Cepat Tepat dan Akurat


Wednesday, May 27, 2026

Sinergi dan Kepedulian: Polres Musi Rawas Bersama Polsek Jajaran Kurbankan 61 Ekor Hewan pada Idul Adha 1445 H


MUSI RAWAS,PWO — Momentum Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah yang jatuh pada hari ini, Rabu, 27 Mei 2026, dirayakan dengan penuh khidmat dan semangat berbagi oleh segenap keluarga besar Kepolisian Resor (Polres) Musi Rawas. 


Tidak tanggung-tanggung, pada perayaan kurban tahun ini, Polres Musi Rawas beserta Polsek Jajaran menyembelih total 61 ekor hewan kurban, yang terdiri dari 57 ekor sapi dan 4 ekor kambing.


​Pelaksanaan ibadah kurban ini dibagi menjadi dua titik utama. Untuk lingkungan Mapolres Musi Rawas, penyembelihan 15 ekor sapi dipusatkan di Asrama Tribrata Polres Mura. Sementara itu, 42 ekor sapi dan 4 ekor kambing dari personel Polsek jajaran serta keluarga dilaksanakan di lingkungan tempat tinggal masing-masing Polsek.


​Kegiatan mulia ini dipimpin langsung oleh Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., dengan didampingi oleh Wakapolres Musi Rawas, Kompol Azmi Halim Permana, S.I.K., M.A.P., serta dihadiri oleh Pejabat Utama (PJU) dan seluruh personel Polres Musi Rawas.


​Wujud Ketakwaan dan Kedekatan dengan Masyarakat

​Dalam sambutannya di sela-sela memantau prosesi penyembelihan, Kapolres Musi Rawas menekankan bahwa esensi kurban bukan sekadar ritual tahunan, melainkan momentum untuk mengasah empati sosial dan memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat.


​"Idul Adha adalah momentum bagi kita semua untuk meneladani keikhlasan dan semangat pengorbanan. Melalui 57 ekor sapi dan 4 ekor kambing yang dikurbankan hari ini, kami ingin memastikan bahwa kehadiran Polri tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga membawa kemaslahatan dan kebahagiaan langsung di tengah-tengah masyarakat. Semoga berkah kurban ini mempererat silaturahmi dan membawa kedamaian di Kabupaten Musi Rawas," ujar AKBP Agung Adhitya Prananta.


​Distribusi Tepat Sasaran dan Ungkapan Syukur Warga

​Untuk memastikan manfaat kurban dirasakan secara merata, seluruh daging kurban didistribusikan secara door-to-door dan terjadwal kepada berbagai elemen masyarakat yang membutuhkan. Mulai dari pondok pesantren, panti jompo, panti sosial, rekan-rekan media, Organisasi Kepemudaan (OKP), komunitas ojek, warga binaan, Pekerja Harian Lepas (PHL) Polres, hingga warga yang berada di sekitar lingkungan Polres maupun Polsek jajaran.


​Rasa haru dan bahagia pun terpancar dari wajah para penerima manfaat. Salah seorang perwakilan warga yang menerima paket daging kurban menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya yang mendalam kepada Polres Musi Rawas.


​"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolres dan seluruh anggota Polres Musi Rawas. Bantuan daging kurban ini sangat berarti bagi keluarga kami di hari raya ini. Semoga kebaikan Bapak-Bapak Polisi dibalas oleh Allah SWT, dan Polres Musi Rawas selalu dicintai dan dekat di hati masyarakat," ungkap ibu Leli, pengurus Panti Jompoh Harapan Kita kec. Tugumulyo kab Musi Rawas dengan mata berkaca-kaca.


​Dengan terlaksananya kegiatan ini, Polres Musi Rawas kembali membuktikan komitmennya untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan mitra sejati masyarakat yang humanis dan peduli sesama.

Share:

Tuesday, May 26, 2026

Polres Musi Rawas Gerebek Arena Sabung Ayam, 7 Orang Diamankan dan 14 Ekor Ayam


MUSI RAWAS,PWO-Satreskrim Polres Musi Rawas menggerebek arena perjudian sabung ayam di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan. 


Dalam penggerebekan tersebut, sebanyak tujuh orang berhasil diamankan.

Penggerebekan itu dilakukan di Jalan Kalisereng, Kelurahan B Srikaton, Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas, sekitar pukul 16.00 WIB, Minggu (24/5/2026).


Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, SH, SIK, MH, didampingi, Kasat Reskrim, AKP Redho Agus Suhendra membenarkan adanya penggerebekan arena sabung ayam tersebut saat dikonfirmasi.


"Terkait itu benar, memang kita melakukan penggerebekan terkait perjudian sabung ayam itu," katanya, Minggu (24/5/2026).


Kapolres mengatakan, dari lokasi kejadian pihaknya berhasil mengamankan 14 ekor ayam yang diduga digunakan untuk perjudian sabung ayam.


"Adapun ayam yang berhasil kami amankan berjumlah 14 ekor," ucapnya.


Kembali, Kapolres menjelaskan, selain itu, polisi juga mengamankan tujuh orang dari lokasi penggerebekan. Salah satu yang diamankan diduga merupakan bandar perjudian sabung ayam tersebut.


"Total orang yang diamankan ada tujuh orang. Dari tujuh orang itu ada bandar yang kami amankan, namun saat ini masih kami dalami terlebih dahulu keterlibatannya. Tujuh orang itu yang kami amankan di TKP," jelasnya.


Kapolres menambahkan, pihaknya juga menyita sejumlah uang yang diduga hasil perjudian. Namun, hingga kini uang tersebut masih dalam proses penghitungan.


"Ada uang juga yang diamankan, namun masih dilakukan penghitungan jadi belum tahu nominal pasti uang hasil perjudian tersebut. Masih kita dalami," akhirnya.

Share:

Monday, May 25, 2026

Diduga Tempat Transaksi Narkoba, Polisi Grebek Sebuah Warung


LUBUKLINGGAU,PWO-Satuan Reserse Narkoba Polres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya. Seorang pria berinisial S (57), warga Jalan Ariodillah I No. 2558, RT 031 RW 008, Kelurahan 20 Ilir D IV, Kecamatan Ilir Timur I, Kota Palembang, berhasil diamankan petugas dalam pengungkapan kasus narkotika di kawasan Jalan A. Yani, Kelurahan Pasar Satelit, Kecamatan Lubuk Linggau Utara II, Kota Lubuk Linggau, Sabtu malam (23/5/2026).


Pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan masyarakat yang menyebutkan bahwa lokasi di pinggir Jalan A. Yani tersebut kerap dijadikan tempat transaksi narkotika. Menindaklanjuti informasi itu, Kasat Res Narkoba Polres Lubuk Linggau, AKP M. Romi, langsung memerintahkan KBO Sat Res Narkoba IPDA M. Deden beserta tim untuk melakukan penyelidikan secara intensif.


Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, pada Sabtu, 23 Mei 2026, sekitar pukul 20.50 WIB, tim Satres Narkoba Polres Lubuk Linggau bergerak menuju sebuah warung di pinggir Jalan A. Yani yang dicurigai menjadi lokasi aktivitas peredaran narkoba.


Saat tiba di lokasi, petugas langsung mengamankan seorang pria yang mengaku bernama S. Tidak berhenti sampai di situ, anggota Satres Narkoba kemudian melakukan penggeledahan di warung milik tersangka.


Dari hasil penggeledahan tersebut, polisi menemukan sejumlah barang bukti narkotika yang disembunyikan di dalam sebuah kotak lampu merek HANNOCHS. Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain satu bungkus plastik klip bening berisi kristal putih diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 5,37 gram.


Selain itu, petugas juga menemukan tiga bungkus plastik klip bening berisi 25 butir pil berbentuk lonjong berwarna cokelat muda berlogo Maserati yang diduga narkotika golongan I jenis ekstasi dengan berat bruto 9,63 gram.


Tak hanya itu, ditemukan pula satu bungkus plastik klip bening berisi 22 butir pil berbentuk persegi panjang berwarna hijau dan kuning bertuliskan “MARVEL” yang juga diduga ekstasi golongan I dengan berat bruto 11,45 gram.


Seluruh barang bukti beserta tersangka kemudian langsung dibawa ke Satres Narkoba Polres Lubuk Linggau guna menjalani proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.


Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Selain itu, tersangka juga disangkakan subsider Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.


Polres Lubuk Linggau mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi terkait peredaran narkotika demi terciptanya lingkungan yang aman dan bersih dari penyalahgunaan narkoba.

Share:

Saturday, May 23, 2026

Sinergi Religi: Kapolres Musi Rawas Serahkan Bantuan Tempat Wudhu dari Kapolda Sumsel untuk Ponpes Walisongo

 



​MUSI RAWAS PWO– Dalam rangka memperkuat sinergitas antara kepolisian dengan tokoh agama dan lingkungan pondok pesantren, Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, menyerahkan secara langsung fasilitas Tempat Wudhu bantuan dari Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol Dr. Shandi Nugroho.S.I.K.,S.H.M.Hum


​Acara penyerahan tersebut berlangsung dengan khidmat pada Sabtu (23/5/2026) siang, sekitar pukul 14.00 WIB, bertempat di Pondok Pesantren (Ponpes) Walisongo, Desa F. Trikoyo, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas.


​Kehadiran Kapolres Musi Rawas beserta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Musi Rawas disambut hangat oleh Pimpinan Ponpes Walisongo, Ustadz Heri Subekti, beserta para pengurus dan ratusan santri yang tampak antusias mengikuti jalannya acara.


​Dalam sambutannya, Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta,S.H.,S.I.K.,M.H menyampaikan bahwa pembangunan fasilitas tempat wudhu ini merupakan wujud kepedulian nyata dari Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Shandi Nugroho,S.I.K.,S.H.,M.Hum terhadap kenyamanan ibadah masyarakat, khususnya para santri di Ponpes Walisongo.


​"Bantuan ini merupakan bentuk perhatian dan kasih sayang bapak Kapolda Sumsel kepada adik-adik santri di sini. Kami berharap, dengan adanya fasilitas tempat wudhu yang lebih layak dan bersih ini, para santri dapat semakin nyaman, khusyuk, dan bersemangat dalam melaksanakan ibadah maupun aktivitas belajar sehari-hari," ujar Kapolres.


​Lebih lanjut, AKBP Agung Adhitya Prananta juga menambahkan bahwa momen ini bukan sekadar seremonial peresmian fisik semata, melainkan sarana yang sangat penting untuk mempererat tali silaturahmi serta sinergitas antara Polri, ulama, dan masyarakat.


 Menurutnya, dukungan dari tokoh agama sangat krusial dalam menjaga situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif di wilayah hukum Polres Musi Rawas.


​Sementara itu, Pimpinan Ponpes Walisongo, Ustadz Heri Subekti, mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kapolda Sumsel dan Kapolres Musi Rawas beserta jajaran atas bantuan yang telah diberikan.


​"Kami mewakili seluruh keluarga besar Ponpes Walisongo mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas bantuan tempat wudhu dari Bapak Kapolda Sumsel. Fasilitas ini sangat bermanfaat bagi kami semua di sini. Semoga kebaikan ini bernilai ibadah dan menjadi ladang amal jariyah bagi seluruh jajaran kepolisian," ungkap Ustadz Heri Subekti.


​Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi peresmian secara simbolis yang menandai bahwa fasilitas tempat wudhu tersebut telah siap digunakan secara fungsional oleh warga pesantren. 


Kegiatan berjalan dengan lancar, tertib, dan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan serta kedamaian bangsa.


Share:

Thursday, May 21, 2026

Sentuhan Humanis Kapolres Musi Rawas di Hari Bhayangkara ke-80, Korban Lakalantas Terima Bantuan Tongkat dan Sembako


MUSI RAWAS,PWO-Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.Hum., kembali menunjukkan kepedulian sosial kepada masyarakat dengan memberikan bantuan kepada korban kecelakaan lalu lintas, diruang lobi Mapolres Musi Rawas, sekitar pukul 14.10 WIB, Kamis (21/5/2026). 


Bantuan tersebut diberikan kepada Aldo Febriansyah, warga Kelurahan Pasar Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas, yang sebelumnya mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Lintas Sumatera, tepatnya di Desa Muara Kati Baru II, Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut, pada Selasa 17 Desember 2024 sekitar pukul 19.00 WIB.


Dalam peristiwa kecelakaan antara sepeda motor dan mobil truk tersebut, Aldo yang merupakan penumpang sepeda motor mengalami luka serius pada bagian kaki hingga harus menjalani amputasi.


Penyerahan bantuan berlangsung penuh haru. Aldo hadir didampingi sang ayah dan tampak sangat senang menerima perhatian serta bantuan dari Kapolres Musi Rawas. Diketahui, keluarga Aldo merupakan keluarga dengan kondisi ekonomi kurang mampu, sehingga bantuan tersebut sangat berarti bagi mereka.


Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.Hum, didampingi Kasat Lantas, Muriyanto S.H, M.H, serta Kanit Gakkum, Iptu Harris Joko, S.H.


Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya korban kecelakaan lalu lintas yang membutuhkan perhatian dan dukungan moril maupun sosial.


“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban saudara Aldo dan keluarganya. Polri hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga hadir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Kapolres.


Kapolres juga memberikan motivasi kepada Aldo agar tetap semangat menjalani kehidupan dan tidak menyerah dengan kondisi yang dialaminya.


"Jangan pernah putus asa. Tetap semangat dan terus berjuang demi masa depan yang lebih baik,” tambahnya.


Sementara itu, ayah Aldo mengucapkan rasa terima kasih kepada Kapolres Musi Rawas beserta jajaran atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada anaknya. 


"Sebagai seorang ayah, saya merasa terharu. Karena di tengah kondisi ekonomi keluarga yang serba terbatas, masih ada perhatian dan kepedulian dari jajaran Polres Musi Rawas," singkatnya.

Share:

​Wujudkan Hunian Layak, Polres Musi Rawas dan Pemkab Mura Bedah 2 unit Rumah di Srimulyo dan M.Sitiharjo


MUSI RAWAS,PWO – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Musi Rawas kembali menunjukkan komitmen nyata dalam bidang kepedulian sosial.


 Bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas (Pemkab Mura), Polres Mura menggelar kegiatan peletakan batu pertama program bedah rumah sebanyak 2 unit di dua kecamatan berbeda pada Rabu (20/5/2026) pagi.


​Kegiatan kemanusiaan yang dimulai pukul 09.30 WIB ini dilaksanakan di Desa Srimulyo, Kecamatan STL Ulu Terawas, dan Desa M. Sitiharjo, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas. 


Program kolaboratif ini juga dilakukan guna menyelaraskan Program Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Shandi Nugroho,S.I.K.,S.H.,M.Hum serta menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia.


​Pada titik pertama di Desa Srimulyo, bantuan bedah rumah diberikan kepada Bapak Sukiman (95), seorang petani lansia. Hadir dalam acara tersebut Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta,S.H.,S.I.K.,M.H yang diwakili oleh Kasat Binmas AKP Amirudin Iskandar, Bupati Musi Rawas yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Keuangan Bp. M. Nasir, perwakilan Kajari Bp. Dwi, perwakilan Bank Sumsel Ibu Santi.


​Turut mendampingi Kapolsek STL Ulu Terawas AKP Dedy Purnomo, Danramil Terawas Kapten INF. Wel Edwar, Camat STL Ulu Terawas Bp. M. Pahip, M.Si., jajaran kepala desa, BPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tokoh pemuda setempat. Peletakan batu pertama di lokasi ini selesai secara simbolis pada pukul 10.45 WIB.


​Perjalanan berlanjut ke titik kedua di Desa M. Sitiharjo, Kecamatan Tugumulyo. Di lokasi ini, bantuan bedah rumah diserahkan kepada Bapak Agus Salim (36) yang juga berprofesi sebagai petani.


​Kegiatan di titik kedua dihadiri oleh unsur Forkopimda yang sama, dengan perwakilan Bupati Musi Rawas didelegasikan kepada Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Bp. Dr. Wahyu Wibisono Wahid, S.S.TP., M.E. Hadir pula Kapolsek Tugumulyo AKP Rusdan, S.H., Pabung Dandim 0406 LLG Mayor Hendri Sugiarto, serta Camat Tugumulyo Bp. P. Sujatmiko, S.Si., M.Pd.


 Rangkaian acara di lokasi kedua ini rampung pada pukul 12.15 WIB.

​Rangkaian acara di kedua lokasi berlangsung khidmat dan tertib, dimulai dari pembukaan, doa bersama, hingga kata sambutan dari kepala desa selaku perwakilan tuan rumah.


​Dalam sambutannya, Kapolres Musi Rawas AKBP.Agung Adhitya Prananta,S.H.,S.I.K.,M.H  yang diwakili oleh Kasatbinmas menekankan bahwa program bedah rumah ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri dan pemerintah daerah di tengah masyarakat yang membutuhkan.


 Senada, Bupati Musi Rawas melalui Staf Ahli Bupati menyampaikan apresiasi atas sinergitas solid yang terbangun demi meningkatkan kesejahteraan dan kelayakan hidup warga Musi Rawas.


​Acara kemudian ditutup dengan prosesi peletakan batu pertama secara simbolis oleh para pejabat yang hadir dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif. 


Bantuan ini diharapkan mampu mewujudkan Harapan masyarakat untuk mendapatkan Hunian yang Layak serta kedaulatan bangsa yang tangguh melalui kesejahteraan masyarakat yang merata.

Share:

Cegah Konflik Pertanahan Berkembang Lebih Besar, Polres Lubuk Linggau Gandeng BPN Gelar Pelatihan


LUBUK LINGGAU,PWO – Dalam rangka memperkuat kompetensi personel di garda terdepan, Kepolisian Resor (Polres) Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan menggelar Pelatihan Peningkatan Kemampuan Bhabinkamtibmas dalam Bidang Pertanahan. Kegiatan yang berlangsung khidmat dan interaktif ini dilaksanakan di Aula Tathya Dharaka Mapolres Lubuklinggau pada Rabu, 20 Mei 2026.


Pelatihan strategis ini diinisiasi sebagai langkah konkret kepolisian dalam membekali para personel Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) agar memiliki pemahaman yang komprehensif terkait regulasi, hukum, dan penyelesaian sengketa pertanahan yang kerap terjadi di tengah masyarakat.


Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kota Lubuk Linggau, Yohanes Rustanto, S.S.T, M. Eng, yang juga bertindak sebagai narasumber utama. Kehadiran pihak otoritas pertanahan ini menegaskan sinergi yang kuat antara kepolisian dan BPN dalam menjaga stabilitas agraria di daerah.


Dari jajaran internal kepolisian, hadir Kasat Binmas Polres Lubuk Linggau AKP Nyoman Sutrisno yang memimpin jalannya acara, didampingi KBO Sat Binmas Ipda Bambang Sudiarsa, serta Ps. Kanit Bhabinkamtibmas Aiptu Juni Apriadi. Pelatihan ini juga diikuti secara penuh oleh para Kanit Binmas jajaran Polsek, seluruh personel Bhabinkamtibmas Polres Lubuk Linggau, personel Sat Binmas, serta sejumlah pegawai dari Kantor ATR/BPN Kota Lubuk Linggau.


Dalam arahannya, Kapolres Lubuk Linggau melalui Kasat Binmas AKP Nyoman Sutrisno menyampaikan bahwa persoalan pertanahan merupakan salah satu isu sensitif yang bersentuhan langsung dengan dinamika sosial masyarakat. Oleh sebab itu, Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Polri di lapangan harus memiliki bekal pengetahuan yang mumpuni agar mampu bertindak sebagai fasilitator dan problem solver yang presisi.


Bhabinkamtibmas senantiasa menjadi pihak pertama yang menerima aduan masyarakat, termasuk konflik batas tanah maupun legalitas lahan. Melalui pelatihan bersama ATR/BPN ini, diharapkan para personel dapat memberikan edukasi yang benar kepada warga serta mampu melakukan langkah deteksi dini guna mencegah konflik pertanahan berkembang menjadi gangguan kamtibmas yang lebih besar, ujar AKP Nyoman Sutrisno.


Sementara itu, Kepala ATR/BPN Kota Lubuk Linggau, Yohanes Rustanto, memaparkan materi mendalam mengenai prosedur pendaftaran tanah, pemahaman sertifikasi, hingga pemetaan potensi konflik agraria. Ia mengapresiasi langkah progresif Polres Lubuk Linggau yang tanggap dalam menyelaraskan kemampuan personelnya dengan regulasi pertanahan terbaru.

Sinergitas ini sangat positif. Dengan pemahaman yang selaras antara BPN dan kepolisian, khususnya Bhabinkamtibmas, proses sosialisasi program strategis nasional seperti Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap atau PTSL dapat berjalan lebih lancar dan aman di tingkat kelurahan, ungkap Yohanes Rustanto.


Selama pelatihan berlangsung, para peserta tampak antusias mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab terkait studi kasus riil yang sering mereka temukan di lapangan. Pola pendekatan yang humanis dan solutif menjadi penekanan utama agar kehadiran polisi di tengah konflik pertanahan mampu menghadirkan rasa keadilan dan ketenteraman bagi masyarakat.


Melalui pelaksanaan pelatihan ini, Polres Lubuk Linggau kembali menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pengembangan kapasitas personel, demi terwujudnya penegakan hukum yang berkeadilan serta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Bumi Sebiduk Semare.


Sudahkah Anda Berbuat Baik Hari Ini?

Layanan Kepolisian Call Center : 110 Bebas Pulsa

KAMI SIAP MELAYANI 24 JAM

Share:

Wednesday, May 20, 2026

Polres dan Pemkot Lubuklinggau Gelar Gerakan Tanam Padi Serentak


LUBUK LINGGAU,PWO – Pemerintah Kota Lubuk Linggau bersama Kepolisian Resor (Polres) Lubuk Linggau dan unsur Forkopimda mengambil langkah taktis dalam memitigasi risiko krisis pangan global dengan menggelar Gerakan Tanam Padi Serentak, Selasa (19/05/2026). Aksi nyata yang dipusatkan di kawasan persawahan Jalan Kerto Mas, Kelurahan Karang Ketuan, Kecamatan Lubuk Linggau Selatan II ini, dibidik sebagai strategi krusial daerah dalam menghadapi tantangan anomali cuaca fenomena El Niño yang diprediksi melanda sepanjang tahun 2026.


Langkah mitigasi hulu ini menjadi sangat vital guna mengamankan sekaligus memastikan target produksi padi domestik di wilayah Kota Lubuk Linggau tetap berada pada grafik yang stabil.


Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Walikota Lubuk Linggau H. Rustam Effendi, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Emra Endi Kusuma, Kepala Dinas Pertanian Hj. Dwi Eri Yanti, serta jajaran unsur pimpinan daerah lainnya. Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru turut memantau jalannya kegiatan secara daring melalui sektor virtual, seraya memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi Kota Lubuk Linggau dalam mempertahankan dan mengoptimalkan sektor agraris di tengah dinamika perkembangan kawasan perkotaan.


Sinergi Kamtibmas dan Kesejahteraan Petani


Polres Lubuk Linggau menaruh perhatian penuh pada program nasional ini dengan menerjunkan langsung Kasat Binmas AKP Nyoman Sutrisno beserta jajaran personel Sat Binmas di garis depan. Kehadiran fungsi pembinaan masyarakat ini bukan sekadar menghadiri seremonial, melainkan menjadi representasi komitmen institusi Polri dalam mengawal stabilitas ekonomi masyarakat dari sektor fundamental, yaitu kedaulatan pangan.


Kapolres Lubuk Linggau Polda Sumatera selatan AKBP Adithia Bagus Arjunadi, melalui Kasat Binmas AKP Nyoman Sutrisno menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan pilar pendukung utama bagi terciptanya Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif. Jika kebutuhan pangan dasar masyarakat terpenuhi dengan baik, maka potensi kerawanan sosial di tengah fluktuasi ekonomi dapat ditekan secara signifikan.


Regulasi Protektif Terhadap Lahan Produktif


Gerakan tanam serentak ini juga menjadi momentum refleksi bersama akan pentingnya perlindungan terhadap lahan pertanian produktif melalui penguatan regulasi lokal. Di tengah laju modernisasi kota, komitmen Forkopimda untuk menjaga luasan sawah lestari menjadi kunci agar keberlanjutan pasokan pangan di Bumi Sebiduk Semare tidak tergerus oleh alih fungsi lahan.


Melalui pendekatan yang humanis dan partisipatif, Sat Binmas Polres Lubuk Linggau bersama penyuluh pertanian terus membangun komunikasi intensif dengan kelompok tani setempat. Hal ini guna menumbuhkan kesadaran kolektif mengenai pola tanam yang adaptif terhadap perubahan iklim serta pemanfaatan teknologi pertanian modern.


Antusiasme dan sinergi yang ditunjukkan oleh masyarakat, pemerintah daerah, dan kepolisian dalam kegiatan ini merefleksikan optimisme bersama bahwa melalui persiapan yang matang dan kolaboratif, Kota Lubuk Linggau mampu swasembada secara mandiri dan tetap tangguh di tengah ancaman dampak El Niño 2026.

Layanan Kepolisian Call Center : 110 (Bebas Pulsa)

*"KAMI SIAP MELAYANI 24 JAM"*

Share:

Satlantas, Polres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan menggelar kegiatan rohani bertajuk "Lalu Lintas Dalam Doa"


LUBUK LINGGAU,PWO – Guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan menggelar kegiatan rohani bertajuk "Lalu Lintas Dalam Doa" (LDD), Rabu (20/05/2026).


Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan di Gedung Satlantas Polres Lubuk Linggau dan diikuti oleh seluruh personel Satlantas, mulai dari perwira, bintara, hingga aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan satuan tersebut.


Ikhtiar Lahir dan Batin


Kapolres Lubuk Linggau Polda Sumatera selatan AKBP Adithia Bagus Arjunadi, melalui Kasat Lantas AKP Desi Azhari menjelaskan bahwa program "Lalu Lintas Dalam Doa" ini merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk membekali mental dan spiritual para personel sebelum maupun sesudah melaksanakan tugas penegakan hukum dan pengaturan arus lalu lintas di lapangan.


"Tugas kepolisian di bidang lalu lintas sangat kompleks dan dinamis. Oleh karena itu, selain kesiapan fisik dan sarana prasarana, kesiapan mental dan rohani juga menjadi prioritas utama. Melalui LDD ini, kita mengetuk pintu langit agar seluruh personel selalu diberikan keselamatan, kelancaran, dan keikhlasan dalam melayani masyarakat," ujarnya.


Dalam kegiatan tersebut, rangkaian acara diisi dengan pembacaan doa bersama, zikir, serta bimbingan rohani singkat yang menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, dan sikap humanis saat berhadapan dengan pengguna jalan.


Menekan Angka Kecelakaan Lewat Doa dan Edukasi


Selain mendoakan keselamatan para personel yang bertugas, dalam kegiatan LDD ini jajaran Satlantas juga secara khusus memanjatkan doa agar masyarakat Kota Lubuk Linggau senantiasa diberikan kesadaran untuk tertib berlalu lintas, sehingga angka kecelakaan di jalan raya dapat terus ditekan.


Kehadiran program inovatif ini diharapkan mampu membentuk karakter ikhlas dan presisi pada setiap anggota polantas, sehingga pelayanan publik di Satlantas Polres Lubuk Linggau—baik dalam hal pengurusan SIM, STNK, maupun penjagaan di jalan raya—dapat berjalan semakin optimal dan dicintai masyarakat.


Hingga kegiatan berakhir, suasana di Gedung Satlantas terpantau penuh dengan kekhusyukan dan berjalan dengan lancar tanpa menghambat pelayanan administrasi publik yang tetap beroperasi seperti biasa.

Call Center : 110 (Bebas Pulsa)

"KAMI SIAP MELAYANI 24 JAM"

Share:

Tuesday, May 19, 2026

Polisi Amankan Tiga Pelaku Penembakan di Desa Semeteh


Musi Rawas,PWO- Sempat mencekam, dalam waktu kurang dari 24 jam, akhirnya tiga pelaku tindak pidana kekerasan terhadap orang secara bersama-sama di Desa Semeteh Kecamatan Muara Lakitan, diamankan Tim Opsnal Satreskrim Polres Musi Rawas (Mura) dan Polsek Muara Lakitan, Selasa, (19/05/2026).


Adapun ketiga pelaku yakni JA (62), LA (27), AR (21), SI dan RA (belum tertangkap), kelimanya adalah warga Desa Semeteh Kecamatan Muara Lakitan Kabupaten Musi Rawas (Mura).


Kapolres Mura, AKBP Agung Adhitya Prananta, membenarkan telah diamankannya tiga pelaku anirat tsb, sedangkan dua terduga pelaku lainnya, sampai saat ini masih dalam pengejaran.


Adapun tindak pidana tersebut terjadi sekira pukul 14.00 WIB (18/05/26) di rumah korban SA. Yang mana saat itu Para korban sedang berkumpul dan diserang oleh kelompok para Pelaku.


Kejadian bermula saat HN melihat kendaraan angkutan tangki Crude Palm Oil (CPO), lalu menghadang truk tersebut, Tiba-tiba datang mobil Toyota Yaris warna Orange dari arah belakang dan berhenti di depan mobil tangki minyak CPO tersebut. 


Seketika itu Para Pelaku turun dari mobil menuju ke arah HN dan korban lainnya, terjadilah cekcok mulut antara Para Pelaku dengan Para korban.


Lalu terjadi penganiayaan dan penembakan terhadap para korban, yang berakibat ED, SA dan FI mengalami luka tembak, setelahnya Para Pelaku meninggalkan lokasi kejadian.


"Saat ini Tiga pelaku sudah kita amankan di Polres Musi Rawas, berikut barang bukti yaitu satu unit mobil Mitsubitshi Triton warna silver, satu unit mobil Toyota Yaris warna orange, satu buah tongkat bisbol, satu bilah pedang, satu pucuk senapan angin, satu pucuk senpi rakitan berwarna silver beserta dua butir amunisi 9 mm, dua butir proyektil" jelas Kapolres Mura.


Dijelaskan Kapolres, "untuk motif kejadian, dari keterangan yang didapat yaitu para pelaku merasa tersinggung, mobil tangki CPO yang dikawal mereka, dihadang oleh para korban, diduga adanya kepentingan terhadap pengurusan mobil tangki CPO di Pabrik PT SPA Desa Semeteh Kecamatan Muara Lakitan" jelas Kapolres.


Kapolres Menghimbau "Untuk Pelaku yang belum tertangkap agar segera menyerahkan diri, sebelum kami lakukan tindakan tegas, dan bagi yang masih menguasai senjata api rakitan tanpa izin legalitas yang sah, agar menyerahkan kepada Polsek terdekat, bagi yang secara sukarela menyerahkan, kami pastikan tidak akan ada tindakan hukum, namun apabila tertangkap maka, proses hukum akan kami tegakan sebagaimana aturan" imbau Kapolres.

Share:

Puncak Kemarau Diprediksi Juli-Agustus, Kapolres Musi Rawas Tegaskan Komitmen Cegah Karhutla


 

SUMSEL,PWO – Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) menggelar Dialog Publik Penguatan Internal Polri Tahun Anggaran 2026 di Mapolda Sumsel pada Selasa (19/5/2026). Kegiatan strategis ini dilaksanakan guna memperkuat sinergi dan kesiapsiagaan seluruh elemen dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).


Dialog publik ini dihadiri langsung oleh Karopenmas Mabes Polri, Brigjen. Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K. Sementara itu, Kapolda Sumatera Selatan diwakili oleh Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.


Acara ini juga melibatkan unsur Pemerintah Provinsi Sumsel, TNI, perwakilan perusahaan di wilayah Sumsel, mahasiswa, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. Sementara itu, seluruh jajaran Polres di bawah Polda Sumsel mengikuti rangkaian kegiatan secara virtual dari wilayah masing-masing.


Di tempat terpisah, Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Wakapolres Kompol Azmi Halim Permana, S.I.K., M.A.P., bersama para Pejabat Utama (PJU) dan Kapolsek jajaran, mengikuti dialog tersebut secara virtual dari Gedung Pesat Gatra Polres Musi Rawas.


Tahun ini, Dialog Penguatan Internal Polri di wilayah hukum  Polda Sumatera Selatan tahun anggaran 2026 dengan mengusung tema *“Strategi Penanganan Kebakaran Hutan di Provinsi Sumatera Selatan: Kolaborasi dan Inovasi untuk Lingkungan yang Lebih Aman.”*


Mengingat Sumatera Selatan memiliki kawasan lahan gambut yang sangat luas, penanganan karhutla dinilai tidak bisa bertumpu pada satu instansi saja. Diperlukan komitmen bersama, koordinasi yang solid, serta pemanfaatan inovasi teknologi untuk melakukan langkah-langkah preventif (pencegahan) demi meminimalisir dampak buruk terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.


Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, menegaskan bahwa ancaman karhutla tahun ini tidak boleh diremehkan, terutama dengan adanya ancaman fenomena cuaca ekstrem "Godzilla El Niño". Fenomena ini memicu lonjakan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik tropis, yang berdampak pada kemarau panjang, panas ekstrem, hingga krisis air bersih di Indonesia.


“Puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada Juli hingga Agustus 2026. Dampak utamanya adalah ancaman kebakaran hutan, kabut asap, gagal panen, hingga lonjakan kasus ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut). Menghadapi kondisi ekstrem ini, kesiapan dan kolaborasi seluruh pihak mutlak diperlukan agar potensi karhutla bisa kita cegah sedini mungkin,” ujar AKBP Agung.


Lebih lanjut, Kapolres menyatakan bahwa strategi pencegahan harus menjadi prioritas utama sebelum api telanjur membesar. Upaya-upaya seperti edukasi terstruktur kepada masyarakat, patroli terpadu, deteksi dini titik api (*hotspot*), serta optimalisasi teknologi pemantauan akan terus ditingkatkan menjelang musim kemarau.


“Karhutla bukan sekadar urusan penegakan hukum, melainkan masalah kemanusiaan dan keselamatan lingkungan. Kami mengimbau keras kepada masyarakat dan pelaku usaha agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Dampaknya sangat merugikan luas, dan bagi pelaku yang melanggar, sanksi pidana tegas sudah menanti,” pungkasnya.

Share:

Monday, May 18, 2026

Gerak Cepat, Polres Musi Rawas Buru Pelaku Penembakan di Desa Semeteh


​MUSI RAWAS,PWO– Pasca tindak pidana pengeroyokan dan penganiayaan berat Polres Mura bersama Polsek Muara Lakitan bergerak cepat merespon kejadian di Dusun VI, Desa Semeteh, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas pada Senin (18/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.


Personil mendapat laporan masyarakat langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP) melakukan olah TKP, mengumpulkan barang bukti, meminta keterangan saksi saksi dan berkoordinasi dengan aparatur desa setempat untuk cipta kondisi kamtibmas.


Selanjutnya tim melakukan pengejaran terhadap beberapa pelaku yang melarikan diri.


​Peristiwa bermula saat dua unit mobil Mitsubishi Triton berwarna silver dan Toyota Yaris berwarna orange, yang dikendarai oleh terduga pelaku bernama JN bersama rekan-rekannya (dkk) tiba-tiba mendatangi kediaman korban.


​Sesampainya di lokasi, terduga pelaku JN langsung menantang dan memarahi korban. Ketegangan pun memuncak hingga terjadi perselisihan paham antara kedua belah pihak, situasi yang memanas tersebut berujung pada aksi pengeroyokan dan penganiayaan berat, di mana pelaku meletuskan senjata api rakitan (senpira) ke arah korban.


​Akibat insiden penembakan tersebut, dua orang warga Desa Semeteh diketahui menjadi korban yaitu

​ED (45) yang mengalami luka tembak serius di bagian leher sebelah kanan dan SA (30), mengalami luka tembak di bagian lengan sebelah kanan.


​Saat ini kedua korban sedang dalam perawatan medis di Puskesmas Muara Lakitan.


​Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta, menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak mentolelir aksi premanisme seperti ini.


Saat ini, Tim Opsnal Satreskrim Polres Murabbersama Polsek Muara Lakitan tengah melakukan pengejaran intensif terhadap JN dkk.


​"Kami sudah mengantongi identitas para pelaku dan kendaraan yang mereka gunakan. Anggota kami sudah di lapangan untuk melakukan pengejaran. 


Kami tegaskan tidak ada tempat bagi pelaku kejahatan di wilayah hukum Polres Musi Rawas. Kami juga mengimbau para pelaku untuk segera menyerahkan diri sebelum diambil tindakan tegas dan terukur," ujar Kapolres


​Atas perbuatannya, para pelaku bakal dijerat dengan Pasal 262 KUHP dan atau Pasal 466 KUHP tentang tindak pidana pengeroyokan dan/atau penganiayaan berat.


​Situasi di Desa Semeteh saat ini dilaporkan  kondusif, namun petugas kepolisian tetap disiagakan di sekitar lokasi demi menjamin rasa aman masyarakat.


Ditegaskan Kapolres Mura, meminta pelaku menyerahkan diri sebelum dilakukan tindakan tegas kepolisian. Selain itu, aparatur desa dan warga untuk tidak mengambil tindakan lain memperkeruh suasana ataupun hal bertentangan hukum jika melihat atau mengetahui keberadaan para pelaku.


"Silahkan laporan ke call center 110 jika menemukan atau melihat pelaku ataupun menghubungi Kapolsek Muara Lakitan langsung,"pungkasnya.

 

Share:

Wednesday, May 13, 2026

Wujudkan Pelayanan Transparan, Kapolres Musi Rawas Tegaskan Komitmen Tindak Lanjuti Setiap Laporan Masyarakat


MUSI RAWAS,PWO – Kepolisian Resor (Polres) Musi Rawas menegaskan komitmennya untuk selalu mengedepankan prinsip transparansi dan profesionalisme dalam menanggapi setiap aspirasi serta laporan yang disampaikan oleh masyarakat. 


Hal ini menjadi prioritas utama guna memastikan supremasi hukum dan pelayanan publik yang prima di wilayah hukum Musi Rawas.


​Menanggapi masukan dari aliansi masyarakat yang melakukan audiensi pada Selasa (11/5/2026), Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., melalui jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Musi Rawas, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas peran aktif warga dalam melakukan kontrol sosial.


​Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang audiensi Satreskrim, Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H.,S.I.K.,M.H melalui Kasat Reskrim AKP Redho Agus Suhendra, S.Tr.K., S.I.K., M.Si., menekankan bahwa masukan dari masyarakat merupakan energi positif bagi kepolisian untuk terus berbenah.


​"Kami sangat mengapresiasi kontrol sosial dan perhatian yang diberikan oleh rekan-rekan aliansi. Hal ini menunjukkan kepedulian masyarakat terhadap penegakan hukum di Musi Rawas sangat tinggi," ujar Kasat Reskrim.


​Pihak Polres Musi Rawas memastikan bahwa setiap laporan yang masuk akan diproses sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Kepolisian menjamin tidak ada penanganan perkara yang jalan di tempat, melainkan dilakukan melalui tahapan yang akuntabel, termasuk melalui mekanisme gelar perkara untuk menentukan langkah-langkah hukum selanjutnya.


​Selain itu, dalam aspek pemberantasan tindak pidana narkoba, Kasatres Narkoba Iptu Jemmy Amin Gumayel, S.H., M.H., juga menyatakan keterbukaan institusinya terhadap informasi sekecil apa pun dari warga.

Mengutamakan koordinasi lintas sektor dan dukungan data dari masyarakat.

Memberikan ruang bagi publik untuk mengetahui progres penanganan perkara.

Memastikan seluruh jajaran bekerja tanpa pandang bulu dalam menegakkan keadilan.

​Keterbukaan Informasi dan Sinergitas, di Tahun 2026 sejauh ini Polres Musi Rawas sudah berhasil mengungkap 34 kasus Narkoba dengan 41 Tersangka, termasuk keberhasilan ungkap 2 Kg Sabu baru-baru ini.


​Pihak Kepolisian juga mengklarifikasi bahwa setiap dukungan sarana dan prasarana dari pemerintah daerah ditujukan semata-mata untuk meningkatkan kualitas pelayanan operasional kepada masyarakat, yang pelaksanaannya tetap mengacu pada mekanisme dan aturan yang berlaku.


​Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut diakhiri dengan kesepahaman bahwa sinergi antara Polri dan masyarakat adalah kunci utama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.


Perwakilan masyarakat menyatakan apresiasinya atas keterbukaan Kapolres Musi Rawas dan jajaran yang telah menerima aspirasi mereka secara langsung dan responsif. (rls)

Share:

Tuesday, May 12, 2026

Selamat Hari Ulang Tahun Ke-83 Kabupaten Musi Rawas


 

Share:

Saturday, May 9, 2026

2 Kilogram Lebih Sabu dan Ekstasi Berhasil Diamankan Tim Elang Polres Musi Rawas


 

Sumsel,PWO - Tim Elang Musi Satres Narkoba Polres Musi Rawas kembali menunjukan kinerjanya, kali ini bertempat di jalan umum Desa Muara Megang Kecamatan Megang Sakti Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan, Tim Elang berhasil mengamankan 2 kilogram lebih narkotika jenis sabu dan ekstasi (8/5/2026).


Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta didampingi Kasatres Narkoba IPTU Jemmy Amin Gumayel membenarkan hal tersebut (9/5/2026).


“Berawal informasi masyarakat terkait adanya pengantaran narkotika, kemarin Jum’at menjelang magrib sekira pukul 18.00 WIB (8/5/2026) bertempat di Jalan Umum Desa Muara Megang, kami telah berhasil mengamankan seorang pria asal Lubuklinggau inisial H, yang saat itu sedang menggunakan sepeda motor merk Honda Revo warna hitam tanpa plat, melaju dari arah Karang Dapo (Kabupaten Muratara) menuju ke Muara Megang (Kabupaten Musi Rawas), dari hasil pemeriksaan terhadap Pelaku, ditemukan 1 kantong asoy yang berisikan tas kulit yang terbungkus beberapa plastik yang dilakban, setelah dilakukan pemeriksaan, Petugas menemukan barang bukti Narkotika jenis sabu dan ekstasi, yang terbungkus dalam 2 plastik warna kuning emas bertuliskan prosche, masing-masing 1 kilogram lebih sabu, kemudian juga terdapat, 53,44 gram sabu dan 20 butir narkotika jenis ekstasi, akumlasi berat brutonya 2.090,44 gram sabu dan 9,51 gram ekstasi” jelas Kapolres.


Dilanjutkan Kapolres, “dari tahapan penyelidikan, Kasatres Narkoba telah melaporkan rencana penyelidikan pengungkapan kasus ini, isitilah kami TO (target operasi) Big Fish, setelah Pelaku dan barang bukti berhasil diamankan, sekira pukul 19.00 WIB, Tim Elang Musi langsung melaksanakan gelar barang bukti bersama saya di Polsek Megang Sakti, secara kebetulan saat itu ada Wakil Bupati Musi Rawas H. Suprayitno yang ikut menyaksikan dan mengapresiasi kinerja Polres Musi Rawas terkait pemberantasan Narkotika” jelas Kapolres.


Ditambahkan Iptu Jemmy, “Saat ini, kami dibantu Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Yulian Perdana, sedang proses pengembangan kasus ini, hasil pemeriksaan sementara, menurut pengakuan dari Pelaku H, bahwa barang bukti tersebut didapatkannya dari seorang pria yang disebutkannya inisial A yang berasal dari karang dapo Kabupaten Musi Rawas Utara, Pelaku merupakan resedivis, saat ini Pelaku telah diamankan di Polres Musi Rawas dalam rangka pemeriksaan, saat penangkapan kami sempat terkecoh, Pelaku sempat mengganti baju dan sepeda motor yang digunakannya, namun berkat kejeliaan Anggota, Alhamdulillah Pelaku berhasil diamankan, untuk Pasal yang disangkaan yaitu Pasal 609 ayat (2) huruf a KUHP jo UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang penyesuaian pidana, ancaman maksimalnya seumur hidup” jelas Kasat.


Diakhiri Kapolres Musi Rawas, bahwa Pihaknya akan terus berbuat dalam pemberantasan Narkoba, “berkat informasi masyarakat selama ini, sudah 33 Laporan Polisi sejak awal tahun 2026 yang berhasil diungkap, dengan tangkapan 2 kilogram sabu ini, kita sudah bisa selamatkan kurang lebih 10.000 jiwa,  kami sampaikan ucapan terima kasih dari Bapak Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr H Sandi Nugroho kepada masyarakat Kabupaten Musi Rawas, atas dukungannya selama ini dalam pemberantasan narkotika, narkoba adalah musuh kita bersama” tutupnya. (rls)

Share:

Raih Peringkat Pertama Pembangunan Sumur Bor Terbanyak se-Sumsel, Kapolres Musi Rawas Terima Apresiasi Kapolda Sumsel Saat Resmikan Sumur Bor di Desa L Sidoarjo



MUSI RAWAS,PWO-Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80, Polres Musi Rawas bekerjasama dengan Majelis Ta'Lim Munzalan Mubaroka melakukan peresmian pembangunan Sumur Bor di Desa L Sidoarjo, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas, Jumat (8/5/2026).


Kegiatan tersebut dipimpim langsung oleh, Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, SH, SIK, MH, didampingi, Kabag SDM, Kompol Rudi Hartono SH, M.Si, C.MSP, para PJU Polres Mura dan Kapolsek Tugumulyo, AKP Rusdan.


Selain meresmikan pembangunan Sumur Bor di Desa L Sidoarjo. Kapolres Musi Rawas mengikuti secara virtual melalui zoom meeting secara serentak bersama Kapolda Sumsel,  Kapolda Sumsel, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M. Hum, peresmian sumur bor di Masjid Ar-Rahman, Kelurahan Talang Betutu, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang.


Setelah melakukan zoom meeting diketahui bahwa, se Provinsi Sumatera Selatan ada 50 titik sumur bor yang telah dibangun terbagi 17 Kabupaten/kota. Dan, Polres Musi Rawas meraih peringkat pertama dalam pembangunan sumur bor dengan jumlah sumur bor sebanyak 10 titik diwilayah Kabupaten Musi Rawas.


Turut hadir, Asisten I Setda Musi Rawas, Agus Susanto, Kepala Dinsos, M Rozak

perwakilan Kodim 0406/Lubuklinggau, perwakilan PC NU Musi Rawas, Kiyai Ali Sadikin, perwakilan Kajari Musi Rawas, perwakilan Dinas PU Cipta Karya Musi Rawas, Camat Tugumulyo, Danramil Tugumulyo, Kades L Sidoarjo, Kepala KUA Kecamatan Tugumulyo, KUPT Kecamatan Tugumulyo dan para tamu undangan.


Diketahui, Kapolres Musi Rawas, memberikan Bantuan Sosial (Bansos), kepada perwakilan warga yang berhak dan membutuhkan perhatian lebih sekaligus memberikan bantuan bahan bangunan berupa semen.


Dalam kesempatan itu, Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, SH, SIK, MH, mengatakan bahwa untuk di wilayah Kabupaten Musi Rawas, awalnya ada 8 titik sumur bor dan ditambah pada hari ini sebanyak 2 titik sumur bor artinya di Musi Rawas sudah ada 10 titik sumur bor.


"Alhamdulillah, Polres Musi Rawas, telah membangun 10 titik sumur bor yang terbagi diwilayah Kabupaten Musi Rawas, baik dilokasi Ponpes, Rumah Ibadah maupun dilingkungan warga yang benar-benar membutuhkan sumber air bersih," kata Kapolres


Kapolres menjelaskan, kedepannya akan terus berkoordinasi dengan pemda, pihak ketiga/perusahaan kegiatan pembangunan sumur bor ini akan dilakukan peningkatkan/penambahan, artinya berkesinambungan hingga kesudut-sudut dan pelosok desa diwilayah Kabupaten Musi Rawas.


Selain melakukan pembangunan sumur bor, dalam kesenpatan ini memberikan 100 paket sembako kepada warga dan 20 sak semen, sebagai bentuk hadir dan kepeduliannya Polres Musi Rawas kepada warga.


"Namun, ini semua berkat dukungan dan motivasi dari Bapak Kapolda Sumsel, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M. Hum. Serta intansi terkait, sehingga bisa setiap kegiatan hal positif bisa terealisasi dengan baik," ucapnya


Sementara itu secara virtual, Kapolda Sumsel, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M. Hum, mengatakan dari hasil pantauan saya dari provinsi, kegiatan positif sudah banyak terealisasi berkat sinergitas pemda, pihak ketiga, perusahaan, masyarakat agar perekonomian masyarakat diwilayah-wilayah kabupaten/kota.


"Tentunya kerjasama kegiatan positif ini, kita mempunyai peran yang sama yakni sama-sama berbuat baik, baik untuk pribadi maupun seluruh masyarakat. Dalam kegiatan ini, merupakan salah satu bentuk dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80," kata Kapolda


Kapolda mengucapkan terima kasih dan aspresiasi kepada Kapolres Musi Rawas bersama intansi terkait, karena telah berbuat baik dalam pembangunan sumur bor untuk masyarakat. Namun, kiranya tidak cukup sampai disini semoga bisa berkembang dan ditingkatka lagi.


"Dan, berpesan kepada kapolres dan jajaran, "Kita Bukan Menjanjikan Surga untuk Masyarakat, Tetapi Memang Surga untuk Masyarakat, melalui berbuat baik (pembangunan sumur bor)," akhirnya.

Share:

Friday, May 8, 2026

Prioritaskan Keselamatan, Polres Musi Rawas Gelar Ramp Check, Tes Kesehatan dan Tes Urine Kru Bus Jemaah Calon Haji


MUSI RAWAS,PWO-Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman bagi Jemaah Calon Haji (JCH), Kabupaten Musi Rawas, ketika perjalanan Ibadah haji dari Kabupaten Musi Rawas menuju Kota Palembang, pada tahun 2026.


Maka, Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, SH, SIK, MH, memerintahkan, Kabag Ops, AKP Fredy Rajagukguk, SH, MH, bersama Kasat Resnarkoba, Iptu Jemmy Amin Gumayel, SH, MM, melaksanakan Ramp Check, pengecekan kesehatan sekaligus tes urine terhadap sopir dan kernet bus pengangkut JCH Musi Rawas.


Kegiatan tersebut digelar di Klinik Pratama Sidokkes Polres Musi Rawas, Desa Muara Beliti Baru, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas, sekitar pukul 10.00 WIB, Jumat (8/5/2026).


Hal tersebut dibenarkan, Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, SH, SIK, MH, saat dikonfirmasi, sekitar pukul 11.00 WIB, Jumat (8/5/2026).


"Benar, sengaja Polres Musi Rawas, melakukan Ramp Check, pengecekan kesehatan sekaligus tes urine terhadap sopir dan kernet bus pengangkut JCH Musi Rawas," kata Kapolres


Kapolres menjelaskan, saat pelaksaaan Ramp Check, pengecekan kesehatan sekaligus tes urine terhadap sopir dan kernet berjalan dengan tertib dan hasil pemeriksaan, seluruh sopir dinyatakan sehat dan negatif narkoba.


Hal ini dilakukan sebagai upaya preventif demi memastikan perjalanan JCH Musi Rawas berjalan dengan aman, lancar, dan selamat menuju embarkasi Palembang.


"Karena, keselamatan jamaah adalah prioritas utama. Selain itu, sopir harus sehat, prima, dan bebas narkoba agar JCH Musi Rawas, tiba di embarkasi Palembang dengan selamat," ucapnya


Kapolres berharap, dengan dilakukannya kegiatan Ramp Check, pengecekan kesehatan dan tes urine kepada sopir dan kernet yang membawa penumpang JCH di Musi Rawas, pertama memastikan seluruh sopir dan kernet dalam kondisi sehat dan prima saat bertugas serta kondisi kendaraan.


Kedua, menjamin keselamatan dan kenyamanan jamaah calon haji selama perjalanan, ketiga mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat kelelahan atau pengaruh narkoba, keempat memberikan rasa aman kepada keluarga jamaah dan masyarakat.


"Dan, mewujudkan pelayanan transportasi haji yang aman, tertib, dan lancar, serta memastikan tidak ada sopir maupun kernet yang menggunakan narkotika atau zat berbahaya lainnya," akhirnya.(rls)

Share:

Polres Muratara & Kejari Lubuklinggau Gelar Ekspose Perkara, Tetapkan Kepala BKPSDM Muratara Sebagai Tersangka Korupsi


LUBUKLINGGAU,PWO – Unit Tipidkor Satreskrim Polres Musi Rawas Utara bersama Kejaksaan Negeri Lubuklinggau menggelar Ekspose Perkara dugaan tindak pidana korupsi di Aula Kejari Lubuklinggau, Kamis 7 Mei 2026 pukul 11.30 WIB.


Ekspose dipimpin langsung oleh Kapolres Musi Rawas Utara *AKBP Rendy Surya Aditama, S.H., S.I.K., M.H.* dan *Kepala Kejaksaan Negeri Lubuklinggau.Suwarno, SH,. MH* dan dihadiri Kasat Reskrim, Kanit Tipidkor, Kasi Pidsus, Kasi Pidum, serta jajaran penyidik dan jaksa.


*Modus: Menyalahgunakan Kewenangan dan mengubah sistem birokrasi usulan kenaikan pangkat dan alih jenjang*


Berdasarkan hasil penyidikan, Kepala BKPSDM Kabupaten Muratara berinisial *L* diduga dengan maksud menguntungkan diri sendiri secara melawan hukum, menyalahgunakan kekuasaan… Bahwa modus yang dilakukan saksi “L” yaitu setiap orang Pegawai Negeri yang mengajukan kenaikan pangkat wajib menghadap tersangka a.n. L untuk mendapatkan disposisi berkas. Jika tidak memberikan sejumlah uang, berkas kenaikan pangkat tersebut tidak diproses.


“Perbuatan ini dilakukan secara berulang oleh yang bersangkutan,” jelas Kapolres Muratara melalui Kasat Reskrim Polres Muratara.


*Dinyatakan Cukup Bukti, Naik Status Tersangka*


Setelah pemaparan penyidik dan pemeriksaan alat bukti sesuai *Pasal 235 UU RI No. 20 Tahun 2025 tentang KUHAP*, penyidik dan JPU sepakat perkara tersebut memenuhi unsur untuk ditingkatkan ke tahap penyidikan dengan penetapan tersangka. Untuk pasal yang disangkakan Pasal 12 huruf e Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi


Saat ini, penyidik masih melengkapi administrasi berkas perkara untuk dilimpahkan kepada JPU.(rls)

Share:

Monday, May 4, 2026

'Kamera' Gagal, Polisi Grebek Lapak Transaksi Sabu di Kelurahan Margorejo


LUBUK LINGGAU,PWO – Komitmen Polres Lubuk Linggau dalam memberantas peredaran gelap narkotika di Bumi Sebiduk Semare kembali membuahkan hasil. Jajaran Satresnarkoba Polres Lubuk Linggau sukses menggerebek sebuah lokasi yang diduga kuat menjadi lapak transaksi sabu di Kelurahan Margorejo, Kamis (30/04/2026).


Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka, yakni RS (23) dan AH (36). Keduanya merupakan warga Jalan Margorejo, RT 04, Kelurahan Margorejo, Kecamatan Lubuk Linggau Utara I, Kota Lubuk Linggau.


Kronologi Penangkapan: Peran "Kamera" yang Gagal


Pengungkapan kasus ini bermula dari adanya laporan keresahan masyarakat terkait seringnya terjadi transaksi narkotika di wilayah Kelurahan Margorejo. Menindaklanjuti informasi tersebut, Kasat Narkoba Polres Lubuk Linggau AKP M. Romi segera menginstruksikan Kanit Idik I Ipda Purwo Arie Handoko untuk melakukan penyelidikan mendalam.


Pada Kamis sore sekitar pukul 15.30 WIB, petugas bergerak cepat melakukan penyergapan di Jalan Handayani. Tersangka RS berhasil diamankan di lokasi, disusul dengan penangkapan tersangka AH. Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka AH memiliki peran khusus sebagai "kamera" atau pemantau situasi di luar lapak untuk mengawasi kedatangan petugas.


Barang Bukti Lengkap: Dari Sabu hingga Timbangan Digital


Saat dilakukan penggeledahan di TKP, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang menguatkan adanya aktivitas peredaran narkoba, antara lain:

*   1 plastik klip berisi kristal putih diduga sabu (Bruto 1,21 gram).

*   1 unit timbangan digital.

*   1 kantong plastik berisi tumpukan plastik klip kosong.

*   4 buah alat hisap sabu (bong) dan 5 buah pirex.

*   11 buah korek api dan 5 buah sumbu.

*   Uang tunai sebesar Rp 480.000,-.

*   Satu lembar kertas berisi catatan transaksi.


Di hadapan petugas, tersangka RS mengakui secara langsung bahwa seluruh barang bukti tersebut adalah miliknya.


Jeratan Hukum Berat

Kini, kedua tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Lubuk Linggau guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan:

* Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, atau Pasal 609 ayat (1) huruf a UU RI No. 1 Tahun 2023 (KUHP Nasional) jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009.


Kapolres Lubuk Linggau melalui Kasat Narkoba menegaskan bahwa kepolisian tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku narkoba di wilayahnya. Keberhasilan pengungkapan ini juga membuktikan bahwa kerja sama antara masyarakat dan Polri menjadi kunci utama dalam memutus rantai peredaran barang haram tersebut.


Narkoba adalah musuh bangsa. Mari jaga keluarga kita dari bahaya laten narkotika. Bila melihat aktivitas mencurigakan, segera lapor:


**Call Center : 110 (Bebas Pulsa)**  

*"KAMI SIAP MELAYANI 24 JAM"*

Share:

DPRD Musi Rawas Resmi Serahkan Rekomendasi LKPJ Bupati 2025


Musi Rawas,PWO - DPRD Musi Rawas menggelar paripurna dengan agenda menyampaikan rekomendasi dewan terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Musi Rawas Tahun Anggaran 2025.

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Musi Rawas pada Selasa (21/04/2026) berlangsung khidmat dan dinyatakan kuorum setelah dihadiri 24 dari 40 anggota dewan. 


Rapat paripurna ini digelar dalam rangka penyampaian dan penetapan rekomendasi DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Musi Rawas Tahun Anggaran 2025.


Dengan kehadiran unsur Forkopimda, kepala OPD, camat, hingga pejabat struktural lainnya, rapat ini menjadi momentum strategis evaluasi kinerja pemerintah daerah selama satu tahun anggaran.


Paripurna sendiri di pimpinan oleh Ketua DPRD Musi Rawas, Firdaus CIk Olah, SE. M.Ikom didampingi Wakil Ketua II, Apt Yani Yandika Saputra, S. Farm dan anggota dprd musi rawas lainnya.


Dalam sambutannya, Ketua DPRD menegaskan bahwa LKPJ merupakan bentuk akuntabilitas kepala daerah kepada DPRD, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019. Laporan ini memuat hasil penyelenggaraan urusan pemerintahan yang menjadi dasar bagi DPRD dalam memberikan catatan, evaluasi, dan rekomendasi.


“Rekomendasi DPRD ini menjadi bahan penting bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, serta akuntabilitas kinerja pembangunan ke depan, demi kesejahteraan masyarakat Musi Rawas,” tegas Firdaus. 


Bupati Musi Rawas, Hj Ratna Machmud mengucapkan kepada Dewan yang terhomat, telah memberikan waktu dan kesempatan kepada kami untuk menyampaikan sambutan pada acara rapat paripurna ini.


“Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada Dewan yang terhomat, telah memberikan waktu dan kesempatan kepada kami untuk menyampaikan sambutan pada acara rapat paripurna ini, ” Jelasnya.


Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada Dewan yang terhormat, telah menetapkan dan menyampaikan keputusan DPRD Kabupaten Musi Rawas tentang Rekomendasi DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Musi Rawas Tahun Anggaran 2025 yang langsung disampaikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Musi Rawas.


Kami menyampaikan Penghargaan dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota dewan yang terhormat, yang telah bekerja secara maksimal,


melakukan pembahasan, serta mencermati secara etil terhadap materi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Musi Rawas Tahun Anggaran 2025.


Berkat kerja keras Anggota Dewan yang terhormat, telah menghasilkan rekomendasi atas laporan keterangan pertanggungjawaban Bupati Musi Rawas tahun anggaran 2025.


“Saya yakin bahwa rekomendasi yang diberikan oleh anggota dewan merupakan saran terbaik, sehingga Rekomendasi tersebut” akan kami tindaklanjuti untuk perbaikan Penyelenggaraan Pemerintahan Kabupaten Musi Rawas di masa mendatang,” Pungkasnya. 


Selanjutnya, Sekretaris DPRD Kabupaten Musi Rawas, Elba Roma, membacakan Keputusan DPRD Nomor 01/KPTS/2026 tentang Rekomendasi DPRD terhadap LKPJ Bupati Musi Rawas Tahun Anggaran 2025.


Dalam keputusan tersebut, DPRD menetapkan sejumlah rekomendasi strategis yang wajib ditindaklanjuti oleh Bupati Musi Rawas. Rekomendasi ini mencakup berbagai sektor penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, serta pelayanan publik yang dinilai masih perlu ditingkatkan.


Selain itu, ditegaskan pula bahwa rekomendasi tersebut menjadi pedoman penting dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan daerah ke depan. DPRD juga membuka ruang evaluasi lanjutan apabila ditemukan kekeliruan atau hal-hal yang perlu disempurnakan di kemudian hari.


 Penetapan keputusan ini menjadi penegas fungsi pengawasan DPRD terhadap jalannya pemerintahan daerah. Tidak hanya sebagai formalitas tahunan, namun juga sebagai instrumen kontrol untuk memastikan bahwa setiap program dan kebijakan benar-benar berpihak kepada masyarakat.


Dengan disahkannya rekomendasi ini, diharapkan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas mampu meningkatkan kualitas pembangunan dan pelayanan publik secara berkelanjutan, serta menjawab berbagai tantangan yang dihadapi daerah ke depan.


Rapat paripurna ditutup dengan harapan agar sinergi antara legislatif dan eksekutif terus terjaga, demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat. (icha/Adv)


Share:

Sunday, May 3, 2026

Terduga Pelaku Curat Modus Jebol Plafon Saat Penghuni Terlelap Ditangkap Polisi


LUBUK LINGGAU,PWO – Tim Unit Reskrim Polsek Lubuk Linggau Barat berhasil mengungkap kasus tindak pidana Pencurian dengan Pemberatan (Curat) yang meresahkan warga Kelurahan Bandung Ujung. Seorang pemuda berinisial AS (19), warga Jalan Patimura, Kelurahan Muara Enim, ditangkap petugas kurang dari 12 jam setelah melancarkan aksinya, Sabtu (02/05/2026).


Penangkapan tersangka didasari oleh Laporan Polisi: LP/B-06/V/2026/SPKT/POLSEK LUBUK LINGGAU BARAT/POLRES LUBUK LINGGAU/POLDA SUMSEL, tertanggal 02 Mei 2026, dengan pelapor atas nama Sevran Arta.


Kronologi Kejadian: Jebol Plafon Saat Penghuni Terlelap


Peristiwa pencurian ini terjadi pada Sabtu dini hari (02/05/2026) sekira pukul 02.00 WIB di sebuah rumah di Jalan Garuda, RT. 01, Kelurahan Bandung Ujung, Kecamatan Lubuk Linggau Barat I. 


Kejadian baru disadari korban, Susnitawati, pada pukul 06.00 WIB yang kemudian menghubungi pelapor. Saat diperiksa, kondisi plafon ruang tamu sudah dalam keadaan jebol. Pelaku diketahui berhasil menggasak barang berharga berupa:

*   1 unit HP OPPO Seri A6X warna ungu.

*   1 unit HP OPPO Reno 6 warna biru.

*   1 unit HP OPPO Reno 8 warna hitam.

*   Uang tunai sebesar Rp 120.000,-.


Gerak Cepat Unit Reskrim

Mendapat laporan tersebut, jajaran Unit Reskrim Polsek Lubuk Linggau Barat langsung melakukan serangkaian penyelidikan lapangan. Berdasarkan bukti dan informasi yang dihimpun, petugas berhasil mengidentifikasi keberadaan pelaku.


Dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Aiptu Erwinsyah, tim melakukan penyergapan pada Sabtu siang sekira pukul 12.00 WIB. Tersangka AS berhasil diamankan tanpa perlawanan dan langsung digelandang ke Mapolsek untuk menjalani pemeriksaan intensif.


Modus Operandi Pelaku

Dalam proses interogasi, tersangka AS mengakui seluruh perbuatannya. Pelaku menjelaskan bahwa ia beraksi seorang diri dengan cara memanjat tembok dan masuk melalui jendela yang terbuka. Ia kemudian masuk ke area plafon dan menjebolnya hingga membuat lubang besar sebagai akses masuk ke ruang tamu.


Untuk mempermudah aksinya di dalam kamar yang gelap, tersangka menggunakan senter untuk mengambil telepon genggam milik korban dan uang tunai di atas lemari. Setelah berhasil, pelaku keluar melalui jalan yang sama. Rencananya, ponsel hasil curian tersebut akan dijual untuk keuntungan pribadi, sementara uang tunai telah habis digunakannya.


Proses Hukum

Kapolres Lubuk Linggau melalui jajaran Polsek Lubuk Linggau Barat menyatakan bahwa tersangka AS kini telah ditahan di sel tahanan Mapolres Lubuk Linggau untuk menjalani penyidikan lebih lanjut.


Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 477 ayat 1 huruf e dan Huruf f KUHP Nasional tentang Pencurian dengan Pemberatan.


---


Waspada terhadap akses pintu, jendela, maupun plafon rumah yang rawan menjadi jalur pencurian. Bila membutuhkan bantuan kepolisian, segera hubungi:


**Call Center : 110 (Bebas Pulsa)**  

*"KAMI SIAP MELAYANI 24 JAM"*

Share:

Saturday, May 2, 2026

Polres Musi Rawas Utara Siaga 1 May Day


 

MURATARA,PWO– Wakapolres Musi Rawas Utara Kompol Yulfikri, SH memimpin apel siaga Sabtu 2 Mei 2026 di Mapolres Muratara. 


Dalam arahannya, Wakapolres menegaskan status *Siaga 1* bagi seluruh personel Polres Muratara masih berlaku dan belum ada perubahan 


“Apel siaga tetap dilaksanakan. Seluruh personel wajib apel pagi pengecekan. Ini bentuk kesiapsiagaan kita,” tegas Kompol Yulfikri di hadapan pasukan.


Fokus Pengamanan Penutupan MTQ dan Haji

Wakapolres memerintahkan personel yang terseprint untuk mengamankan Penutupan MTQ ke-10 Kab. Muratara siang ini. “Laksanakan giat dengan penuh tanggung jawab. Awali dengan apel pengecekan,” ujarnya.


Selanjutnya, pada Minggu 3 Mei 2026 akan digelar pemberangkatan Calon Jemaah Haji Kab. Muratara. “Personel sprin agar pukul 05.00 WIB sudah apel pengecekan di Masjid Rumah Makan Sederhana,” tambah Wakapolres.


*Siapkan Peralatan Dalmas*  

Untuk mengantisipasi kejadian menonjol selama rangkaian kegiatan May Day dan MTQ, Wakapolres meminta kesiapan kelengkapan peralatan Dalmas. “Semua harus siap,” tegasnya.


Di akhir arahan, Wakapolres menyampaikan apresiasi kepada personel yang hadir apel siaga. Terkait apel konsolidasi sore, waktu pelaksanaan menunggu perintah dari Kapolres Muratara.


Kasi Humas Polres Muratara *Ipda M. Aliudin, S.H.* menyebut status Siaga 1 untuk memastikan kamtibmas kondusif. “Polres Muratara _all out_ amankan seluruh agenda masyarakat. Mohon doa dan dukungan,” ujar Ipda M. Aliudin.

Share:

Friday, May 1, 2026

Mayday, Polres Lubuk Linggau Gelar Apel Siaga


LUBUK LINGGAU,PWO – Memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif di wilayah Kota Lubuk Linggau bertepatan dengan peringatan Hari Buruh Internasional (Mayday), Polres Lubuk Linggau menggelar Apel Siaga di halaman Mapolres Lubuk Linggau, Jumat (01/05/2026).


Kegiatan apel siaga ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Lubuk Linggau Kompol M. Syamsul Zachri, mewakili Kapolres AKBP Adithia Bagus Arjunadi. Apel ini diikuti oleh seluruh Pejabat Utama (PJU), para Perwira, Bintara, hingga Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran Polres Lubuk Linggau.


Kesiapsiagaan Maksimal


Dalam arahannya, Wakapolres Kompol M. Syamsul Zachri menekankan bahwa meskipun wilayah Kota Lubuk Linggau terpantau stabil, namun kesiapsiagaan personel merupakan hal yang mutlak. Apel siaga ini bertujuan untuk memastikan seluruh kekuatan personel siap sedia jika sewaktu-waktu dibutuhkan dalam pengamanan kegiatan penyampaian aspirasi maupun aktivitas masyarakat lainnya.


"Hari ini kita melaksanakan apel siaga sebagai wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat. Fokus utama kita adalah memberikan rasa aman dan memastikan bahwa peringatan Mayday tahun ini berjalan dengan damai, tertib, dan kondusif di Bumi Sebiduk Semare," tegas Kompol M. Syamsul Zachri di hadapan peserta apel.


Pelayanan Humanis dan Respons Cepat


Wakapolres juga menginstruksikan seluruh jajaran, mulai dari Satuan Samapta, Satuan Lantas, hingga fungsi Intelijen, untuk terus memantau setiap perkembangan situasi di lapangan. Personel ditekankan untuk tetap mengedepankan pendekatan humanis dalam menjalankan tugas pengamanan.


Selain siaga di Mapolres, sejumlah personel juga diterjunkan untuk melakukan patroli dialogis di titik-titik keramaian dan pusat aktivitas ekonomi guna memastikan tidak ada gangguan kamtibmas yang dapat menghambat mobilitas warga.


Komitmen Polri Presisi


Melalui apel siaga ini, Polres Lubuk Linggau menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan daerah di hari besar internasional. Hingga berita ini diturunkan, situasi di Kota Lubuk Linggau secara umum terpantau aman, lancar, dan terkendali. 


Polres Lubuk Linggau juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan melaporkan segera melalui layanan kepolisian jika menemukan hal-hal yang mencurigakan.

Share:

Respon Cepat dan Sigap, Polres Musi Rawas Jemput dan Antar Pulang Anak Tersesat di Taman Beregam


 

​MUSI RAWAS,PWO – Wujud nyata semboyan "Melayani dengan Sepenuh Hati" kembali dibuktikan oleh jajaran Polres Musi Rawas. Berawal dari laporan masyarakat, seorang anak laki-laki berinisial D (8) yang sempat terlunta-lunta karena tersesat, akhirnya berhasil disatukan kembali dengan keluarganya pada Kamis (30/04/2026).


​Kronologi Kejadian

​Peristiwa bermula sekitar pukul 12.30 WIB di kawasan Taman Beregam, Kabupaten Musi Rawas. Warga sekitar mendapati bocah tersebut sedang berjalan sendirian dengan raut wajah kebingungan.


​Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kanit Pamapta I Ipda Alpiter Emdanu, S.H., menjelaskan bahwa pendekatan terhadap anak tersebut awalnya cukup menantang karena sang anak merasa takut dan trauma.


​"Berkat kesabaran warga di lapangan, anak tersebut akhirnya luluh dan mau berkomunikasi. Begitu menyadari bahwa ia tersesat, warga langsung berinisiatif mengantarkannya ke Mapolres Musi Rawas untuk perlindungan lebih lanjut," ujar Kapolres.


​Respon Sigap Kepolisian

​Setibanya di Polres, Ipda Alpiter segera mengambil langkah humanis dengan menenangkan bocah asal Desa Suka Mulya, Kecamatan Tuah Negeri tersebut.


Berdasarkan pendataan singkat, diketahui bahwa Ananda D sebelumnya sedang bermain di rumah neneknya di area Simpang Semambang. Namun, karena merasa tidak betah, ia nekat pulang berjalan kaki tanpa pamit hingga akhirnya kehilangan arah dan sampai di kawasan Agro Musi Rawas.


​Tak butuh waktu lama, Ipda Alpiter langsung berkoordinasi dengan personel di wilayah setempat untuk melacak keberadaan orang tua korban. Mengingat pihak keluarga memiliki keterbatasan transportasi, Ipda Alpiter mengambil kebijakan diskresi untuk mengantarkan langsung sang anak menggunakan kendaraan dinas hingga sampai ke pintu rumahnya dengan selamat.


​Aksi ini menjadi potret nyata sinergitas yang kuat antara masyarakat dan Polri dalam menjaga keselamatan anak-anak di ruang publik.


Pihak kepolisian juga mengimbau kepada para orang tua dan wali agar lebih memperketat pengawasan terhadap buah hati guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.


​"SUDAHKAH KITA BERBUAT BAIK HARI INI?"

Bila ada permasalahan dan butuh bantuan Polisi silahkan hubungi :

Call Center : 110 (Bebas Pulsa)

"KAMI SIAP MELAYANI 24 JAM"

Share:

Comments

Blog Archive