Cepat Tepat dan Akurat


Thursday, December 28, 2023

Hj Ratna Machmud: Jembatan Multifungsi Pelawe Sudah Bisa Dimanfaatkan


MUSI RAWAS,PWO - Bupati Musi Rawas, Hj. Ratna Machmud secara langsung melakukan uji kelayakan jembatan gantung multifungsi di Desa Pelawe, Kecamatan, BTS Ulu, Kabupaten Musi Rawas (Mura), Sumatera Selatan (Sumsel), Rabu 27/12/2023.


Memastikan jembatan gantung multifungsi sudah selesai dikerjakan dan sudah bisa dilalui kendaraan maupun pejalan kaki, setibanya dilokasi, Hj. Ratna Machmud didampingi Kepala Dinas PU Bina Marga, Alawiyah, ST. MM langsung melintasi jembatan gantung multifungsi yang membentang sungai musi tersebut.


Dilokasi, Bupati Musi Rawas, Hj. Ratna Machmud, menjelaskan, jembatan gantung multifungsi ini sangat dibutuhkan dan kehadirannya disambut baik oleh masyarakat karena manfaatnya nyata.


Dikatakan, selama ini masyarakat dari arah pusat pemerintahan Kabupaten Musi Rawas yang hendak ke Desa Lubuk Pauh dan Sembatu Jaya harus memutar dari SP.9 Cecar hingga makan waktu lebih dari satu jam. Tetapi sekarang dengan selesainya jembatan ini, maka jarak tempuhnya lebih dekat dan cepat.


Ditempat yang sama, Kepala Dinas PU Bina Marga, Alawiyah, ST. MM, menjelaskan, kondisi jembatan multifungsi saat ini sudah selesai dikerjakan dan sudah bisa dimanfaatkan.


"Kami menghimbau pada masyarakat, silahkan manfaatkan jembatan ini untuk akses perekonomian", imbaunya.


Pihaknya menghimbau kendaraan yang boleh melalui jembatan multifungsi bentang 154 meter dan lebar 2,5 meter ini adalah kendaraan ringan, bukan kendaraan yang sudah dimodifikasi untuk mengakut tandan buah segar kelapa sawit.


Dirinya juga mengingatkan agar kendaraan-kendaraan yang bertonase besar atau berlebihan tidak melintasi jembatan multifungsi ini guna menjaga agar jembatan ini bisa awet sesuai dengan umur dari rencana penggunaannya.


Sementara itu, Sekretaris Desa Pelawe, Niko, mengucapkan terimakasih pada Pemerintah Kabupaten Musi Rawas yang telah membangun jembatan multifungsi di desanya yang telah lama didambakan.(ica)

Share:

Hj Ratna Machmud Didampingi Alawiyah Resmikan Jembatan di SP 6 dan SP 7 BTS Ulu


MUSI RAWAS,PWO -  Bupati Kabupaten Musi Rawas, Hj. Ratna Machmud didampingi Kepala Dinas PU Bina Marga, Alawiyah, ST. MM resmikan Jembatan Air Pering Desa SP.7 Kota Baru dan Jembatan Air Pelai SP.6 Raksa Budi di Kecamatan BTS Ulu, Kabupaten Musi Rawas (Mura), Sumatera Selatan Sumsel), Rabu 27/12/2023.


Pantauan dilapangan, setibanya Bupati Mura Hj. Ratna Machmud dilokasi Jembatan, dirinya langsung menyapa masyarakat yang duduk kursi plastik warna hijau dibawah tenda, sapaan tersebut disambut hangat oleh masyarakat yang telah menunggu kedatangan orang nomor satu ini.


Setelah menyapa, Bupati Mura menandatangani prasasti dan langsung melakukan pemotongan Pita serta melepas balon terbang tanda jembatan Air Pering SP.7 Kota Baru dengan bentang 35 merer dan lebar 7 meter serta Jembatan Air Pelai SP.6 Raksa Budi telah diresmikan, dan sekarang sudah bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.


Dalam sambutannya, Hj. Ratna Machmud mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada Dinas PU Bina Marga Musirawas yang telah berperan aktif dalam pembangunan jembatan.


"Dengan perhitungan yang mateng, jembatan ini bisa terbangun dengan baik", ujarnya.


Hj. Ratna Machmud yang dilantik jadi Bupati Musirawas 26 Februari 2021 lalu merasa pembangunan jembatan dan jalan di Musirawas perlu ditingkatkan agar akses jalan masyarakat jadi lancar serta bermanfaat bagi masyarakat.


Dalam keaempatan itu, Hj. Ratna Machmud juga mendo'akan agar masyarakat Musirawas panjang umur, murah rejeki serta selalu dilindungi Alllah SWT.


Sementara itu, Parsito, warga Desa SP.7 Kota Baru, mengucapkan terima kasih kepada Bupati Musirawas Hj. Ratna Machmud yang telah mendengarkan aspirasi masyarakat dan telah membangun jembatan permanen di desanya.


Hal senada diungkapkan Arwana Abdul Gani, dirinya merasa bangga memiliki sosok Bupati Hj. Ratna Machmud yang telah mensukseskan pembangunan di Kabupaten Musi Rawas, khususnya pembangunan Jembatan Air Pering Desa SP.7 Kota Baru", pungkasnya. (Adv/ica)

Share:

Monday, December 4, 2023

Pemilu Damai 2024, Kesbangpol Mura Gelar Rakor dan Dialog Politik


MUSI RAWAS,PWO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas (Mura) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Mura menggelar Rapat Koordinasi dan Dialog Politik Pemilu Damai Tahun 2024, di Auditorium Pemkab Mura, Senin (4/12/2023).


Bupati Mura, Hj Ratna Machmud mengungkapkan, rapat koordinasi (Rakor) dan dialog politik menjelang pemilu 2024 ini merupakan sarana untuk mewujudkan kedaulatan rakyat, sehingga menghasilkan pemerintahan yang demokrasi berlandaskan Pancasila dan UU tahun 2017 tentang Pemilu. Pelaksanaan kegiatan ini sesuai dengan UU nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu.


“Kegiatan ini merupakan proses yang sangat penting dan strategis agar Pemilu tahun 2024 di Kabupaten Musirawas,dapat berjalan dengan tertib aman dan lancar,” katanya.


Seperti pelaksanaan Pemilu di tahun-tahun sebelumnya, lanjut Bupati, melalui kegiatan tersebut untuk mengkoordinasikan dan menerbitkan setiap stakeholder dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan Pemilu tahun 2024 serta untuk melihat sejauh mana kesiapan kita pada Pemilu 2024 nantinya.


”Diharapkan bagi seluruh jajaran yang terkait dapat bersama-sama menyukseskan Pemilu 2024, mulai dari Pemerintahan Desa, Kelurahan dan kecamatan dalam wilayah Kabupaten Mura dapat mensukseskan Pemilu tahun 2024 mendatang,” tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Kesbangpol, Dody Irdiawan menerangkan dilakukan kegiatan politik menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024.


Berdasarkan Undang-Undang (UU) nomor 6 tahun 2020,tentang pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota,serta UU nomor 7 tahun 2003.


”Terkait tentang penetapan pengganti UU nomor 1 tahun 2022,tentang perubahan atas UU nomor 7 Tahun 2017 tentang pemilihan umum menjadi UU,” jelasnya.


Dikatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan dengan maksud dan tujuan untuk mengkoordinasikan maupun mensinergikan dalam rangka persiapan pelaksanaan Pemilu Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024.


"Dan untuk melihat sejauh mana kesiapan steak holder Dinas OPD terkait,dalam berkoordinasi sekaligus mensinergikan antara Pemda dan penyelenggara Pemilu terutama TNI maupun Polri," katanya.


Lebih lanjut dia mengatakan, kegiatan ini diikuti  250 orang yang terdiri dari 186 orang Kades,13 Lurah,14 orang Camat serta Kapolsek dan danramil dalam wilayah Kabupaten Mura.


”Selanjutnya para narasumber pada cara hari ini, mulai dari Kajari Lubuklinggau, BKPSDM, Bawaslu, KPU, Dandim dan Kapolres,” tandasnya.


Hadir saat acara tersebut Ketua KPU Mura,Ketua Bawaslu,staf ahli Bupati,para asisten,para Kabag,Kepala OPD,Badan,18 ketua Partai Politik (Parpol), Camat, Lurah dan Kades se-Kabupaten Mura. (ica)

Share:

Sunday, December 3, 2023

Hj Ratna Machmud: Dinas PU Ujung Tombak Pembangunan


Musirawas,PWO-Bupati Musirawas Hj Ratna Machmud meminta agar semua pihak dapat fokus menyelesaikan tugas-tugas dengan perencanaan yang terintegrasi, pelaksanaan dan pengawasan yang ketat, sehingga menghasilkan infrastruktur dan bangunan yang berkualitas, serta dengan tetap menjaga keharmonisan dengan lingkungan dan alamnya.


Hal ini diungkapkan Hj Ratna Machmud  saat menghadiri puncak Peringatan Hari Bhakti PU ke-78 Tahun 2023 di Halaman Kantor PU CKTR Kabupaten Musi Rawas, Minggu (3/12/2023).


Turut hadir mendampingi Bupati, Ketua TP PKK Musi Rawas, H Riza Novianto Gustam, Kapolres Musi Rawas, Dandim 0406, Purna Bakti PU, Kepala Dinas PU Bina Marga Musi Rawas, Kepala Dinas Perkim Musi Rawas, Kepala Dinas PU CKTR Musi Rawas, Kepala OPD Pemerintah Kabupaten Musi Rawas, Pimpinan Bank Sumsel Babel Muara Beliti, Pimpinan Jamkrida Provinsi Sumatera Selatan, dan seluruh jajaran OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas. 


Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud mengatakan, PU merupakan ujung tombak pembangunan, sehingga dapat mewujudkan Musirawas MANTAB (Maju, Mandiri, Bermartabat)


Bupati berharap Dinas PU mampu  meminimalisir permasalahan, bekerja dengan semestinya, dan bertanggung jawab atas pekerjaan yang dilaksanakan untuk pembangungan Kabupaten Musi Rawas.


"Peringatan Hari Bhakti PU dilaksanakan untuk memupuk semangat kebersamaan, kegembiraan dan penghargaan kerja keras dan saling mendukung serta menjaga hubungan erat antar pegawai",ujarnya


Bupati menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran insan PU atas kerja keras tanpa lelah selama ini. (ica)



Share:

Friday, December 1, 2023

Hari Bakti PU ke-78, Dinas PU Musi Rawas Gelar Senam Sehat dan Gotong Royong


MUSI RAWAS,PWO-Rangkaian acara dalam rangka memperingati Hari Bakti PUPR ke-78 yang jatuh pada tanggal 3 Desember 2023 mendatang, Dinas PU Bina Marga, PU CKTR&P dan Dinas PU Perkim Kabupaten Musirawas gelar berbagai kegiatan. Diantaranya senam sehat dan gotong royong Jumat bersih.


Senam sehat yang digelar di area parkiran Dinas PU Bina Marga, Jumat (1/12/2023) itu diikuti langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Musi Rawas, Asisten 1, Pegawai PU BM, CKTR&P, PU Perkim, serta Pegawai OPD lainnya. 


Pantauan dilapangan, usai gelaran senam sehat bersama, acara dilanjutkan dengan gotong royong bersih-bersih area Masjid Darussalam, Jalan Letda Zakaria Amin dan Pasar Metau Muara Beliti. 


Setelah itu dilanjutkan dengan Anjangsana ke Panti Asuhan di Muara Beliti dan Panti Jompo di Wilayah Kecamatan Tugumulyo.


Kepala Dinas PU Bina Marga, Alawiyah, ST, MM, mengatakan, Hari Bakti PU ini dilaksanakan untuk memperingati perjuangan 21 orang pemuda pegawai Departemen PU yang bertempur mempertahankan Gedung Sate dari pasukan tentara sekutu dimana terdapat 7 pegawai PU yang gugur. 


Peristiwa ini juga melahirkan Korps Pegawai PU yang mempunyai kesadaran sosial, jiwa kesatuan, rasa kesetiakawanan serta kebanggaan akan tugasnya sebagai abdi masyarakat dalam bidang PU.


Dikatakan, tema Hari Bakti PU tahun ini adalah "78 Tahun Bakti PUPR, Sigap Membangun Negeri"


Dengan peringatan Hari Bakti PU tahun ini, Alawiyah, ST berharap insan PU dapat menerobos berbagai rintangan untuk dapat terus melayani masyarakat dengan infrastruktur yang handal serta pembangunan infrastruktur permukiman yang pada akhirnya meningkatkan daya saing bangsa.


Sementara itu, Kepala Dinas PU CKTR&P, Oktaviano, ST, M.Si meminta agar kita semua dapat fokus menyelesaikan tugas-tugas dengan perencanaan yang terintegrasi, pelaksanaan dan pengawasan yang ketat, sehingga menghasilkan infrastruktur dan bangunan yang berkualitas, serta dengan tetap menjaga keharmonisan dengan lingkungan dan alamnya,” kata Oktaviano.(ica)



Share:

Wednesday, November 29, 2023

Selamat Hari KORPRI Ke 52


 

Share:

Selamat Hari Guru Nasional


 

Share:

Selamat Hari Guru Nasional


 

Share:

Respon Cepat Pemerintah Selangit Pasca Kejadian Perampokan Motor Guru


MUSI RAWAS,PWO–Pasca kejadian perampokan motor seorang guru di Selangit pada Hari Guru Nasional (HGN) kemarin, Camat Selangit, Kapolsek STL Ulu Terawas, Danramil, Kepala Desa dan Tokoh masyarakat setempat mengadakan rapat di kantor Camat Selangit, Kabupaten Musi Rawas, Rabu (29/11/2023).


Dalam rapat tersebut, Camat Selangit Misbahudin Lubis meminta agar para guru tetap mengajar seperti biasa, jangan sampai proses belajar mengajar terganggu karena trauma. 


"Bila takut untuk pergi mengajar, para guru silahkan mampir ke kantor Camat dan meminta pertolongan kepada pihak kecamatan,"ujar Misbahudin Lubis


“Kami (Kecamatan-red) siap melayani dan mengantar ke tujuan, supaya kedepan jangan sampai terjadi lagi tindak kriminal seperti perampokan yang terjadi pada guru kemarin, “tegasnya.


Kapolsek STL Ulu Terawas Aiptu Farizal melalui  Kanit Reskrim Polsek STL Ulu Terawas, Ipda Sinambela menuturkan, saat kejadian pihaknya langsung bergerak dan melakukan patroli, kemudian mengecek dan melakukan olah TKP. 




"Saat ini pihak kepolisian sudah mengantongi nama-nama yang diduga pelaku, namun pihaknya masih mengumpulkan alat bukti,"ujarnya 


Senada, Danramil melalui Babinsa, Yudo juga menyampaikan agar pihak Polsek STL Ulu Terawas bersama Danramil untuk melalukan patroli secara rutin seperti sebelumnya.  


Selain itu, ia juga meminta agar seluru kades bersama-sama untuk menjaga keamanan di Kecamatan Selangit.


Kepsek SMPN Taba Renah, Matap, berharap agar pelaku bisa segera di tangkap. Selain itu ia juga memberi apresiasi kepada Camat yang merespon cepat kejadian ini.


“Kami memberi apresiasi setinggi-tingginya kapada Camat dan Kapolsek STL Ulu Terawas telah merespon cepat musibah yang di alami guru kemarin. 


Dia berharap kedepannya aparat dan pemerintah dapat meningkatkan keamanan diwilayah hukum Kecamatan Selangit.


Seperti diketahui, kejadian yang dialami Sri dan Eva, guru yang mengajar di SMP Negeri Taba Renah, motornya dibegal bertepatan pada Hari Guru Nasional (HGN)  pada (25/11/2023), di Desa Taba Renah, Kecamatan Selangit Kabupaten Musi Rawas (Mura).


Saat itu, Eva dan Sri hendak mengikuti upacara dalam rangka memperingati HGN di sekolah tempat mereka mengabdi di SMP Negeri Taba Renah. 


Saat kejadian korban Sri dan Eva mengendarai Sepeda Motor Yamaha NMAX dari arah Lubuklinggau melewati Kelurahan Selangit.


Sampai di tengah perjalanan, antara Kelurahan Selangit dengan Desa Taba Tengah yang agak jauh dari pemukiman, tepatnya didekat kebun nanas milik warga, dua guru tersebut dihadang tiga orang yang tidak dikenal dengan menggunakan  kayu yang sudah disiapkan mereka untuk melakukan kejahatan. 


Dalam  keadaan cemas,  kedua guru tersebut terjatuh, hingga menyebabkan luka lecet di bagian tangan, dan harus kehilangan sepeda motornya.(rls)

Share:

Saturday, November 25, 2023

Meriahkan Hari Guru, TK Amanda Kids Gelar Lomba Mewarnai


 Musirawas,PWO-Memperingati Hari Guru Nasional ke 78 yang jatuh pada tanggal 25 November, Taman Kanak-kanak (TK) Amanda Kids Kelurahan Pasar Muara Beliti, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musirawas menggelar acara lomba mewarnai mamamia.


Acara yang berlangsung dihalaman TK Amanda Kids, Jumat, (24/11/2023) itu dihadiri oleh Bunda Paud Kecamatan Muara Beliti, Lastri Supriadi yang didampingi pengawas dari Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas, Hj Sri Astuti, SPd.


Kepala Sekolah TK Amanda Kids, Nelly Susyanti, SH mengatakan, Hari Guru Nasional tidak hanya menjadi wadah untuk menghargai pengabdian para pendidik, tetapi juga mencerminkan rasa syukur terhadap jasa guru dalam membangun pondasi pendidikan bangsa


Dikatakan, Hari Guru Nasional adalah saat yang tepat untuk menyatakan komitmen kita pada pendidikan inklusif dan berkualitas. 


"Kita harus memastikan bahwa setiap anak, tanpa memandang latar belakang atau kondisi, mendapatkan haknya untuk mendapat pendidikan yang berkualitas",ujarnya


Menurut Nelly, sistem pendidikan yang merata, adil, dan memberdayakan setiap generasi merupakan tanggungjawab kita bersama.


Sementara itu, Bunda PAUD Kecamatan Muara Beliti, Lastri Supriadi dalam kesempatan itu mengucapkan Selamat Hari Guru Nasional. 


"Hari yang istimewa ini memberikan kita kesempatan untuk merayakan kreativitas dan inovasi para guru. Kita perlu memberikan dukungan dan ruang kepada guru-guru untuk mengembangkan metode pengajaran yang inovatif, memotivasi siswa, dan merangsang minat mereka dalam pembelajaran. Inovasi guru adalah kunci menuju pendidikan yang dinamis dan relevan",ujar Lastri Supriadi.


Ia mengatakan, Hari Guru Nasional mengingatkan kita akan peran sentral guru sebagai agen perubahan sosial dan karakter bangsa. Guru bukan hanya pengajar, tetapi juga pembentuk karakter. 


"Mari kita apresiasi guru-guru yang berdedikasi dan bersama-sama kita tekankan pentingnya pembentukan karakter dalam kurikulum pendidikan kita",ajaknya


Hari yang luar biasa ini, demikian Lastri, memberikan kesempatan kepada kita untuk merayakan peran guru dalam membentuk masa depan bangsa. Guru adalah pilar pendidikan, dan kita berkomitmen untuk membangun generasi yang unggul melalui guru yang berkualitas. 


Melansir dari laman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Hari Guru Nasional bertepatan dengan berdirinya Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) pada tanggal 25 November 1945. 


Sebelum berubah menjadi nama PGRI, pada tahun 1912, organisasi ini masih bernama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB). PGHB didirikan sebagai wadah bagi semua kepala sekolah, guru desa, guru bantu, hingga perangkat sekolah lainnya. 


Pada tahun1932, PGHB mengubah namanya menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI). Pada saat itu, Belanda sebagai negara penjajah, tidak menerima unsur nama “Indonesia” dalam PGI karena dianggap sebagai sebuah ancaman untuk mereka. 


Pada jaman penjajahan Jepang, PGI dilarang untuk melakukan aktivitas. Namun pasca proklamasi kemerdekaan, PGI menggelar Kongres Guru Indonesia yang pertama di Surakarta, Jawa Tengah pada tanggal 24 – 25 November 1945.(ica)

Share:

Comments

Blog Archive