Cepat Tepat dan Akurat


Tuesday, July 4, 2023

Tips Hidup Sehat dan Merawat Kesehatan Tubuh Secara Alami

Tips Hidup Sehat
 

Portal Wacana Online-Nggak gampang banget sih, menjaga kesehatan tubuh. Terutama kalau kita lagi sibuk dan kehidupan kita penuh rutinitas. Makanya, kita perlu berusaha merawat kesehatan tubuh secara alami biar tetap sehat dan energik.

Beruntungnya, ada banyak cara asyik yang bisa kita lakukan untuk menjaga kesehatan tubuh kita. Nah, berikut ini adalah 10 cara efektif untuk merawat kesehatan tubuh secara alami yang harus kita praktekkan. Yuk, simak ulasannya!

Biar terhindar dari penyakit yang berbahaya, kita harus berusaha merawat kesehatan tubuh dengan mengaplikasikan berbagai trik yang tepat. Walaupun begitu, merawat kesehatan tubuh nggak susah kok kalau dilakukan secara konsisten dengan tekad yang kuat.

Kita bisa mulai dengan tindakan-tindakan kecil seperti menerapkan beberapa cara sederhana berikut ini dalam merawat kesehatan tubuh kita:

Olahraga dengan rutin
Merawat kesehatan tubuh bisa dilakukan dengan berolahraga secara teratur, yang merupakan salah satu cara terbaik. Olahraga bisa membakar kalori, menguatkan otot dan tulang. 

Tips Hidup Sehat
Selain itu, olahraga bisa meningkatkan kadar endorfin dalam tubuh yang berpengaruh pada peningkatan mood dan penurunan risiko stres dan depresi.

Nikmati makanan sehat dan seimbang
Untuk merawat kesehatan tubuh, sangat penting untuk mengonsumsi makanan yang sehat dan seimbang. Pilihlah makanan yang mengandung nutrisi yang cukup seperti sayur-sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan protein sehat.

Sebaliknya, lebih baik hindari makanan yang mengandung banyak gula, garam, atau lemak jenuh yang bisa berdampak buruk pada kesehatan tubuh.

Minum air putih yang cukup
Manfaat air putih bagi kesehatan tubuh memang nggak bisa dipungkiri. Selain membantu menjaga kelembapan kulit, air putih juga berperan dalam proses pembuangan racun dari tubuh dan menjaga fungsi organ tubuh tetap optimal. Untuk memenuhi kebutuhan air harian, disarankan untuk minum minimal delapan gelas air putih setiap hari.

Tips Kesehatan

Dapatkan istirahat yang cukup
Untuk merawat kesehatan tubuh, istirahat yang cukup sangatlah penting. Kurang tidur bisa berdampak pada penurunan konsentrasi dan produktivitas. Oleh karena itu, disarankan untuk tidur selama 7-8 jam setiap malam dan hindari begadang.

Hindari stres berlebihan
Stres bisa berdampak buruk pada kesehatan tubuh. Makanya, penting banget untuk mengelola stres dengan cara relaksasi, meditasi, atau yoga. Selain itu, usahakan untuk nggak terlalu keras bekerja atau menyelesaikan banyak tugas dalam waktu yang singkat.

Hindari rokok dan minuman beralkohol
Bagi perokok, lebih baik berhenti secepatnya karena merokok bisa membahayakan kesehatan tubuh. Selain itu, untuk merawat kesehatan tubuh, hindari minum minuman beralkohol karena bisa merusak sel dendritik yang merupakan bagian penting dari sistem kekebalan tubuh. Konsumsi alkohol yang sering bisa meningkatkan risiko terkena infeksi bakteri dan virus seiring berjalannya waktu.

Jaga diri dari paparan sinar UV yang berlebihan Walaupun sinar matahari bisa memberikan manfaat vitamin D bagi tubuh, paparan sinar matahari yang berlebihan dalam jangka panjang bisa meningkatkan risiko terkena kanker kulit dan membuat kulit terbakar.

Untuk melindungi kulit dari sinar UV, disarankan untuk pakai pakaian berlengan panjang dan topi ketika di luar ruangan. Selain itu, jangan lupa pake tabir surya yang bisa melindungi kulit dari sinar UV juga, penting banget untuk merawat kesehatan kulit.

Pertahankan Berat Badan Ideal
Merawat berat badan yang ideal sangatlah penting untuk kesehatan tubuh. Kelebihan berat badan sampai obesitas bisa meningkatkan risiko terkena berbagai penyakit yang berbahaya.

Sebaliknya, punya berat badan yang terlalu rendah juga bisa menunjukkan kekurangan nutrisi yang bisa berdampak buruk pada kesehatan. 

Oleh karena itu, menjaga berat badan tetap seimbang adalah salah satu cara untuk menghindari risiko penyakit yang bisa mengancam kesehatan tubuh.

Konsumsi suplemen dan vitamin yang diperlukan Kalau kita menderita penyakit berisiko tinggi seperti diabetes, penyakit jantung, atau penyakit paru-paru kronis, ada suplemen tertentu yang bisa membantu memperbaiki kondisi kesehatan dan memperkuat sistem imun kita, mencegah komplikasi, dan melindungi dari penyakit infeksi.

Suplemen ini mengandung senyawa antioksidan, seperti astaxanthin alami, yang bisa membantu melawan efek buruk dari radikal bebas yang bisa merusak jaringan tubuh, termasuk kulit dan organ dalam. Astaxanthin juga bisa membantu menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Lakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Kita bisa tambahkan perawatan kesehatan rutin dengan mengunjungi rumah sakit atau klinik setiap 1-2 tahun sekali. 

Dengan melakukannya, kondisi kesehatan kita bisa terpantau seiring berjalannya waktu. 

Kalau kita ingin berkonsultasi langsung dengan dokter tentang tips untuk merawat kesehatan dan mencegah penyakit, kita bisa kunjungi rumah sakit terdekat.

Supaya kita bisa mendapatkan manfaat kesehatan yang maksimal, penting banget untuk menjalani gaya hidup sehat dan merawat kesehatan secara teratur. 

Untuk mencegah berbagai penyakit, disarankan untuk menerapkan cara-cara merawat kesehatan tubuh dalam kehidupan sehari-hari mulai sekarang.

Dengan begitu, tubuh kita akan tetap sehat, bugar, dan terjaga dari berbagai penyakit di masa depan. Jangan tunggu terlalu lama untuk memulai perubahan gaya hidup yang lebih sehat!(*)

Share:

Danau Gegas, Destinasi Wisata Alam Yang Memukau Musirawas Tahun 2023

Danau Gegas

Portal Wacana Online-Danau Gegas adalah danau yang terdapat di desa Sugih Waras Kecamatan Suka Karya, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan.


Jarak danau ini dari pusat pemerintahan Kabupaten Musirawas, Kecamatan Muara Beliti sekitar ±40 km. Bisa ditempuh dengan kendaraan roda empat maupun roda dua.


Selain memiliki daya pikat tersendiri, danau ini sangat luas dan belum tereksplorasi. Kondisi jalan awal menuju lokasi sudah beraspal. Waktu yang dapat ditempuh untuk ke Danau Gegas ini adalah kurang lebih 1 Jam dari Muara Beliti.


Jaringan listrik dan telekomunikasi sudah tersedia di kawasan Danau Gegas. Selain menjadi tempat wisata, Danau Gegas juga dimanfaatkan untuk kegiatan lain seperti budidaya ikan dan sistem irigasi.

Danau Gegas

Kita akan disajikan pemandangan yang memukau jika berkunjung ke sini. Sejauh mata memandang, tampak hamparan air begitu luas seolah tak bertepi.


Disepanjang tepi danau, kita disajikan pemandangan alami berupa kebun karet milik warga sekitar. Bukan hanya itu, kita juga dimanjakan dengan pemandangan pulau pulau kecil diseputar danau.


Sayangnya pengelolaan obyek wisata danau Gegas belum maksimal. Kendati demikian, Pemerintah Daerah Kabupaten Musirawas, melalui Dinas Pariwisata telah membangun beberapa sarana penunjang untuk memanjakan pengunjung.

Danau Gegas Musirawas

Jika dikelola secara maksimal, Danau yang cukup luas dengan cakupan dua kecamatan, yaitu Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut dan Kecamatan Sukakarya dengan panorama alam yang indah ini, bakal jadi magnit tersendiri bagi wisatawan baik lokal maupun dari luar daerah.


Selain destinasi wisata, Danau Gegas juga berpotensi dibidang perikanan dengan membangun keramba dan lainnya serta untuk irigasi. (*/Ica)

BACA JUGA : 

Destinasi Wisata Lubuklinggau 

Destinasi Wisata Danau Ranau 

Share:

Destinasi Danau Ranau, Wisata Alam Nan Memukau


Portal Wacana Online-Kalau jalan-jalan ke Sumatera Selatan, tentunya wajib berkunjung ke kota Palembang. 

Selain bisa melihat Jembatan Ampera yang terkenal, tak lupa untuk mencoba pempek khas Palembang yang menggugah selera.

Selain itu, kamu juga bisa berkunjung ke sejumlah tempat wisata alam di Sumatra Selatan, salah satunya adalah Danau Ranau. 

Di sini, kamu bisa merasakan udara segar sambil melihat pemandangan alam yang menakjubkan.

Lantas, apa saja sih daya tarik dari Danau Ranau? Lalu bagaimana akses menuju ke sana? 

Simak pembahasannya: Danau Ranau memang masih kalah populer dengan Danau Toba yang ada di Sumatera Utara. Meski begitu, danau yang satu ini memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Daya tarik utama dari Danau Ranau adalah pemandangan alamnya yang indah. Dari tepi danau, kita bisa melihat langsung Gunung Seminung yang hijau oleh pepohonan. Udara di Danau Ranau juga sejuk, sehingga sangat cocok untuk kamu yang ingin bersantai.

Sebagai informasi, Danau Ranau termasuk salah satu danau terbesar kedua di Sumatera, setelah Danau Toba. Danau Ranau memiliki luas mencapai 125,9 km persegi dengan titik terdalam mencapai 174 meter.

Luas danau tersebut dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk mendirikan sejumlah tempat wisata seru yang ramah keluarga. 

Misalnya, menyediakan tur keliling danau dengan perahu motor atau mendirikan sejumlah rumah makan di pinggir danau.

Pada umumnya, wisatawan yang datang ke sini bertujuan untuk liburan sembari menikmati suasana alam. Maka dari itu, banyak sekali wisatawan yang datang ke Danau Ranau bersama keluarga, saudara, atau dengan teman-teman.

Selain menikmati keindahan alam yang mempesona, ada banyak aktivitas seru yang bisa dilakukan di Danau Ranau.

1. Taman Rekreasi untuk Anak-anak

Ada sejumlah taman rekreasi di tempat wisata Danau Ranau yang cocok untuk anak-anak, seperti flying fox, kolam renang, dan taman bermain. Jadi, kamu juga bisa seru-seruan bareng si kecil sembari berswafoto.

2. Menaiki Perahu

Warga sekitar menyewakan jasa sewa perahu untuk berkeliling Danau Ranau. Nantinya, kita akan diajak mengelilingi Danau Ranau sambil merasakan gemercik ombak dan airnya yang dingin serta udara yang sejuk.

3. Banyak Spot Foto

Bagi yang senang berfoto ataupun selfie dan diunggah ke media sosial, di Danau Ranau banyak sekali spot foto yang menarik. 

Umumnya, wisatawan yang datang mengabadikan momen dengan berfoto di tepi danau dengan latar belakang Gunung Seminung.

4. Berkunjung ke Bukit Mutiara Garden

Kalau ingin menikmati keindahan alam Danau Ranau dengan cara yang berbeda, cobalah datang ke Bukit Mutiara Garden. 

Dari sini, kita bisa melihat luasnya Danau Ranau dari atas bukit. Kalau cuaca sedang cerah, kamu juga bisa melihat Gunung Seminung serta langit biru.(*/Ica)

Share:

Monday, July 3, 2023

Tim Penilai Lomba Desa Berperilaku Hidup Bersih dan Sehat 2023 Tiba di Sadar Karya


Musirawas,PWO-Desa Sadar Karya, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Musirawas Sumatera Selatan, senin (3/7/2023), dikunjungi Tim Penilai Lomba Desa Berperilaku Hidup Bersih dan Sehat Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2023.

Ketua Tim Penilai, Bahnan, SKM, MKM, beserta para anggotanya, disambut langsung Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Rawas, H. Aidil Rusman. 

Tak hanya itu, Sekretaris Daerah pun ditemani oleh sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Musi Rawas, Camat Purwodadi, KUPT Puskesmas Mangunharjo, para Kepala Desa se-Kecamatan Purwodadi, serta pengurus TP PKK Desa Sadar Karya.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah menyampaikan ucapan selamat datang kepada para juri lomba beserta rombongan di Kabupaten Musi Rawas untuk mengikuti Lomba Desa Berperilaku Hidup Bersih dan Sehat Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2023.

Sekretaris Daerah mengungkapkan bahwa kesehatan seseorang dipengaruhi oleh banyak faktor. Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dan meningkatkan kesehatan secara optimal, menurutnya, tidak hanya bergantung pada pelayanan kesehatan semata, tetapi juga terkait dengan kondisi lingkungan dan perilaku masyarakat itu sendiri.

"Diharapkan program PHBS ini dapat dilaksanakan dan dijalankan secara mandiri oleh seluruh komponen masyarakat, karena melibatkan 10 indikator PHBS," ujar Sekretaris Daerah.

Sekretaris Daerah mengajak semua pihak untuk bersatu dan saling mendukung dalam upaya mencapai tujuan dari keberadaan 10 indikator tersebut.

Usai sambutan, Tim Penilai Provinsi Sumatera Selatan melanjutkan penilaian langsung dengan melakukan tinjauan dan penilaian terhadap 10 indikator PHBS. (*/rls)

Share:

Mahfud MD: Terkait Ponpes Al-Zaytun, Ada Tiga Cara Penyelesaiannya

Al Zaytun
Bangunan Pondok Pesantren Al-Zaytun. Foto: Net
  

Jakarta,PWO-Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, memberikan tiga solusi untuk menangani permasalahan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Zaytun.

Pertama-tama, penyelesaian masalah hukum akan ditangani oleh Polri. "Pokoknya ada tiga cara untuk menyelesaikannya. 
Yang pertama adalah masalah hukum, akan diurus oleh Polri," ujar Mahfud di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (3/7/2023).


Kedua, dalam hal administrasi pendidikan, akan terus dilakukan pembinaan dan pemantauan.

"Selanjutnya, masalah keamanan. Karena ada masalah sosial dan politik yang timbul, Gubernur (Jawa Barat) Pak Ridwan Kamil bersama aparat vertikal akan menangani hal itu," kata Mahfud
seperti yang dilaporkan  Kompas.com.

Seperti yang kita ketahui, Ponpes Al Zaytun saat ini menjadi sorotan publik karena banyak kontroversi. 

Selain itu, umat Islam juga mempertanyakan sumber dana yang digunakan untuk membangun kompleks Ponpes tersebut.

Bangunan megah yang terletak di Desa Mekarjaya, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat itu, dari segi ibadah, Ponpes tersebut menerapkan cara yang tidak biasa.

Sebagai contoh, pada salat Idul Fitri 1444 Hijriah, laki-laki dan perempuan ikut bersama dalam satus haf.


Bahkan, ada seorang perempuan yang berdiri di depan kerumunan laki-laki. Karena kontroversi ini, pemerintah akan memberlakukan sanksi administratif dan pidana.

Selain itu, Pimpinan Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang juga disebut-sebut terkait dengan gerakan Negara Islam Indonesia Komandemen Wilayah 9 (NII KW 9).

Meskipun telah dilaporkan beberapa kali, keberadaan kelompok NII KW 9 sulit dibuktikan karena selalu beroperasi secara bawah tanah. 

Saat ini, pemerintah sedang melakukan
investigasi terhadap pimpinan Ponpes Al Zaytun. Keputusan akan diambil oleh pemerintah di kemudian hari.(*)

Share:

Pengembangan Aspek Spiritualitas (Shik Ilahi) Dalam Pendidikan

Aspek Spiritual Pendidikan
 

Pendidikan di Indonesia merupakan aspek yang tak terpisahkan dalam mewujudkan tujuan bagi bangsa Indonesia. Di tanah air ini, pendidikan diselenggarakan untuk kepentingan dan kemajuan seluruh rakyat Indonesia.

Terdapat berbagai cara dalam pengembangan aspek spiritualitas (Shik Ilahi) dalam pendidikan, seperti melalui pendidikan agama di sekolah dan universitas, wacana keagamaan di masyarakat, kehidupan beragama di asrama, pengajaran agama di media seperti televisi, radio, dan surat kabar. Materi yang diperoleh dari media tersebut diintegrasikan dalam pembentukan nilai-nilai spiritual siswa.

Pembelajaran di sekolah atau perguruan tinggi memiliki peran penting dalam perkembangan otak. Proses pembelajaran ini melibatkan pemecahan masalah, analisis berbagai hal, dan memperkaya pemikiran siswa. Namun, sayangnya, kualitas pendidikan di Indonesia saat ini mengalami penurunan.

Hal ini terlihat dari kualitas guru, institusi pendidikan, dan siswa. Para guru berharap dapat memberikan pendidikan yang baik kepada siswa, tetapi mereka seringkali menghadapi kendala. Banyak guru yang menjadi pengajar karena tidak bisa diterima di bidang studi lain atau tidak memiliki sumber daya yang cukup.

Keadaan ini berbeda bagi guru veteran yang telah lama berdedikasi dalam dunia pengajaran. Selain pengalaman mengajar, mahasiswa juga memiliki pengalaman yang berharga dalam mengajar. Masalah gaji guru juga menjadi isu yang perlu diperhatikan. Jika tren ini berlanjut, maka banyak guru berpengalaman yang akan segera pensiun, dan pendidikan Indonesia akan menghadapi kehancuran.

Institusi pendidikan juga turut berperan dalam menurunnya kualitas pendidikan di Indonesia, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Pada wilayah dengan tingkat ekonomi yang rendah ini, ilmu pengetahuan sangat penting bagi kehidupan sehari-hari dan pekerjaan.
Namun, banyak mata pelajaran yang tidak dianggap penting oleh sebagian besar siswa, guru, dan sekolah.

Pemerintah telah mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Pemerintah Indonesia akan melibatkan masyarakat dalam proses pendidikan dan menjamin akses pendidikan yang merata.

Salah satu langkah pertama yang diambil adalah meningkatkan tingkat partisipasi. Selanjutnya, langkah-langkah lainnya termasuk mengatasi ketimpangan dalam dan di sekitar desa serta ketimpangan akses pendidikan berbasis gender.

Peningkatan kualitas pendidikan juga dilakukan dengan memastikan kualifikasi guru dan mencapai nilai rata-rata yang baik dalam ujian nasional. Selain itu, pemerintah juga berencana meningkatkan kapasitas dan jenis pendidikan di sekolah kejuruan. Peningkatan fasilitas dan infrastruktur seperti komputer dan perpustakaan di sekolah juga menjadi prioritas pemerintah.

Terakhir, pemerintah berkomitmen untuk memberikan bantuan pendidikan kepada masyarakat miskin. Dalam rangka mewujudkan kesempatan pendidikan yang adil, pendidikan harus dapat dinikmati oleh semua orang, tanpa memandang status sosial.

Meskipun demikian, masih terdapat pendapat bahwa pendidikan formal dianggap hanya sebagai formalitas semata yang menentukan keberhasilan sumber daya manusia Indonesia. Terlepas dari hasil pendidikan formal, yang terpenting adalah mencapai jenjang pendidikan yang lebih tinggi dan dianggap baik oleh masyarakat. (ica)

Share:

Pendidikan untuk Masa Depan yang Cerah

 

Pendidikan adalah senjata utama dalam melawan kebodohan dan kemiskinan yang melanda negeri kita, Indonesia. Ini adalah pengetahuan umum bahwa dengan mencapai pendidikan formal, seseorang dapat memperluas wawasan akan segala hal di dunia ini.

Sebenarnya, pendidikan dapat kita dapatkan di mana saja dan kapan saja. Oleh karena itu, kita sebagai manusia seharusnya menyadari hal ini dengan tulus. Pendidikan memiliki dampak yang signifikan terhadap perkembangan masa depan.

Tidak hanya bermanfaat bagi diri kita sendiri, tetapi juga berpengaruh terhadap bangsa dan negara kita, Republik Indonesia. Pendidikan dapat bersifat formal, non-formal, dan informal. Contohnya adalah pendidikan formal seperti SD, SMP, SMA, Perguruan Tinggi, dan pendidikan non-formal seperti mengikuti kursus atau bimbingan belajar.

Bagaimanapun cara kita mengejar pendidikan tersebut, asalkan kita serius dalam melakukannya, hasilnya akan sangat mempengaruhi masa depan kita sendiri maupun orang lain. Dengan pendidikan, seseorang dapat membentuk masa depannya dengan bijaksana dan dapat berpikir secara kritis dalam menghadapi berbagai masalah kehidupan.

Dengan pemahaman tentang pentingnya pendidikan, kita dapat membantu pemerintah menciptakan lapangan kerja sehingga pengangguran di Indonesia dapat berkurang. Ini adalah salah satu dari banyak manfaat penting yang kita dapatkan ketika memahami makna pendidikan.

Oleh karena itu, sudah saatnya kita menyadari betapa pentingnya pendidikan ini bagi kelangsungan masa depan kita. Sebagai manusia yang terpelajar, kita harus benar-benar memahami hal ini, termasuk pengertian, fungsi, dan berbagai macam jenis pendidikan itu sendiri.

Share:

Mendukung Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan: Cerminan Semangat Merdeka Belajar

Transisi PAUD Ke SD
 

Mendikbudristek, yang tak lain adalah Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, dengan tegas menyuarakan komitmen bersama untuk mendukung Gerakan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan.

Ia menganggap gerakan ini sebagai gambaran dari semangat utama Merdeka Belajar, yaitu gotong royong dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan berpusat pada peserta didik.

"Saya sangat mengapresiasi Kementerian Agama, Kementerian Dalam Negeri, BAPPENAS, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Kelompok Kerja Bunda PAUD dari seluruh provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia, serta Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju, dan tentunya Dharma Wanita Persatuan, yang menjadi pelopor utama dalam Gerakan Transisi PAUD ke SD," ujar Mendikbudristek

Melalui Gerakan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan ini, Mendikbudristek mengajak semua pihak untuk melakukan tiga hal yang mendorong perubahan paradigma umum tentang pendidikan anak usia dini, demi memastikan hak-hak anak terjamin.

"Pertama, kita perlu membuat semua pihak menyadari bahwa masa usia dini tidak berakhir di PAUD, tetapi anak-anak yang masuk SD kelas awal juga masih termasuk dalam kategori usia dini," kata Mendikbudristek.

Mendikbudristek menjelaskan bahwa proses pembelajaran di PAUD dan SD kelas awal harus serupa dan berkesinambungan. Selain itu, suasana belajar di kelas awal harus sama menyenangkan seperti di PAUD, dan kurikulum juga harus selaras.

"Dengan cara ini, kita dapat membantu peserta didik untuk beradaptasi dengan lingkungan belajar yang baru dan membudayakan kecintaan mereka terhadap proses belajar," jelas Mendikbudristek.

Selanjutnya, Mendikbudristek mengajak untuk mendorong satuan pendidikan agar menerapkan pembelajaran yang membangun kemampuan dasar peserta didik secara holistik. Nadiem menekankan bahwa kemampuan yang perlu diajarkan dan dikembangkan di PAUD dan SD kelas awal tidak hanya sebatas membaca, menulis, dan berhitung (calistung), tetapi juga mencakup kematangan emosional, kemampuan berkomunikasi, budi pekerti, dan berbagai hal lainnya.

"Kita harus berhenti menganggap calistung sebagai satu-satunya bukti keberhasilan belajar di PAUD dan sebagai syarat penerimaan peserta didik di SD/MI," kata Mendikbudristek.

Ketiga, Mendikbudristek mengajak untuk menghilangkan pemahaman yang keliru bahwa keterampilan calistung tidak boleh diajarkan di PAUD tanpa literasi dan numerasi. 

Hal ini bertujuan agar peserta didik tidak hanya menghafal huruf dan angka semata, tetapi juga mampu memahami dan menganalisis informasi secara kritis.

"Kemampuan literasi dan numerasi harus dibangun secara bertahap dan dengan pendekatan yang menyenangkan," tambah Nadiem.


 Untuk mengubah paradigma dan pemahaman yang telah diterima begitu lama oleh masyarakat, diperlukan usaha keras dan keterlibatan banyak pihak, termasuk pemerintah daerah (Pemda), satuan pendidikan, Bunda PAUD, serta organisasi mitra dan yayasan pendidikan.

Kolaborasi tersebut telah menghasilkan beberapa praktik baik, antara lain pembentukan kelompok belajar untuk membantu guru mengubah proses pembelajaran di satuan pendidikan, pertukaran guru antara PAUD dan SD untuk saling berbagi pengalaman dan praktik terbaik, serta penyebaran booklet advokasi guna mengajak lebih banyak masyarakat untuk bergabung dalam gerakan ini.

Dengan pernyataan komitmen bersama yang telah disampaikan, Mendikbudristek berharap dapat menjalin kolaborasi semua pihak dalam mewujudkan transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan.

"Dengan semangat gotong royong, mari kita menciptakan generasi Pelajar Pancasila yang memiliki kemampuan dasar yang holistik dan kuat, serta terus bergerak bersama untuk mewujudkan Merdeka Belajar," ajak Mendikbudristek.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah di Kemendikbudristek, Iwan Syahril, mengungkapkan bahwa Kemendikbudristek telah mengambil langkah tindak lanjut dari episode ke-24 Merdeka Belajar, yaitu Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan.

"Kami telah memberikan pelatihan kepada seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemendikbudristek. Kami juga bersama-sama dengan Pemda melakukan pelatihan bagi guru PAUD dan SD yang menjadi teman belajar anak-anak di sekolah masing-masing. Kami juga mulai menjalin kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan serta menyediakan sumber belajar di Platform Merdeka Mengajar," ungkap Iwan.

Kemendikbudristek mengundang lebih banyak pihak untuk bergerak bersama demi masa depan yang lebih baik bagi anak-anak Indonesia. "Mari kita jaga hak-hak anak dengan memberikan dukungan penuh pada Gerakan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan," ajak Iwan. (*)


Share:

Sunday, July 2, 2023

Isu Sains dan Penelitian Dalam Kampanye Capres 2024

Pilpres 2024
 

Platform media sosial apapun sekarang ini pasti berisi kegiatan para tokoh nasional yang dijagokan menjadi calon presiden pada pemilu yang akan datang. Dari kegiatan silaturahmi, olah raga, diskusi dan lain sebagainya.

Atmosfer pemilu juga sudah dirasakan di lingkungan terdekat, RT dan RW. Grup aplikasi percakapan WhatsApp yang ada di lingkungan sudah mulai menyebar informasi mengenai capres andalannya. Tensi politik masih belum begitu panas, yang lain kalau pun menanggapi cukup dengan emoticon atau pertanyaan balik mengenai prestasi capres andalannya.

Bisa jadi, dalam satu-dua bulan ke depan, tensi politik akan kian tinggi dan panas. Jika selama ini baru sekadar pertanyaan, maka saat sudah panas akan ada debat yang berujung pada saling keluar grup. Hubungan sosial pun kian renggang dan tidak bagus.

Bagusnya, masjid di lingkungan saya jauh-jauh hari sudah wanti-wanti tidak ada pembicaraan politik di lingkungan masjid. Masjid hanya digunakan untuk ibadah dan kegiatan sosial lainnya.

Setiap orang bebas memilih capres yang disenanginya, tapi jamaah yang lain juga punya pilihan sendiri. Semuanya boleh salat dan ibadah.

Saya sepakat dengan keputusan tersebut, selain sebagian kita belum dewasa dalam menyikapi perbedaan, juga nuansa politik identitas sangat kental. Dan yang tak kalah penting, masjid atau institusi agama tidak menggantikan institusi sosial.

Kita punya pengalaman yang tidak begitu manis terkait dengan pemilihan pemimpin yang menggunakan politik identitas. Dalam politik ini, strategi yang digunakan adalah membesarkan dan menguatkan identitas diri sendiri, namun sayangnya pada saat bersamaan disertai dengan menjelekkan identitas orang lain.

Membanggakan diri sendiri boleh saja, tidak ada yang melarang, tetapi harus disertai kesadaran bahwa orang lain juga memiliki kebanggaan yang serupa. Namun jika hal-hal seperti ini yang diperkuat dalam ikatan sosial, maka sangat rentan terhadap gesekan antar identitas.

Dana untuk Kampanye
Untuk pemilihan calon presiden tentu membutuhkan dana yang tidak sedikit. Tidak ada angka yang pasti berapa kebutuhan dana kampanye setiap capres dan cawapres.

Namun, persoalannya bukan terletak pada dana kampanye yang besar, melainkan penggunaan dana besar kampanye yang menurut hemat saya, kurang efektif. Saat pemilu, baik legislatif maupun presiden, adalah saat "banjir" dana.

Untuk memenangkan suatu kompetisi pemilihan legislatif, setiap calon menyediakan dana yang tidak sedikit. Satu calon bisa menghabiskan dana sampai miliaran untuk memenangkan kontestasi.

Pada tahun 2019, pasangan Jokowi dan Ma'ruf Amin menyiapkan dana sampai Rp 606,7 miliar dan pasangan Prabowo-Sandiaga mengalokasikan Rp 213, 2 miliar seperti yang dilaporkan pada tim penyelenggara (https://www.cnbcindonesia.com/news/20190503085535-4-70265/wow-dana-kampanye-jokowi-rp-606-m-prabowo-rp-213-m). Alokasi untuk alat peraga bisa menghabiskan Rp 8 miliar, angka yang lumayan tinggi.

Pemilihan calon presiden tahun 2024, walau pun belum secara resmi mendaftar, setidaknya ada tiga capres yang muncul. Mereka adalah Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan.

Gambar, foto, maupun berbagai konten kampanye terkait ketiganya sudah memenuhi media sosial kita. Belum ada data resmi yang dirilis terkait penggunaan dana yang telah dikeluarkan oleh masing-masing calon kandidat, tetapi bisa perkiraan sangat besar.

Membiayai alat peraga kampanye seperti baliho, spanduk, dan pamflet. Belum lagi untuk membiayai konten-konten dan podcast, hingga biaya safari ketemu dengan rakyat maupun tokoh masyarakat.

Capres dan Isu Sains
Selama ini, dari tiga kandidat yang muncul belum ada yang secara spesifik bicara mengenai peningkatan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam pengenalan ke publik. Sains tampaknya menjadi isu yang kurang begitu seksi untuk dibicarakan. Para kandidat lebih banyak bicara mengenai infrastruktur, kesejahteraan rakyat atau isu-isu populis lainnya.

Padahal isu sains pada satu sisi juga sangat penting sebagai gerak dan harkat martabat suatu bangsa. Negara-negara yang kita kategorikan sebagai negara maju memiliki iklim dan dana riset yang besar. Bahkan, tidak jarang ilmuwan dan peneliti Indonesia mendapatkan dana dari luar yang tentu saja temuan penelitian pun akan dimanfaatkan oleh lembaga pemberi dana.

Saya hanya bisa membayangkan bahwa biaya yang sangat besar untuk membuat alat peraga kampanye, jika dialokasikan untuk suatu riset yang sungguh-sungguh maka mungkin akan menemukan pemikiran yang bagus, terobosan dalam sains, dan publikasi internasional yang dapat "mengangkat" Indonesia.

Jadi, setiap calon legislatif, calon presiden, calon gubernur atau bupati, melalui tim suksesnya mengalokasikan sekian persen dari dana kampanye untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Dengan dana tersebut, setiap calon bisa mengklaim suatu terobosan penelitian dan publikasi internasional adalah karya nyata dari dukungan calon terhadap iklim pengetahuan yang bagus.

Dengan demikian, iklim kontestasi pemilu menjadi lebih sehat, tidak lagi ditaburi berbagai hoax dan kampanye negatif lainnya

Share:

PP IWO Tunjuk Ade Mulyana, Sebagai Ketua Harian Demi Tuntaskan Mubes II

 


JAKARTA,PWO-Pimpinan Pusat Ikatan Wartawan Online menunjuk Ade Mulyana sebagai Ketua Harian untuk menjalankan Kesuksesan Musyawarah Besar Luar Biasa (Mubeslub) yang direncanakan akan digelar di provinsi Sumatera Selatan.

Penunjukan Ade Mulyana berdasarkan Rapat Pleno Pengurus PP IWO pada 1 Juli 2023 lalu. Dengan Kewenangan yang diberikan oleh Pendiri IWO kepada Jhodi Yudono selaku Ketua Umum ditandatangani.

Berdasarkan surat Bernomor 013/SKep/PP-IWO/VII/2023 tersebut, menetapkan dan menugaskan Ade Mulyana sebagai Ketua Harian Pengurus Pusat IWO. Kemudian, Poin Kedua menetapkan dan Menugaskan Dwi Christianto sebagai Pendamping Steering Commite (SC) Mubes II Lanjutan.

Kemudian, Poin Ketiga menetapkan dan menugaskan Saudara Telly Nathalia sebagai Pendamping Organizing Commite (OC) Mubes II Lanjutan.

Dalam kesempatannya, Jhodi Yudono Selaku Ketua Presidium PP IWO mengatakan, Penunjukan Ade Mulyana ada wujud agar terlaksananya Mubes II IWO dengan Baik.

"Agar pelaksanaan Mubes II IWO tahun 2023 berjalan dengan baik, maka saya yang mengemban amanat dari Pendiri IWO segera berkordinasi dan berbagi tugas dengan kawan-kawan PP IWO seperti termaktub dalam surat yang saya terbitkan," kata Jhodi Yudono, Minggu (2/7/2023) saat dihubungi.

Lebih lanjut Jhodi menegaskan, saya menangani administrasi organisasi untuk mendukung pelaksanaan Mubes, sedangkan untuk saudara Ade Mulyana fokus pada persiapan Mubes secara teknis.

"Terkait Penujukan IWO Sumsel sebagai Tuan Rumah Mubeslub II nanti, kita sudah melakukan itu, tapi kami harus cek dan ricek untuk memastikan kesiapan Sumsel sebagai tuan rumah," kata Jhodi.

Diketahui sebelum, Pelaksanaan Musyawarah Luar Biasa (Mubeslub) direncanakan akan digelar oleh Pengurus Wilayah IWO Sumsel yang dimana telah diterbitkan Surat Penunjukan langsung oleh PP IWO pada Bulan Juni lalu.(Rls/iwo) 

Share:

Comments

Blog Archive