


Melalui peninjauan ini, Polres Lubuk Linggau berharap pelaksanaan arus mudik dan balik tahun 2026 dapat berjalan dengan slogan "Mudik Aman, Keluarga Bahagia", sehingga masyarakat dapat merayakan hari kemenangan di kampung halaman dengan rasa aman dan penuh suka cita. (rls)

Share:

Wednesday, March 11, 2026

Polres Lubuklinggau Ikuti Latpra Ops Ketupat Musi 2026 yang Dipimpin Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho


LUBUK LINGGAU,PWO – Kapolres Lubuk Linggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi didampingi Wakapolres Kompol M. Syamsul Zachri bersama para perwira dan seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Musi 2026 mengikuti kegiatan Latihan Pra Operasi (Latpra Ops) Ketupat Musi 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 10 Maret 2026 bertempat di Ruang CCTV Polres Lubuk Linggau.


Latpra Ops Ketupat Musi 2026 ini diselenggarakan oleh Polda Sumatera Selatan dan dilaksanakan secara virtual yang dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho serta diikuti oleh seluruh satuan wilayah jajaran Polda Sumatera Selatan.


Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan jajaran kepolisian dalam menghadapi pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026 yang berlan sung selama 13 hari terhitung tanggal 13 hingga 25 Maret 2025. Operasi ini bertujuan untuk mengamankan rangkaian perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Melalui kegiatan tersebut, seluruh personel diberikan arahan dan pemahaman mengenai strategi, pola pengamanan, serta langkah-langkah yang akan dilaksanakan selama operasi berlangsung.


Latpra Ops ini juga bertujuan untuk menyamakan persepsi dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026 dalam rangka pelayanan perayaan Idul Fitri 1447 H dengan mengusung tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.” Dengan adanya kesamaan pemahaman dan kesiapan personel di lapangan, diharapkan seluruh rangkaian pengamanan dapat berjalan secara optimal sehingga masyarakat dapat melaksanakan perjalanan mudik dan merayakan Idul Fitri dengan aman, tertib, dan nyaman.


Kapolres Lubuk Linggau bersama seluruh personel mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh perhatian sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kesiapsiagaan serta memastikan pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026 di wilayah hukum Polres Lubuk Linggau dapat berjalan dengan baik.


Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh personel yang terlibat dapat memahami tugas, fungsi, serta tanggung jawab masing-masing sehingga pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat selama momentum Idul Fitri dapat terlaksana secara maksimal. (rls)

Share:

Menuju Polri yang Akuntabel, Tim Supervisi Itwasda Polda Sumsel Fokus Pengawasan Senpi Hingga LHKPN


LUBUK LINGGAU,PWO – Dalam upaya memperkuat pengawasan internal serta meningkatkan profesionalisme personel, Polres Lubuk Linggau menerima kunjungan Tim Supervisi dari Itwasda Polda Sumatera Selatan pada Selasa (10/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Aula Bhayangkari Polres Lubuk Linggau ini mencakup berbagai agenda strategis, mulai dari pengawasan administrasi hingga asistensi program kesejahteraan.


Tim Supervisi Itwasda Polda Sumsel dipimpin langsung oleh Kasubagdumasanwas, Kompol Agus Irwantoro, beserta rombongan. Kedatangan tim disambut hangat oleh Kapolres Lubuk Linggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi, didampingi Wakapolres Kompol M. Syamsul Zachri beserta jajaran pejabat utama (PJU) yang terdiri dari KabagOps, Kabag Logistik, Kasat Reskrim, Kasi Propam, hingga Kasiwas.


Tak hanya internal Polres Lubuk Linggau, kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Polres Musi Rawas (Mura) dan Polres Muratara, serta para PIC dan Mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari Yayasan Bhayangkari ketiga wilayah tersebut.


- Fokus Pengawasan: Dari Senpi hingga LHKPN -

Supervisi kali ini menyasar empat poin krusial dalam operasional kepolisian:


1. Penanganan Dumas (Aduan Masyarakat): Tim melakukan audit mendalam terhadap respons dan penyelesaian pengaduan masyarakat periode tahun 2025 hingga 2026. Hal ini bertujuan memastikan setiap keluhan warga ditangani secara transparan dan tuntas.

2. Pengawasan Senjata Api (Senpi): Dilakukan pemeriksaan ketat terhadap Standard Operating Procedure (SOP) pinjam pakai senpi dinas. Langkah preventif ini diambil untuk memastikan penggunaan senjata api oleh personel tetap dalam koridor hukum dan disiplin tinggi.

3. Bimtek & Evaluasi LHKPN: Sebagai wujud transparansi, tim memberikan bimbingan teknis serta mengevaluasi persentase pengisian Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) bagi personel di wilayah Lubuk Linggau, Mura, dan Muratara.

4. Asistensi Pembangunan SPPG: Salah satu agenda menonjol adalah asistensi pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Tim Itwasda memberikan arahan langsung kepada para PIC dan Mitra Yayasan Bhayangkari untuk memastikan program pemenuhan gizi ini berjalan optimal sesuai standar yang ditetapkan.


- Menuju Polri yang Akuntabel - 

Dalam sambutannya, Kompol Agus Irwantoro menekankan bahwa supervisi ini bukan sekadar pemeriksaan rutin, melainkan sarana konsultasi dan solusi atas kendala yang dihadapi di lapangan.


Sementara itu, Wakapolres Lubuk Linggau, Kompol Muhammad Syamsul Zachri, menyampaikan apresiasinya atas kunjungan tim supervisi. Beliau menegaskan bahwa seluruh masukan dan evaluasi dari Itwasda akan segera ditindaklanjuti untuk meningkatkan kinerja jajaran.


"Kehadiran Tim Itwasda sangat penting bagi kami untuk memastikan seluruh instrumen pendukung tugas, baik itu sarana prasarana maupun administrasi pelaporan harta kekayaan, berjalan sesuai aturan. Kami berkomitmen untuk terus berbenah demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Kompol Syamsul Zachri.


Kegiatan yang berlangsung tertib dan interaktif ini diharapkan mampu memacu semangat akuntabilitas di lingkungan Polres jajaran, sehingga tercipta institusi Polri yang semakin dipercaya dan dicintai masyarakat di wilayah Sumatera Selatan. (rls)

Share:

Tuesday, March 10, 2026

Berikan Pelayanan Prima dan Humanis, Kapolres Musi Rawas Pimpin Langsung Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Ops Ketupat Musi 2026


 

MUSI RAWAS,PWO-Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, SH, SIK, MH, memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor), Lintas Sektoral Ops Ketupat Musi 2026 Kabupaten Musi Rawas, bersama Stakeholder terkait di Ruangan Pesat Gatra Mapolres Musi Rawas, Selasa (10/3/2026).


Hadir juga, para PJU Polres Musi Rawas, stakeholder terkait meliputi, perwakilan Pemda Musi Rawas, perwakilan Kodim 0406/Lubuklinggau, perwakilan Dishub, Satpol PP Damkar, BPBD, Dinkes, Dinas PU Bina Marga, Disbudpar, Disperindag Musi Rawas.


Nampak hadir juga, perwakilan Jasa Raharja TK II Lahat, Kakankemenag, perwakilan Manager Pertamina Lubuklinggau, perwakilan PLN Musi Rawas, perwakilan UPTD Samsat Mura 1 dan perwakilan UPTD Samsat Mura 2.


Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergitas serta menyamakan persepsi antar instansi dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, khususnya dalam menghadapi arus mudik dan arus balik di wilayah Kabupaten Musi Rawas.


Sebelumnya, Kapolres Musi Rawas, bersama stakeholder terkait mengikuti kegiatan Zoom Meeting Latpraops Musi 2026, bersama Kapolda Sumsel, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum, yang digelar di Gedung Presisi Polda Sumsel.


Dalam kesempatan itu, Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta, SH, SIK, MH, mengatakan bahwa hari ini kita bersama-sama menggelar Rakor Lintas Sektoral Ops Ketupat Musi 2026 Kabupaten Musi Rawas. 


"Dan, sebelumnya, kita mengikuti kegiatan Zoom Meeting Latpraops Musi 2026, bersama Kapolda Sumsel, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum, beserta stakeholder terkait di Provinsi Sumsel," kata Kapolres


Kapolres menjelaskan, Operasi Ketupat Musi 2026 ini, merupakan operasi kemanusiaan yang mengedepankan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam memberikan rasa aman dan nyaman selama momentum Hari Raya Idul Fitri.


Melalui rapat koordinasi lintas sektoral ini, diharapkan seluruh instansi terkait dapat bersinergi dan bekerja sama secara maksimal guna memastikan situasi kamtibmas tetap aman, tertib dan kondusif selama pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026.


"Selain itu, dalam rapat juga dibahas berbagai langkah strategis terkait pengamanan jalur mudik, kesiapan pos pengamanan dan pos pelayanan, antisipasi kemacetan, serta penanganan potensi gangguan kamtibmas di wilayah Kabupaten Musi Rawas," jelasnya


Kapolres juga menekankan pentingnya kesiapan personel serta dukungan dari seluruh stakeholder agar pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026, dapat berjalan dengan optimal dan kondusif.


"Oleh sebab itu, butuh koordinasi dan kolaborasi antar instansi, agar semakin solid sehingga masyarakat dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan aman, nyaman, lancar dan kondusif," ucapnya


Kapolres menambahkan, seperti yang disampaikan oleh Bapak Kapolda Sumsel, bahwa personel harus hadir di lapangan dengan pemahaman tugas yang tajam, kemampuan koordinasi yang kuat, dan komitmen melayani masyarakat secara profesional serta humanis.


"Artinya, kita harus memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat serta humanis kedepankan pelayanan senyum, sapa dan santun. Hal ini bertujuan untuk menjaga integritas dan disiplin selama pelaksanaan operasi, sekaligus menghindari tindakan yang dapat merusak kepercayaan publik terhadap institusi Polri," akhirnya.

Share:

Waka Polres Kompol Yulfikri Periksa Senpi Personil Polres Musi Rawas Utara


Muratara,PWO-Semua personil Polres Musi Rawas Utara berkumpul di aula Mapolres Musi Rawas Utara, Senin (9/3/2026). 


Para personil ini berkumpul usai mengikuti apel yang dipimpin langsung oleh Waka Polres Musi Rawas Utara, Kompol Yulfikri, SH. 


Rupanya saat apel Waka Polres Musi Rawas Utara menginstruksikan pemeriksaan senjata api (Senpi) dinas yang dipegang oleh personel. 



Waka Polres Musi Rawas Utara, Kompol Yulfikri, SH  menjelaskan kegiatan  dimulai sekitar pukul 08.00 WIB itu diikuti oleh seluruh Kabag, Kasat, Kasi, Kapolsek, perwira dan bintara di lingkungan Polres Musi Rawas Utara.


"‎Apel pagi menindaklanjuti instruksi  Kapolda Sumsel untuk memastikan kesiapan operasional serta meningkatkan kedisiplinan internal personel dalam menjalankan tugas kepolisian, " Kata Waka Polres.


Dijelaskannya pemeriksaan senpi dipimpin langsung oleh Kabag Logistik, Kasiwas. 


"‎Usai apel pagi, Kabag Logistik . Kasiwas memimpin langsung pelaksanaan pemeriksaan senjata api beserta kelengkapannya," Ucapnya.


Pengecekkan tehnis terhadap senpi dinas personil dilakukan oleh ‎tim dari SiPropam Polres Musi Rawas Utara. Pengecekan mencakup kondisi senjata api dinas, kelengkapan administrasi, serta standar penyimpanan senjata.


"‎Pemeriksaan juga mencakup pengecekan sampel gudang penyimpanan senjata api di Bag Logistik Polres Musi Rawas Utara sebagai bagian dari evaluasi manajemen alutsista internal," Jelasnya. 


Dikatakannya pemeriksaan senjata api dilakukan secara berkala sebagai bentuk pengawasan melekat terhadap penggunaan senjata dinas oleh personel Polri.


‎Kegiatan ini juga bertujuan memastikan seluruh perlengkapan operasional kepolisian berada dalam kondisi baik serta digunakan sesuai prosedur yang berlaku.


‎Pemeriksaan ini melibatkan unsur Propam dan Pengawas Polres Musi Rawas Utara yang berperan sebagai pengawas internal dalam menjaga akuntabilitas penggunaan aset negara di lingkungan Polri.


Dijelaskannya pengelolaan senjata api dinas harus dilakukan secara profesional dan penuh tanggung jawab.


‎“Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan setiap senjata api dinas berada dalam pengawasan yang ketat serta digunakan sesuai standar operasional yang berlaku,” tegasnya.


‎Sementara itu, Kasi Humas Polres Musi Rawas Utara Ipda Muhammad Aliudin, SH menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat profesionalisme personel.


‎“Kedisiplinan personel menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” ujarnya. (**)

Share:

Kapolda Sumsel Tekankan Pengamanan Humanis dalam Operasi Ketupat Musi 2026


Palembang,PWO — Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. memimpin langsung persiapan pengamanan Ramadan dan arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah melalui pembukaan Latihan Pra Operasi (Latpraops) Ketupat Musi 2026 di Gedung Presisi Polda Sumsel, Selasa (10/3/2026).


Kegiatan ini menjadi langkah awal konsolidasi strategis jajaran Polda Sumsel dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat selama Ramadan hingga perayaan Lebaran, yang setiap tahun menjadi momentum nasional dengan pergerakan masyarakat terbesar di Indonesia.


Kapolda Sumsel menegaskan bahwa Latpraops merupakan tahapan penting untuk memastikan seluruh personel memiliki kesiapan operasional sebelum pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026 di lapangan.


Dalam arahannya, Irjen Pol Sandi Nugroho menginstruksikan seluruh peserta latihan untuk memahami secara menyeluruh Standard Operating Procedure (SOP) serta mampu memetakan potensi kerawanan di wilayah masing-masing.


Kapolda menekankan bahwa keberhasilan Operasi Ketupat tidak hanya diukur dari terjaganya keamanan, tetapi juga dari kemampuan Polri menghadirkan pelayanan publik yang profesional, responsif, dan humanis.


“Latihan Pra Operasi ini adalah investasi kesiapan. Saya ingin seluruh personel hadir di lapangan dengan pemahaman tugas yang tajam, kemampuan koordinasi yang kuat, dan komitmen melayani masyarakat secara profesional serta humanis,” ujar Kapolda Sumsel.


Kapolda juga mengingatkan seluruh personel untuk menjaga integritas dan disiplin selama pelaksanaan operasi, sekaligus menghindari tindakan yang dapat merusak kepercayaan publik terhadap institusi Polri.


Kapolda Sumsel menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan Lebaran tidak hanya bergantung pada kesiapan Polri, tetapi juga pada sinergi lintas sektor antara TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait.


Sejumlah Pejabat Utama Polda Sumsel turut hadir mendampingi Kapolda dalam kegiatan tersebut, antara lain Irwasda Kombes Pol Feri Handoko Soenarso, Dir Intelkam Kombes Pol Tony Budhi Susetyo, Dir Lantas Kombes Pol Maesa Soegriwo, Dir Samapta Kombes Pol M. Rendra Salipu, Dir Binmas Kombes Pol Hari Purnomo, serta Dansat Brimob Kombes Pol Susnadi.


Kehadiran pimpinan lintas fungsi ini mencerminkan pendekatan terpadu dalam manajemen operasi kepolisian untuk memastikan pengamanan berjalan efektif.


Momentum Ramadan dan Idul Fitri selalu diikuti peningkatan aktivitas masyarakat yang signifikan, mulai dari kegiatan keagamaan, tradisi mudik, hingga meningkatnya mobilitas kendaraan dan aktivitas ekonomi.


Situasi ini berpotensi memicu sejumlah kerawanan, seperti kemacetan lalu lintas, kecelakaan, gangguan distribusi bahan pokok dan BBM, serta potensi kriminalitas di kawasan permukiman yang ditinggalkan pemudik.


Melalui Latpraops Ketupat Musi 2026, Polda Sumsel mematangkan strategi pengamanan agar seluruh potensi kerawanan dapat diantisipasi secara terencana dan terukur.


Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa Operasi Ketupat Musi merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat dalam memastikan keamanan selama momentum besar nasional tersebut.


“Polda Sumsel berkomitmen menghadirkan rasa aman dan pelayanan terbaik bagi masyarakat selama Ramadan, arus mudik, hingga perayaan Idul Fitri. Ini adalah bagian dari komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.


Dengan persiapan yang matang melalui Latpraops Ketupat Musi 2026, Polda Sumsel optimistis pengamanan Ramadan dan Idul Fitri di wilayah Sumatera Selatan dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Share:

Kapolres Musi Rawas Perintahkan Pengecekan Senpi Dinas yang Ada di Gudang Logistik


 

MUSI RAWAS,PWO– Dalam rangka memastikan kondisi dan kelayakan senjata api dinas yang tersimpan di gudang, Polres Musi Rawas menggelar apel sekaligus pengecekan senjata api (senpi) dinas beserta amunisi yang berada di bagian logistik Polres Musi Rawas, Senin (9/3/2026).


Kegiatan tersebut merupakan perintah Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta, SH, SIK, MH, yang pelaksanaannya dipimpin oleh Wakapolres Musi Rawas Kompol Hendri SH, serta dihadiri oleh Kasi Propam, Kasiwas dan Kabaglog beserta personel logistik Polres Musi Rawas.


Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta melalui Wakapolres Kompol Hendri menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kondisi senjata api dinas yang tersimpan di gudang logistik tetap terawat, aman dan siap digunakan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan dalam pelaksanaan tugas kepolisian.


“Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan kondisi senpi yang tersimpan di gudang logistik Polres Musi Rawas dalam keadaan baik, lengkap, serta sesuai dengan data inventaris yang ada,” ujar Kompol Hendri.


Sementara itu, Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta menegaskan bahwa pengawasan dan pengecekan secara berkala terhadap senjata api dinas sangat penting dilakukan guna memastikan seluruh perlengkapan dinas Polri tetap terjaga dengan baik.


“Senjata api merupakan perlengkapan dinas yang harus dijaga dan dirawat dengan baik. Melalui pengecekan ini, kita ingin memastikan seluruh senpi yang ada di gudang logistik terdata dengan baik, aman serta siap digunakan apabila diperlukan dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian,” tegas Kapolres.


Selain itu, pengecekan juga meliputi jumlah amunisi serta kelengkapan administrasi penyimpanan senjata api dinas agar seluruhnya tercatat dengan baik dan sesuai prosedur yang berlaku di lingkungan Polri.


Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh inventaris senjata api dinas yang berada di gudang logistik Polres Musi Rawas tetap terjaga kondisi dan keamanannya serta dapat digunakan secara optimal dalam mendukung tugas-tugas kepolisian. (rls)

Share:

Pengawasan dan Pengendalian Sarana Prasarana Operasional Kepolisian, Waka Polres Pimpin Pemeriksaan Senjata dan Kendaraan Dinas


LUBUK LINGGAU,PWO – Wakapolres Lubuk Linggau Kompol M. Syamsul Zachri memimpin kegiatan pemeriksaan senjata api (senpi) dan kendaraan dinas (ranmor) milik Polres Lubuk Linggau pada Senin, 9 Maret 2026, bertempat di lingkungan Mapolres Lubuk Linggau.


Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan dan pengendalian terhadap sarana serta prasarana operasional kepolisian guna memastikan seluruh perlengkapan dinas berada dalam kondisi baik, layak pakai, serta siap digunakan dalam pelaksanaan tugas kepolisian di lapangan.


Pemeriksaan meliputi kondisi senjata api yang digunakan oleh personel serta kelengkapan administrasi dan perawatan kendaraan dinas yang digunakan untuk menunjang operasional kepolisian. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh perlengkapan dinas dikelola secara profesional, sesuai prosedur, serta digunakan secara bertanggung jawab oleh personel yang memegangnya.


Selain memastikan kelayakan peralatan dinas, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya peningkatan disiplin anggota dalam menjaga dan merawat fasilitas negara yang digunakan dalam mendukung tugas-tugas kepolisian.


Melalui kegiatan pemeriksaan ini, diharapkan seluruh sarana operasional Polres Lubuk Linggau dapat terus terjaga dengan baik sehingga mampu menunjang kinerja personel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Lubuk Linggau. (rls)

Share:

Monday, March 9, 2026

Berkas Dinyatakan Lengkap, Tersangka Pencuri Ternak dan BB Dilimpahkan ke Kejaksaan Lubuklinggau


Berkas dinyatakan lengkap, Anggota SatReskrim Polsek Muara Rupit  Polres Musi Rawas Utara melakukan pelimpahan tersangka SH yang berprofesi petani, warga Desa Maur Lama Kec. Rupit Kab.Muratara dan Barang Bukti pencurian ternak ke kejaksaan Negeri Lubuklinggau.


Pelimpahan ini Sesuai permintaan penyerahan tersangka dan barang bukti melalui Surat dari kejaksaan negeri Lubuklinggau tanggal 4 Maret 2026  yang menyatakan berkas penyidikan terhadap tersangka inisial SH sudah lengkap dan meminta agar tersangka SH dan barang bukti dilimpahkan ke Kejaksaan negeri Lubuklinggau.


Kasi Humas Polres Musi Rawas Utara Ipda M.Aliudin.S.H menjelaskan, pada hari Kamis tanggal 05 Maret 2026 sekira jam 12.00 Wib, anggota SatReskrim Polsek Muara Rupit  telah melakukan PELIMPAHAN TAHANAN (TAHAP 2) dari Tahanan Penyidik Polsek Muara Rupit  menjadi Tahanan Jaksa Penuntut Umum Kejaaksaan Negeri Lubuk Linggau sebanyak 1 orang.


Ditambahkan Kasi Humas Polres Musi Rawas Utara Ipda M.Aliudin.S.H bahwa Pelimpahan tersangka dan barang bukti ini berdasarkan laporan Polisi tanggal 6 Januari 2026 dalam perkara Pencucian Ternak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 447 ayat 1 huruf c dan g UU RI No 1 tahun 2023 atau perubahan atas pasal 363 ayat 1 butir ke1 dan butir ke4 Jo Pasal 20 huruf c dan atau Pasal 21 ayat 1 huruf b UU RI No 1 tahun 2023. 


Pasal yang dikenakan yaitu Pasal 447 ayat 1 huruf c dan g UU RI No 1 tahun 2023 atau perubahan atas pasal 363 ayat 1 butir ke1 dan butir ke4 Jo Pasal 20 huruf c dan atau Pasal 21 ayat 1 huruf b UU RI No 1 tahun 2023 tentang Perkara Pencucian Ternak Dgn 


"Barang Bukti yang diamankan diantaranya: 1 buah karung warna putih corak hijau. 1 buah tali nilon warna orange dengan panjang 1,5 Meter. 1 buah tali tambang warna abu-abu dengan panjang 5 Meter dan 1 ekor kerbau betina warna abu-abu,"tutup M Aliudin.S.H. (rls)

Share:

Alasan Beli Roko, Sepeda Motor Tetangga Digelapkan


 

Muratara,PWO-Seorang petani asal Dusun I Desa Air Bening, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara harus lebaran Idul Fitri 1447 H di penjara setelah di tangkap jajaran Polsek Rawas Ilir. 


Tersangka inisial As (35) ditangkap atas tindak pidana penggelapan sepeda motor Honda Revo E 4275 SO,milik Rojikin (40) warga yang sama. 


Pelaku ditangkap jabatan Polsek Rawas Ilir, dirumahnya, tanpa perlawanan, Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 23.30 wib. 


Penangkapan pelaku sesuai dengan  LP/ B - 08 / II / 2026 / SPKT/ SEK. RWI / RES. MURATARA / POLDA SUMSEL, tanggal 15 Februari 2026. TPasal 486 KUHP UU RI Nomor 1 Tahun 2023.


Penggelapan sendiri terjadi Pada hari Rabu, 11 Februari 2026 jam 23.30 Wib di  Dusun I Desa Air Bening Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Musi Rawas Utara. Dengan cara  meminjam sepeda motor milik korban dengan alasan untuk membeli rokok.


Namun sampai korban membuat laporan pelaku belum juga mengembalikan sepeda motor tersebut.


Akibat kejadian tersebut korban mengalami kehilangan 1unit Sepeda Motor merk Honda Revo E 4275 SO, warna Hitam dan ditafsir dengan materil sekitar Rp. 8 juta. 


Kapolres Musi Rawas Utara AKBP Rendy Surya Aditama. S..H.SIK.MH melalui Kapolsek Rawas Ilir, Itu Andri Firmansyah, SH. MH didampingi Kasi Humas Ipda M.Aliudin.S.H mengatakan penangkapan terjadi menindak lanjuti informasi tersebut  Kapolsek Rawas Ilir Iptu Andri Firmansyah , S.H., M.H. memerintahkan Kanit Reskrim Ipda Henry Martadinata, SH., MHI dan tim untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku.


Setelah Kanit Reskrim memberikan arahan, selanjutnya tim menuju Desa Air Bening. 


Dan sesampainya di Desa Air Bening tim berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka. 


Selanjutnya tersangka AS di bawa ke Polsek Rawas Ilir guna proses hukum lebih lanjut


Ia menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk belajar dari penggelapan yang terjadi terhadap korban maka berhati-hatilah dalam meminjamkan barang pribadi kita kepada orang lain karena kejahatan terjadi  bukan karena ada niat saja tapi juga adanya kesempatan. (**)

Share:

Disiplin Diperketat, Kapolda Sumsel Periksa Senpi Personel


PALEMBANG,PWO — Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. memimpin apel pagi seluruh personel di Lapangan Apel Mapolda Sumsel, Senin (9/3/2026), sekaligus menginstruksikan pemeriksaan senjata api dinas yang dipegang personel.


Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut diikuti oleh seluruh unsur pimpinan, perwira menengah, bintara, tamtama, hingga pegawai negeri sipil di lingkungan Polda Sumsel.


Apel pagi ini dimanfaatkan Kapolda untuk memastikan kesiapan operasional serta kedisiplinan internal personel dalam menjalankan tugas kepolisian.


Usai apel pagi, Irwasda Polda Sumsel Kombes Pol Feri Handoko Soenarso memimpin langsung pelaksanaan pemeriksaan senjata api beserta kelengkapannya.


Tim dari Subbid Propam Polda Sumsel melakukan pengecekan teknis terhadap kondisi senjata api dinas, kelengkapan administrasi, serta standar penyimpanan senjata.


Pemeriksaan juga mencakup pengecekan sampel gudang penyimpanan senjata api di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel sebagai bagian dari evaluasi manajemen alutsista internal.


Kapolda Sumsel menegaskan bahwa pemeriksaan senjata api dilakukan secara berkala sebagai bagian dari pengawasan melekat terhadap penggunaan senjata dinas oleh personel Polri.


Langkah ini juga bertujuan memastikan bahwa seluruh perlengkapan operasional kepolisian berada dalam kondisi baik serta digunakan sesuai prosedur yang berlaku.


Kegiatan pemeriksaan senjata api ini melibatkan unsur Propam dan Itwasda Polda Sumsel, yang berperan sebagai pengawas internal dalam menjaga akuntabilitas penggunaan aset negara di lingkungan Polri.


Kehadiran seluruh Pejabat Utama Polda Sumsel dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa penguatan disiplin personel menjadi agenda prioritas institusi.


Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho menegaskan bahwa pengelolaan senjata api dinas harus dilakukan secara profesional dan bertanggung jawab.


“Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan setiap senjata api dinas berada dalam pengawasan yang ketat serta digunakan sesuai standar operasional yang berlaku,” tegas Kapolda Sumsel.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat profesionalisme personel.


“Kedisiplinan personel menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” ujarnya. (rls)

Share:

Jaga Kedaulatan Pangan, Polres Lubuk Linggau Gelar Tanam Raya Kuartal I


LUBUK LINGGAU,PWO – Pagi yang cerah di kawasan Jl. Madani, RT 07 Kelurahan Batu Urip, Kecamatan Lubuk Linggau Utara II, menjadi saksi bisu langkah nyata Polri dalam menjaga kedaulatan pangan bangsa. Pada Sabtu (7/3/2026), jajaran Polres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan melaksanakan kegiatan Tanam Raya Kuartal I Tahun 2026, sebuah aksi strategis untuk mendukung penuh program nasional Swasembada Pangan 2026.


Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan serentak di seluruh Indonesia yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dari Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Sementara itu, jajaran Polres di seluruh tanah air, termasuk Polres Lubuk Linggau, mengikuti prosesi tersebut secara khidmat melalui sambungan virtual Zoom Meeting.


Di lokasi kegiatan, Kapolres Lubuk Linggau melalui Wakapolres Kompol M. Syamsul Zachri, memimpin langsung jalannya penanaman. Beliau didampingi oleh Kabag SDM Kompol Ermi, Kabaglog Kompol Roy Z, Kasat Binmas, Kasat Samapta, serta sejumlah perwira dan personel Polres Lubuk Linggau yang tampak antusias turun ke lahan pertanian bersama warga.


- Sinergi Lintas Sektoral -

Kehadiran jajaran Pemerintah Kota Lubuk Linggau mempertegas solidaritas antarinstansi. Mewakili Wali Kota H. Rachmat Hidayat, tampak hadir Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kota Lubuk Linggau, H. Emra Endi Kusuma. Turut hadir pula Kepala Dinas Pertanian Hj. Dwi Eri Yanti, Kepala Dinas Perikanan H. Kamaludin, Lurah Batu Urip, serta para pejuang pangan dari kelompok tani setempat.


Dalam sambutannya, Wakapolres Kompol M. Syamsul Zachri menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian bukan sekadar pendampingan, melainkan bentuk tanggung jawab moral untuk memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat.


"Hari ini kita menanam bukan hanya bibit, tapi juga harapan. Polres Lubuk Linggau berkomitmen mengawal program Swasembada Pangan 2026 agar stabilitas ekonomi dan pangan di tingkat daerah, khususnya di Kota Lubuk Linggau, tetap terjaga kuat," ujar Kompol M. Syamsul Zachri di sela-sela kegiatan.


- Dukungan Penuh Pemerintah Kota -

Senada dengan hal tersebut, Asisten II H. Emra Endi Kusuma mengapresiasi langkah proaktif Polres Lubuk Linggau. Menurutnya, kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan petani adalah kunci utama dalam menghadapi tantangan pangan di masa depan. Dinas Pertanian dan Dinas Perikanan pun menyatakan siap memberikan pendampingan teknis agar hasil tanam raya kuartal pertama ini mencapai target maksimal.


Suasana kebersamaan begitu terasa saat para pejabat dan personel kepolisian melepas sepatu, menyingsingkan lengan baju, dan membaur bersama anggota kelompok tani di atas tanah berlumpur. Tanam Raya ini diharapkan menjadi pematik semangat bagi seluruh elemen masyarakat di Lubuk Linggau untuk mengoptimalkan lahan produktif demi kesejahteraan bersama.


Kegiatan yang berlangsung tertib dan penuh optimisme ini ditutup dengan sesi dialog singkat bersama para petani, menyerap aspirasi mereka sembari memperkuat tali silaturahmi yang harmonis antara Polri dan masyarakat. (rls)

Share:

Sunday, March 8, 2026

Dukung Asta Cita Presiden, Polres Musi Rawas Utara Bersama PPL Tanam Jagung Kwartal I


Muratara,PWO-Polres Musi Rawas Utara bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) menanam jagung serentak Kwartal I tahun 2026. 


Kegiatan penanakan jagung ini dilakukan bertujuan untuk mendukung Asta cita Presiden swasembada pangan. 


Penanaman jagung serentak dipimpin langsung oleh Waka Polres Musi Rawas Utara, Kompol Yulfikri, SH didampingi Kabag SDM, Kompol Edy Putra Jaya, S. Pd, Kasi Propam Ahmad Fauzi.SH .Kasi Humas Ipda M.Aliudin.SH Ka SPKT Ipda J.Silaban.SH.


Kegiatan penanaman jagung diikuti juga oleh perwira Polres Musi Rawas Utara PPLKabupaten Musi Rawas Utara. 


Penanman jagung dilakukan di areal 2 Hektar dari total 4 hektar lahan yang disiapkan, Sabtu (7/3/2026). 


Wakapolres Musi Rawas Utara, Kompol Yulfikri.S.H  mengharapkan tanaman jagung manis pada penanaman kuartal pertama tahun 2026 ini dapat berhasil seperti pada tahun 2025 yang lalu dalam rangka ketahanan pangan sebagaimana program Presiden. 


"Kita berharap penanaman jagung dapat hasil seperti tahun 2025 lalu, " Ucapnya. 


Sementara itu Kabag SDM Polres Musi Rawas Utara Kompol Edy Putra Jaya, S. Pd menjelaskan penanaman jagung diatas areal 2 hektar lahan dari 6 hektare lahan yang dipersiapkan. (**)

Share:

Polres Musi Rawas Bersama Stakeholder Tanam Jagung Serentak Kuartal I 2026 di Desa Suro, Serta Ikuti Zoom Meeting Bersama Kapolri


 

MUSI RAWAS,PWO-Polres Musi Rawas bersama stakeholder terkait mengikuti kegiatan Zoom Meeting Bersama Kapolri, Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026, Dalam Rangka Mendukung Swasembada Jagung, di Desa Suro, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas, Sabtu (7/3/2026).


Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional, khususnya dalam peningkatan produksi jagung sebagai komoditas strategis pertanian. Zoom meeting tersebut diikuti secara serentak oleh jajaran Polres di wilayah Polda Sumsel serta instansi terkait lainnya.


Hadir langsung dalam kegiatan tersebut, Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta SH, SIK, MH, diwakili, Wakapolres, Kompol Hendri SH, Kabag SDM, Kompol Rudi Hartono, beserta para PJU Polres Musi Rawas dan Kapolsek Muara Beliti, Iptu Miming.


Selain itu hadir juga, Asisten II Setda Musi Rawas, Mukhlisin, Kepala Dinas Pertanian dan Perternakan, Ir. Hayatun Nofrida, Danramil Tugumulyo, Kapten Inf Susanto, Perwakilan Kajari Musi Rawas, Perwakilan BPS Musi Rawas, Perwakilan Dinas Perkebunan, Perwakilan Dinas Ketahanan Pangan, Camat Muara Beliti, Desa Suro serta tamu undangan.


Dalam kesempatan itu, Wakapolres bersama stakeholder memberikan bantuan bibit jagung kepada Bapak Riduan kelompok Tani Cipta Karya, dengan luas lahan lebih kurang 2 hektare.


Selain itu, dilanjutkan Menyaksikan Zoom Meeting Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026, serta pameran dan dialog interatif bersama, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, M.Si, didampingi, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Sandy Nugroho, SH, SIK, M.Hum, serta PJU Mabes Polri dan PJU Polda Sumsel di Kabupaten Ogan Ilir (OI).


Dalam kesempatan itu, Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta SH, SIK, MH, melalui, Wakapolres, Kompol Hendri SH, mengatakan hari ini Polres Musi Rawas Bersama Stakeholder menggelar kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026, Dalam Rangka Mendukung Swasembada Jagung, di Desa Suro


"Selain itu, dilanjutkan menyaksikan Zoom Meeting Bersama Kapolri, Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026," kata Wakapolres


Wakapolres menjelaskan, selain melaksanakan kegiatan Penanaman Jagung serta menyaksikan Zoom Meeting Bersama Kapolri. Polres Musi Rawas, bersama stakeholder memberikan bantuan bibit jagung kepada Bapak Riduan kelompok Tani Cipta Karya, dengan luas lahan lebih kurang 2 hektare.


Untuk diketahui, keterlibatan Polri dalam kegiatan penanaman jagung ini merupakan wujud sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan stakeholder terkait dalam mendukung kesejahteraan petani serta ketahanan pangan nasional.


“Polri, khususnya Polres Musi Rawas, siap mendukung program ketahanan pangan melalui pendampingan, pengamanan, dan sinergi lintas sektor agar hasil pertanian masyarakat dapat terus meningkat,” jelasnya 


Lebih lanjut, Wakapolres berharap dengan adanya kegiatan ini, diharapkan sinergitas antarinstansi dapat terus terjalin dengan baik dalam rangka mendukung ketahanan pangan.


"Sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani jagung di Kabupaten Musi Rawas," akhirnya. (rls)

Share:

Tim Elang Timur Polsek Lubuk Linggau Timur Amankan Residivis Curanmor


LUBUK LINGGAU,PWO – Tim Elang Timur Unit Reskrim Polsek Lubuk Linggau Timur I berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor yang sempat meresahkan warga. Seorang remaja berinisial Z (15), warga Jalan Garuda, Kelurahan Lubuk Aman, diringkus polisi setelah teridentifikasi membawa kabur motor seorang pelajar di tengah situasi kericuhan jalanan.


Kapolres Lubuk Linggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi melalui Kapolsek Lubuk Linggau Timur I, AKP Rodiman, mengonfirmasi penangkapan tersebut berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP /B / 03 / III / 2026 yang dilaporkan pada Jumat (6/3/2026).


Peristiwa pencurian ini terjadi pada Jumat dini hari, 2 Januari 2026, sekitar pukul 04.20 WIB di Jalan Yos Sudarso, depan eks Kompi Lubuk Linggau. Korban, Ezi Pebri Andika, seorang pelajar asal Musi Rawas Utara, saat itu sedang berhenti di sebuah warung bakso bersama rekannya.


Suasana mencekam terjadi ketika tiba-tiba seorang rekan korban berlari meminta tolong karena dikejar oleh sekelompok orang bersenjata tajam jenis celurit. Karena ketakutan, korban langsung lari menyelamatkan diri ke dalam semak-semak di area eks Kompi, meninggalkan sepeda motor Honda Beat miliknya dengan kunci yang masih menempel.


"Saat situasi sudah aman dan korban keluar dari persembunyian, sepeda motor miliknya sudah raib. Saksi di lokasi melihat rombongan pengejar tersebutlah yang membawa kabur motor korban," jelas AKP Rodiman.


Setelah melakukan penyelidikan intensif selama beberapa waktu, Tim Elang Timur yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Ipda Vherry Andora akhirnya mendapatkan titik terang. Pada Kamis malam (5/3/2026) sekitar pukul 23.30 WIB, petugas mendapat informasi bahwa pelaku Z sedang berada di sebuah warung ayam geprek di Kelurahan Bandung Kiri.


Tanpa membuang waktu, petugas langsung melakukan penyergapan dan berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan. Dalam interogasi awal, remaja yang ternyata merupakan **residivis kasus pencurian tahun 2024** ini mengakui seluruh perbuatannya.


Berdasarkan pengakuan pelaku Z kepada penyidik, dia mengaku mengambil motor tersebut sendirian dengan memanfaatkan kelalaian korban yang meninggalkan kunci di motor saat terjadi keributan.


* Dijual ke Luar Kota: Sepeda motor Honda Beat warna silver tersebut telah dijual kepada seseorang yang tidak dikenal di Desa Kepala Curup, Kabupaten Rejang Lebong, dengan harga hanya Rp2.000.000,-.

* Motif Ekonomi: Uang hasil penjualan digunakan pelaku untuk membeli pakaian (baju dan celana) serta mencukupi kebutuhan sehari-hari.


- Proses Hukum Anak di Bawah Umur -

Mengingat status pelaku yang masih di bawah umur, proses hukum dijalankan dengan mengacu pada Pasal 476 KUHPidana Nasional Jo UU RI Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.


"Setelah dilakukan gelar perkara pada Jumat dini hari (6/3), status Z ditetapkan sebagai Anak Yang Berhadapan Dengan Hukum (ABH). Saat ini yang bersangkutan telah ditahan di Rutan Polres Lubuk Linggau untuk proses penyidikan lebih lanjut," tutup Kapolsek.


Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian materil sebesar Rp15.000.000,-. Pihak kepolisian juga terus mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan tidak meninggalkan kunci pengaman pada kendaraan dalam situasi apa pun. (rls)

Share:

Saturday, March 7, 2026

Satpol PP Empat Lawang Gelar Operasi Gabungan Cipta Kondisi Selama Ramadan


 

Empat Lawang,PWO – Dalam rangka menciptakan kondisi ketentraman, ketertiban, serta perlindungan masyarakat selama bulan suci Ramadan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Empat Lawang menggelar operasi gabungan bersama TNI dan Polri, Jumat (06/03/26) malam.


Operasi tersebut melibatkan puluhan personel dari berbagai unsur, yakni 40 personel Satpol PP Kabupaten Empat Lawang yang dipimpin langsung oleh Kepala Satpol PP, 38 personel Polres Empat Lawang yang dipimpin Kabag Ops, serta 7 personel TNI yang dipimpin oleh Pabung 0405.


Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Empat Lawang, Mgs A Nawawi, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk sinergi dan kerja sama antara pemerintah daerah dengan aparat TNI dan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya selama bulan Ramadan.


“Alhamdulillah, sebelum bulan Ramadhan lalu kita telah melaksanakan pemberian himbauan kepada pengusaha-pengusaha terkhususnya pada tempat hiburan malam dan Cafetaria yang selama ini sebagai salah satu tempat pengunjung pusat hiburan,” jelasnya.


Ia menambahkan, dalam kegiatan tersebut pihaknya juga mengimbau para pemilik tempat hiburan untuk menutup sementara kegiatan selama bulan Ramadan.


“Pada malam itu kita menghimbau untuk menutup kegiatan hiburan selama bulan Ramadhan dan terbukti pada malam hari ini alhamdulillah kita tidak menemukan adanya tempat hiburan ataupun cafe yang buka. Itu merupakan keinginan kita bersama semoga tercipta ketentraman, ketertiban dan perlindungan masyarakat di Kabupaten Empat Lawang,” sambungnya.


Selain itu, Nawawi juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Empat Lawang untuk bersama-sama menjaga situasi yang kondusif selama bulan Ramadan.


“Mari bersama-sama menciptakan kondisi dan situasi ketentraman, ketertiban masyarakat serta apapun yang kita hadapi dan laksanakan hendaknya kita jaga dalam rangka kondisi dan kenyamanan bersama,” tutupnya.

Share:

Friday, March 6, 2026

Kapolres Musi Rawas Kunjungi BPBD, Bahas Kesiapan Penanggulangan Bencana Jelang Idul Fitri


 

MUSI RAWAS,PWO – Kapolres Musi Rawas,  AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H. melakukan kunjungan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah Musi Rawas pada Jumat, 6 Maret 2026, sekitar pukul 10.00 WIB.


Dalam kunjungan tersebut, Kapolres didampingi Plt. Kepala BPBD Musi Rawas, A. Darsan. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi serta memastikan kesiapan sarana dan prasarana dalam menghadapi potensi bencana di wilayah Kabupaten Musi Rawas.


Kapolres menjelaskan bahwa BPBD merupakan salah satu mitra strategis bagi Polri dan TNI dalam penanganan berbagai kejadian bencana di lapangan.


“BPBD ini merupakan salah satu mitra strategis kami. TNI, Polri, dan BPBD sering berdampingan di lapangan, khususnya dalam penanggulangan bencana. Kami hadir di BPBD untuk memastikan ketersediaan dukungan alat untuk penanggulangan bencana. Kalau saya lihat memang peralatan cukup baik hanya saja akan lebih baik dilakukan penambahan,” jelas Kapolres.


Lebih lanjut, Kapolres menambahkan bahwa menjelang libur Hari Raya Idul Fitri, terdapat beberapa lokasi wisata air di wilayah Musi Rawas yang perlu mendapat perhatian khusus terkait aspek keselamatan pengunjung.


“Menjelang liburan Hari Raya Idul Fitri ini, di wilayah Musi Rawas terdapat wisata air seperti Danau Aur dan Danau Gegas. Hal ini tentu perlu menjadi perhatian bersama antara kami dengan BPBD, guna mengantisipasi potensi kejadian yang tidak diinginkan,” tutup Kapolres.


Kunjungan tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Polri dan BPBD dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya menjelang momentum libur panjang Idul Fitri. (rls)

Share:

Ramadhan Penuh Berkah, Polres Musi Rawas Buka Puasa Bersama Anak Yatim dan Kaum Dhuafa, Serta Salurkan Santunan


MUSI RAWAS,PWO-Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Polres Musi Rawas menggelar kegiatan buka puasa bersama anak yatim dan kaum dhuafa dengan mengusung tema “Ramadan Penuh Berkah, Berbagi Kebahagiaan dan Mempererat Tali Silaturahmi.” 


Kegiatan ini berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan dipusatkan di Gedung Atmani Wedhana Polres Musi Rawas, Desa Muara Beliti Baru, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas, Kamis (5/3/2026).


Kegiatan buka puasa bersama tersebut dihadiri oleh, Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, SH, SIK, MH, bersama, Wakapolres, Kompol Hendri SH, dihadiri para PJU Polres Musi Rawas.


Dan, hadir juga Santri RTQ Cendikia Baznas Masjid Agung Darussalam sebanyak 52 orang, Pengurus RTQ Cendikia Baznas Masjid Agung Darussalam sebanyak 7 orang. 


Selain buka puasa bersama, kegiatan juga diisi dengan pemberian santunan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan agar mereka dapat merasakan kebahagiaan di bulan Ramadan.


Dalam kesempatan itu, Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, SH, SIK, MH, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan Polri khususnya Polres Musi Rawas, dengan masyarakat terlebih lagi kepada anak-anak yatim dan kaum dhuafa di bulan suci Ramadan yang penuh berkah.


“Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan serta mempererat tali silaturahmi antara Polri khususnya Polres Musi Rawas dan masyarakat. Semoga kebersamaan ini membawa keberkahan bagi kita semua,” kata Kapolres


Kapolres menjelaskan, selain buka puasa bersama, kegiatan juga diisi dengan pemberian santunan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan agar mereka dapat merasakan kebahagiaan di bulan Ramadan.


Kemudian, kegiatan ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan antara Polres Musi Rawas dan masyarakat, serta menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.


Selanjutnya, dengan adanya kegiatan ini, Polres Musi Rawas berharap nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan silaturahmi dapat terus terjaga, khususnya di momentum bulan suci Ramadan yang penuh rahmat dan ampunan.


"Dan, dengan dilaksanakan kegiatan ini meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri khususnya Polres Musi Rawas, bahwa Polri selalu menjadi pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat khususnya diwilayah hukum Polres Musi Rawas," singkatnya


Suasana penuh kebersamaan terlihat saat seluruh peserta mengikuti rangkaian acara, mulai dari tausiah keagamaan, doa bersama, hingga berbuka puasa bersama. (rls)

Share:

Tertangkap Basah Saat Menimbang Barang Haram Diduga Sabu, Residivis Disergap Aparat


LUBUK LINGGAU,PWO – Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Lubuk Linggau kembali menunjukkan taringnya dalam memberantas peredaran gelap narkotika di Bumi Sebiduk Semare. 


Seorang pria berinisial OH (33) warga Kel. Siring Agung Kec. Lubuk Linggau Selatan II, yang diketahui merupakan residivis kasus serupa, tak berkutik saat disergap petugas di sebuah rumah bedeng di kawasan Taba Pingin, Kamis (5/3/2026) dini hari.


Penangkapan dramatis ini dipimpin langsung oleh Kanit Idik I Ipda Purwo Arie Handoko atas instruksi tegas Kasat Res Narkoba Polres Lubuk Linggau, AKP M. Romi.


Tertangkap Basah Saat Menimbang Barang Haram

Penggerebekan yang terjadi sekitar pukul 00.10 WIB tersebut berawal dari laporan masyarakat yang resah akan adanya aktivitas peredaran narkotika di lingkungan mereka. Tak butuh waktu lama bagi petugas untuk melakukan penyelidikan dan memastikan sasaran.


Saat petugas merangsek masuk ke dalam rumah bedeng, OH didapati sedang asyik menimbang plastik klip yang diduga kuat berisi sabu. Menyadari kehadiran polisi, pelaku sempat mencoba melarikan diri, namun kesigapan anggota di lapangan membuat upaya pelarian residivis ini berakhir sia-sia.


"Pelaku tertangkap tangan sedang mempersiapkan paket narkotika. Meski sempat mencoba kabur, tim kami berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan berarti," ujar AKP M. Romi.


Barang Bukti Lengkap: Dari Sabu Hingga Alat Hisap

Dalam penggeledahan yang dilakukan secara teliti di lokasi kejadian, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang memperkuat dugaan peran pelaku sebagai pengedar, diantaranya: 1 plastik klip sedang dan 2 plastik klip kecil berisi kristal putih (diduga sabu) yang ditemukan di dekat kaki pelaku dan di atas meja.


Selain itu, petugas juga mengamankan 2 unit timbangan digital, 2 ball plastik klip bening, serta wadah plastik bekas merk Pepsodent yang digunakan untuk menyimpan plastik klip.


Di TKP petugas juga mengamankan 1 buah alat hisap sabu (bong) dan 3 potongan pipet plastik modifikasi warna hitam.


Dihadapan petugas, OH mengakui bahwa seluruh barang haram dan peralatan tersebut adalah miliknya.


Atas perbuatannya, OH kini harus kembali merasakan dinginnya sel tahanan Mapolres Lubuk Linggau. Ia dijerat dengan pasal berlapis guna memberikan efek jera, terutama mengingat statusnya sebagai residivis.


Pelaku disangkakan melanggar Pasal 114 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo UU No. 1 Tahun 2023 (KUHP Baru) Jo UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, atau Pasal 609 ayat (1) huruf a UU No. 1 Tahun 2023.


Polres Lubuk Linggau menegaskan tidak akan memberi ruang bagi para bandar maupun pengedar narkotika. Partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi sangat diapresiasi guna menjaga kota tetap kondusif dan bersih dari narkoba.(rls)

Share:

Wednesday, March 4, 2026

Dukung Program Asta Cita, Polres Musi Rawas Renovasi Jembatan Besi Sungai Pring di Desa Pulau Panggung


 

MUSI RAWAS,PWO-Dalam rangka mendukung Program Asta Cita, Polres Musi Rawas, melakukan kegiatan renovasi Jembatan Besi Sungai Pring di Desa Pulau Panggung, Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas, Rabu (4/3/2026).


Kegiatan renovasi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri khususnya Polres Musi Rawas, terhadap infrastruktur masyarakat yang memiliki peran vital dalam menunjang aktivitas perekonomian dan mobilitas warga. 


Diketahui, Jembatan Besi Sungai Pring, dengan ukuran panjang 20 meter dan lebar 3,5 meter, yang merupakan akses utama yang menghubungkan Desa Sukamenang menuju Desa Pulau Panggung dan Desa Binjai, sehingga keberadaannya sangat penting bagi masyarakat.


Dalam kesempatan itu, Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, SH, SIK, MH, mengatakan kegiatan ini merupakan implementasi nyata dukungan Polri terhadap Program Asta Cita, yang menekankan pada penguatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. 

"Dengan kondisi jembatan yang lebih kokoh dan aman, diharapkan dapat meningkatkan kelancaran distribusi hasil pertanian serta aktivitas sehari-hari warga khususnya diwilayah Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas," kata Kapolres


Kapolres menjelaskan, renovasi dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan personel Polres Musi Rawas bersama masyarakat setempat diwilayah Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas.


Adapun perbaikan meliputi penguatan rangka besi, penggantian plat besi, serta pengecatan ulang untuk mencegah korosi dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan.


Masyarakat Desa Pulau Panggung menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi kepedulian Polres Musi Rawas dalam membantu memperbaiki fasilitas umum yang sangat dibutuhkan.


"Melalui kegiatan ini, Polres Musi Rawas berharap sinergitas antara Polri dan masyarakat semakin kuat, serta kehadiran Polri dapat terus dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat," jelasnya


Kapolres berharap, renovasi Jembatan Besi Sungai Pring dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari.


Kemudian, diharapkan akses transportasi masyarakat semakin lancar, khususnya dalam mendukung distribusi hasil pertanian dan perekonomian warga.


Lalu, sebagai wujud nyata dukungan terhadap Program Asta Cita dalam mendorong pembangunan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi masyarakat. Selanjutnya, terjalinnya sinergi dan kemitraan yang semakin kuat antara Polri dan masyarakat dalam menjaga serta merawat fasilitas umum demi kepentingan bersama.


"Serta, menumbuhkan semangat gotong royong serta meningkatkan rasa kepedulian terhadap lingkungan dan infrastruktur desa. Dengan kondisi jembatan yang lebih kokoh dan aman, diharapkan dapat meminimalisir risiko kecelakaan serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan," harapnya.

Share:

Anev Reformasi Birokrasi Polda Sumsel 2025, Polres Lubuk Linggau berhasil meraih Juara 2


PALEMBANG,PWO – Komitmen Polres Lubuk Linggau dalam menghadirkan pelayanan publik yang bersih, transparan, dan bebas mal-administrasi membuahkan hasil manis. Dalam ajang bergengsi Laporan Kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) Reformasi Birokrasi Polda Sumsel Tahun 2025, Polres Lubuk Linggau berhasil meraih Juara 2 jajaran Polda Sumsel atas Penilaian Mal-Administrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik (Opini Ombudsman) Tahun 2025.


Penghargaan prestisius ini diserahkan dalam rangkaian acara yang berlangsung khidmat di Grand Ballroom Hotel The Zuri, Palembang, Rabu (4/3). Posisi pertama diraih oleh Polres OKU Timur, sementara Polres Lubuk Linggau kokoh di urutan kedua, mengungguli puluhan Satwil lainnya di jajaran Polda Sumatera Selatan.


- Apresiasi Atas Integritas Pelayanan -


Kegiatan ini dihadiri oleh tokoh-tokoh kunci transformasi Polri, di antaranya Karorena Polda Sumsel Kombes Pol. Budi Suryanto, Ketua beserta Tim Ombudsman RI Perwakilan Sumsel, para Kapolres jajaran, hingga jajaran pejabat utama (PJU) pengemban fungsi pelayanan publik dari seluruh Satker dan Satwil Polda Sumsel.


Kehadiran para Kasat Intelkam, Kasat Lantas, hingga KSPKT dalam forum ini menegaskan bahwa penilaian Ombudsman bukan sekadar angka, melainkan cerminan kepuasan masyarakat terhadap layanan kepolisian di lapangan.


"Prestasi ini adalah buah kerja keras seluruh personel Polres Lubuk Linggau. Kami tidak hanya mengejar predikat, tapi memastikan masyarakat mendapatkan hak pelayanannya secara prima dan tanpa hambatan birokrasi," ujar Kapolres Lubuk Linggau di sela kegiatan.


- Penguatan Kapasitas Menuju Polri yang Adaptif -


Tak hanya seremoni pemberian penghargaan, acara ini juga menjadi wadah "recharging" ilmu bagi aparat penegak hukum. Beberapa materi strategis yang disampaikan meliputi:


1. Reformasi Kelembagaan Polri: Disampaikan oleh Kabag Anev Ombudsman RI, menekankan pentingnya pengawasan internal dan eksternal.

2. Tata Kelola Kepolisian yang Adaptif: Paparan dari Akademisi Fisip UNSRI mengenai cara Polri merespons perubahan zaman yang serba digital.

3. Transparansi dan Kepercayaan Publik: Bedah kasus dan strategi dari Ombudsman RI untuk meminimalisir komplain masyarakat.

4. Anev Reformasi Birokrasi: Arahan teknis dari Kabag RBP Rorena Polda Sumsel, AKBP Gustavianus, terkait langkah strategis di T.A 2026.


- Menuju Standar Emas Pelayanan -


Keberhasilan Polres Lubuk Linggau meraih Opini Kualitas Tertinggi dari Ombudsman ini menjadi standar baru bagi Bumi Sebiduk Semare. Dengan raihan juara kedua ini, Polres Lubuk Linggau membuktikan bahwa inovasi pelayanan di bagian SIM, SKCK, hingga sentra pelayanan kepolisian terpadu telah berjalan di jalur yang tepat.


Langkah ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi seluruh personel untuk tidak berpuas diri, melainkan terus berbenah demi mewujudkan Polri yang semakin dipercaya dan dicintai masyarakat melalui birokrasi yang sehat dan melayani.

Share:

Comments

Blog Archive